Jum'at, 3 Muharram 1448 H / 19 Juni 2026 19:40 wib
137 views
Ketua MUI: Gaza Harus Diselamatkan Sekarang Juga
Jakarta (Voa-Islam.com)--Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Ukhuwah Islamiyah, Ustaz Muhammad Zaitun Rasmin menyampaikan bahwa gencatan senjata seharusnya menghentikan genosida yang terjadi di Gaza.
"Gencatan senjata yang berlangsung pada Oktober lalu tidak menghentikan serangan zionis terhadap rakyat Gaza. Kita menuntut Donald Trump dan para pemimpin negara yang terlibat dalam gencatan senjata tersebut agar mendesak zionis Israel untuk menghentikan serangannya ke Gaza," ujar Ustaz Zaitun, Kamis (18/6/2026).
Berdasarkan laporan Kementerian Kesehatan Gaza, sebagaimana dilaporkan oleh Palinfo, jumlah korban tewas sejak gencatan senjata yang mulai berlaku pada 11 Oktober 2025 meningkat menjadi 1.005 orang. Sementara itu, jumlah korban luka mencapai 3.157 orang. Selain itu, sejumlah jenazah masih belum dapat ditemukan karena tertimbun reruntuhan bangunan di berbagai wilayah Jalur Gaza.
"Pengkhianatan mereka terhadap gencatan senjata menandakan bahwa zionis tidak memiliki hati nurani, dengan tega melakukan kezaliman terhadap saudara-saudara kita di Palestina. Kebiadaban dan kejahatan yang dipertontonkan ini harus segera dihentikan," tegasnya.
Ustaz Zaitun juga menegaskan bahwa dunia harus sadar bahwa saat ini umat manusia sedang berhadapan dengan pelaku kejahatan kemanusiaan yang sangat biadab.
"Kita menyerukan kecaman dan kutukan kepada zionis, serta mengajak seluruh kaum muslimin di dunia untuk berjuang menghentikan genosida di Gaza secara total. Negara-negara pendukung gencatan senjata harus mengambil langkah tegas untuk segera menghentikan serangan zionis yang terus berlanjut hingga saat ini," katanya.
Ketua Umum Wahdah Islamiyah tersebut juga menyerukan agar semua pihak menggunakan hati, pikiran, akal, dan suara untuk menghentikan genosida di Gaza.
"Hentikan genosida, selamatkan Gaza. Ini adalah prioritas kita. Hentikan pembantaian di Gaza dan selamatkan siapa pun yang ada di sana. Laki-laki, perempuan, anak-anak, tenaga medis, awak media, wartawan, semuanya harus diselamatkan dari kekejaman dan kebiadaban zionis Israel," ungkapnya.
"Mari kita terus memberikan dukungan kepada Palestina sampai mereka meraih kemerdekaan penuh. Dengan semboyan, kita akan terus bersuara sampai Gaza diselamatkan dan Palestina merdeka," harapnya.
Kementerian Kesehatan di Jalur Gaza juga mengumumkan bahwa jumlah korban tewas akibat serangan Israel telah meningkat menjadi 73.016 orang, sementara 173.265 orang lainnya mengalami luka-luka.
Kementerian tersebut menyatakan bahwa ribuan korban masih terjebak di bawah reruntuhan bangunan maupun di jalan-jalan. Tim penyelamat dan ambulans belum dapat menjangkau mereka karena pemboman masih terus berlangsung dan kondisi lapangan sangat sulit.*
Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!