Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.633 views

Saat Pandemi Luluh Lantak Sendi Kehidupan

 

Oleh :

Dahlia Kumalasari, pendidik

 

KBBI menyatakan, pandemi adalah wabah yang berjangkit serempak dimana-mana meliputi daerah geografi yang luas. Dalam pengertian yang paling klasik, pandemi terjadi ketika sebuah epidemi menyebar ke beberapa negara atau wilayah dunia. Sedangkan World Health Organization (WHO) menyatakan bahwa pandemi adalah kondisi ketika penyakit baru menyebar di seluruh dunia melampaui batas.

Saat ini, dunia tengah berduka karena serangan virus corona (Covid-19), yang sudah menyebar secara global di 196 negara dan wilayah teritorial. Hingga Kamis (26/3) siang, data Johns Hopkins University menunjukkan 472.076 orang di seluruh dunia terinfeksi virus corona. Sebanyak 114.870 pasien dinyatakan sembuh, namun 21.308 lainnya dinyatakan meninggal. (CNN Indonesia.com 26/3).

Indonesia sendiri mencatat 78 korban meninggal akibat virus corona, menempati posisi teratas di Asia Tenggara dengan kematian terbanyak. Sementara itu, Indonesia memiliki 893 kasus virus corona baru. Jika dihitung, persentase kematian akibat Covid-19 di Indonesia mencapai 8,7 persen, di atas Spanyol yang kini menjadi negara kedua dengan kematian terbanyak dengan 7,36 persen.

Angka kematian karena virus corona terus merangkak naik. Di sisi lain, tim medis sebagai garda terdepan di dalam menghadapi wabah Covid -19, harus bertaruh nyawa dengan minimnya ketersediaan alat pelindung diri (APD). Menanggapi hal ini, Ketua Umum Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Daeng M Faqih menjelaskan, minimnya ketersediaan alat pelindung diri (APD) menjadi salah satu faktor banyaknya tenaga medis yang terinfeksi. “Ini yang saya tahu barang (APD) masih sedikit, kami memohon dan sangat meminta kepada pemerintah untuk membantu menyediakan APD yang memadai. Kalau tidak, saya khawatir ada banyak petugas yang tidak bisa melakukan pelayanan”. (detikHealth, Kamis 26/3).

Bahkan, menurut data yang ditinjau oleh Reuters berjudul ‘Indonesia’s health system on the brink as coronavirus surge looms’ dinyatakan : “Indonesia mengalami kekurangan yang signifikan pada tempat tidur rumah sakit, staf medis, dan fasilitas perawatan intensif. Para pakar kesehatan memperingatkan bahwa negara itu akan menjadi episentrum baru pandemi virus corona”. Menurut Reuters, Indonesia menghadapi lonjakan kasus virus corona setelah respon pemerintah yang lambat menutup skala wabah.

Bagaimana dengan reaksi masyarakat saat terjadi pandemi virus corona?. Aura kepanikan sangat terasa di tengah-tengah masyarakat. Mulai dari memborong bermacam rempah untuk menjaga imunitas, memborong masker, antrian panjang di apotik untuk membeli beragam vitamin, hingga berebut bahan pangan dan sembako di supermarket sebagai stock di rumah saat diberlakukan himbauan untuk tetap di rumah saja.

Inilah fakta masyarakat saat berhadapan dengan pandemi di era kapitalis-sekuler. Masyarakat yang jauh dari nilai ketakwaan. Mereka berlomba untuk menyelamatkan dirinya masing-masing. Masyarakat panik, karena pemerintah sebagai tumpuan harapan, tidak hadir dengan memberikan jaminan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

 

Islam Hadir Untuk Menyelesaikan Masalah

Pandemi corona hanya akan tuntas jika seluruh elemen di masyarakat bekerjasama untuk menuntaskan masalah ini. Dalam Islam, negara menjadi garda terdepan dalam menuntaskan masalah pandemi. Dalam hadist sudah digambarkan dengan jelas, bahwa jika terjadi wabah, maka satu-satunya jalan adalah dengan karantina (isolasi) wilayah pandemi. Atau dikenal dengan lockdown dalam istilah kekinian. Yaitu adanya larangan untuk memasuki wilayah pandemi, pun sebaliknya larangan untuk keluar dari wilayah pandemi.

Bagaimana dengan penduduk yang berada di wilayah wabah?. Inilah tugas negara untuk memberikan pengobatan dengan fasilitas yang memadai. Pun saat terjadi karantina, maka negara bertanggungjawab untuk menjamin semua kebutuhan rakyatnya tanpa kecuali. Mulai dari jaminan makanan yang bergizi, tempat tinggal yang terlindungi dari beragam virus, keamanan lingkungan, hingga standar layanan kesehatan yang bermutu bagi masyarakat.

Dibelakang negara, maka seluruh komponen masyarakat saling bahu membahu untuk bisa lepas dari pandemi. Dan ketakwaan kepada Allah Ta’ala harus menjadi ujung tombak dalam menyelesaikan masalah. Selanjutnya ikhtiar yang optimal dengan meneladani Rasulullah ShallalLahu ‘alaihi wa Sallam dan teladan para khalifah pada masa peradaban Islam.

Dalam buku ‘Sumbangan Peradaban Islam Pada Dunia’ karya Prof. Dr. Raghib As-Sirjani halaman 650 dituliskan : “Adapun langkah-langkah yang diambil rumah sakit untuk menghindari penularan penyakit sangat unik. Ketika pasien masuk ke rumah sakit, maka ia menyerahkan pakaian yang dikenakannya saat masuk, pada pihak rumah sakit. Lalu ia diberi pakaian baru secara gratis. Hal ini untuk mencegah penularan penyakit melalui pakaian yang dipakainya ketika sakit. Kemudian setiap pasien masuk ke ruang yang khusus untuk jenis penyakitnya. Ia tidak diperbolehkan masuk ke ruang yang lain untuk mencegah penularan penyakit. Pasien tidur di ranjang tersendiri dan disediakan selimut-selimut dan obat-obat yang khusus untuknya”.

Beginilah Islam menyelesaikan masalah pandemi dengan solusi yang tuntas. Jika bertahan dengan jalan keluar ala kapitalis-sekuler seperti saat ini, bersiaplah untuk menghadapi jurang pandemi corona, sebagaimana laporan kantor berita Reuters. Yang mana pandemi ini bisa menghantarkan pada luluhlantaknya sendi kehidupan di masyarakat kapitalis-sekuler.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Nenek renta ahli ibadah ini hidup seorang diri di bilik reyot Bengawan Solo. Bila hujan seisi rumah kebocoran air. Di malam hari, ia menggigil kedinginan diserang angin malam karena dindingnya...

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hijrah menjadi Muslimah, mantan Kristen Pantekosta ini ditimpa banyak ujian mulai dari keluarga hingga kerasnya pekerjaan. Hidup sebatang kara, ia bekerja keras sebagai buruh pembuat batu bata. ...

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Teh Imas mengalami gangguan kehamilan karena mengidap kista. Janinnya tak berkembang, yang dalam medis disebut IUGR (intrauterine growth restriction). Ia harus dikiret karena membahayakan nyawa....

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Latest News
PKS Harus Tetap Berada di Garda Terdepan Memperjuangkan Keadilan dan Kesejahteraan

PKS Harus Tetap Berada di Garda Terdepan Memperjuangkan Keadilan dan Kesejahteraan

Jum'at, 27 Nov 2020 23:06

Menag Ajak Masyarakat Dukung Pendidikan Tahfizh Melalui Zakat, Infak dan Wakaf

Menag Ajak Masyarakat Dukung Pendidikan Tahfizh Melalui Zakat, Infak dan Wakaf

Jum'at, 27 Nov 2020 22:38

Pemerintah Israel Instruksikan Militernya Bersiap Untuk Kemungkinan Serangan AS Terhadap Iran

Pemerintah Israel Instruksikan Militernya Bersiap Untuk Kemungkinan Serangan AS Terhadap Iran

Jum'at, 27 Nov 2020 21:45

Gus Aam Harap PKS Bisa Wujudkan Nilai-nilai Islam di Pemerintahan dan Masyarakat Luas

Gus Aam Harap PKS Bisa Wujudkan Nilai-nilai Islam di Pemerintahan dan Masyarakat Luas

Jum'at, 27 Nov 2020 21:14

Teh Jahe dapat Turunkan Berat Badan

Teh Jahe dapat Turunkan Berat Badan

Jum'at, 27 Nov 2020 21:05

Kemenag Alokasikan 5,7 Triliun Bantuan Pemulihan Ekonomi untuk Pendidikan Agama

Kemenag Alokasikan 5,7 Triliun Bantuan Pemulihan Ekonomi untuk Pendidikan Agama

Jum'at, 27 Nov 2020 21:00

Menlu Saudi: Pemberontak Syi'ah Houtsi Dukungan Iran Di Balik Permasalahan di Yaman

Menlu Saudi: Pemberontak Syi'ah Houtsi Dukungan Iran Di Balik Permasalahan di Yaman

Jum'at, 27 Nov 2020 20:46

Pengadilan Banding Potong Hukuman Penjara Penembak Mati 6 Jamaah di Masjid Quebec Jadi 25 Tahun

Pengadilan Banding Potong Hukuman Penjara Penembak Mati 6 Jamaah di Masjid Quebec Jadi 25 Tahun

Jum'at, 27 Nov 2020 19:00

Parlemen Azerbaijan Serukan Prancis Dikeluarkan Dari Kelompok Mediasi Nagorno-Karabakh

Parlemen Azerbaijan Serukan Prancis Dikeluarkan Dari Kelompok Mediasi Nagorno-Karabakh

Jum'at, 27 Nov 2020 16:45

RUU Minol Diharapkan Basmi Miras Oplosan

RUU Minol Diharapkan Basmi Miras Oplosan

Jum'at, 27 Nov 2020 11:39

Lewat Program Satu Desa Satu Hafizh, Wagub Jabar Minta Santri Belajar Multidisplin

Lewat Program Satu Desa Satu Hafizh, Wagub Jabar Minta Santri Belajar Multidisplin

Jum'at, 27 Nov 2020 10:36

Anis Sarankan Pemerintah Gandeng Koperasi Salurkan Dana PEN untuk UMKM

Anis Sarankan Pemerintah Gandeng Koperasi Salurkan Dana PEN untuk UMKM

Jum'at, 27 Nov 2020 09:21

Ini Daftar Lengkap Dewan Pimpinan Harian MUI 2020-2025

Ini Daftar Lengkap Dewan Pimpinan Harian MUI 2020-2025

Jum'at, 27 Nov 2020 08:25

Pemerintah Aktifkan Calling Visa Israel, FPKS: Bentuk Penghianatan UUD 1945

Pemerintah Aktifkan Calling Visa Israel, FPKS: Bentuk Penghianatan UUD 1945

Jum'at, 27 Nov 2020 07:16

Guru di Indonesia, Pahlawan tanpa Kesejahteraan?

Guru di Indonesia, Pahlawan tanpa Kesejahteraan?

Jum'at, 27 Nov 2020 05:32

Rais Aam PBNU Terpilih Jadi Ketua Umum MUI 2020-2025

Rais Aam PBNU Terpilih Jadi Ketua Umum MUI 2020-2025

Jum'at, 27 Nov 2020 05:10

Mulai Pertarungan Politik Istana

Mulai Pertarungan Politik Istana

Kamis, 26 Nov 2020 23:23

Karangan Bunga atau Bunga Karangan

Karangan Bunga atau Bunga Karangan

Kamis, 26 Nov 2020 23:22

Ketika Jokowi Goyah

Ketika Jokowi Goyah

Kamis, 26 Nov 2020 22:20

Copot Segera Pangdam Jaya

Copot Segera Pangdam Jaya

Kamis, 26 Nov 2020 21:16


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X