Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.674 views

Penanganan Covid-19 di Indonesia: Jumlah Kasus Semakin Tinggi

 

Oleh:

Dina Aprilya

Mahasiswa Fakultas Farmasi Universitas Sumatera Utara

 

SETELAH menyaksikan perjuangan berbagai negara di belahan dunia dalam melawan pandemi corona, kini giliran masyarakat di Indonesia diuji melawan pandemi ini. Hingga tulisan ini dibuat, pemerintah menyatakan ada 790 kasus positif Covid-19 di Tanah Air.Angka ini bertambah 105 kasus dalam 24 terakhir, jumlah tersebut diyakini akan terus bertambahsejak Selasa (24/3/2020) pukul 12.00 WIB hingga Rabu ini pukul 12.00."Sekarang tambah 105 kasus, sehingga total kasus ada 790 (positif)," ujar juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona Achmad Yurianto dalam konferensi pers di Graha BNPB, Rabu (25/3/2020) sore (tribunmedan.com, 26/03/2020).

Mewabahnya penyakit akibat virus corona (COVID-19) di Indonesia sungguh menyentak. Pemerintah gagap. Rakyat juga tak kalah terperangah. Sama-sama bingung. Pemerintah kelabakan mengelola jalur birokrasi dan koordinasi.Terjebak kebimbangan lockdown atau tidak. Penanganan diserahkan pada pusat atau daerah. Di saat yang sama, masyarakat yang harus memenuhi kehidupannya di luar juga harus berjuang di tengah wabah ini.Kini, jutaan nyawa rakyat sedang menjadi taruhan. Angka korban COVID-19 di Indonesia kian bertambah dengan death rate tercepat di dunia. Tapi kepekaan politikminimal rasa kemanusiaanpara penghulu negara tak jua terbangkitkan.

Ditambah pemerintah yang kini beranggapan untuk tetap mementingkan pertumbuhan ekonomi dibanding prioritas keselamatan rakyatnyanya. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan memastikan persiapan pemindahan ibu kota baru ke Kalimantan Timur terus berjalan di tengah sentimen pandemi virus corona. Hal itu diungkapkan oleh juru bicara Luhut, Jodi Mahardi (tempo.co, 25/03/2020). 

"Saat ini pemindahan ibu kota masih on track. Kami dan Kementerian BUMN serta Kementerian Keuangan terus berkomunikasi dengan investor dan mitra join venture untuk pemindahan ibu kota," ujar Jodi dalam rekaman video yang diterima wartawan, Rabu, 25 Maret 2020 (tempo.co, 25/03/2020).

Beginilah fakta yang ada di dalam negara sekuler kapitalis, di kondisi seperti ini kita pun mendengar jargon dari berbagai pihak yakni "Jangan tanyakan apa yang sudah kamu terima dari negaramu, tapi apa yang sudah kamu berikan pada negaramu". Jargon ini bukan sekedar pemanis kata. Tetapi benar-benarmenunjukkan orientasi negara.Negara sekuler kapitalis memang tidak berorientasi untuk melayani rakyat jelatanamun menuntut rakyatnya untuk selalu berkorban.Maka negara akan selalu keberatan untuk mensubsidi rakyatnya.

Sementara lain halnya dengan Islam, agama yang mencakup urusan dunia dan akhirat, artinya Islam pasti memiliki cara menyelesaikan segala macam problem kehidupan, namun cara menyelesaikan masalah tersebut diselesaikan dengan mekanisme yang berbeda dengan ideologi lainnya.

Maka dalam menghadapi musibah ini, tentu umat Islam tidak boleh salah bersikap, sehingga tidak rasional dalam bertindak, atau terlalu percaya diri dengan semua teknologi, sehingga muncul sikap takabur dan meremehkan pandemi serta membuang nilai spiritualitas dalam menghadapi musibah. Justru, seharusnya umat Islam menunjukan pada dunia, sikap terbaik dalam menghadapi pandemi ini, sesuai ajaran Islam, baik dari sisi akidah maupun syariah, agar dunia mengetahui keagungan ajaran Islam.

Krisis dan pandemi bukan baru sekali ini terjadi dalam sejarah kehidupan umat manusia, termasuk di era kejayaan Islam. Ini dapat terselesaikan karena selama ini negara juga mengurusi urusan rakyatnya. Negara memberikan apa yang menjadi hak rakyat. Sandang, papan, pangan, pendidikan, keamanan, kesehatan, serta kesejahteraan difasilitasi oleh negara dengan seutuhnya. Sebab penguasa muslim beserta rakyatnya saling bekerja sama serta taat terhadap hukum syara’. Inilah kunci utama, mengapa Khilafah bisa bertahan hingga lebih dari 13 abad.

Artinya, dalam konteks penguasa, Islam mengharuskan penguasa didalam negaranya mengutamakan kemaslahatan rakyat diatas segalanya, terlebih disaat pandemi corona semakin meningkat di negeri ini. Artinya kebijakan apapun yang diambil penguasa, tidak boleh berdasarkan kepentingan yang lain, seperti ekonomi, investasi atau perdagangan, namun wajib mengutamakan upaya pencegahan dan menghentikan pandemi corona di negeri ini, apapun resikonya. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, bersabda:

“Seorang Imam adalah pengurus rakyatnya dan bertanggungjawab perihal urusan rakyatnya.” (HR. Al-Bukhari, 893).

Karena itu penguasa wajib menyediakan secara maksimal: alat pengetesan corona, laboratorium pengujian, rumah sakit khusus pandemi dengan kapasitas besar dan tersebar, tenaga ahli dan medis untuk membuat vaksin secepat mungkin, mengerahkan tenaga kesehatan untuk atasi korban pandemi, menyediakan anggaran besar untuk kesehatan, dan segala hal yang diperlukan untuk menghentikan pandemi.Ini semua dapat diperoleh jikalau negara nya mampu mengelola sumber daya yang ada sehingga terjamin juga perekonomian negara. Begitulah rumusan Islam menghadapi pandemi corona ini, namun satu yang pasti, umat Islam harus yakin bahwa segala ujian dan musibah ini, pasti akan berakhir. Wallahu’alam bishawab.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Sejak balita Astrid Nuraini sudah hidup sebatang kara tanpa ayah, ibu dan saudara. Diasuh ibu angkat yang sudah lanjut usia, ia tidak bisa melanjutkan sekolah ke SMA Islam karena terbentur biaya....

Latest News
Saudi Akan Cabut Pembatasan Ibadah Umrah Secara Bertahap

Saudi Akan Cabut Pembatasan Ibadah Umrah Secara Bertahap

Selasa, 22 Sep 2020 22:15

Doa-doa Saat Turun Hujan Sesuai Kebutuhan

Doa-doa Saat Turun Hujan Sesuai Kebutuhan

Selasa, 22 Sep 2020 22:13

Dilema Pilkada di Tengah Pandemi Covid-19

Dilema Pilkada di Tengah Pandemi Covid-19

Selasa, 22 Sep 2020 21:21

Studi: Memiliki Flu Melipat Gandakan Risiko Kematian Akibat Virus Corona

Studi: Memiliki Flu Melipat Gandakan Risiko Kematian Akibat Virus Corona

Selasa, 22 Sep 2020 21:15

Pasukan Keamanan Palestina Tangkap Pendukung Mantan Pejabat Fatah Mohammed Dahlan

Pasukan Keamanan Palestina Tangkap Pendukung Mantan Pejabat Fatah Mohammed Dahlan

Selasa, 22 Sep 2020 21:00

Biadab! Cina Paksa Muslim Uighur Latihan Minum Minuman Keras

Biadab! Cina Paksa Muslim Uighur Latihan Minum Minuman Keras

Selasa, 22 Sep 2020 20:18

Pemimpin yang Dibenci Rakyat

Pemimpin yang Dibenci Rakyat

Selasa, 22 Sep 2020 18:19

Pasangan Didin Hafidhuddin dan Adian Husaini Pimpin Dewan Dakwah

Pasangan Didin Hafidhuddin dan Adian Husaini Pimpin Dewan Dakwah

Selasa, 22 Sep 2020 18:07

Ikhwanul Muslimin Akan Ambil Bagian Dalam Pemilu di Yordania

Ikhwanul Muslimin Akan Ambil Bagian Dalam Pemilu di Yordania

Selasa, 22 Sep 2020 17:45

Gara-Gara ''New Normal'', Indonesia Gak Kunjung Normal

Gara-Gara ''New Normal'', Indonesia Gak Kunjung Normal

Selasa, 22 Sep 2020 16:18

Wah, Ada Ngabaliniyah

Wah, Ada Ngabaliniyah

Selasa, 22 Sep 2020 14:00

Pernyataan Pers PP Muhammadiyah tentang Penanganan Covid-19

Pernyataan Pers PP Muhammadiyah tentang Penanganan Covid-19

Selasa, 22 Sep 2020 09:57

Kasus Positif Harian Tembus 4.000, Anggota Komisi IX Minta Pilkada Serentak 2020 Ditunda

Kasus Positif Harian Tembus 4.000, Anggota Komisi IX Minta Pilkada Serentak 2020 Ditunda

Selasa, 22 Sep 2020 08:50

Legislator: Pemerintah Lamban Soal Pengembangan Energi Baru dan Terbarukan

Legislator: Pemerintah Lamban Soal Pengembangan Energi Baru dan Terbarukan

Selasa, 22 Sep 2020 07:47

Banyak Desakan Pilkada Serentak Ditunda, KPU Diminta Lakukan Analisis Serius

Banyak Desakan Pilkada Serentak Ditunda, KPU Diminta Lakukan Analisis Serius

Selasa, 22 Sep 2020 06:57

Bedah Buku 'Bau Amis Komunis' Karya Rizal Fadillah

Bedah Buku 'Bau Amis Komunis' Karya Rizal Fadillah

Selasa, 22 Sep 2020 06:35

Polisi Tuki Tahan 14 Warga Negara Asing Yang Diduga Terkait Islamic State

Polisi Tuki Tahan 14 Warga Negara Asing Yang Diduga Terkait Islamic State

Senin, 21 Sep 2020 21:20

Protes Menentang Pemerintahan Abdel Fattah Al-Sisi Terjadi di Seluruh Mesir

Protes Menentang Pemerintahan Abdel Fattah Al-Sisi Terjadi di Seluruh Mesir

Senin, 21 Sep 2020 18:45

Honduras Akan Relokasi Kedutaan Besar Mereka Ke Yerusalem Sebelum Akhir Tahun

Honduras Akan Relokasi Kedutaan Besar Mereka Ke Yerusalem Sebelum Akhir Tahun

Senin, 21 Sep 2020 17:45

Covid 19 Mengganas, Saatnya Berserah Diri kepada Allah

Covid 19 Mengganas, Saatnya Berserah Diri kepada Allah

Senin, 21 Sep 2020 16:37


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X