Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.179 views

Penanganan Covid-19 di Indonesia: Jumlah Kasus Semakin Tinggi

 

Oleh:

Dina Aprilya

Mahasiswa Fakultas Farmasi Universitas Sumatera Utara

 

SETELAH menyaksikan perjuangan berbagai negara di belahan dunia dalam melawan pandemi corona, kini giliran masyarakat di Indonesia diuji melawan pandemi ini. Hingga tulisan ini dibuat, pemerintah menyatakan ada 790 kasus positif Covid-19 di Tanah Air.Angka ini bertambah 105 kasus dalam 24 terakhir, jumlah tersebut diyakini akan terus bertambahsejak Selasa (24/3/2020) pukul 12.00 WIB hingga Rabu ini pukul 12.00."Sekarang tambah 105 kasus, sehingga total kasus ada 790 (positif)," ujar juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona Achmad Yurianto dalam konferensi pers di Graha BNPB, Rabu (25/3/2020) sore (tribunmedan.com, 26/03/2020).

Mewabahnya penyakit akibat virus corona (COVID-19) di Indonesia sungguh menyentak. Pemerintah gagap. Rakyat juga tak kalah terperangah. Sama-sama bingung. Pemerintah kelabakan mengelola jalur birokrasi dan koordinasi.Terjebak kebimbangan lockdown atau tidak. Penanganan diserahkan pada pusat atau daerah. Di saat yang sama, masyarakat yang harus memenuhi kehidupannya di luar juga harus berjuang di tengah wabah ini.Kini, jutaan nyawa rakyat sedang menjadi taruhan. Angka korban COVID-19 di Indonesia kian bertambah dengan death rate tercepat di dunia. Tapi kepekaan politikminimal rasa kemanusiaanpara penghulu negara tak jua terbangkitkan.

Ditambah pemerintah yang kini beranggapan untuk tetap mementingkan pertumbuhan ekonomi dibanding prioritas keselamatan rakyatnyanya. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan memastikan persiapan pemindahan ibu kota baru ke Kalimantan Timur terus berjalan di tengah sentimen pandemi virus corona. Hal itu diungkapkan oleh juru bicara Luhut, Jodi Mahardi (tempo.co, 25/03/2020). 

"Saat ini pemindahan ibu kota masih on track. Kami dan Kementerian BUMN serta Kementerian Keuangan terus berkomunikasi dengan investor dan mitra join venture untuk pemindahan ibu kota," ujar Jodi dalam rekaman video yang diterima wartawan, Rabu, 25 Maret 2020 (tempo.co, 25/03/2020).

Beginilah fakta yang ada di dalam negara sekuler kapitalis, di kondisi seperti ini kita pun mendengar jargon dari berbagai pihak yakni "Jangan tanyakan apa yang sudah kamu terima dari negaramu, tapi apa yang sudah kamu berikan pada negaramu". Jargon ini bukan sekedar pemanis kata. Tetapi benar-benarmenunjukkan orientasi negara.Negara sekuler kapitalis memang tidak berorientasi untuk melayani rakyat jelatanamun menuntut rakyatnya untuk selalu berkorban.Maka negara akan selalu keberatan untuk mensubsidi rakyatnya.

Sementara lain halnya dengan Islam, agama yang mencakup urusan dunia dan akhirat, artinya Islam pasti memiliki cara menyelesaikan segala macam problem kehidupan, namun cara menyelesaikan masalah tersebut diselesaikan dengan mekanisme yang berbeda dengan ideologi lainnya.

Maka dalam menghadapi musibah ini, tentu umat Islam tidak boleh salah bersikap, sehingga tidak rasional dalam bertindak, atau terlalu percaya diri dengan semua teknologi, sehingga muncul sikap takabur dan meremehkan pandemi serta membuang nilai spiritualitas dalam menghadapi musibah. Justru, seharusnya umat Islam menunjukan pada dunia, sikap terbaik dalam menghadapi pandemi ini, sesuai ajaran Islam, baik dari sisi akidah maupun syariah, agar dunia mengetahui keagungan ajaran Islam.

Krisis dan pandemi bukan baru sekali ini terjadi dalam sejarah kehidupan umat manusia, termasuk di era kejayaan Islam. Ini dapat terselesaikan karena selama ini negara juga mengurusi urusan rakyatnya. Negara memberikan apa yang menjadi hak rakyat. Sandang, papan, pangan, pendidikan, keamanan, kesehatan, serta kesejahteraan difasilitasi oleh negara dengan seutuhnya. Sebab penguasa muslim beserta rakyatnya saling bekerja sama serta taat terhadap hukum syara’. Inilah kunci utama, mengapa Khilafah bisa bertahan hingga lebih dari 13 abad.

Artinya, dalam konteks penguasa, Islam mengharuskan penguasa didalam negaranya mengutamakan kemaslahatan rakyat diatas segalanya, terlebih disaat pandemi corona semakin meningkat di negeri ini. Artinya kebijakan apapun yang diambil penguasa, tidak boleh berdasarkan kepentingan yang lain, seperti ekonomi, investasi atau perdagangan, namun wajib mengutamakan upaya pencegahan dan menghentikan pandemi corona di negeri ini, apapun resikonya. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, bersabda:

“Seorang Imam adalah pengurus rakyatnya dan bertanggungjawab perihal urusan rakyatnya.” (HR. Al-Bukhari, 893).

Karena itu penguasa wajib menyediakan secara maksimal: alat pengetesan corona, laboratorium pengujian, rumah sakit khusus pandemi dengan kapasitas besar dan tersebar, tenaga ahli dan medis untuk membuat vaksin secepat mungkin, mengerahkan tenaga kesehatan untuk atasi korban pandemi, menyediakan anggaran besar untuk kesehatan, dan segala hal yang diperlukan untuk menghentikan pandemi.Ini semua dapat diperoleh jikalau negara nya mampu mengelola sumber daya yang ada sehingga terjamin juga perekonomian negara. Begitulah rumusan Islam menghadapi pandemi corona ini, namun satu yang pasti, umat Islam harus yakin bahwa segala ujian dan musibah ini, pasti akan berakhir. Wallahu’alam bishawab.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Kanaya Shersabila, yatim piatu segudang prestasi ini tak bisa sekolah lagi karena tak punya biaya. Sang nenek yang jadi tulang punggung keluarga tak bisa mencari nafkah karena sudah uzur sakit-sakitan....

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Maryanti tak bisa khusyuk beribadah Ramadhan karena kondisinya kritis. Persalinan di rumah sakit berjalan lancar, namun tagihan 4,5 juta rupiah tak mampu dibayar oleh keluarga kuli serabutan...

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Terlahir disabilitas tanpa kaki dan tangan yang sempurna, ia tetap tegar berdakwah dan bekerja mencari nafkah sebagai tukang las di bengkel berat. Ia butuh sepeda motor roda tiga untuk berdakwah....

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Sudah 21 hari Kakek Jaman mengungsi ke jembatan di tengah sawah Karangharja Bekasi. Rumah bambu yang dihuni sejak tahun 1985 itu roboh diterjang banjir akibat jebolnya tanggul Citarum....

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla ini ambruk tak kuat menahan gempuran hujan deras. Kegiatan ibadah dan syiar mushalla pun terhenti. Ayo bantu renovasi supaya pada bulan Ramadhan warga bisa shalat jamaah, tarawih dan...

Latest News
7 Warga Sipil Suriah Tewas Dalam Penembakan Artileri Rezim Teroris Assad Di Idlib

7 Warga Sipil Suriah Tewas Dalam Penembakan Artileri Rezim Teroris Assad Di Idlib

Senin, 21 Jun 2021 19:35

Palestina Kecam PBB Karena Menutupi Kejahatan Israel Terhadap Anak-anak Palestina

Palestina Kecam PBB Karena Menutupi Kejahatan Israel Terhadap Anak-anak Palestina

Senin, 21 Jun 2021 18:05

Muhammadiyah Apresiasi Keputusan Pemerintah Geser Hari Libur Nasional

Muhammadiyah Apresiasi Keputusan Pemerintah Geser Hari Libur Nasional

Senin, 21 Jun 2021 17:59

Perpanjang Izin Operasional, LAZ Al Azhar Resmikan Kantor Layanan Bersama

Perpanjang Izin Operasional, LAZ Al Azhar Resmikan Kantor Layanan Bersama

Senin, 21 Jun 2021 17:45

Qatar Hanya Akan Izinkan Orang Yang Telah Divaksin Covid-19 Untuk Menonton Gelaran Piala Dunia 2022

Qatar Hanya Akan Izinkan Orang Yang Telah Divaksin Covid-19 Untuk Menonton Gelaran Piala Dunia 2022

Senin, 21 Jun 2021 15:35

Bersabar Terhadap Sikap Buruk Saudara

Bersabar Terhadap Sikap Buruk Saudara

Senin, 21 Jun 2021 15:16

Taliban Sebut Syariah Islam Satu-satunya Cara Mengakhiri Perang dan Memastikan Hak Perempuan

Taliban Sebut Syariah Islam Satu-satunya Cara Mengakhiri Perang dan Memastikan Hak Perempuan

Senin, 21 Jun 2021 12:00

Mengurai Polemik Jalur Sepeda

Mengurai Polemik Jalur Sepeda

Senin, 21 Jun 2021 10:44

Ketika Antrean ke Masjid Tak Sepanjang Antrean BTS Meal

Ketika Antrean ke Masjid Tak Sepanjang Antrean BTS Meal

Senin, 21 Jun 2021 08:53

Mewaspadai 6 Penyebab Hancurnya Pernikahan

Mewaspadai 6 Penyebab Hancurnya Pernikahan

Senin, 21 Jun 2021 02:56

Pemerintah Jerman Akan Larang Bendera Hamas

Pemerintah Jerman Akan Larang Bendera Hamas

Ahad, 20 Jun 2021 22:05

Presiden Afghanistan Ganti Menteri Pertahanan Di Tengah Kemajuan Taliban

Presiden Afghanistan Ganti Menteri Pertahanan Di Tengah Kemajuan Taliban

Ahad, 20 Jun 2021 20:40

Kasus Covid Meningkat, Kepala Daerah Diminta Tunda Pembelajaran Tatap Muka

Kasus Covid Meningkat, Kepala Daerah Diminta Tunda Pembelajaran Tatap Muka

Ahad, 20 Jun 2021 19:53

Pertahanan Udara Saudi Hancurkan 10 Drone Bersenjata Pemberontak Syi'ah Houtsi Yaman

Pertahanan Udara Saudi Hancurkan 10 Drone Bersenjata Pemberontak Syi'ah Houtsi Yaman

Ahad, 20 Jun 2021 11:21

Siaga Satu Covid, PP PERSISTRI Imbau Perketat Prokes dan Perkuat

Siaga Satu Covid, PP PERSISTRI Imbau Perketat Prokes dan Perkuat

Ahad, 20 Jun 2021 09:15

Miris, Menolong Pengungsi Dihukum Lima Tahun Penjara

Miris, Menolong Pengungsi Dihukum Lima Tahun Penjara

Ahad, 20 Jun 2021 09:13

20 Pabrik Hancur, 5000 Pekerja Kehilangan Pekerjaan Akibat Agresi Terbaru Israel Di Gaza

20 Pabrik Hancur, 5000 Pekerja Kehilangan Pekerjaan Akibat Agresi Terbaru Israel Di Gaza

Sabtu, 19 Jun 2021 20:15

Joe Biden Akan Kurangi Secara Drastis Sistem Persenjataan Dan Pasukan AS Di Timur Tengah

Joe Biden Akan Kurangi Secara Drastis Sistem Persenjataan Dan Pasukan AS Di Timur Tengah

Sabtu, 19 Jun 2021 19:45

2 Tahanan Penjara Guantanamo Asal Yaman Menangkan Pembebasan

2 Tahanan Penjara Guantanamo Asal Yaman Menangkan Pembebasan

Sabtu, 19 Jun 2021 19:15

Ormas Tak Perlu Lakukan Konvensi Capres

Ormas Tak Perlu Lakukan Konvensi Capres

Sabtu, 19 Jun 2021 10:53


MUI

Must Read!
X