Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
17.576 views

Lagi! Arah Pendidikan Dipertanyakan

 

Oleh:

Puput Hariyani, S.Si*

 

DUNIA pendidikan kembali berduka. Lagi dan lagi kasus kerusakan generasi mencoreng wajah pendidikan negeri ini. Dilansir detiknews.com, Alexander Warupangkey (54) salah seorang guru SMK di Manado harus meregang nyawa akibat pengeroyokan yang dilakukan oleh muridnya sendiri. Hal ini dikarenakan pelaku tersinggung karena ditegur merokok. Begitu mudah generasi tersulut emosi. Peristiwa ini tentu bukanlah yang pertama, juga bisa jadi bukan yang terakhir.

Berulangnya tingkah polah generasi yang semakin liar dan tak terkendali tentu menjadi keprihatian tersendiri. Mereka berada di garis merah. Untuk menelisik secara mendalam tentu dibutuhkan cara pandang yang komprehensif agar ditemukan akar persoalan sehingga dari sana akan dirumuskan solusi penyelesaian.  

Dari sisi keimanan generasi tentu pondasinya sangat rapuh sehingga mereka berani menendang norma agama. Pantauan keluarga minim sehingga penjagaanya pun lemah, belum lagi lingkungan pergaulan yang menebarkan aura negatif. Ditopang oleh media yang kurang berpihak pada tumbuh kembang generasi. Muatan liberal sangat cepat diadopsi sementara bahaya yang ditimbulkan tak diperhitungkan.

Lembaga pendidikan juga patut untuk instropeksi diri, melakukan evaluasi ditengah program yang massif digalakkan misalnya Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM) yang disinergiskan dengan Program Pendidikan Karakter (PPK).  Ada apa dengan kurikulum pendidikan kita? Kini arah pendidikan kembali dipertanyakan.

Di era menteri sebelumnya, justru  muatan sekulerisasi pada program pendidikan karakter juga kian terasa. Ide penghapusan pendidikan agama di sekolah yang diwacanakan oleh Chairman Jababeka SD Darmono yang diusulkan pada Presiden Jokowi menuai banyak kritik dari masyarakat. Menurut Ketua Fraksi PKS DPR Jazuli Juwaini, ide penghapusan pelajaran agama adalah ide sekulerisasi yang menjauhkan generasi bangsa dari nilai-nilai agama (indopos). Ide ini sangat berbahaya dan harus dijauhkan dari kehidupan berbangsa dan bernegara.

Muhadjir Efendi juga menyatakan bahwa nyawa dari gerakan pendidikan adalah literasi. Muhadjir juga menyampaikan literasi tak melulu soal membaca buku. Menghadapi era industry 4.0 setidaknya ada 6 literasi yang wajib dikuasai. Literasi baca tulis, literasi numerasi, literasi sains, literasi financial, literasi digital dan literasi kebudayaan dan kewarganegaraan (jeda.id).

Namun benarkah literasi yang dicanangkan dalam rangka untuk mencerdaskan bangsa agar mampu menghadapi tantangan di era RI 4.0 atau justru sebaliknya? Revolusi Industri 4.0 bukan saja bicara tentang perubahan teknologi tetapi juga keharusan dunia mengikuti perubahan nilai-nilai sebagaimana yang diinginkan AS.

Pada gilirannya kecanggihan teknologi era RI 4.0 seperti Internet of Things (IoT) dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence - IA) berupa robot pintar hingga mobil tanpa sopir dan mesin cerdas lainnya akan menimbulkan masalah serius, salah satunya adalah pengangguran. Hal ini dipaparkan Larry Elliott editor ekonomi “The Guardian” dua tahun lalu dalam tulisannya bertajuk Fourth Industrial Revolution brings promise and peril for humanity.

Dari sini bisa ditarik benang merah, bahwasanya peningkatan kualitas SDM bagi generasi untuk menguasai literasi tidak banyak berarti. Pasalnya, generasi hanya akan menjadi user pengguna bukan maker pembuat.

Apalagi jika dikaitkan dengan permintaan presiden kepada Mendikbud baru Nadiem Makarim untuk membuat terobosan di dunia pendidikan. Menyiapkan sumber daya manusia (SDM) siap kerja, siap berusaha, yang link and matched antara pendidikan dan industry (kumparan.com).

Alhasil, arah pendidikan kita semakin terlihat untuk melahirkan generasi yang sekuler-liberal dan generasi hanya akan tercetak menjadi buruh yang bekerja di raksasa-raksasa bisnis industry kapitalis.

Arah Pendidikan Islam

Berbeda dengan pendidikan hari ini. Arah pendidikan Islam sangat jelas yakni untuk membentuk generasi yang memiliki kepribadian Islam, menguasai sains teknologi untuk kemaslahatan umat manusia dan tentunya semua itu diiringi dengan pondasi keimanan yang kokoh.

Sistem pendidikan Islam meniscayakan penerapa Islam secara menyeluruh dalam seluruh aspek kehidupan. Karena di dalam Islam sistem pendidikan berkaitan erat dengan sistem kehidupan yang lainnya. Salah satunya adalah sistem ekonominya yang akan menjamin terwujudnya pendidikan berkualitas dengan lengkapnya berbagai fasilitas pembelajaran. 

Islam akan menetapkan kurikulum yang menjadikan akidah Islam sebagai asasnya, proses pembelajaran yang membekas pada diri pelajarnya. Kesuksesan pendidikan Islam juga ditopang oleh berbagai elemen. Sinergitas antara keluarga sebagai pihak yang menancapkan keimanan yang kokoh, sekolah dan juga masyarakat yang akan menjadi kontrol social. Serta negara menutup berbagai celah yang bisa merusak generasi dengan memberikan pengaturan yang komprehensif salah satunya di bidang media social dengan menghapus berbagi konten yang tidak mendidik. Mewujudkan regulasi sistem pergaulan yang Islami.

Pengamanan serba berlapis inilah yang telah terbukti di masa kejayaan Islam selama berbilang abad melahirkan kualitas generasi yang mampu menguasai ilmu dunia dan akhirat. Demikianlah Islam menjaga generasi dan mengantarkan mereka menjadi pemimpin dunia.*Penulis pemerhati remaja

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

IDC menerima zakat fitrah Rp 40.000 hingga 51.000 per-jiwa, disalurkan kepada Mustahiq dengan prioritas Muallaf dan Fakir Miskin dari kalangan yatim, aktivis Islam, dan dhuafa terdampak pandemi...

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Debby Silvana dan Melani Silvana menjadi yatim saat sedang butuh belaian kasih orang tua. Kini mereka tinggal di rumah triplek yang reyot dan doyong terancam roboh. Ayo Bantu bedah rumah yatim.!!...

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Hijrah memeluk Islam, Rudy Chow tinggalkan bisnis peralatan sembahyang Vihara. Ia jadi pengangguran dan ekonominya ambruk....

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

Alhamdulillah, kini Maria muallaf mahasiswi Universitas Brawijaya bisa bernafas lega. Yayasan IDC menyalurkan amanah dari para donatur, sebesar Rp 66.648.300 untuk membantu beasiswa pendidikan...

Latest News
Narasi Nan Sejuk dan Indah Permintaan Maaf Wapres Ma'ruf Amin

Narasi Nan Sejuk dan Indah Permintaan Maaf Wapres Ma'ruf Amin

Rabu, 27 May 2020 23:50

Hari Raya Idul Fitri dan Pandemi Covid-19

Hari Raya Idul Fitri dan Pandemi Covid-19

Rabu, 27 May 2020 23:24

Khutbah Idul Fitri 1441 H: Melawan Covid-19 Dengan Jadikan Rumah Laksana Surga

Khutbah Idul Fitri 1441 H: Melawan Covid-19 Dengan Jadikan Rumah Laksana Surga

Rabu, 27 May 2020 22:45

Komando Afrika AS: Rusia Kerahkan Jet Tempur Ke Libya untuk Bantu Grup Wagner Mendukung Haftar

Komando Afrika AS: Rusia Kerahkan Jet Tempur Ke Libya untuk Bantu Grup Wagner Mendukung Haftar

Rabu, 27 May 2020 21:15

6 Anggota TIP Gugur Akibat Ledakan di Gudang Senjata Mereka di Barat Laut Suriah

6 Anggota TIP Gugur Akibat Ledakan di Gudang Senjata Mereka di Barat Laut Suriah

Rabu, 27 May 2020 21:00

Muslimah Ini Jadi Hakim Pertama di Inggris yang Mengenakan Jilbab

Muslimah Ini Jadi Hakim Pertama di Inggris yang Mengenakan Jilbab

Rabu, 27 May 2020 20:45

Peneliti Sebut Corona Bisa Pengaruhi Plasenta Wanita Hamil

Peneliti Sebut Corona Bisa Pengaruhi Plasenta Wanita Hamil

Rabu, 27 May 2020 20:40

Qatar Airways Akan Lanjutkan Penerbangan ke 80 Tujuan pada Juni

Qatar Airways Akan Lanjutkan Penerbangan ke 80 Tujuan pada Juni

Rabu, 27 May 2020 20:30

Ketiga Pandemi Covid-19 Mengiringi Hari Raya Idul Fitri 1441 H

Ketiga Pandemi Covid-19 Mengiringi Hari Raya Idul Fitri 1441 H

Rabu, 27 May 2020 20:18

Pancis Larang Pengobatan Pasien COVID-19 dengan Hydroxychloroquine

Pancis Larang Pengobatan Pasien COVID-19 dengan Hydroxychloroquine

Rabu, 27 May 2020 20:15

Deteksi Penipuan, Facebook Messenger Punya Fitur Pesan Peringatan

Deteksi Penipuan, Facebook Messenger Punya Fitur Pesan Peringatan

Rabu, 27 May 2020 19:55

Kasus Positif COVID-19 Bertambah 686, Sembuh 180 dan Meninggal 55 Orang

Kasus Positif COVID-19 Bertambah 686, Sembuh 180 dan Meninggal 55 Orang

Rabu, 27 May 2020 19:46

Legislator: New Normal Tidak Signifikan Menolong Ekonomi yang Sedang Turun

Legislator: New Normal Tidak Signifikan Menolong Ekonomi yang Sedang Turun

Rabu, 27 May 2020 19:02

Update 27 Mei 2020 Infografis Covid-19

Update 27 Mei 2020 Infografis Covid-19

Rabu, 27 May 2020 18:45

Gunakan Beragam Platform Media, Persistri Jabar Tetap Dakwah Selama Pandemi

Gunakan Beragam Platform Media, Persistri Jabar Tetap Dakwah Selama Pandemi

Rabu, 27 May 2020 17:24

Kematian Akibat Covid-19 Tembus 100.000 Jiwa, Azan Bergema di New York

Kematian Akibat Covid-19 Tembus 100.000 Jiwa, Azan Bergema di New York

Rabu, 27 May 2020 17:05

New Normal atau New Mortal

New Normal atau New Mortal

Rabu, 27 May 2020 16:05

PSBB, Solusi Tambal Sulam yang Membingungkan

PSBB, Solusi Tambal Sulam yang Membingungkan

Rabu, 27 May 2020 15:53

New Normal Saat Angka Covid-19 Tinggi dan Tanpa Vaksin, Mardani: Bunuh Diri Massal Namanya

New Normal Saat Angka Covid-19 Tinggi dan Tanpa Vaksin, Mardani: Bunuh Diri Massal Namanya

Rabu, 27 May 2020 11:17

Delapan Tahun Cerol-SS23000, Solusi Sertifikasi Halal di Masa Pandemi Covid-19

Delapan Tahun Cerol-SS23000, Solusi Sertifikasi Halal di Masa Pandemi Covid-19

Rabu, 27 May 2020 10:35


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X