Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.111 views

Ayah, Janganlah Jadi Monster untuk Anakmu

 

Oleh:

Ainul Mizan, S.Pd*

 

MEMILIKI seorang anak adalah keindahan tersendiri bagi orang tua. Hari demi hari berlalu dipenuhi dengan gelak tawa, tingkah menggemaskan, dan kelucuan anak-anak. Namun tidak jarang pula orang tua menjadi jengkel bahkan marah saat si kecil mulai berulah. Rewel, menangis keras, dan membuat rumah menjadi berantakan.

Wahai para orang tua, sadarilah bahwa anak-anakmu itu adalah manusia selayaknya kita. Mereka mempunyai perasaan, keinginan dan akal pikiran. Sebagai manusia, mereka ingin diperhatikan, dimengerti, didengarkan, dan dihargai. Kita sebagai orang tua harus bisa memahami karakter anak. Kita bisa menempatkan anak sesuai dengan minat dan kemampuan mereka.

Memang di saat anak itu rewel dan menangis, tentu akan sangat mengganggu ketenangan di dalam rumah. Di sinilah peran orang tua untuk menyelami anak tentang apa yang dirasakannya dan apa yang diinginkannya. Bukan justru orang tua membuat benteng kokoh yang nantinya akan berimbas kepada perkembangan anak di kemudian hari.

 Ungkapan seperti: “Sudah jangan menangis, sebentar lagi ayah datang”, “Udah diam, nanti ayah marah lho…” dan ungkapan lain yang sejenis. Betul ungkapan itu sangat manjur. Seketika anak akan berhenti rewel dan berhenti menangis. Suasana rumah kembali menjadi tenang. Akan tetapi sadarilah…, anak berhenti dari tangisannya itu tidak lebih hanya karena takut. Takut kepada ayahnya.

Akibat yang lebih fatal lagi adalah anak menjadi tidak memiliki kepercayaan diri. Tatkala anak menghadapi sebuah persoalan yang harus ia memilih, ia akan kuatir dengan keputusannya. Takut berseberangan dengan kemauan ayahnya. Takut dimarahi oleh ayahnya. Takut salah. Keadaan demikian pernah penulis rasakan. Waktu itu penulis menentukan pilihan jurusan IPS saat naik kelas 3 SMA. Sontak ayah marah. Ayah membandingkan anaknya sendiri dengan anak tetangga.

“Anak tetangga tetangga saja yang kurang pandai, bisa masuk jurusan IPA kok, kamu nggak bisa”. Ini salah satu ungkapan beliau. Akhirnya penulis pun menuruti keinginan ayah untuk masuk ke jurusan IPA. Ya, penulis cukup memahami dan bisa menikmati mata pelajaran IPA dengan baik. Kami awalnya memilih IPS karena terdapat kecenderungan membaca buku-buku di perpustakaan kota yang berisi fenomena sosial dan pemikiran.

Dulu sewaktu awal SMA memang pernah kami melakukan pemberontakan, ingin bebas. Pernah kami mempunyai kebiasaan merokok menjelang kelulusan SMP hingga kelas 1 SMA. Rasanya bisa rileks saat merokok. Kami bisa berhenti dari merokok itu tatkala belum genap satu semester di kelas 1 SMA, nafas terasa tersengal-sengal untuk mengayuh sepeda ontel dari rumah ke sekolah dan sebaliknya. Cuman jangan ditanya, SMP dan SMA tempat kami belajar adalah sekolah unggulan di kota kami.

Wahai ayah, anak berhenti dari melakukan kesalahan tidak perlu untuk dimarahi. Tidak perlu dihardik. Berilah pengertian kepada anak. Berikanlah kepada anak akan pilihan-pilihan seraya memberikan pemahaman atas konsekwensi dari setiap pilihan tersebut.

Wahai ayah, ajaklah anakmu untuk bercerita. Bercerita akan keinginan-keinginannya. Bercerita akan harapan dan cita-citanya. Belajarlah untuk mendengar setiap keluh kesah anak. Tegurlah mereka dengan kasih sayang. Bukan menegur sebagai sosok yang menakutkan bagi anak. Tanamkanlah kedisiplinan murni pada diri anak. Pahamkanlah kepada anak bahwa Allah SWT selalu mengawasi dan melihat setiap perbuatan hambaNya.

Wahai ayah, janganlah menjadi ‘monster’ bagi kehidupan anak. Ayah tentu ingin melihat anak-anak mencintainya dengan tulus, karena anak menyadari betul bahwa ayahnya adalah manusia yang penuh kasih, bukan sesosok ‘monster’ yang menakutkan.*Penulis tinggal di Malang, Jawa Timur

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Sejak balita Astrid Nuraini sudah hidup sebatang kara tanpa ayah, ibu dan saudara. Diasuh ibu angkat yang sudah lanjut usia, ia tidak bisa melanjutkan sekolah ke SMA Islam karena terbentur biaya....

Latest News
Kekacauan Negara di Era Jokowi

Kekacauan Negara di Era Jokowi

Jum'at, 18 Sep 2020 14:13

Penanganan Kasus Penusukan Syekh Ali Jaber Dipertaruhkan di Mata Dunia

Penanganan Kasus Penusukan Syekh Ali Jaber Dipertaruhkan di Mata Dunia

Jum'at, 18 Sep 2020 13:20

Operasi Intelijen 'Orang Gila'

Operasi Intelijen 'Orang Gila'

Jum'at, 18 Sep 2020 09:03

Pakaian Taqwa adalah sebaik-baiknya Bekal Kehidupan

Pakaian Taqwa adalah sebaik-baiknya Bekal Kehidupan

Jum'at, 18 Sep 2020 08:58

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Jum'at, 18 Sep 2020 08:37

Mereka Ingin Sekali Anies Baswedan Jatuh Lewat Kekacauan Covid-19

Mereka Ingin Sekali Anies Baswedan Jatuh Lewat Kekacauan Covid-19

Jum'at, 18 Sep 2020 06:41

Menelisik Kata Tusuk yang Dapat Berbeda Narasi

Menelisik Kata Tusuk yang Dapat Berbeda Narasi

Jum'at, 18 Sep 2020 06:01

Pengunduh Terbanyak Aplikasi TikTok Berasal dari Indonesia

Pengunduh Terbanyak Aplikasi TikTok Berasal dari Indonesia

Kamis, 17 Sep 2020 23:30

Mendakwahkan Islam Haruskah Menghapus Kebudayaan?

Mendakwahkan Islam Haruskah Menghapus Kebudayaan?

Kamis, 17 Sep 2020 23:20

Balada Negeri Pura-Pura Tapi Nyata

Balada Negeri Pura-Pura Tapi Nyata

Kamis, 17 Sep 2020 23:15

Turki Tolak Permintaan Rusia Untuk Mundur Dari Pos-pos Pengamatan di Idlib Suriah

Turki Tolak Permintaan Rusia Untuk Mundur Dari Pos-pos Pengamatan di Idlib Suriah

Kamis, 17 Sep 2020 21:45

Taliban Serang 3 Pos Polisi Afghanistan di Nangarhar

Taliban Serang 3 Pos Polisi Afghanistan di Nangarhar

Kamis, 17 Sep 2020 21:30

Pria Minnesota Didakwa Karena Memberikan Dukungan Material Kepada Islamic State

Pria Minnesota Didakwa Karena Memberikan Dukungan Material Kepada Islamic State

Kamis, 17 Sep 2020 21:15

Pejabat Fatah: UEA Telah Memboikot Palestina Sejak 2010

Pejabat Fatah: UEA Telah Memboikot Palestina Sejak 2010

Kamis, 17 Sep 2020 20:36

Meninggal Karena Covid-19, Mati Syahid?

Meninggal Karena Covid-19, Mati Syahid?

Kamis, 17 Sep 2020 17:00

Menteri Pertahanan AS Cegah Trump Bunuh Bashar Al-Assad

Menteri Pertahanan AS Cegah Trump Bunuh Bashar Al-Assad

Kamis, 17 Sep 2020 15:56

Hampir 3.500 Warga Palestina Meninggal Dalam Serangan Israel Era Benyamin Netanyahu

Hampir 3.500 Warga Palestina Meninggal Dalam Serangan Israel Era Benyamin Netanyahu

Kamis, 17 Sep 2020 14:45

Jelang Munas, Hidayatullah Gelar Berbagai Acara: Webinar Milenial dan Pernikahan 20 Pasang

Jelang Munas, Hidayatullah Gelar Berbagai Acara: Webinar Milenial dan Pernikahan 20 Pasang

Kamis, 17 Sep 2020 14:29

Perketat PSBB, Anies Dituduh Mau Jatuhkan Jokowi?

Perketat PSBB, Anies Dituduh Mau Jatuhkan Jokowi?

Kamis, 17 Sep 2020 14:12

Anis Byarwati: RUU Omnibus Law Sektor Keuangan Tidak Tepat Saat Pandemi

Anis Byarwati: RUU Omnibus Law Sektor Keuangan Tidak Tepat Saat Pandemi

Kamis, 17 Sep 2020 14:08


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X