Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
9.307 views

Bayi Dalam Dekapan Kardus

 

Oleh:

Siti Maimunah
Pengasuh Rubrik Fiqh Nisa Komunitas El-Mahira

SESOSOK bayi perempuan di dalam kardus ditemukan di depan rumah bidan Anis Yuswiarningsih Desa Sidorejo, Ponggok Kabupaten Blitar, 21 Oktober 2019 https://jatimnow.com/baca-20598-bayi-perempuan-dalam-kardus-dibuang-di-rumah-bidan. Selang sebelumnya warga Kabupaten Magetan, Jawa Timur juga  digegerkan dengan temuan mayat bayi di dalam sebuah kotak kardus, Senin (14/10/2019) https://regional.kompas.com/read/2019/10/14/12304651/jasad-bayi-ditemukan-dalam-kardus-di-p.

Di lumajang warga juga dihebohkan dengan temuan bayi dalam kardus. Adalah Sakor (49) warga Dusun Krajan II Desa Ranubedali, Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, terkaget-kaget saat menemukan bayi dalam kardus di teras rumahnya. Kamis malam (8/8/2019) https://www.liputan6.com/regional/read/4033970/heboh-bayi-dalam-kardus-dan-sepucuk-surat-misterius-di-lumajang.

Andaikan bayi bisa berbicara dia akan memilih untuk tidur di kasur empuk dalam dekapan ibundanya. Kulitnya yang masih sangat halus dan lembut pastilah terasa sakit jika harus beralasan kardus. Seorang ibu juga akan menidurkan bayinya yang masih merah dan mungil ditempat yang paling nyaman dirumahnya bahkan sang ibu akan berkorban untuk anaknya, lebih baik dirinya yang beralasakan tikar yang keras daripada buah hatinya. Pendek kata seorang ibu akan memberikan yang terbaik untuk buah hatinya. Lalu bagaimana dengan berulangnya kasus pembuangan bayi?

Kenapa seorang ibu begitu tega membuang bayinya? Padahal hal itu menyalahi fitrohnya sebagai ibu yang menyayangi anaknya.  Bayi yang dibuang jelas kehadirannya tidak diinginkan. Berdasarkan catatan Indonesia Police Watch IPW, selama 2017 terdapat 178 bayi yang baru dilahirkan dibuang. Jumlah ini naik 90 kasus dibanding tahun 2016. Berulangnya kasus pembuangan bayi menunjukkan ada persoalan yang belum tuntas diselesaikan. Sejauh ini Aparat hanya memberikan sanksi terhadap pelaku pembuang bayi yang mana pelakunya sering kali adalah ibunya sendiri. Pelaku dijerat pasal 308 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun enam bulan  penjara. Jika pelakunya dibawah umur sesuai UU perlindungan anak maka tidak bisa dijerat hukum padahal acap kali kasus kehamilan diluar nikah yang berujung pada pembuangan bayi sering dilakukan anak usia sekolah. Solusi ini sejauh ini menyelesaikan masalah. Karena hanya bersifat kuratif sedang faktor penyebab pembuangan bayi tidak disentuh sama sekali.

Setidaknya ada dua alasan kenapa seorang ibu tega membuang darah dagingnya sendiri. Menurut Ketua Presidium IPW Neta S Pane, kasus pembuangan bayi yang kian marak tak lepas dari praktik seks bebas yang merajalela. Contoh kasus yang terjadi di jombang pasangan Y S (20) Warga Desa Rejoagung, Ngoro dan R I (19) warga Desa Karangan, Kecamatan Bareng Jombang, mereka membuang bayinya karena malu punya anak diluar nikah. Tidak bisa dipungkiri kondisi remaja kita hari ini terbuai dengan pergaulan bebas. Suguhan pornografi pornoaksi lewat berbagai media menjadi pemicu tersendiri bagi remaja untuk mengumbar nafsu syahwatnya. Kampanye kesehatan reproduksi remaja ternyata tidak menurunkan angka pergaulan bebas remaja, justru remaja semakin berani berhubungan intim tanpa ikatan pernikahan dan merasa aman dengan kondom. Ditambah lagi larangan pernikahan dini. Walhasil pergaulan bebas semakin marak menghasilkan kehamilan yang tidak diinginkan dan ketika lahir bayinya dibuang.

Selain faktor pergaulan bebas adalah alasan ekonomi. Sebagai contoh kasus yang di lumajang adalah karena sang suami hendak menjual bayi tersebut, bagaimana mungkin seorang ayah tega menjual darah dagingnya sendiri? Ekonomi yang sulit menjadi penyebab untuk menghalalkan segala cara untuk mendapatkan uang termasuk dengan menjual bayinya sendiri. Dalam sistem kehidupan kapitalis hari ini dimana kehidupan semakin sulit, harga barang kebutuhan semakin mahal sementara mencari pekerjaan juga sulit dan meskipun bekerja penghasilannya pun tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan kerap kali membuat seseorang gelap mata untuk melakukan perbuatan yang tidak bisa di nalar, semisal seorang ayah yang tega menjual bayinya sendiri. Keimanan yang tipis  menjadikan pemahaman terhadap konsep rizki yang keliru. Ketakutan untuk tidak bisa membiayai anaknya ataupun kebutuhan ekonomi yang mendesak.

Dengan demikian sekedar memberi sanksi bagi pelaku tidaklah cukup, dibutuhkan upaya serius untuk menyelesaikan penyebab kasus maraknya pembuangan bayi. Artinya pemerintah harus menutup rapat pintu masuk pergaulan bebas yang menghasilkan kehamilan tidak diinginkan. Pemerintah juga harus menciptakan kondisi pereknomian yang baik.  Harus ada jaminan kesejahteraan terhadap warga negara, jaminan lapangan pekerjaan sehingga seorang ayah bisa memenuhi kewajibannya memberi nafkah terhadap keluarga. Terlebih lagi penguatan aqidah dan pemahaman terhadap agama baik terkait konsep rizki, sehingga tidak ada kekhawatiran tidak mampu membiayai anaknya.

Persoalan selanjutnya mampukah sistem kapitalisme liberal hari ini menyelesaikan problem pergaulan bebas dan ekonomi yang menjadi factor pemicu pembuangan bayi? Asas Ideologi kapitalisme adalah sekulerisme memisahkan agama dari kehidupan sehingga kebebasan adalah hal yang paling diagungkan termasuk kebebasan berprilaku. Manusia bebas bergaul dengan siapa saja tanpa batasan halal haram. Gaya hidup bebas adalah hal lumrah. Banyak tempat yang menyajikan fasilitas hiburan yang mengundang syahwat.

Pornografi menjadi ladang bisnis yang menguntungkan tanpa memperhatikan lagi akibatnya yang merusak generasi. Sedangkan perekonomian hanya dikuasai oleh para capital/pemilik modal besar, terjadi kesenjangan lebar antara kaya dan miskin yang kaya semakin kaya yang miskin semakin miskin. Kesejahteraan menjadi barang langka. Adapun terkait keimanan, sistem ini juga menggerus iman karena hanya menempatkan agama pada ibadah ritual belaka. Maka selagi faktor pemicu pembuangan bayi ini tidak bisa terselesaikan hasilnya adalah semakin marak kasus bayi-bayi dibuang meski sudah ada jerat hukum bagi pelaku.

Hanya Islam yang mampu menuntas secara tuntas penyebab maraknya pembuangan bayi, karena hanya Islamlah yang mampu menutup rapat pergaulan bebas. Islam sebagai agama dari Allah yang Maha sempurna memiliki seperangkat aturan yang menjaga pergaulan laki-laki dan perempuan. Islam menempatkan aqidah menjadi pondasi dalam pengaturan sistem sosial ini. Islam memerintahkan untuk menutup aurot, menjaga pandangan, melarang kholwat dan ikhthilat, membatasi interkasi laki-laki dan perempuan sebatas urusan public. Islam Tidak menjadikan pornografi pornografi sebagai bisnis bahkan sebaliknya menutup rapat pornografi pornoaksi. Dengan hukum-hukumnya Islam mampu mencegah segala hal yang mengantarkan pada nafsu belaka.

Terkait dengan sanksi sangat tegas terhadap pelaku zina sehingga mampu memberi efek jera. Adapun persoalan ekonomi Islam memiliki seperangkat aturan ekonomi yang bersumber dari Al-Qur’an dan hadist. Islam menjamin kesejahteraan warga negara, negara wajib menciptakan lapangan pekerjaan sehingga mempermudah para suami untuk memberi nafkah kepada keluarga. Negara juga memberikan edukasi dan pembinaan baik lewat media atau berbagai program yang manguatkan iman dan pemahaman terhadap tsaqofah Islam. Baik terkait rizki ataupun kewajiban orang tua untuk merawat dan mendidik anak-anaknya.

Kurikulum pendidikan agama berbasis aqidah Islam akan melahirkan generasi yang taat dan berprestasi sehingga tidak terjerumus pada pergaulan bebas. Walhasil dengan menghilangkan faktor pemicu pembuangan bayi maka tidak ada kehamilan yang tidak diinginkan sehingga tidak ada lagi kasus bayi-bayi tidak berdosa dibuang. Para bayi akan ditunggu kelahirannya oleh orang tua dan diberikan kehidupan yang nyaman dalam dekapan ibu. Bayi-bayi yang baru lahir akan ditidurkan di kasur yang empuk dan tidak ada lagi bayi-bayi yang dibuang dalam kardus.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

IDC menerima zakat fitrah Rp 40.000 hingga 51.000 per-jiwa, disalurkan kepada Mustahiq dengan prioritas Muallaf dan Fakir Miskin dari kalangan yatim, aktivis Islam, dan dhuafa terdampak pandemi...

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Debby Silvana dan Melani Silvana menjadi yatim saat sedang butuh belaian kasih orang tua. Kini mereka tinggal di rumah triplek yang reyot dan doyong terancam roboh. Ayo Bantu bedah rumah yatim.!!...

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Hijrah memeluk Islam, Rudy Chow tinggalkan bisnis peralatan sembahyang Vihara. Ia jadi pengangguran dan ekonominya ambruk....

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

Alhamdulillah, kini Maria muallaf mahasiswi Universitas Brawijaya bisa bernafas lega. Yayasan IDC menyalurkan amanah dari para donatur, sebesar Rp 66.648.300 untuk membantu beasiswa pendidikan...

Latest News
Narasi Nan Sejuk dan Indah Permintaan Maaf Wapres Ma'ruf Amin

Narasi Nan Sejuk dan Indah Permintaan Maaf Wapres Ma'ruf Amin

Rabu, 27 May 2020 23:50

Hari Raya Idul Fitri dan Pandemi Covid-19

Hari Raya Idul Fitri dan Pandemi Covid-19

Rabu, 27 May 2020 23:24

Khutbah Idul Fitri 1441 H: Melawan Covid-19 Dengan Jadikan Rumah Laksana Surga

Khutbah Idul Fitri 1441 H: Melawan Covid-19 Dengan Jadikan Rumah Laksana Surga

Rabu, 27 May 2020 22:45

Komando Afrika AS: Rusia Kerahkan Jet Tempur Ke Libya untuk Bantu Grup Wagner Mendukung Haftar

Komando Afrika AS: Rusia Kerahkan Jet Tempur Ke Libya untuk Bantu Grup Wagner Mendukung Haftar

Rabu, 27 May 2020 21:15

6 Anggota TIP Gugur Akibat Ledakan di Gudang Senjata Mereka di Barat Laut Suriah

6 Anggota TIP Gugur Akibat Ledakan di Gudang Senjata Mereka di Barat Laut Suriah

Rabu, 27 May 2020 21:00

Muslimah Ini Jadi Hakim Pertama di Inggris yang Mengenakan Jilbab

Muslimah Ini Jadi Hakim Pertama di Inggris yang Mengenakan Jilbab

Rabu, 27 May 2020 20:45

Peneliti Sebut Corona Bisa Pengaruhi Plasenta Wanita Hamil

Peneliti Sebut Corona Bisa Pengaruhi Plasenta Wanita Hamil

Rabu, 27 May 2020 20:40

Qatar Airways Akan Lanjutkan Penerbangan ke 80 Tujuan pada Juni

Qatar Airways Akan Lanjutkan Penerbangan ke 80 Tujuan pada Juni

Rabu, 27 May 2020 20:30

Ketiga Pandemi Covid-19 Mengiringi Hari Raya Idul Fitri 1441 H

Ketiga Pandemi Covid-19 Mengiringi Hari Raya Idul Fitri 1441 H

Rabu, 27 May 2020 20:18

Pancis Larang Pengobatan Pasien COVID-19 dengan Hydroxychloroquine

Pancis Larang Pengobatan Pasien COVID-19 dengan Hydroxychloroquine

Rabu, 27 May 2020 20:15

Deteksi Penipuan, Facebook Messenger Punya Fitur Pesan Peringatan

Deteksi Penipuan, Facebook Messenger Punya Fitur Pesan Peringatan

Rabu, 27 May 2020 19:55

Kasus Positif COVID-19 Bertambah 686, Sembuh 180 dan Meninggal 55 Orang

Kasus Positif COVID-19 Bertambah 686, Sembuh 180 dan Meninggal 55 Orang

Rabu, 27 May 2020 19:46

Legislator: New Normal Tidak Signifikan Menolong Ekonomi yang Sedang Turun

Legislator: New Normal Tidak Signifikan Menolong Ekonomi yang Sedang Turun

Rabu, 27 May 2020 19:02

Update 27 Mei 2020 Infografis Covid-19

Update 27 Mei 2020 Infografis Covid-19

Rabu, 27 May 2020 18:45

Gunakan Beragam Platform Media, Persistri Jabar Tetap Dakwah Selama Pandemi

Gunakan Beragam Platform Media, Persistri Jabar Tetap Dakwah Selama Pandemi

Rabu, 27 May 2020 17:24

Kematian Akibat Covid-19 Tembus 100.000 Jiwa, Azan Bergema di New York

Kematian Akibat Covid-19 Tembus 100.000 Jiwa, Azan Bergema di New York

Rabu, 27 May 2020 17:05

New Normal atau New Mortal

New Normal atau New Mortal

Rabu, 27 May 2020 16:05

PSBB, Solusi Tambal Sulam yang Membingungkan

PSBB, Solusi Tambal Sulam yang Membingungkan

Rabu, 27 May 2020 15:53

New Normal Saat Angka Covid-19 Tinggi dan Tanpa Vaksin, Mardani: Bunuh Diri Massal Namanya

New Normal Saat Angka Covid-19 Tinggi dan Tanpa Vaksin, Mardani: Bunuh Diri Massal Namanya

Rabu, 27 May 2020 11:17

Delapan Tahun Cerol-SS23000, Solusi Sertifikasi Halal di Masa Pandemi Covid-19

Delapan Tahun Cerol-SS23000, Solusi Sertifikasi Halal di Masa Pandemi Covid-19

Rabu, 27 May 2020 10:35


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X

Selasa, 26/05/2020 07:43

Aa Gym Terkena Hoaks