Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.280 views

Antara Dua Garis Biru dan Dua Bendera Tauhid

DUA Garis Biru, film karya Gina S. Noer yang dirilis pada 11 Juli lalu ini sempat menjadi perbincangan hangat. Film ini menceritakan dua orang remaja yang menjalin hubungan hingga hamil di luar nikah. Dilansir dari tirto.id dalam waktu 15 hari penayangan saja film ini telah ditonton sebanyak 2 juta orang. Lebih miris lagi seperti yang diberitakan oleh tribunnews.com, film ini justru mendapat apresiasi Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) hingga menyelenggarakan nonton bersama tepat pada hari pertama penayangannya.

Film ini dirasa mampu memberikan sex education kepada masyarakat khususnya remaja dengan cara yang menarik seiring dengan maraknya pernikahan dini dan segala resikonya. Namun apakah ini cara yang tepat untuk memberi sex education? Dengan memberikan gambaran semacam itu, setiap adegan dalam film justru akan terus membayangi dan memantik rasa penasaran mereka.

Sebaik apapun pesan yang ingin disampaikan maka tidak akan mampu menyingkirkan dominasi bayangan film yang telah disaksikan. Belum lagi dengan melihat kondisi hari ini, seiring semakin bebasnya pergaulan maka akan berpeluang besar apa yang telah mereka saksikan akan ditiru, bukan malah sebaliknya, karena bayangan resiko yang akan menimpa mereka berada lebih jauh daripada fakta yang ada di depan mata.

Di sisi lain, nampak upaya pengerdilan simbol-simbol keagamaan seperti pengibaran dua bendera tauhid. Hal yang demikian telah terjadi sebagaimana yang dialami oleh siswa-siswi MAN 1 Sukabumi. Respon Menteri Agama Lukman Hakim justru sangat mengejutkan. Bagaimana tidak, bukannya mengapresiasi pengibaran dua bendera kebanggapan umat Islam ini tetapi justru mengatakan akan melakukan investigasi. Dilansir dari Tempo.co melalui akun twitternya ia mengatakan bahwa sudah dikirimkan tim khusus dari pusat untuk melakukan investigasi di lapangan dan akan dilakukan upaya serius untuk menangani kasus tersebut.

Belakangan diketahui bahwa pengibaran dua bendera tauhid tersebut dilakukan untuk menarik minat siswa baru terhadap salah satu ekstrakurikuler sekolah. Terlepas apapun latar belakangnya adalah tidak benar jika pengibaran dua bendera bertuliskan kalimat mulia ini dipersalahkan dan dipersekusi, apalagi oleh seorang menteri agama, sebab tuduhan bahwa kedua bendera ini merupakan milik dari ormas tertentu, pemecah-belah bangsa, dan bibit radikalisme merupakan alasan yang tidak berdasar serta merupakan fitnah yang dihembuskan untuk menutupi ketakutan rezim.

Jika kita lihat dua peristiwa ini secara bersamaan dengan pandangan yang lebih luas maka akan tampak ketidaksesuaian penempatan antara yang benar dan salah. Beginilah jadinya jika sekulerisme yang menjadi tolak ukur suatu perbuatan. Agama dijauhkan dari pengaturan segala aspek kehidupan dan standar penilaian terhadap segala sesuatu. Ada upaya sistematis untuk membuat kemaksiayatan seolah merupakan hal yang biasa bahkan dianggap benar oleh masyarakat sedangkan atribut keagamaan seperti dua bendera tauhid kebanggaan umat Islam diaggap radikal dan pemecah-belah bangsa.

Mirisnya segala upaya ini nampak digencarkan kepada generasi muda. Di satu sisi, ketika contoh itu mengarah pada yang salah, justru mendapatkan apresiasi dan dukungan untuk terus berkarya, meneruskan jejaknya. Sebaliknya, ketika mengarah kepada Islam dan kebangkitan umat akan dipersekusi luar biasa. Jelas ini adalah langkah sistemik untuk merusak generasi mendatang. Jika generasi muda yang akan menentukan arah bangsa ini telah rusak dan tidak bisa membedakan mana yang benar dan mana yang salah maka akan semakin mudah untuk mengendalikan atau bahkan menghancurkan suatu negeri.

Inilah hasil dari sekulerisme, pemisahan agama dari kehidupan justru akan menyeret manusia keluar dari fitrahnya dan membawa kehancuran. Maka solusi satu-satunya ialah dengan kembali kepada Islam dan menegakkan syariat-Nya dalam seluruh aspek kehidupan serta membawa umat pada kejayaannya.*

Muntik A. Hidayah

Aktivis Dakwah Kampus

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Sejak balita Astrid Nuraini sudah hidup sebatang kara tanpa ayah, ibu dan saudara. Diasuh ibu angkat yang sudah lanjut usia, ia tidak bisa melanjutkan sekolah ke SMA Islam karena terbentur biaya....

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Di hari raya Idul Fitri yang ceria, Ibrahim justru merintih perih di bangsal Rumah Sakit. Tubuh mungil balita anak aktivis dakwah media ini melepuh tercebur air mendidih di halaman tetangganya....

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya persalinan cessar dilunasi, Ummi Nurhayati dan bayinya bisa pulang dari rumah sakit. Semoga para donatur berlimpah rizki, dan dede bayi ini kelak menjadi generasi mujahidah dakwah untuk...

Latest News
Berikan Sambutan pada Milad MUI, UAH Tekankan Pentingnya Memetakan Tantangan Dakwah

Berikan Sambutan pada Milad MUI, UAH Tekankan Pentingnya Memetakan Tantangan Dakwah

Jum'at, 14 Aug 2020 23:31

Covid-19 Belum Mereda, Muhammadiyah Perkuat Gerakan Pakai Masker

Covid-19 Belum Mereda, Muhammadiyah Perkuat Gerakan Pakai Masker

Jum'at, 14 Aug 2020 23:17

Peran ‘Aisyiyah Cegah Cyberbullying Lewat Keluarga Sakinah

Peran ‘Aisyiyah Cegah Cyberbullying Lewat Keluarga Sakinah

Jum'at, 14 Aug 2020 23:15

Turki: Sejarah Tidak Akan Memaafkan Pengkhianatan UEA Terhadap Palestina

Turki: Sejarah Tidak Akan Memaafkan Pengkhianatan UEA Terhadap Palestina

Jum'at, 14 Aug 2020 22:25

Korban Tewas AKibat Ledakan di Pelabuhan Beirut Tetap Meningkat, Puluhan Lainnya Masih Hilang

Korban Tewas AKibat Ledakan di Pelabuhan Beirut Tetap Meningkat, Puluhan Lainnya Masih Hilang

Jum'at, 14 Aug 2020 22:10

Mardani Ali Sera: Target Pertumbuhan Ekonomi 2021  Ambisius

Mardani Ali Sera: Target Pertumbuhan Ekonomi 2021 Ambisius

Jum'at, 14 Aug 2020 21:55

Penasihat Erdogan: Persahabatan Dengan UEA 'Lebih Berbahaya Daripada Permusuhannya'

Penasihat Erdogan: Persahabatan Dengan UEA 'Lebih Berbahaya Daripada Permusuhannya'

Jum'at, 14 Aug 2020 21:35

Gubernur Anies Perketat Kerumunan di Ruang Publik

Gubernur Anies Perketat Kerumunan di Ruang Publik

Jum'at, 14 Aug 2020 21:32

Anis Berikan Motivasi Berinfak dan Ingatkan Pengelola untuk Amanah

Anis Berikan Motivasi Berinfak dan Ingatkan Pengelola untuk Amanah

Jum'at, 14 Aug 2020 21:26

Apakah Benar Kas Negara Kosong?

Apakah Benar Kas Negara Kosong?

Jum'at, 14 Aug 2020 21:24

Ribuan Warga Yaman Berdemo Menuntut Pengusiran Pemberontak Syi'ah Houtsi Dari Taiz

Ribuan Warga Yaman Berdemo Menuntut Pengusiran Pemberontak Syi'ah Houtsi Dari Taiz

Jum'at, 14 Aug 2020 20:21

Pemerintah AS Sita 4 Kapal Tanker Yang Diduga Membawa Minyak Iran

Pemerintah AS Sita 4 Kapal Tanker Yang Diduga Membawa Minyak Iran

Jum'at, 14 Aug 2020 14:25

Libya: Kesepakatan UEA-Israel 'Pengkhianatan Yang Tidak Mengejutkan'

Libya: Kesepakatan UEA-Israel 'Pengkhianatan Yang Tidak Mengejutkan'

Jum'at, 14 Aug 2020 13:28

Doa adalah bagian Terkeren dalam Islam, Malaikat ikut mendoakanmu

Doa adalah bagian Terkeren dalam Islam, Malaikat ikut mendoakanmu

Jum'at, 14 Aug 2020 07:55

Mukernas Daring KAMMI Mengambil Tema 'Selamatkan Cita-Cita Kemerdekaan Indonesia'

Mukernas Daring KAMMI Mengambil Tema 'Selamatkan Cita-Cita Kemerdekaan Indonesia'

Kamis, 13 Aug 2020 23:46

Pendeta Hindu yang Sepanggung Dengan Perdana Menteri Narendra Modi Positif Terinfeksi Corona

Pendeta Hindu yang Sepanggung Dengan Perdana Menteri Narendra Modi Positif Terinfeksi Corona

Kamis, 13 Aug 2020 21:15

Rusia Berencana Buat 5 Juta Dosis Vaksin Virus Corona Per Bulan

Rusia Berencana Buat 5 Juta Dosis Vaksin Virus Corona Per Bulan

Kamis, 13 Aug 2020 21:00

Dispensasi Nikah: Mencegah Nikah Dini atau Melegalkan Seks Bebas?

Dispensasi Nikah: Mencegah Nikah Dini atau Melegalkan Seks Bebas?

Kamis, 13 Aug 2020 20:51

Seorang Pemimpin Senior Ikhwanul Muslimin Meninggal di Penjara Mesir

Seorang Pemimpin Senior Ikhwanul Muslimin Meninggal di Penjara Mesir

Kamis, 13 Aug 2020 20:35

Laporan: Israel Berencana Bayar Warga Palestina untuk Pindah Ke Paraguay Setelah Perang 1967

Laporan: Israel Berencana Bayar Warga Palestina untuk Pindah Ke Paraguay Setelah Perang 1967

Kamis, 13 Aug 2020 20:15


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X