Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.648 views

Solusi Islam Memutus Tuntas Perdagangan Perempuan

PEREMPUAN dengan segala hal yang diberikan Allah kepadanya berupa kelembutan dan rasa kasih sayang yang. Tugas mulia yang diembannya, penjagaan berharga yang dilakukan untuknya serta perlakuan istimewa yang sudah Allah tentukan terhadapnya. Allah subhanahu wa ta’ala juga memberikan hal istimewa lain berupa daya tarik dan keindahan pada dirinya. Daya tarik dan keindahan inilah yang sering dikejar oleh para lelaki pemuja nafsunya.

Kelemah lembutan dan rasa kasih sayang yang identik pada perempuan membuat banyak perusahaan lebih senang mempekerjakan mereka karena menurutnya perempuan lebih penurut. Hal identik itupun juga begitu sering dimanfaatkan oleh orang-orang tidak bertanggung jawab. Seperti banyak kasus yang kita temui kekerasan begitu sering saja terhadap perempuan, karena perempuan selalu dianggap lemah.

Perdagangan perempuan juga sudah begitu sering terjadi. Hal ini disebabkan karena faktor ekonomi, gaya hidup yang semakin tinggi dan tingkat pengetahuan agama yang begitu rendah. Seperti yang dilansir pada www.voaindonesia.com 24/06/2019 Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) mencatat ada 29 perempuan jadi korban pengantin pesanan di China selama 2016-2019. Para perempuan ini dibawa ke China, dinikahkan dengan lelaki di negara tersebut, dengan iming-iming diberi nafkah besar. Namun, kata Sekjen SBMI, perempuan ini malah ‘dieksploitasi’ dengan bekerja di pabrik tanpa upah.

“Dia sama-sama kerja dari jam 7 sampai 6 sore. Kemudian ada lagi kerja tambahan merangkai bunga sampai jam 9 malam. Jadi dia kerja. Tapi dari pekerjaan-pekerjaan itu dia nggak dapat apa-apa. Semua upahnya itu ke suami atau ke mertua,” ujarnya dalam konferensi pers di LBH Jakarta, Minggu (23/6/2019) siang. Para perempuan ini berasal dari Jawa Barat (16 orang) dan Kalimantan Barat (13 orang). Mereka dikenalkan dengan lelaki di China lewat mak comblang atau pencari jodoh.

Kata Sekjen SBMI, para perempuan ini tergoda dengan iming-iming uang. “Dari cerita-cerita yang kami dapatkan itu memang mereka butuh duit,” jelasnya. Dari berbagai laporan, SBMI menemukan para perempuan ini dipesan dengan harga 400 juta Rupiah. Dari angka itu, 20 juta diberikan kepada keluarga pengantin perempuan sementara sisanya kepada para perekrut lapangan.

Di China, para korban kerap dianiaya suami dan dipaksa berhubungan seksual, bahkan ketika sedang sakit. Para korban juga dilarang berhubungan dengan keluarga di Indonesia. SBMI menduga, pernikahan ini sebetulnya merupakan praktik perdagangan manusia. “Proses ini sudah ada proses pendaftaran, perekrutan, penampungan, ada pemindahan, ada pemberangkatan keluar negeri. Terus cara-caranya itu ada penipuan, informasi palsu, dan pemalsuan dokumen,” paparnya.

Tidak Pidana Perdagangan Orang telah meluas, baik terorganisasi maupun tidak, juga menggunakan modus yang berbeda-beda dengan lokasi di dalam atau luar negeri. Kegiatan semacam ini makin marak terjadi karena memberikan keuntungan finansial yang besar sehingga menjadi ancaman besar bagi masyarakat.

Sungguh begitu memilukan kejadian seperti ini menimpa negara yang berlimpah sumber daya alam. Pada nyatanya tidak bisa memberikan kecukupan untuk masyarakatnya sendiri. Ditambah lagi sikap hedonis dan sekulerisme yang dilahirkan oleh sistem sekarang membuat perempuan semakin berupaya bekerja demi memenuhi seluruh keinginannya tanpa memikirkan konsekuensi yang akan diterima.

Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) akan terus terjadi jika negara masih menggunakan kapitalisme sebagai sistem dalam aturannya. Meski Indonesia memiliki hukum,tetapi tidak akan memberikan efek apapun terhadap pelaku. Pelaku hanya dihukum sebentar hingga akhirnya mereka bisa bebas berkeliaran kembali. Hal itu tidak akan bisa menjadikan Indonesia aman dari Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) khususnya perempuan.

Penghapusan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) tidak bisa dengan penyetaraan gender. Peyetaraan gender saja sudah sangat jelas tidak sesuai dengan fitrah perempuan. Hal ini hanya akan menambah permasalahan negeri. Perempuan tidak bisa dituntut seperti laki-laki,sebab perempuan sudah diberikan fitrah tersendiri yang begitu berbeda dengan fitrah laki-laki. Serta sudah jelas bahwa perempuan dan laki-laki diciptakan berpasang-pasangan, seperti dalam firman Allah subhanahu wa ta’ala : “Dan, Allah menciptakan kamu dari tanah kemudian dari air mani, kemudian Dia menjadikan kamu berpasangan (laki-laki dan perempuan).” (TQS Fathir [35]: 11).

Jadi, sangat mustahil jika ingin menyelesaikan permasalahan Tidak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) ini dengan penyetaraan gender, pun jika penyetaraan gender itu terwujud (namun faktanya tidak bisa terwujud) tetap saja tidak akan bisa memberikan solusi tuntas dalam permasalahan ini. Sistem kapitalisme sudah menjerat perekonomian masyarakat sehingga masyarakat khususnya perempuan dituntut untuk bekerja. Padahal, lapangan pekerjaan yang tersedia sangatlah terbatas.

Berbeda dengan solusi yang diberikan oleh islam, syariat islam akan memutus tuntas perdagangan manusia, diantaranya dengan penguatan fungsi keluarga yaitu dengan menanamkan akidah islam kepada anak,serta pengawasan dan pedidikan orang tua terhadap anak hingga bisa terbentuk individu yang taat kepada Allah subhanahu wa ta’ala.

Kemudian yaitu dengan kontrol masyarakat, dimana sistem islam akan membentuk masyarakat yang islami, sehingga masyarakat memiliki fungsi kontrol perilaku antar masyarakat lainnya. Mereka memahami pentingnya amar ma’ruf nahi munkar. Dan yang terakhir optimalisasi peran negara, negara dalam islam sebagai institusi tertinggi yang harus menghadirkan keamanan dan jaminan bagi masyarakat. Negara juga harus memberikan pendidikan berkualitas serta memenuhi kebutuhan dasar masyarakat dengan pengelolaan sumber daya alam secara tepat menurut sistem ekonomi islam.

Sistem yang ditawarkan islam menjadi jawaban setiap permasalahan negeri. Penerapan aturan Islam secara kaffah dalam kehidupan akan menjadikan pribadi yang bertakwa, masyarakat yang islami dan negara yang menjalankan hukum sesuai syariat sehingga Allah akan memberikan keberkahan kepada negara ini, sesuai dengan janji-Nya :

“Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri tersebut beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.” (Qs. Al-A’raf: 96). Wallahu a’lam bisshawwab.*

Kiki Amelia

Member Akademi Menulis Kreatif (AMK)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Mantan preman yang jadi sopir pesantren ini tak bisa lagi mengantar jemput santri, para guru dan ustadz pesantren. Menderita tumor usus stadium 4, ia butuh biaya transport dan obat-obatan kemoterapi....

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Kondisi mushalla di pelosok Tasikmalaya ini sangat memprihatinkan, reyot dan tidak layak. Dihantam longsor, rusakanya semakin parah dan terancam roboh. Dibutuhkan dana 55 juta rupiah untuk renovasi...

Kecelakaan Parah, Yatim Santri Tahfizh Qur’an ini Patah Kaki. Ayo Bantu..!!

Kecelakaan Parah, Yatim Santri Tahfizh Qur’an ini Patah Kaki. Ayo Bantu..!!

Sudah 10 hari Maymunah terbaring menahan perihnya patah tulang paha akibat kecelakaan. Ia harus menjalani pencangkokan dan pengobatan tulang selama 60 hari dengan biaya 9,6 juta. Ayo bantu.!!...

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Aktivis dakwah ini gugur di bulan suci Ramadhan saat siaga menjaga markas FPI dan rumah Habib Rizieq. Jasadnya terkapar bersimbah darah dengan lubang peluru menembus dada hingga punggung....

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Muallaf Evelyn harus berjuang keras menafkahi kelima anaknya, meski fisiknya rapuh mengidap kanker tiroid. Betapapun pahitnya hidup, ia tetap tegar mewujudkan mimpi anaknya yang hafal Al-Quran...

Latest News
Kepada Siapa Umat Mesti Berharap?

Kepada Siapa Umat Mesti Berharap?

Kamis, 18 Jul 2019 06:38

Agama Menjadi Sumber Konflik?

Agama Menjadi Sumber Konflik?

Kamis, 18 Jul 2019 05:33

Ada Aroma Sekulerisasi Dibalik Wacana Penghapusan Pelajaran Agama

Ada Aroma Sekulerisasi Dibalik Wacana Penghapusan Pelajaran Agama

Kamis, 18 Jul 2019 04:47

Kontroversi Film Dua Garis Biru

Kontroversi Film Dua Garis Biru

Kamis, 18 Jul 2019 03:56

Jangan Setengah-setengah Mengambil Solusi Impor Sampah

Jangan Setengah-setengah Mengambil Solusi Impor Sampah

Kamis, 18 Jul 2019 02:51

Jerat Pajak Mencekik Rakyat

Jerat Pajak Mencekik Rakyat

Kamis, 18 Jul 2019 01:54

PB PII: Angin Surga Kursi Menteri dari Tokoh Muda Jangan Janji Belaka

PB PII: Angin Surga Kursi Menteri dari Tokoh Muda Jangan Janji Belaka

Kamis, 18 Jul 2019 00:31

Perusahaan Plat Merah Rajin Ngutang

Perusahaan Plat Merah Rajin Ngutang

Rabu, 17 Jul 2019 23:17

Bahaya Pinjaman dari Bank Dunia untuk Madrasah dan Solusinya

Bahaya Pinjaman dari Bank Dunia untuk Madrasah dan Solusinya

Rabu, 17 Jul 2019 23:07

Pengantin Pesanan, Beginikah Perempuan Diperlakukan?

Pengantin Pesanan, Beginikah Perempuan Diperlakukan?

Rabu, 17 Jul 2019 22:48

Bangun Infrastruktur Triliunan tapi Tak Jelas Hasil (Pendapatannya)

Bangun Infrastruktur Triliunan tapi Tak Jelas Hasil (Pendapatannya)

Rabu, 17 Jul 2019 22:17

Utang Salah Satu BUMN Ini Hampir 100 Triliun

Utang Salah Satu BUMN Ini Hampir 100 Triliun

Rabu, 17 Jul 2019 21:17

Menang atau Kalah Bukan Ukuran Kemuliaan

Menang atau Kalah Bukan Ukuran Kemuliaan

Rabu, 17 Jul 2019 21:17

Pakistan Tahan Pendiri Kelompok Jihad Lashkar-e-Taiba Hafiz Saeed

Pakistan Tahan Pendiri Kelompok Jihad Lashkar-e-Taiba Hafiz Saeed

Rabu, 17 Jul 2019 21:00

Bisakah Pengadilan Israel Memberikan Keadilan bagi Palestina?

Bisakah Pengadilan Israel Memberikan Keadilan bagi Palestina?

Rabu, 17 Jul 2019 20:41

6 Tentara Suriah Tewas Akibat Ledakan Bom Menghantam Konvoi Mereka di Daraa

6 Tentara Suriah Tewas Akibat Ledakan Bom Menghantam Konvoi Mereka di Daraa

Rabu, 17 Jul 2019 20:30

PP Muhammadiyah Gelar Seminar Internasional Bahaya Pornografi dan Cara Penyembuhannya

PP Muhammadiyah Gelar Seminar Internasional Bahaya Pornografi dan Cara Penyembuhannya

Rabu, 17 Jul 2019 20:08

Raja Salman Undang 200 Keluarga Korban Penembakan di Masjid Christchurch Tunaikan Ibadah Haji

Raja Salman Undang 200 Keluarga Korban Penembakan di Masjid Christchurch Tunaikan Ibadah Haji

Rabu, 17 Jul 2019 19:30

Tanggapi Laporan Al Jazeera, AQAP Bantah Miliki Hubungan Kerjasama dengan Pemerintah Bahrain

Tanggapi Laporan Al Jazeera, AQAP Bantah Miliki Hubungan Kerjasama dengan Pemerintah Bahrain

Rabu, 17 Jul 2019 18:15

Demonstran Sudan Tolak 'Kekebalan Absolut' untuk Para Jenderal

Demonstran Sudan Tolak 'Kekebalan Absolut' untuk Para Jenderal

Rabu, 17 Jul 2019 11:00


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X