Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.840 views

Solusi Islam Memutus Tuntas Perdagangan Perempuan

PEREMPUAN dengan segala hal yang diberikan Allah kepadanya berupa kelembutan dan rasa kasih sayang yang. Tugas mulia yang diembannya, penjagaan berharga yang dilakukan untuknya serta perlakuan istimewa yang sudah Allah tentukan terhadapnya. Allah subhanahu wa ta’ala juga memberikan hal istimewa lain berupa daya tarik dan keindahan pada dirinya. Daya tarik dan keindahan inilah yang sering dikejar oleh para lelaki pemuja nafsunya.

Kelemah lembutan dan rasa kasih sayang yang identik pada perempuan membuat banyak perusahaan lebih senang mempekerjakan mereka karena menurutnya perempuan lebih penurut. Hal identik itupun juga begitu sering dimanfaatkan oleh orang-orang tidak bertanggung jawab. Seperti banyak kasus yang kita temui kekerasan begitu sering saja terhadap perempuan, karena perempuan selalu dianggap lemah.

Perdagangan perempuan juga sudah begitu sering terjadi. Hal ini disebabkan karena faktor ekonomi, gaya hidup yang semakin tinggi dan tingkat pengetahuan agama yang begitu rendah. Seperti yang dilansir pada www.voaindonesia.com 24/06/2019 Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) mencatat ada 29 perempuan jadi korban pengantin pesanan di China selama 2016-2019. Para perempuan ini dibawa ke China, dinikahkan dengan lelaki di negara tersebut, dengan iming-iming diberi nafkah besar. Namun, kata Sekjen SBMI, perempuan ini malah ‘dieksploitasi’ dengan bekerja di pabrik tanpa upah.

“Dia sama-sama kerja dari jam 7 sampai 6 sore. Kemudian ada lagi kerja tambahan merangkai bunga sampai jam 9 malam. Jadi dia kerja. Tapi dari pekerjaan-pekerjaan itu dia nggak dapat apa-apa. Semua upahnya itu ke suami atau ke mertua,” ujarnya dalam konferensi pers di LBH Jakarta, Minggu (23/6/2019) siang. Para perempuan ini berasal dari Jawa Barat (16 orang) dan Kalimantan Barat (13 orang). Mereka dikenalkan dengan lelaki di China lewat mak comblang atau pencari jodoh.

Kata Sekjen SBMI, para perempuan ini tergoda dengan iming-iming uang. “Dari cerita-cerita yang kami dapatkan itu memang mereka butuh duit,” jelasnya. Dari berbagai laporan, SBMI menemukan para perempuan ini dipesan dengan harga 400 juta Rupiah. Dari angka itu, 20 juta diberikan kepada keluarga pengantin perempuan sementara sisanya kepada para perekrut lapangan.

Di China, para korban kerap dianiaya suami dan dipaksa berhubungan seksual, bahkan ketika sedang sakit. Para korban juga dilarang berhubungan dengan keluarga di Indonesia. SBMI menduga, pernikahan ini sebetulnya merupakan praktik perdagangan manusia. “Proses ini sudah ada proses pendaftaran, perekrutan, penampungan, ada pemindahan, ada pemberangkatan keluar negeri. Terus cara-caranya itu ada penipuan, informasi palsu, dan pemalsuan dokumen,” paparnya.

Tidak Pidana Perdagangan Orang telah meluas, baik terorganisasi maupun tidak, juga menggunakan modus yang berbeda-beda dengan lokasi di dalam atau luar negeri. Kegiatan semacam ini makin marak terjadi karena memberikan keuntungan finansial yang besar sehingga menjadi ancaman besar bagi masyarakat.

Sungguh begitu memilukan kejadian seperti ini menimpa negara yang berlimpah sumber daya alam. Pada nyatanya tidak bisa memberikan kecukupan untuk masyarakatnya sendiri. Ditambah lagi sikap hedonis dan sekulerisme yang dilahirkan oleh sistem sekarang membuat perempuan semakin berupaya bekerja demi memenuhi seluruh keinginannya tanpa memikirkan konsekuensi yang akan diterima.

Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) akan terus terjadi jika negara masih menggunakan kapitalisme sebagai sistem dalam aturannya. Meski Indonesia memiliki hukum,tetapi tidak akan memberikan efek apapun terhadap pelaku. Pelaku hanya dihukum sebentar hingga akhirnya mereka bisa bebas berkeliaran kembali. Hal itu tidak akan bisa menjadikan Indonesia aman dari Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) khususnya perempuan.

Penghapusan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) tidak bisa dengan penyetaraan gender. Peyetaraan gender saja sudah sangat jelas tidak sesuai dengan fitrah perempuan. Hal ini hanya akan menambah permasalahan negeri. Perempuan tidak bisa dituntut seperti laki-laki,sebab perempuan sudah diberikan fitrah tersendiri yang begitu berbeda dengan fitrah laki-laki. Serta sudah jelas bahwa perempuan dan laki-laki diciptakan berpasang-pasangan, seperti dalam firman Allah subhanahu wa ta’ala : “Dan, Allah menciptakan kamu dari tanah kemudian dari air mani, kemudian Dia menjadikan kamu berpasangan (laki-laki dan perempuan).” (TQS Fathir [35]: 11).

Jadi, sangat mustahil jika ingin menyelesaikan permasalahan Tidak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) ini dengan penyetaraan gender, pun jika penyetaraan gender itu terwujud (namun faktanya tidak bisa terwujud) tetap saja tidak akan bisa memberikan solusi tuntas dalam permasalahan ini. Sistem kapitalisme sudah menjerat perekonomian masyarakat sehingga masyarakat khususnya perempuan dituntut untuk bekerja. Padahal, lapangan pekerjaan yang tersedia sangatlah terbatas.

Berbeda dengan solusi yang diberikan oleh islam, syariat islam akan memutus tuntas perdagangan manusia, diantaranya dengan penguatan fungsi keluarga yaitu dengan menanamkan akidah islam kepada anak,serta pengawasan dan pedidikan orang tua terhadap anak hingga bisa terbentuk individu yang taat kepada Allah subhanahu wa ta’ala.

Kemudian yaitu dengan kontrol masyarakat, dimana sistem islam akan membentuk masyarakat yang islami, sehingga masyarakat memiliki fungsi kontrol perilaku antar masyarakat lainnya. Mereka memahami pentingnya amar ma’ruf nahi munkar. Dan yang terakhir optimalisasi peran negara, negara dalam islam sebagai institusi tertinggi yang harus menghadirkan keamanan dan jaminan bagi masyarakat. Negara juga harus memberikan pendidikan berkualitas serta memenuhi kebutuhan dasar masyarakat dengan pengelolaan sumber daya alam secara tepat menurut sistem ekonomi islam.

Sistem yang ditawarkan islam menjadi jawaban setiap permasalahan negeri. Penerapan aturan Islam secara kaffah dalam kehidupan akan menjadikan pribadi yang bertakwa, masyarakat yang islami dan negara yang menjalankan hukum sesuai syariat sehingga Allah akan memberikan keberkahan kepada negara ini, sesuai dengan janji-Nya :

“Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri tersebut beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.” (Qs. Al-A’raf: 96). Wallahu a’lam bisshawwab.*

Kiki Amelia

Member Akademi Menulis Kreatif (AMK)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Ayo Berbagi untuk Yatim, Jompo dan Lansia. Raih Peluang Surga dan Amalan Jihad.!!

Ayo Berbagi untuk Yatim, Jompo dan Lansia. Raih Peluang Surga dan Amalan Jihad.!!

IDC akan menggelar santunan yatim, jompo dan lansia bertepatan dengan peresmian Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya. Mari berjihad bersama Yatim dan dhuafa, peluang masuk surga bersama Nabi sedekat...

[Sakit Langka] Sekujur Kulit Luka Mengelupas, Ustadzah Maula Tak Bisa Berdakwah, Ayo Bantu.!!

[Sakit Langka] Sekujur Kulit Luka Mengelupas, Ustadzah Maula Tak Bisa Berdakwah, Ayo Bantu.!!

Pengasuh Madrasah Diniyah Tarbiyatut Tholabah Purbalingga ini diuji Allah dengan penyakit langka. Kulit di sekujur tubuhnya mengelupas, bersisik, luka bernanah, gatal dan nyeri cekot-cekot....

Pekan Ketiga IDC Serahkan Bantuan 29 Juta, Khaulah Bayi Prematur Masih Kristis. Ayo Bantu..!!

Pekan Ketiga IDC Serahkan Bantuan 29 Juta, Khaulah Bayi Prematur Masih Kristis. Ayo Bantu..!!

Di pekan ketiga IDC sudah serahkan donasi 29 juta rupiah untuk biaya perawatan Khaulah Kamilah. Bayi prematur anak ustadz aktivis dakwah ini masih dirawat intensif inkubator di rumah sakit Anna...

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Sudah 6 hari Kamilah tergolek kritis di rumah sakit. Terlahir prematur nafasnya terganggu, paru-paru belum sempurna, dan infeksi darah. Ustadz Fadhil, sang ayah adalah guru pesantren dan aktivis...

IDC Tuntas Bangun Mushalla Korban Gempa Banjarnegara, Donasi 74 Juta Rupiah Sudah Disalurkan

IDC Tuntas Bangun Mushalla Korban Gempa Banjarnegara, Donasi 74 Juta Rupiah Sudah Disalurkan

Alhamdulillah... Mushalla Al-Muhaimin Kasinoman korban gempa Banjarnegara, kembali berdiri dengan gagah setelah dibangun dari program Wakaf IDC sebesar 74 juta rupiah...

Latest News
Nahrawi dan Moralitas Islam Nusantara

Nahrawi dan Moralitas Islam Nusantara

Kamis, 19 Sep 2019 10:57

Berdoa untuk Kebebasan Kivlan Zen

Berdoa untuk Kebebasan Kivlan Zen

Kamis, 19 Sep 2019 10:23

Islamophobia Dijadikan Komoditas Politik

Islamophobia Dijadikan Komoditas Politik

Kamis, 19 Sep 2019 09:23

Menyoal Film The Santri

Menyoal Film The Santri

Kamis, 19 Sep 2019 08:40

Deislamisasi, Sejarah Islam Diamputasi

Deislamisasi, Sejarah Islam Diamputasi

Kamis, 19 Sep 2019 07:34

Bahas RUU KUHP dan RUU P-KS, MUI Undang DPR

Bahas RUU KUHP dan RUU P-KS, MUI Undang DPR

Rabu, 18 Sep 2019 23:46

Malaysia Tangkap Lebih dari 20 Migran Ilegal

Malaysia Tangkap Lebih dari 20 Migran Ilegal

Rabu, 18 Sep 2019 23:23

Makanan Kaya Zat Besi dapat Membatalkan Manfaat Antikanker Tomat

Makanan Kaya Zat Besi dapat Membatalkan Manfaat Antikanker Tomat

Rabu, 18 Sep 2019 23:00

Prancis Kirim Ahli untuk Penyelidikan Serangan Minyak Saudi

Prancis Kirim Ahli untuk Penyelidikan Serangan Minyak Saudi

Rabu, 18 Sep 2019 22:15

Terkait Sertifikasi Produk Halal, Ombudsman Jangan Lampaui Kewenangan

Terkait Sertifikasi Produk Halal, Ombudsman Jangan Lampaui Kewenangan

Rabu, 18 Sep 2019 21:53

Aktor dan Musisi Rusia Lakukan Protes untuk Mendukung Demonstran yang Dipenjara

Aktor dan Musisi Rusia Lakukan Protes untuk Mendukung Demonstran yang Dipenjara

Rabu, 18 Sep 2019 21:30

Trump Tolak Bertemu dengan Presiden Iran

Trump Tolak Bertemu dengan Presiden Iran

Rabu, 18 Sep 2019 21:10

61 Persen Warga Palestina di Tepi Barat dan Gaza Ingin Presiden Mahmoud Abbas Mundur

61 Persen Warga Palestina di Tepi Barat dan Gaza Ingin Presiden Mahmoud Abbas Mundur

Rabu, 18 Sep 2019 21:00

Blok Kanan Netanyahu Gagal Peroleh Suara Mayoritas dalam Pemilu Parlemen Israel

Blok Kanan Netanyahu Gagal Peroleh Suara Mayoritas dalam Pemilu Parlemen Israel

Rabu, 18 Sep 2019 20:56

Industri Pertahanan Turki Dipamerkan di Istanbul Teknofest

Industri Pertahanan Turki Dipamerkan di Istanbul Teknofest

Rabu, 18 Sep 2019 20:53

Majelis Ormas Islam Kritisi RUU KUHP

Majelis Ormas Islam Kritisi RUU KUHP

Rabu, 18 Sep 2019 20:43

Pasukan Keamanan Israel Tembak Mati Wanita Palestina di Pos Pemeriksaan di Tepi Barat

Pasukan Keamanan Israel Tembak Mati Wanita Palestina di Pos Pemeriksaan di Tepi Barat

Rabu, 18 Sep 2019 20:30

Arab Saudi Diam-diam Jual Konsulat Mereka di Istanbul Tempat Pembunuhan Jamal Khashoggi

Arab Saudi Diam-diam Jual Konsulat Mereka di Istanbul Tempat Pembunuhan Jamal Khashoggi

Rabu, 18 Sep 2019 20:04

Polemik Film The Santri, UAS: Ini Bukan Anak Pesantren

Polemik Film The Santri, UAS: Ini Bukan Anak Pesantren

Rabu, 18 Sep 2019 19:57

Pasokan Minyak Saudi Sudah Kembali Normal Pasca Serangan

Pasokan Minyak Saudi Sudah Kembali Normal Pasca Serangan

Rabu, 18 Sep 2019 19:04


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X