Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.442 views

Pelecehan Simbol Islam, Haruskah Terus Terjadi?

KEMBALI simbol Islam dilecehkan. Perempuan kafir yang mengaku bernama Suzethe Margareth, telah gegerkan publik dengan aksinya yang memakai sepatu dan membawa anjing ke dalam Mesjid Al Munawwaroh Sentul, Bogor, Jawa Barat, Minggu 30 Juni 2019.

Pelaku kemudian, ditahan dan berstatus sebagai tahanan Polres Bogor. Namun yang menjadi persoalan, mengapa begitu mudah simbol-simbol Islam dilecehkan. Ada kasus sampul al Quran dijadikan trompet. Lembaran al Quran dijadikan kertas petasan, atau kasus Sukmawati dan Victor Laiskodat.

Dalam sebagian kasus penghinaan simbol Islam selalu muncul alasan tidak sengaja, tidak tahu atau orang gila. Alasan ini sungguh tidak logis. Sungguh aneh jika masih ada yang tidak tahu bahwa masuk ke dalam Mesjid tidak boleh menggunakan sendal apalagi, membawa anjing dengan alasan apapun. Jadi alasan bahwa yang bersangkutan orang gila juga perlu dipertanyaan bagaimana mungkin seorang gila bisa mengendarai Mobil, membawa HP, di mana keluarganya? Jelas sulit diterima nalar. Hal senada juga disampaikan dalam konferensi pers di gedung MUI, Jakarta, Selasa (2/7). https://news.beritaislam.org.

Sering juga muncul respon yang keliru, bahkan kasus yang ada digunakan untuk menyebarluaskan ide-ide “menenangkan” misalnya seruan umat  Islam harus sabar, umat Islam jangan terlalu fanatik, umat Islam harus memperluas tolerasi dan sebagainya atau pernyataan PBNU, yang merupakan ajakan kepada seluruh masyarakat khususnya umat Islam untuk memaafkan dan menyikapi persoalan tersebut secara dewasa. https://news.beritaislam.org.

Penanganan kasus juga hampir tidak pernah tuntas. Bahkan hukuman yang diberikan juga tidak membuat efek jerah. Sekedar contoh kasus Sukwamati, Victor Laiskodat sekalipun telah dilaporkan tapi sampai sekarang tidak jelas bagaimana kesudahannya. Begitu juga pembakaran bendera Tauhid, atau dikenal dengan panji Rosulullah SAW yaitu Al Liwa dan Arroyah hanya dihukum penjara 10 hari dan denda 2000 rupiah, dihukum bukan karena membakar Panji Rosul atau penistaan agama tapi karena menimbulkan kegaduhan. Bagaimana dengan kasus orang gila masuk mesjid dengan membawa anjing? Meskipun sulit diterima nalar sebagai orang gila, perlakuan istimewa pun akan diberlakukan kepadanya. Bahwa tersangka tetap dilakukan penahanan di Polres Bogor, namun demikian Jika tim dokter menyarankan tersangka untuk dirawat inap, Kepolisian akan memberikan hak kepada tersangka untuk menjalani perawatan. https://Kompas.com, Kamis 4 Juli 2019.  

 

Akar masalahnya Sekularisme

Dengan landasan sekularisme sebagai paham pemisahana agama dari kehidupan dan bernegara, paham liberalisme sebagai paham kebebasan yang tubuh subur dan ini disakralkan. Maka penghinaan terhadap simbol Islam pun lantas dibenarkan sebagai ekspresi dari kebebasan dan bagian dari hak azasi manusia.

Sekularisme mengharuskan negara sekular netral dari agama, tidak boleh memihak agama apapun dan harus melindungi kebebasan. Negara sekular tidak mungkin melindungi kemuliaan agama, khususnya Islam. Kalaupun diproses hukum terhadap penista agama bukan berarti negara berkewajiban melindungi kemuliaan Islam, namun semata-mata untuk mencegah anarkisme, meredahkan kemarahan dan sebagainya.

Namun berbanding terbalik, apabila umat Islam yang ingin melaksanakan perintah agamanya maka kebebasan dan HAM itu tidak berlaku, mereka akan dicap radikal, ekstrimis, teroris dan sebagainya. Lihat saja sikap penguasa yang memojokkan Islam, mengkriminalisasi ulama dan membungkam kebebasan berbicara, misalnya kasus Ustadz Abdul Somad dipersekusi, ustadz Felix Siauw dibubarkan kajiannya. Dimana pembelaan penguasa, dimana pembelaaan sesama muslim?  Tapi ini fakta Ideologi Kapitalis dengan paham sekularisme, liberalismenya tidak akan pernah memberikan tempat kepada umat Islam untuk menjalankan agamanya secara sempurna.

 

Solusi Islam

Negara yang berlandaskan Sekularisme, tidak akan dan tidak dapat diharapakan untuk melindungi kemuliaan Islam, simbol Islam akan terus mengalami penghinaan. Sebab Sekularisme yang menjadi akar masalahnya. Maka tidak ada pilihan, sekularisme serta ide-ide turunannya harus dicampakkan, harus dibuang.

Dalam Islam negara harus dibangun di atas landasan aqidah Islam. Negara wajib melindungi kemuliaan Islam, wajib membina keimanan dan melindungi ketakwaan individu rakyat. Karena dengan ketakwaan individu akan melahirkan sikap mengagungkan Islam, penghinaan terhadap simbol Islam atau syiar-syiar Islam itu tidak akan terjadi. Sebagaimana firman Allah SWT yang artinya:

Demikianlah (perintah Allah). Siapa saja yang mengagungkan syiar-syiar Allah, maka sesungguhnya itu timbul dari ketakwaan hati (TQS al-Hajj (22):32).

Hukuman bagi yang melakukan pelecahan Islam, simbol Islam atau ajaran Islam merupakan dosa besar bahkan bisa menyebabkan pelakunya keluar dari Islam, kemudian juga akan diberikan sanksi yang sangat berat.

Para ulama tidak berbeda pendapat bahwa hukuman bagi penghina Islam adalah hukuman mati jika pelakunya tidak bertobat. Jika pun bertobat, maka hukuman matinya akan gugur tetapi tetap akan disanksi sesuai ketetapan Kholifah dengan melihat tingkat penghinaannya.

Hukuman ini akan memberikan efek jerah. Pelakunya juga tidak akan mengulangi perbuatan tersebut dan orang lain pun juga akan tercegah dari penghinaan terhadap Islam.

Solusi Islam ini hanya akan menjadi wacana apabila tidak diterapkan, yang bisa merealisasikan semua itu hanya negara dengan kepemimpina Islam. Wallah a’lam bi ash-shawab.*

Darni Sanari, SH

Pemerhati Sosial

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Ayo Berbagi untuk Yatim, Jompo dan Lansia. Raih Peluang Surga dan Amalan Jihad.!!

Ayo Berbagi untuk Yatim, Jompo dan Lansia. Raih Peluang Surga dan Amalan Jihad.!!

IDC akan menggelar santunan yatim, jompo dan lansia bertepatan dengan peresmian Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya. Mari berjihad bersama Yatim dan dhuafa, peluang masuk surga bersama Nabi sedekat...

[Sakit Langka] Sekujur Kulit Luka Mengelupas, Ustadzah Maula Tak Bisa Berdakwah, Ayo Bantu.!!

[Sakit Langka] Sekujur Kulit Luka Mengelupas, Ustadzah Maula Tak Bisa Berdakwah, Ayo Bantu.!!

Pengasuh Madrasah Diniyah Tarbiyatut Tholabah Purbalingga ini diuji Allah dengan penyakit langka. Kulit di sekujur tubuhnya mengelupas, bersisik, luka bernanah, gatal dan nyeri cekot-cekot....

Pekan Ketiga IDC Serahkan Bantuan 29 Juta, Khaulah Bayi Prematur Masih Kristis. Ayo Bantu..!!

Pekan Ketiga IDC Serahkan Bantuan 29 Juta, Khaulah Bayi Prematur Masih Kristis. Ayo Bantu..!!

Di pekan ketiga IDC sudah serahkan donasi 29 juta rupiah untuk biaya perawatan Khaulah Kamilah. Bayi prematur anak ustadz aktivis dakwah ini masih dirawat intensif inkubator di rumah sakit Anna...

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Sudah 6 hari Kamilah tergolek kritis di rumah sakit. Terlahir prematur nafasnya terganggu, paru-paru belum sempurna, dan infeksi darah. Ustadz Fadhil, sang ayah adalah guru pesantren dan aktivis...

IDC Tuntas Bangun Mushalla Korban Gempa Banjarnegara, Donasi 74 Juta Rupiah Sudah Disalurkan

IDC Tuntas Bangun Mushalla Korban Gempa Banjarnegara, Donasi 74 Juta Rupiah Sudah Disalurkan

Alhamdulillah... Mushalla Al-Muhaimin Kasinoman korban gempa Banjarnegara, kembali berdiri dengan gagah setelah dibangun dari program Wakaf IDC sebesar 74 juta rupiah...

Latest News
Nahrawi dan Moralitas Islam Nusantara

Nahrawi dan Moralitas Islam Nusantara

Kamis, 19 Sep 2019 10:57

Berdoa untuk Kebebasan Kivlan Zen

Berdoa untuk Kebebasan Kivlan Zen

Kamis, 19 Sep 2019 10:23

Islamophobia Dijadikan Komoditas Politik

Islamophobia Dijadikan Komoditas Politik

Kamis, 19 Sep 2019 09:23

Menyoal Film The Santri

Menyoal Film The Santri

Kamis, 19 Sep 2019 08:40

Deislamisasi, Sejarah Islam Diamputasi

Deislamisasi, Sejarah Islam Diamputasi

Kamis, 19 Sep 2019 07:34

Bahas RUU KUHP dan RUU P-KS, MUI Undang DPR

Bahas RUU KUHP dan RUU P-KS, MUI Undang DPR

Rabu, 18 Sep 2019 23:46

Malaysia Tangkap Lebih dari 20 Migran Ilegal

Malaysia Tangkap Lebih dari 20 Migran Ilegal

Rabu, 18 Sep 2019 23:23

Makanan Kaya Zat Besi dapat Membatalkan Manfaat Antikanker Tomat

Makanan Kaya Zat Besi dapat Membatalkan Manfaat Antikanker Tomat

Rabu, 18 Sep 2019 23:00

Prancis Kirim Ahli untuk Penyelidikan Serangan Minyak Saudi

Prancis Kirim Ahli untuk Penyelidikan Serangan Minyak Saudi

Rabu, 18 Sep 2019 22:15

Terkait Sertifikasi Produk Halal, Ombudsman Jangan Lampaui Kewenangan

Terkait Sertifikasi Produk Halal, Ombudsman Jangan Lampaui Kewenangan

Rabu, 18 Sep 2019 21:53

Aktor dan Musisi Rusia Lakukan Protes untuk Mendukung Demonstran yang Dipenjara

Aktor dan Musisi Rusia Lakukan Protes untuk Mendukung Demonstran yang Dipenjara

Rabu, 18 Sep 2019 21:30

Trump Tolak Bertemu dengan Presiden Iran

Trump Tolak Bertemu dengan Presiden Iran

Rabu, 18 Sep 2019 21:10

61 Persen Warga Palestina di Tepi Barat dan Gaza Ingin Presiden Mahmoud Abbas Mundur

61 Persen Warga Palestina di Tepi Barat dan Gaza Ingin Presiden Mahmoud Abbas Mundur

Rabu, 18 Sep 2019 21:00

Blok Kanan Netanyahu Gagal Peroleh Suara Mayoritas dalam Pemilu Parlemen Israel

Blok Kanan Netanyahu Gagal Peroleh Suara Mayoritas dalam Pemilu Parlemen Israel

Rabu, 18 Sep 2019 20:56

Industri Pertahanan Turki Dipamerkan di Istanbul Teknofest

Industri Pertahanan Turki Dipamerkan di Istanbul Teknofest

Rabu, 18 Sep 2019 20:53

Majelis Ormas Islam Kritisi RUU KUHP

Majelis Ormas Islam Kritisi RUU KUHP

Rabu, 18 Sep 2019 20:43

Pasukan Keamanan Israel Tembak Mati Wanita Palestina di Pos Pemeriksaan di Tepi Barat

Pasukan Keamanan Israel Tembak Mati Wanita Palestina di Pos Pemeriksaan di Tepi Barat

Rabu, 18 Sep 2019 20:30

Arab Saudi Diam-diam Jual Konsulat Mereka di Istanbul Tempat Pembunuhan Jamal Khashoggi

Arab Saudi Diam-diam Jual Konsulat Mereka di Istanbul Tempat Pembunuhan Jamal Khashoggi

Rabu, 18 Sep 2019 20:04

Polemik Film The Santri, UAS: Ini Bukan Anak Pesantren

Polemik Film The Santri, UAS: Ini Bukan Anak Pesantren

Rabu, 18 Sep 2019 19:57

Pasokan Minyak Saudi Sudah Kembali Normal Pasca Serangan

Pasokan Minyak Saudi Sudah Kembali Normal Pasca Serangan

Rabu, 18 Sep 2019 19:04


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X