Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.929 views

Pengantin Pesanan yang Malang

PULUHAN perempuan Indonesia diduga mengalami eksploitasi di China. Mereka mendapatkan kekerasan seksual dan dipekerjakan di pabrik tanpa upah. Salah satunya Monika, perempuan 24 tahun asal Kalimantan Barat Indonesia, Ia dinikahkan dengan pria berwarga negara China dan hidup disana selama 10 bulan.  Wanita yang kini sudah kabur berkat bantuan mahasiswa Indonesia dan KBRI di China itu menceritakan kisahnya pada Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Minggu (23/6/2019).
(Voaindonesia.com).

SBMI mencatat ada 29 wanita Indonesia yang menjadi korban pengantin pesanan di China selama 2016-2019. Para perempuan ini  berasal dari Jawa Barat (16 orang) dan Kalimantan Barat (13 orang). Dari berbagai laporan, SBMI menemukan para perempuan ini dipesan dengan harga 400 juta Rupiah. Dari angka itu, 20 juta diberikan kepada keluarga pengantin perempuan sementara sisanya kepada para perekrut lapangan. (Sindonews.com).

SBMI menduga, pernikahan ini sebetulnya merupakan praktik perdagangan manusia, yang dilakukan oleh sindikat internasional antara Indonesia dan China. Status pernikahan dijadikan mantel supaya terhindar dari Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) karena di China korban yang dianiaya suami dan dipaksa berhubungan seksual, kasus ini dianggap sebagai kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) saja (Detik.com).

Penyebab Maraknya Perdagangan Manusia

Sekjen SBMI Bobi Anwar Maarif saat konferensi pers di Lembang Bantuan Hukum (LBH) Jakarta, Minggu (23/6/2019) siang mengatakan bahwa alsan para WNI tergiur untuk diberangkatkan ke China adalah karena iming-iming uang.

Senada dengan pernyataan David Wyatt, seorang seniman asal Inggris. Bahwa perdagangan manusia terjadi karena bersatunya berbagai faktor katalis, yang mendorong kemiskinan dan berbagai penyebab struktural seperti pendidikan yang rendah, rendahnya penegakan hukum, kelaparan, dan komitmen negara yang rendah untuk membebaskan warganya.

Dari dua pendapat tokoh di atas, ekonomi yang sama-sama disebutkan jadi salah satu penyebab terjadinya TPPO. Memang dewasa ini, kapitalisme masih jadi pijakan dalam kehidupan. Beban hidup yang semakin mahal membuat orang-orang bekerja banting tulang untuk bisa  makan. Tak aneh, jika perempuan ikut diperkerjakan. Entah itu seorang istri atau anak perempuan yang harus ikut sang kepala keluarga untuk membantu memenuhi kebutuhan hidup. Karena beban yang ada pada seorang kepala keluarga semakin berat. Menjadikan mereka berpikir keras bagaimana caranya untuk tetap bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari, membayar iuran listrik dan biaya sekolah. Hingga ada tawaran di depan mata dari para Mak comblang diambil, dan merelakan anak perempuannya keluar.

Sungguh miris memang, anak gadis yang tadinya bermimpi bisa mempunyai suami dan kehidupan yang mapan, seperti orang kebanyakan. Namun eksploitasi yang didapatkan. Padahal mereka berasal dari negara yang kaya akan Sumber Daya Alam. Namun tidak bisa ikut menikmati kekayaan yang sudah dirauk segelintir orang atas dasar kapitalisme.

Tanpa perlindungan mereka hidup di negeri orang. Padahal, Hak Asasi Manusia akhir-akhir ini seiring digaungkan. HAM untuk siapakah yang dimaksud? Apa tidak termasuk untuk para WNI yang dieksploitasi di China ini? Jika begitu, sangat memilukan nasib "para pengantin pesanan" hanya dijadikan sapi perah dan komoditas perdagangan.


Mengembalikan Aturan Hidup yang Sesungguhnya

Ketika Islam datang, praktek perbudakan sangat masif dibebaskan. Bahkan, menjadi salah satu syarat dalam beramal. Artinya Islam memang memuliakan manusia. Aturan hidup yang dibawa Islam terbukti membawa perubahan. Tiga belas abad sudah Islam membuktikan, bahwa di bawah naungan Islam, manusia khususnya perempuan. Hidup dengan penuh kemuliaan. Islam tidak melarang perempuan keluar dan bekerja. Jika tidak membuat mereka lalai akan tugas utamanya sebagai Istri dan Ibu, dan pekerjaannya menjadi jalan taqorub kepada Allah. Maka boleh saja dilakukan.

Tidak seperti kapitalisme, bahwa materi menjadi ukuran kebahagiaan. Islam menjadikan ketakwaan dan ketaatan kepada Allah sebagai sumber kebahagiaan yang sejati. Manusia tidak dilihat dari materi saja, bagaimana Ia menjalankan hidup di dunia. Tapi bagaimana ketaatan dia kepada Allah.

Selain taat secara individual, peran negara untuk mengembalikan fitrah perempuan akan menjadi hal yang penting. Karena negara berperan  mengakomodir perputaran ekonomi, peningkatan pendidikan, dan penyedia lapangan kerja. Sehingga didapat masyarakat yang sejahtera, yang membuat perencanaan kembali pada perannya sesuai fitrah yang Allah berikan.

Jika Islam diterapkan secara Kaffah, maka tidak akan didapati lagi perdagangan manusia dengan alasan apapun. Dan jika kriminalitas tetap terjadi. Akan ada sanksi yang membuat efek jera yang turun langsung aturan hukumnya dari Ilahi. Wallahu alam bishawab.*

Uthie Siti Solihah

Ibu rumah tangga tinggal di Bandung, Jawa Barat

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Sudah 6 hari Kamilah tergolek kritis di rumah sakit. Terlahir prematur nafasnya terganggu, paru-paru belum sempurna, dan infeksi darah. Ustadz Fadhil, sang ayah adalah guru pesantren dan aktivis...

IDC Tuntas Bangun Mushalla Korban Gempa Banjarnegara, Donasi 74 Juta Rupiah Sudah Disalurkan

IDC Tuntas Bangun Mushalla Korban Gempa Banjarnegara, Donasi 74 Juta Rupiah Sudah Disalurkan

Alhamdulillah... Mushalla Al-Muhaimin Kasinoman korban gempa Banjarnegara, kembali berdiri dengan gagah setelah dibangun dari program Wakaf IDC sebesar 74 juta rupiah...

Nasruddin, Remaja Yatim Kritis Dibacok Preman Tak Dikenal. Ayo Bantu.!!!

Nasruddin, Remaja Yatim Kritis Dibacok Preman Tak Dikenal. Ayo Bantu.!!!

Anak yatim ini kritis tak sadarkan diri dibacok preman tak dikenal saat bekerja sebagai penjaga warnet. Tubuhnya terkapar tak sadarkan diri, bersimbah darah terluka parah di bagian leher, punggung,...

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Mantan preman yang jadi sopir pesantren ini tak bisa lagi mengantar jemput santri, para guru dan ustadz pesantren. Menderita tumor usus stadium 4, ia butuh biaya transport dan obat-obatan kemoterapi....

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Kondisi mushalla di pelosok Tasikmalaya ini sangat memprihatinkan, reyot dan tidak layak. Dihantam longsor, rusakanya semakin parah dan terancam roboh. Dibutuhkan dana 55 juta rupiah untuk renovasi...

Latest News
Pria Turki Jadi Muslim Pertama yang Berhasil Berenang Menyebrangi Selat Utara

Pria Turki Jadi Muslim Pertama yang Berhasil Berenang Menyebrangi Selat Utara

Rabu, 21 Aug 2019 02:15

Cina Peringatkan Kebangkitan Islamic State (IS) di Suriah

Cina Peringatkan Kebangkitan Islamic State (IS) di Suriah

Rabu, 21 Aug 2019 01:15

Trump Desak Pemimpin Pakistan dan India untuk Redakan Ketegangan

Trump Desak Pemimpin Pakistan dan India untuk Redakan Ketegangan

Rabu, 21 Aug 2019 00:59

Apa yang Terjadi di Kashmir Sangat Mirip dengan Pemerintahan Israel atas Palestina

Apa yang Terjadi di Kashmir Sangat Mirip dengan Pemerintahan Israel atas Palestina

Rabu, 21 Aug 2019 00:15

Soura, Wilayah Kashmir yang Tolak Dimasuki Pasukan India

Soura, Wilayah Kashmir yang Tolak Dimasuki Pasukan India

Selasa, 20 Aug 2019 23:26

Zakir Naik Minta Maaf Atas Ucapan Kontroversialnya di Malaysia

Zakir Naik Minta Maaf Atas Ucapan Kontroversialnya di Malaysia

Selasa, 20 Aug 2019 22:19

Turki Peringatkan Suriah  untuk 'Tidak Bermain Api'

Turki Peringatkan Suriah untuk 'Tidak Bermain Api'

Selasa, 20 Aug 2019 22:00

Darurat Medsos, Hago Surga Pornografi?

Darurat Medsos, Hago Surga Pornografi?

Selasa, 20 Aug 2019 21:59

Dubes India untuk Turki Klaim 200 Sekolah Sudah DIbuka Kembali di Jammu Kashmir

Dubes India untuk Turki Klaim 200 Sekolah Sudah DIbuka Kembali di Jammu Kashmir

Selasa, 20 Aug 2019 21:14

Majelis Tabligh PP Muhammadiyah: Ceramah UAS untuk Internal Umat Islam

Majelis Tabligh PP Muhammadiyah: Ceramah UAS untuk Internal Umat Islam

Selasa, 20 Aug 2019 20:45

Malaysia Larang Dr. Zakir Naik Berikan Ceramah Publik

Malaysia Larang Dr. Zakir Naik Berikan Ceramah Publik

Selasa, 20 Aug 2019 20:30

Separatis Selatan Yaman Kepung 2 Pangkalan Militer Pasukan Pemerintah di Abyan

Separatis Selatan Yaman Kepung 2 Pangkalan Militer Pasukan Pemerintah di Abyan

Selasa, 20 Aug 2019 20:15

Ujian Perdana Olimpiade Halal Sukses Digelar

Ujian Perdana Olimpiade Halal Sukses Digelar

Selasa, 20 Aug 2019 19:45

Netanyahu Isyaratkan Adanya Peran Israel dalam Serangan di Irak

Netanyahu Isyaratkan Adanya Peran Israel dalam Serangan di Irak

Selasa, 20 Aug 2019 18:55

Larangan Bepergian oleh Israel Sebabkan Pengantin Baru Palestina harus Terpisah

Larangan Bepergian oleh Israel Sebabkan Pengantin Baru Palestina harus Terpisah

Selasa, 20 Aug 2019 18:04

PromoBox : Template Desain Keren dengan Teks Iklan Menjual, Pre Order Now!

PromoBox : Template Desain Keren dengan Teks Iklan Menjual, Pre Order Now!

Selasa, 20 Aug 2019 17:48

Presiden Prancis: Gencatan Senjata Penuh Diperlukan untuk Akhiri Pembunuhan di Idlib

Presiden Prancis: Gencatan Senjata Penuh Diperlukan untuk Akhiri Pembunuhan di Idlib

Selasa, 20 Aug 2019 17:45

Pasukan Separatis yang Didukung UEA Mundur dari Aden Yaman

Pasukan Separatis yang Didukung UEA Mundur dari Aden Yaman

Selasa, 20 Aug 2019 17:40

REKOMENDASI: Yuk Bikin Video Promosi Cuma Rp. 500 ribuan/menit

REKOMENDASI: Yuk Bikin Video Promosi Cuma Rp. 500 ribuan/menit

Selasa, 20 Aug 2019 17:21

Quantum Marketing Langit: Ini Dia Cara Tarik Rizki selain dengan Sedekah dan Shalat

Quantum Marketing Langit: Ini Dia Cara Tarik Rizki selain dengan Sedekah dan Shalat

Selasa, 20 Aug 2019 17:20


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X

Senin, 19/08/2019 12:17

UAS Dituduh, Haikal Hassan Bereaksi