Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.931 views

Liberalisasi Merusak Generasi

 

KURANG lebih 19 bocah rata-rata usia 12 tahun asal kecamatan Garut kota, Garut, diduga ketagihan seks menyimpang karena setelah menonton video porno hubungan sejenis. Ada korban yang sejak kelas 3 SD kecanduan. Dimana 19 anak itu terdiri dari 18 anak laki-laki dan 1 bocah perempuan. Mereka rata-rata berusia 6 - 12 tahun.

Sementara itu menurut Ketua Komnas Perlindungan Anak ( KPA ) Jabar Diah Puspitasari, belasan bocah itu diduga menjadi penyuka sesama jenis karena dipertontonkan video porno gay oleh tetangganya yang kabarnya juga masih dibawah umur (Detiknews, 24 April 2019).

Perilaku menyimpang penyuka sesama jenis sebenarnya bukanlah hal baru. Perilaku ini sudah menjadi bagian gaya hidup Barat. Yang kemudian diadopsi di negeri-negeri muslim, termasuk Indonesia, kemudian disosialisasikan dengan gencar melalui berbagai macam cara dan upaya agar kelompok ini diterima masyarakat luas. Hingga mereka membentuk organisasi gay dan lesbian seperti Lambda Indonesia pada tahun 1982. Kemudian bermunculan yang lainnya. Mereka melakukan pergerakan untuk mencari dukungan ke kalangan intelektual, khususnya mahasiswa, yang memungkinkan untuk diajak dialog dengan harapan nantinya bisa mempengaruhi masyarakat awam.

Ibarat penyakit, perilaku seks menyimpang ini sekarang merasuk ke semua celah yang ada di masyarakat. Kenapa saat ini perilaku itu bebas berkeliaran di masyarakat. Banyak masyarakat menganggap hal itu tidak berbahaya, selain itu biasanya yang dianggap bahaya adalah hubungan yang berbeda jenis.

Hubungan pertemanan pun saat ini sangat rawan. Kalau pertemanan dengan lawan jenis rawan pergaulan bebas yang berakibat perzinaan. Dengan sesama jenis juga rawan karena bisa menjadi gay/homo atau lesbian. Bukankah sebenarnya hubungan antar manusia yang berbeda jenis maupun sejenis tidak akan menimbulkan masalah ?

Merajalelanya homoseksual dan lesbian adalah buah dari sistem yang rusak

Sistem Kapitalisme dengan ide dasar sekulerisme (pemisahan agama dari kehidupan) yang diadopsi oleh masyarakat dan diterapkan oleh pemerintah negeri ini telah membuka pintu lebar-lebar bagi perkembangan berbagai macam pemikiran rusak dan kufur. Para pengadopsi perilaku menyimpang seksual ini, gencar beraksi karena mendapat justifikasi dari ide liberalisme, kebebasan berekspresi yang dibangun diatas ideologi sekuler yang menafikan agama dari kehidupan. HAM  sering digunakan sebagai tameng seluruh kegiatan mereka.

Sistem rusak inilah yang menjadi penyebab rendahnya ketakwaan individu dan masyarakat juga minimnya pengetahuan masyarakat  terhadap syariat Islam, serta penyebab lemahnya pemahaman masyarakat terhadap Islam sebagai solusi hidup.

Sistem rusak ini, juga telah menyibukkan masyarakat dengan kehidupan materialistis yang membuat lemahnya pengawasan baik dari keluarga maupun masyarakat terhadap perkembangan ide dan pemikiran ini. Akibatnya, serangan tidak hanya menimpa orang dewasa, melainkan juga anak-anak para penerus generasi masa depan. Dan juga tidak ada satupun UU di negeri ini yang melarang perilaku tersebut. Apalagi mereka didukung oleh organisasi dunia seperti PBB. Jadi bagaimana mungkin pergerakan mereka bisa dihalangi ? Ini merupakan sebuah ancaman, maka tak bisa dibiarkan.

Bagaimana solusinya ?

Menyelesaikan masalah penyimpangan seksual ini haruslah dilakukan mulai dari akarnya dengan mencampakkan ideology kapitalisme-demokrasi. Yang itu dibarengi dengan penerapan ideoligi Islam secara total.

Islam memberikan solusi preventif (pencegahan) terhadap perilaku menyimpang ini dengan cara :

Pertama, mewajibkan Negara untuk terus membina keimanan dan memupuk ketakwaan rakyat. Hal itu akan menjadi kendali diri dan benteng yang menghalangi muslim terjerumus dalam keharaman.

Kedua, Islam memerintahkan untuk menguatkan identitas diri sebagai laki-laki dan perempuan. Allah SWT menciptakan manusia dengan dua jenis kelamin, laki-laki dan perempuan sebagai pasangan. Secara fisik maupun psikis, laki laki dan perempuan mempunyai perbedaan yang mendasar sesuai fungsi yang kelak akan diperankannya. Islam tidak menghendaki wanita menyerupai laki-laki dan begitu sebaliknya.

Rosulullah saw melarang laki-laki dan perempuan menyerupai lawan jenisnya,

"Nabi saw. melaknat laki- laki yang berlagak meniru wanita dan wanita yang berlagak meniru laki-laki” ( HR. al-Bukhari).

Ketiga, Islam mengharuskan pemisahan tempat tidur anak-anak.

Rasulullah saw. bersabda : "Suruhlah anak-anak kalian shalat pada usia 7 tahun, pukullah mereka pada usia 10 tahun jika tak mau shalat, dan pisahkan mereka ditempat tidur” (HR. Abu Dawud).

Keempat, Islam melarang tidur dalam satu selimut.

Rasulullah saw. bersabda, “Janganlah seorang laki-laki melihat aurat laki-laki.Jangan pula perempuan melihat aurat perempuan. Janganlah seorang laki-laki tidur dengan laki-laki  dalam satu selimut. Jangan pula perempuan tidur dengan perempuan dalam satu selimut” (HR. Muslim).

Kelima, secara sistemis negara harus menghilangkan rangsangan seksual dari publik termasuk pornografi dan pornoaksi. Begitu pula segala bentuk tayangan dan sejenisnya yang menampilkan perilaku homoseksual dan lesbianisme atau mendekati ke arah itu.

Selain aturan preventif, Islam juga menetapkan aturan yang bersifat kuratif (menyembuhkan), menghilangkan homoseksual-lesbianisme dan memutus siklusnya dari masyarakat. Bagi para pelaku,  yang belum sampai melakukan hubungan seksual, maka menyembuhkannya bisa dilakukan dengan cara mengubah pola pikir dan pola sikap mereka terhadap homoseksual maupun lesbianisme. Para pelaku dijauhkan dari lingkungan sebelumnya yang membuat mereka terjerat perilaku ini. Mereka harus dijauhkan dari pasangan mereka. Alihkan naluri atau gharizah naw' mereka ke naluri yang lainnya semisal gharizah tadayyun (naluri beragama), yaitu dengan menyibukkan mereka dengan zikir dan beribadah kepada Allah SWT. Bisa juga dengan menyibukkan mereka dengan kegiatan kegiatan bermanfaat atau bisa juga dengan mengajak mereka berpuasa. Pahamkan  kepada mereka bahwa itu adalah dosa besar yang akan menjerumuskan mereka pada kehinaan, dunia maupun akhirat. Ajak mereka untuk bertobat atas seluruh dosa yang sudah dilakukan dan bertekat untuk berubah.

Adapun bagi pelaku yg sudah melakukan hubungan seksual, Islam menerapkan hukuman (persanksian) yang sangat tegas. Bagi pelaku sodomi, baik subyek maupun obyeknya dikenakan sanksi berupa hukuman mati dan Rasulullah bersabda : "Siapa saja yg kalian temukan melakukan perbuatan kaum luth (homoseksual) maka bunuhlah pelaku (yang menyodomi) dan pasangannya (yang disodomi)” ( HR. Abu Dawud, at-Tirmidzi, Ibnu Majah, Ahmad, al-Hakim dan al-Baihaqi).

Dalam hal ini, tak ada perbedaan pendapat diantara para fuqaha', khususnya para Sahabat Nabi saw., seperti dinyatakan oleh Qadhi Iyadh dalam kitabnya Asy-Syifa'.

Ijmak Sahabat Nabi saw. menyatakan bahwa hukuman bagi pelaku homoseksual adalah hukuman mati. Hal ini tanpa dibedakan apakah pelaku sudah menikah (muhshan) atau belum pernah menikah (ghayr muhshan).

Hukuman bagi pelaku hubungan menyimpang, itu hanya bisa dilakukan oleh Negara yang menerapkan Islam secara keseluruhan tanpa pilih-pilih.**

Rodlifatul Jannah

Ibu Peduli Generasi tinggal di Pasuruan, Jawa Timur

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Sudah 6 hari Kamilah tergolek kritis di rumah sakit. Terlahir prematur nafasnya terganggu, paru-paru belum sempurna, dan infeksi darah. Ustadz Fadhil, sang ayah adalah guru pesantren dan aktivis...

IDC Tuntas Bangun Mushalla Korban Gempa Banjarnegara, Donasi 74 Juta Rupiah Sudah Disalurkan

IDC Tuntas Bangun Mushalla Korban Gempa Banjarnegara, Donasi 74 Juta Rupiah Sudah Disalurkan

Alhamdulillah... Mushalla Al-Muhaimin Kasinoman korban gempa Banjarnegara, kembali berdiri dengan gagah setelah dibangun dari program Wakaf IDC sebesar 74 juta rupiah...

Nasruddin, Remaja Yatim Kritis Dibacok Preman Tak Dikenal. Ayo Bantu.!!!

Nasruddin, Remaja Yatim Kritis Dibacok Preman Tak Dikenal. Ayo Bantu.!!!

Anak yatim ini kritis tak sadarkan diri dibacok preman tak dikenal saat bekerja sebagai penjaga warnet. Tubuhnya terkapar tak sadarkan diri, bersimbah darah terluka parah di bagian leher, punggung,...

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Mantan preman yang jadi sopir pesantren ini tak bisa lagi mengantar jemput santri, para guru dan ustadz pesantren. Menderita tumor usus stadium 4, ia butuh biaya transport dan obat-obatan kemoterapi....

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Kondisi mushalla di pelosok Tasikmalaya ini sangat memprihatinkan, reyot dan tidak layak. Dihantam longsor, rusakanya semakin parah dan terancam roboh. Dibutuhkan dana 55 juta rupiah untuk renovasi...

Latest News
Iran Pamer Sistem Pertahanan Udara Buatan Sendiri

Iran Pamer Sistem Pertahanan Udara Buatan Sendiri

Jum'at, 23 Aug 2019 08:49

PBB Sebut Blokade Komunikasi di Kashmir Sebagai Hukuman Kolektif

PBB Sebut Blokade Komunikasi di Kashmir Sebagai Hukuman Kolektif

Jum'at, 23 Aug 2019 08:42

Papua Membara; Kedaulatan Meregang!

Papua Membara; Kedaulatan Meregang!

Jum'at, 23 Aug 2019 01:44

India Gunakan Lagu-lagu Patriotisme Pop Desak Umat Hindu untuk Klaim Kashmir

India Gunakan Lagu-lagu Patriotisme Pop Desak Umat Hindu untuk Klaim Kashmir

Kamis, 22 Aug 2019 22:03

Suriah Klaim Buka Koridor Kemanusiaan Bagi Warga Sipil yang Melarikan Diri dari Idlib

Suriah Klaim Buka Koridor Kemanusiaan Bagi Warga Sipil yang Melarikan Diri dari Idlib

Kamis, 22 Aug 2019 21:59

PM Pakistan: Tidak Ada Gunanya Dialog dengan India Terkait Kashmir

PM Pakistan: Tidak Ada Gunanya Dialog dengan India Terkait Kashmir

Kamis, 22 Aug 2019 21:55

Pasukan GNA Rebut Kembali Posisi-posisi Penting di Selatan Ibukota Tripoli dari Milisi Haftar

Pasukan GNA Rebut Kembali Posisi-posisi Penting di Selatan Ibukota Tripoli dari Milisi Haftar

Kamis, 22 Aug 2019 21:45

HRW Minta Myanmar dan Bangladesh Batalkan Pemulangan Rohingya ke Rakhine

HRW Minta Myanmar dan Bangladesh Batalkan Pemulangan Rohingya ke Rakhine

Kamis, 22 Aug 2019 21:15

Turki-AS Setuju untuk Luncurkan Fase Pertama Rencana Zona Aman Suriah

Turki-AS Setuju untuk Luncurkan Fase Pertama Rencana Zona Aman Suriah

Kamis, 22 Aug 2019 20:53

Pengungsi Rohingya: Lebih Baik Mati Daripada Dipulangkan ke Myanmar

Pengungsi Rohingya: Lebih Baik Mati Daripada Dipulangkan ke Myanmar

Kamis, 22 Aug 2019 20:45

Penyerangan Imam Musthafa Terhadap Aparat Polisi di Mapolsek Wonokromo Aksi Terorisme?

Penyerangan Imam Musthafa Terhadap Aparat Polisi di Mapolsek Wonokromo Aksi Terorisme?

Kamis, 22 Aug 2019 20:45

AS: Kekerasan Brutal di Suriah Harus Dihentikan

AS: Kekerasan Brutal di Suriah Harus Dihentikan

Kamis, 22 Aug 2019 18:54

Peran Ibu dalam Mendidik Anak

Peran Ibu dalam Mendidik Anak

Kamis, 22 Aug 2019 18:22

Rezim Assad yang Didukung Rusia Mengepung Barat Laut Suriah

Rezim Assad yang Didukung Rusia Mengepung Barat Laut Suriah

Kamis, 22 Aug 2019 17:50

NATO: 2 Tentara AS Terbunuh di Afghanistan

NATO: 2 Tentara AS Terbunuh di Afghanistan

Kamis, 22 Aug 2019 17:43

Ikuti Workshop Quantum Secret, Solusi Tarik Rizki yang Sempit

Ikuti Workshop Quantum Secret, Solusi Tarik Rizki yang Sempit

Kamis, 22 Aug 2019 17:08

PromoBox : Template Desain Keren dengan Teks Iklan Menjual, Pre Order Now!

PromoBox : Template Desain Keren dengan Teks Iklan Menjual, Pre Order Now!

Kamis, 22 Aug 2019 17:00

PBB Peringatkan 3 Juta Orang Berisiko Terkena Serangan di Barat Laut Suriah

PBB Peringatkan 3 Juta Orang Berisiko Terkena Serangan di Barat Laut Suriah

Kamis, 22 Aug 2019 16:37

Ekonom Abdalla Hamdok Jadi PM Sudan yang Baru dari Warga Sipil

Ekonom Abdalla Hamdok Jadi PM Sudan yang Baru dari Warga Sipil

Kamis, 22 Aug 2019 16:29

Soal UAS dan FPI, HNW Tegur Media Ini Berkali-kali

Soal UAS dan FPI, HNW Tegur Media Ini Berkali-kali

Kamis, 22 Aug 2019 15:15


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X