Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.352 views

Liberalisasi Merusak Generasi

 

KURANG lebih 19 bocah rata-rata usia 12 tahun asal kecamatan Garut kota, Garut, diduga ketagihan seks menyimpang karena setelah menonton video porno hubungan sejenis. Ada korban yang sejak kelas 3 SD kecanduan. Dimana 19 anak itu terdiri dari 18 anak laki-laki dan 1 bocah perempuan. Mereka rata-rata berusia 6 - 12 tahun.

Sementara itu menurut Ketua Komnas Perlindungan Anak ( KPA ) Jabar Diah Puspitasari, belasan bocah itu diduga menjadi penyuka sesama jenis karena dipertontonkan video porno gay oleh tetangganya yang kabarnya juga masih dibawah umur (Detiknews, 24 April 2019).

Perilaku menyimpang penyuka sesama jenis sebenarnya bukanlah hal baru. Perilaku ini sudah menjadi bagian gaya hidup Barat. Yang kemudian diadopsi di negeri-negeri muslim, termasuk Indonesia, kemudian disosialisasikan dengan gencar melalui berbagai macam cara dan upaya agar kelompok ini diterima masyarakat luas. Hingga mereka membentuk organisasi gay dan lesbian seperti Lambda Indonesia pada tahun 1982. Kemudian bermunculan yang lainnya. Mereka melakukan pergerakan untuk mencari dukungan ke kalangan intelektual, khususnya mahasiswa, yang memungkinkan untuk diajak dialog dengan harapan nantinya bisa mempengaruhi masyarakat awam.

Ibarat penyakit, perilaku seks menyimpang ini sekarang merasuk ke semua celah yang ada di masyarakat. Kenapa saat ini perilaku itu bebas berkeliaran di masyarakat. Banyak masyarakat menganggap hal itu tidak berbahaya, selain itu biasanya yang dianggap bahaya adalah hubungan yang berbeda jenis.

Hubungan pertemanan pun saat ini sangat rawan. Kalau pertemanan dengan lawan jenis rawan pergaulan bebas yang berakibat perzinaan. Dengan sesama jenis juga rawan karena bisa menjadi gay/homo atau lesbian. Bukankah sebenarnya hubungan antar manusia yang berbeda jenis maupun sejenis tidak akan menimbulkan masalah ?

Merajalelanya homoseksual dan lesbian adalah buah dari sistem yang rusak

Sistem Kapitalisme dengan ide dasar sekulerisme (pemisahan agama dari kehidupan) yang diadopsi oleh masyarakat dan diterapkan oleh pemerintah negeri ini telah membuka pintu lebar-lebar bagi perkembangan berbagai macam pemikiran rusak dan kufur. Para pengadopsi perilaku menyimpang seksual ini, gencar beraksi karena mendapat justifikasi dari ide liberalisme, kebebasan berekspresi yang dibangun diatas ideologi sekuler yang menafikan agama dari kehidupan. HAM  sering digunakan sebagai tameng seluruh kegiatan mereka.

Sistem rusak inilah yang menjadi penyebab rendahnya ketakwaan individu dan masyarakat juga minimnya pengetahuan masyarakat  terhadap syariat Islam, serta penyebab lemahnya pemahaman masyarakat terhadap Islam sebagai solusi hidup.

Sistem rusak ini, juga telah menyibukkan masyarakat dengan kehidupan materialistis yang membuat lemahnya pengawasan baik dari keluarga maupun masyarakat terhadap perkembangan ide dan pemikiran ini. Akibatnya, serangan tidak hanya menimpa orang dewasa, melainkan juga anak-anak para penerus generasi masa depan. Dan juga tidak ada satupun UU di negeri ini yang melarang perilaku tersebut. Apalagi mereka didukung oleh organisasi dunia seperti PBB. Jadi bagaimana mungkin pergerakan mereka bisa dihalangi ? Ini merupakan sebuah ancaman, maka tak bisa dibiarkan.

Bagaimana solusinya ?

Menyelesaikan masalah penyimpangan seksual ini haruslah dilakukan mulai dari akarnya dengan mencampakkan ideology kapitalisme-demokrasi. Yang itu dibarengi dengan penerapan ideoligi Islam secara total.

Islam memberikan solusi preventif (pencegahan) terhadap perilaku menyimpang ini dengan cara :

Pertama, mewajibkan Negara untuk terus membina keimanan dan memupuk ketakwaan rakyat. Hal itu akan menjadi kendali diri dan benteng yang menghalangi muslim terjerumus dalam keharaman.

Kedua, Islam memerintahkan untuk menguatkan identitas diri sebagai laki-laki dan perempuan. Allah SWT menciptakan manusia dengan dua jenis kelamin, laki-laki dan perempuan sebagai pasangan. Secara fisik maupun psikis, laki laki dan perempuan mempunyai perbedaan yang mendasar sesuai fungsi yang kelak akan diperankannya. Islam tidak menghendaki wanita menyerupai laki-laki dan begitu sebaliknya.

Rosulullah saw melarang laki-laki dan perempuan menyerupai lawan jenisnya,

"Nabi saw. melaknat laki- laki yang berlagak meniru wanita dan wanita yang berlagak meniru laki-laki” ( HR. al-Bukhari).

Ketiga, Islam mengharuskan pemisahan tempat tidur anak-anak.

Rasulullah saw. bersabda : "Suruhlah anak-anak kalian shalat pada usia 7 tahun, pukullah mereka pada usia 10 tahun jika tak mau shalat, dan pisahkan mereka ditempat tidur” (HR. Abu Dawud).

Keempat, Islam melarang tidur dalam satu selimut.

Rasulullah saw. bersabda, “Janganlah seorang laki-laki melihat aurat laki-laki.Jangan pula perempuan melihat aurat perempuan. Janganlah seorang laki-laki tidur dengan laki-laki  dalam satu selimut. Jangan pula perempuan tidur dengan perempuan dalam satu selimut” (HR. Muslim).

Kelima, secara sistemis negara harus menghilangkan rangsangan seksual dari publik termasuk pornografi dan pornoaksi. Begitu pula segala bentuk tayangan dan sejenisnya yang menampilkan perilaku homoseksual dan lesbianisme atau mendekati ke arah itu.

Selain aturan preventif, Islam juga menetapkan aturan yang bersifat kuratif (menyembuhkan), menghilangkan homoseksual-lesbianisme dan memutus siklusnya dari masyarakat. Bagi para pelaku,  yang belum sampai melakukan hubungan seksual, maka menyembuhkannya bisa dilakukan dengan cara mengubah pola pikir dan pola sikap mereka terhadap homoseksual maupun lesbianisme. Para pelaku dijauhkan dari lingkungan sebelumnya yang membuat mereka terjerat perilaku ini. Mereka harus dijauhkan dari pasangan mereka. Alihkan naluri atau gharizah naw' mereka ke naluri yang lainnya semisal gharizah tadayyun (naluri beragama), yaitu dengan menyibukkan mereka dengan zikir dan beribadah kepada Allah SWT. Bisa juga dengan menyibukkan mereka dengan kegiatan kegiatan bermanfaat atau bisa juga dengan mengajak mereka berpuasa. Pahamkan  kepada mereka bahwa itu adalah dosa besar yang akan menjerumuskan mereka pada kehinaan, dunia maupun akhirat. Ajak mereka untuk bertobat atas seluruh dosa yang sudah dilakukan dan bertekat untuk berubah.

Adapun bagi pelaku yg sudah melakukan hubungan seksual, Islam menerapkan hukuman (persanksian) yang sangat tegas. Bagi pelaku sodomi, baik subyek maupun obyeknya dikenakan sanksi berupa hukuman mati dan Rasulullah bersabda : "Siapa saja yg kalian temukan melakukan perbuatan kaum luth (homoseksual) maka bunuhlah pelaku (yang menyodomi) dan pasangannya (yang disodomi)” ( HR. Abu Dawud, at-Tirmidzi, Ibnu Majah, Ahmad, al-Hakim dan al-Baihaqi).

Dalam hal ini, tak ada perbedaan pendapat diantara para fuqaha', khususnya para Sahabat Nabi saw., seperti dinyatakan oleh Qadhi Iyadh dalam kitabnya Asy-Syifa'.

Ijmak Sahabat Nabi saw. menyatakan bahwa hukuman bagi pelaku homoseksual adalah hukuman mati. Hal ini tanpa dibedakan apakah pelaku sudah menikah (muhshan) atau belum pernah menikah (ghayr muhshan).

Hukuman bagi pelaku hubungan menyimpang, itu hanya bisa dilakukan oleh Negara yang menerapkan Islam secara keseluruhan tanpa pilih-pilih.**

Rodlifatul Jannah

Ibu Peduli Generasi tinggal di Pasuruan, Jawa Timur

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Sejak balita Astrid Nuraini sudah hidup sebatang kara tanpa ayah, ibu dan saudara. Diasuh ibu angkat yang sudah lanjut usia, ia tidak bisa melanjutkan sekolah ke SMA Islam karena terbentur biaya....

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Di hari raya Idul Fitri yang ceria, Ibrahim justru merintih perih di bangsal Rumah Sakit. Tubuh mungil balita anak aktivis dakwah media ini melepuh tercebur air mendidih di halaman tetangganya....

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya persalinan cessar dilunasi, Ummi Nurhayati dan bayinya bisa pulang dari rumah sakit. Semoga para donatur berlimpah rizki, dan dede bayi ini kelak menjadi generasi mujahidah dakwah untuk...

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Debby Silvana dan Melani Silvana menjadi yatim saat sedang butuh belaian kasih orang tua. Kini mereka tinggal di rumah triplek yang reyot dan doyong terancam roboh. Ayo Bantu bedah rumah yatim.!!...

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Latest News
Indonesia, Ketersediaan Dokter dan Wabah Covid19

Indonesia, Ketersediaan Dokter dan Wabah Covid19

Kamis, 09 Jul 2020 22:13

HRW Minta Bangladesh Pindahkan 300 Lebih Pengungsi Rohingya dari Pulau Bashan Char

HRW Minta Bangladesh Pindahkan 300 Lebih Pengungsi Rohingya dari Pulau Bashan Char

Kamis, 09 Jul 2020 21:30

Satu Batalion Tentara Israel Dikarantina Setelah Ada Anggotanya Terinfeksi Virus Corona

Satu Batalion Tentara Israel Dikarantina Setelah Ada Anggotanya Terinfeksi Virus Corona

Kamis, 09 Jul 2020 21:05

Wacana TNI Dilibatkan untuk Kerukunan Umat Beragama, Bukhori: Menag Kembali Gagal Paham

Wacana TNI Dilibatkan untuk Kerukunan Umat Beragama, Bukhori: Menag Kembali Gagal Paham

Kamis, 09 Jul 2020 20:48

[VIDEO] Komunisme Ajaran Malu-malu

[VIDEO] Komunisme Ajaran Malu-malu

Kamis, 09 Jul 2020 19:44

Yvone Ridlye Berencana Pergi ke Suriah Untuk Upayakan Pembebasan Tauqir Sharif dari Penahanan HTS

Yvone Ridlye Berencana Pergi ke Suriah Untuk Upayakan Pembebasan Tauqir Sharif dari Penahanan HTS

Kamis, 09 Jul 2020 18:15

Pemberontak Syi'ah Houtsi Ancam Targetkan Istana Kerajaan Saudi

Pemberontak Syi'ah Houtsi Ancam Targetkan Istana Kerajaan Saudi

Kamis, 09 Jul 2020 17:00

Anis Matta: Pemerintah Perlu Siapkan Skenario Terburuk terhadap Fundamental Ekonomi

Anis Matta: Pemerintah Perlu Siapkan Skenario Terburuk terhadap Fundamental Ekonomi

Kamis, 09 Jul 2020 16:28

Afghanistan Tidak Akan Bebaskan 600 Tahanan Taliban yang Mereka Anggap 'Terlalu Berbahaya'

Afghanistan Tidak Akan Bebaskan 600 Tahanan Taliban yang Mereka Anggap 'Terlalu Berbahaya'

Kamis, 09 Jul 2020 15:00

Warga Kashmir Takut UU Domisili Baru India Jadikan Wilayah Mereka Palestina Lain

Warga Kashmir Takut UU Domisili Baru India Jadikan Wilayah Mereka Palestina Lain

Kamis, 09 Jul 2020 14:15

Daftar Lengkap Pemenang Indonesia Fundraising Award 2020

Daftar Lengkap Pemenang Indonesia Fundraising Award 2020

Kamis, 09 Jul 2020 12:59

Solusi Islam Mengatasi Quarter Life Crisis

Solusi Islam Mengatasi Quarter Life Crisis

Kamis, 09 Jul 2020 09:26

Cara Hindari Konflik Keuangan Keluarga di Tengah Pandemi

Cara Hindari Konflik Keuangan Keluarga di Tengah Pandemi

Kamis, 09 Jul 2020 08:18

[VIDEO] Haedar Nashir: Umat Islam Miliki Saham Besar Dirikan NKRI dan Pancasila

[VIDEO] Haedar Nashir: Umat Islam Miliki Saham Besar Dirikan NKRI dan Pancasila

Kamis, 09 Jul 2020 07:00

Boikot Produk Pendukung LGBT, Efektifkah?

Boikot Produk Pendukung LGBT, Efektifkah?

Rabu, 08 Jul 2020 23:55

Konsep

Konsep "Tangguh Semeru" di Jawa Timur, Solusi Tatanan Baru ?

Rabu, 08 Jul 2020 23:20

Menjaga Stamina Belajar Mahasiswa

Menjaga Stamina Belajar Mahasiswa

Rabu, 08 Jul 2020 23:06

Trending Bekal untuk Suami, Feminis Sakit Hati Bereaksi

Trending Bekal untuk Suami, Feminis Sakit Hati Bereaksi

Rabu, 08 Jul 2020 22:59

1721 Alumni ITB Dukung Din, RR: Ternyata yang Doyan Jilat Kekuasaan Hanya Minoritas

1721 Alumni ITB Dukung Din, RR: Ternyata yang Doyan Jilat Kekuasaan Hanya Minoritas

Rabu, 08 Jul 2020 21:52

Arab Saudi Berencana Sediakan 1 Juta Lapangan Pekerjaan Bagi Perempuan Pada 2030

Arab Saudi Berencana Sediakan 1 Juta Lapangan Pekerjaan Bagi Perempuan Pada 2030

Rabu, 08 Jul 2020 21:30


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X