Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.351 views

Ramadhan, Saatnya Metamorphose

 

Oleh:

Lilik Yani

 

RAMADHAN adalah bentuk cinta Allah kepada hamba-Nya. Banyaknya maksiat dan dosa yang dilakukan manusia, maka diberi kesempatan untuk bertaubat di bulan ampunan. Bagaikan kepompong yang mengalami metamorphose menjadi kupu-kupu yang indah.

*******

Saat jalan-jalan di taman bunga ada banyak kupu-kupu yang bersayap indah warna warni. Terbang bebas dengan mengepakkan sayapnya dan hinggap di dahan bunga yang sedang mekar.

Tak jauh dari situ, tampak kepompong yang hampir menetas. Ada seorang pengunjung taman yang tersentuh hatinya. Kasihan melihat 'penderitaan' kepompong. Tidak berfikir panjang lalu dia ambil cutter untuk merobek cangkangnya.

Kupu-kupu cantik keluar. Tapi setelah diperhatikan, kupu-kupu itu tidak bisa terbang. Sayapnya tidak cukup kuat untuk dikembangkan. Hingga kupu-kupu malang itu hanya bisa berjalan, tidak bisa terbang seperti teman-temannya.

Mengapa kupu-kupu itu tidak bisa terbang?

Proses perubahan dari telur berubah menjadi ulat kemudian  kepompong lalu menetas menjadi kupu-kupu yang indah disebut metamorphose. Langkah-langkah itu adalah proses yang harus dijalani untuk menjadi kupu-kupu yang cantik.

Jika ada proses yang tidak dijalankan sesuai fitrahnya, maka hasilnya seperti yang dilihat tadi. Kupu-kupu yang lahir sayapnya  lemah, tidak bisa terbang seperti pada umumnya.

Begitu pula manusia, keberhasilan itu harus mengikuti proses atau prosedur yang benar. Dalam segala aktivitas, prosedur itu harus ditaati dan dijalankan. Jika tidak, maka hasilnya pasti tidak sesuai dengan apa yang diharapkan.

 

Ramadhan adalah Kepompong Bagi Kita

Dalam menjalankan kehidupan kita berinteraksi dengan banyak orang dengan karakter beda-beda. Ada yang baik dan mengajak dalam kebenaran. Ia tidak rela melihat ada temannya dalam kemungkaran. Sehingga ia akan menasehati dan menunjukkan jalan yang diridloi Allah, agar selamat.

Sebaliknya, ada teman yang cuek tidak peduli dengan temannya. Walau posisi temannya sudah ditepi jurang, akan dibiarkan saja. Bahkan kebanyakan teman suka mengajak pada kemaksiatan. Hingga banyak yang menjadi korban, terpengaruh menjadi ahli maksiat.

Tapi Allah sangat sayang kepada hamba-hambaNya. Walau banyak menjalankan maksiat, Allah memberi kesempatan buat hamba tersebut untuk membersihkan diri dengan bertaubat, dan menjalankan metamorphose di bulan Ramadhan ini.

Ibarat kepompong yang menjalani proses, harus bersabar menikmati prosedurnya secara alami, agar lahir menjadi kupu-kupu cantik yang bisa terbang tinggi.

Maka manusia yang banyak dosa, akan ditempa dengan menjalankan ibadah Ramadhan baik itu puasa di siang hari, untuk mengendalikan hawa nafsu dilanjutkan dengan qiyamul lail dan tadarus al-Qur'an di malam hari. Juga ibadah-ibadah lainnya, yang bisa menguatkan jiwa dan membersihkan hatinya.

Tentunya proses itu tidak mudah dilakukan. Akan banyak ujian yang dihadapi, baik dari luar (teman dan lingkungan), juga dari dalam dirinya sendiri. Setan memang sudah dibelenggu tapi musuh yang terberat adalah mengendalikan nafsunya sendiri.

Butuh pertolongan Allah agar hatinya selalu dijaga di jalan yang benar, juga dukungan teman dan saudara yang beriman agar memotivasi dan mengingatkan mereka jika ada penyimpangan atau keluar dari prosedur.

Harus tetap meluruskan niat untuk bertaubat dan menjalani proses metamorphose. Jika berharap lahir seperti kupu-kupu indah yang bisa terbang.

 

Menjadi Manusia Bertaqwa

Allah akan memberikan derajat yang tinggi buat para hambaNya yang sukses menjalani proses tempaan di bulan Ramadhan yaitu sebagai hamba Allah yang bertaqwa.

Tempaan sebulan di bulan Ramadhan, menjadikannya terlahir sebagai manusia yang suci (fitrah) sebagaimana bayi yang baru lahir. Dan pantas menikmati idul fitri sebagai bentuk syukur atas kemenangannya.

Dengan tempaan yang cukup berat di bulan Ramadhan itu, akan menguatkan keimanannya. Sehingga harus diterapkan di sebelas bulan selanjutnya dengan menjadi manusia yang bertaqwa kepada Rabb-nya.

Bukti ketaqwaan itu mereka akan menjadikan hukum syara atau aturan Allah sebagai sandaran hidupnya. Orientasi hidupnya adalah akherat, meraih syurga dengan Ridlo Allah.

 

Anggap ini Ramadhan Terakhir

Saudaraku, semua orang tidak ada yang bisa menjamin dirinya akan bertemu Ramadhan tahun depan. Hanya atas ijin Allah, kita bisa menjumpai Ramadhan lagi.

Maka dari itu, sudah sepantasnya kita bersyukur atas karunia ini. Kita masih diberi kesempatan untuk bertemu dengan bulan penuh berkah ini. Bentuk syukur kita dengan menjalankan ibadah Ramadhan dengan sepenuh hati. Agar terlahir banyak kupu-kupu indah yang terbang dengan kepak sayap berwarna warni. Menambah pesona di negeri ini.

Demikian pula jika pasca Ramadhan ini akan terlahir banyak manusia suci dengan keimanan tangguh dan ketaqwaan tinggi, akan bertebaran di seluruh pelosok negeri. Membawa perubahan di negeri ini ke arah kebaikan. Dengan menerapkan aturan Allah di seluruh aspek kehidupan. Hingga kesejahteraan dan Ridlo Allah akan dirasakan.**

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Hidup Sebatang Kara, Nenek Mailah Tinggal di Kandang Domba. Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Nenek Mailah Tinggal di Kandang Domba. Ayo Bantu.!!

Di usia 63 tahun saat tubuhnya renta sakit-sakitan, ia hidup sebatang kara. Memasuki musim hujan, rumahnya porak-poranda diterjang puting beliung. Ia terpaksa tinggal di kandang Domba tetangganya....

Terbentur Dana, Santri Hafiz Qur'an Terancam Batal Kuliah ke Luar Negeri. Ayo Bantu.!!

Terbentur Dana, Santri Hafiz Qur'an Terancam Batal Kuliah ke Luar Negeri. Ayo Bantu.!!

Hilmi Priyatama, santri juara penghafal Qur'an 30 juz ini lulus beasiswa di Universitas Internasional Afrika Sudan. Namun ia terancam batal berangkat karena terkendala biaya transport, pemberkasan...

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Pembangunan mushalla sudah rampung 60 persen dari pondasi hingga kubah. Masih kekurangan dana 20 juta rupiah untuk finishing agar berfungsi sebagai pusat ibadah, pembinaan aqidah, markas dakwah...

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Musibah kebakaran menghanguskan kamar santri, mushaf Al-Qur'an, kitab kuning, pakaian, alat tulis dsb. Diperlukan dana 25 juta rupiah untuk membangun asrama santri berupa rumah panggung dari...

Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya Selesai Dibangun, Total Biaya 66 Juta Rupiah

Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya Selesai Dibangun, Total Biaya 66 Juta Rupiah

Alhamdulillah mushalla yang hampir roboh dan tidak layak, selesai dibangun permanen. Total dana yang disalurkan sebesar Rp 66.813.500 semoga jadi amal jariyah, pahala terus mengalir tiada akhir...

Latest News
Surat Terbuka untuk Bu Suk yang Beropini Busuk

Surat Terbuka untuk Bu Suk yang Beropini Busuk

Rabu, 20 Nov 2019 21:25

Israel tangkap 745 Anak-anak Palestina Sejak Awal 2019

Israel tangkap 745 Anak-anak Palestina Sejak Awal 2019

Rabu, 20 Nov 2019 21:15

Mufida: Kartu Pra Kerja Jangan Miss Leading dan Salah Sasaran

Mufida: Kartu Pra Kerja Jangan Miss Leading dan Salah Sasaran

Rabu, 20 Nov 2019 20:46

Inilah 8 Hal Penting Persiapan Nikah, Bukan Sertifikat

Inilah 8 Hal Penting Persiapan Nikah, Bukan Sertifikat

Rabu, 20 Nov 2019 20:44

Kejagung Upayakan Aset First Travel Dikembalikan ke Calon Jamaah, Fahira: Langkah Tepat

Kejagung Upayakan Aset First Travel Dikembalikan ke Calon Jamaah, Fahira: Langkah Tepat

Rabu, 20 Nov 2019 19:41

Tampaknya Sukmawati Belum Selesai dengan Islam

Tampaknya Sukmawati Belum Selesai dengan Islam

Rabu, 20 Nov 2019 12:05

Pengacara Harap MUI Undang Sukmawati untuk Klarifikasi, Anwar Abbas: Tak Usah

Pengacara Harap MUI Undang Sukmawati untuk Klarifikasi, Anwar Abbas: Tak Usah

Rabu, 20 Nov 2019 11:29

PKS Minta Pemerintah Tunda Naikan Tarif Listrik

PKS Minta Pemerintah Tunda Naikan Tarif Listrik

Rabu, 20 Nov 2019 10:56

Hak Anak dalam Islam

Hak Anak dalam Islam

Selasa, 19 Nov 2019 19:31

Tanah Airku Rusak karena Kemaksiatan

Tanah Airku Rusak karena Kemaksiatan

Selasa, 19 Nov 2019 18:43

Kapitalisme Menggerus Naluri  Keibuan

Kapitalisme Menggerus Naluri Keibuan

Selasa, 19 Nov 2019 17:45

Menyoal Sertifikasi Perkawinan

Menyoal Sertifikasi Perkawinan

Selasa, 19 Nov 2019 16:39

Menakar Substansi Sertifikat Nikah

Menakar Substansi Sertifikat Nikah

Selasa, 19 Nov 2019 15:53

Bershalawat Sebelum Adzan, Adakah Dalilnya?

Bershalawat Sebelum Adzan, Adakah Dalilnya?

Selasa, 19 Nov 2019 15:00

Kampung Isinya Cuma 20 Orang, Tapi Terima Dana Desa Rp 1 Miliar

Kampung Isinya Cuma 20 Orang, Tapi Terima Dana Desa Rp 1 Miliar

Selasa, 19 Nov 2019 14:42

Fenomena Generasi Z

Fenomena Generasi Z

Selasa, 19 Nov 2019 13:24

Mengukur Integritas dan Ketegasan Anies

Mengukur Integritas dan Ketegasan Anies

Selasa, 19 Nov 2019 13:06

GPII Minta PBB Beri Sanksi Israel

GPII Minta PBB Beri Sanksi Israel

Selasa, 19 Nov 2019 12:50

3 Pilot Rezim Assad Tewas Saat Bom Barel yang Dimuat di Helikopter Meledak

3 Pilot Rezim Assad Tewas Saat Bom Barel yang Dimuat di Helikopter Meledak

Selasa, 19 Nov 2019 11:45

Politisi PDIP Minta Kasus Sukmawati Tak Diperpanjang, Wasekjen MUI: Enak Saja

Politisi PDIP Minta Kasus Sukmawati Tak Diperpanjang, Wasekjen MUI: Enak Saja

Selasa, 19 Nov 2019 11:26


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X