Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.787 views

Sekulerisme Mengundang Perundungan

MENJELANG satu semester di tahun 2019, pilu kita mendengar kasus perundungan yang sangat viral di kalangan pelajar dan mahasiswa. Korban perundungan dimulai di Januari kepada peserta ospek calon pasukan pengibar bendera (paskibra) dengan terpaksa memakan makanan encer dari sebuah ember hingga muntah-muntah.

Perundungan fisik ada yang berakhir tewas, seorang taruna ATKP Makasar, dengan alasan korban tidak menggunakan helm saat berkendara. Guru pun ada yang menjadi korban perundungan dari siswanya sendiri seperti yang terjadi di Gresik. Hingga yang baru-baru ini menyita perhatian secara nasional, kasus perundungan yang dialami siswi SMP di Pontianak. AU menjadi korban atas perundungan oleh 12 siswi SMA, dipicu dari ejekan dan sindiran di media sosial. Tiga pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka.    

Merujuk kepada Kamus Besar Bahasa Indonesia, perundungan berarti proses, cara, perbuatan merundung yang dapat diartikan sebagai seseorang yang menggunakan kekuatan untuk menyakiti atau mengintimidasi orang-orang yang lebih lemah darinya. Biasanya dengan memaksanya untuk melakukan apa yang diinginkan oleh pelaku. Bentuknya bisa berupa perundungan fisik, verbal, sosial, cyberbullying dan seksual atau gabungan diantaranya.

Kasus-kasus terkait perundungan seksual khususnya, akan memperbesar alasan desakan kaum feminis radikal mendesak legislasi pencegahan kekerasan seksual yang tempo hari telah meramaikan jagat maya, padahal menyimpan banyak kemudhorotan dan tanda tanya. Diperparah dengan melihat kasus fatal diperkecil dengan mengatakan hanya kenakalan remaja bahkan pelaku masih dikategorikan sebagai anak dibawah umur. Padahal di dalam Islam, batasan anak dan orang dewasa adalah baligh, bukan umur semata. Mengalami perubahan fisik dan psikis perlahan saat menstruasi dan mimpi basah terjadi. Ia mulai terbebani hukum (menjadi mukallaf) sebagaimana orang dewasa lainnya. Hukum Islam hari ini tidak ditegakkan untuk memberikan efek jera dan peringatan bagi yang lainnya. Jika berlandaskan sistem ‘uqubat dalam Islam bahkan sanksi bernilai penggugur dosa. 

Sejarah dapat berbicara banyak untuk kita mengupas penyebabnya. Sekulerisme adalah satu yang direkomendasikan Snouck Hurgronje dalam buku De Atjeher (1893) untuk mendukung kolonialisasi di nusantara. Sekulerisme ini masuk pada bidang pendidikan. Hurgronje ingin secara perlahan islam tidak mewarnai pendidikan di sekolah-sekolah yang mendidik rakyat pribumi. Dan terus menerus dunia pendidikan di Indonesia diwarnai sekulerisme hingga kini. Agama, sains, humaniora, semua ada pelajarannya tapi tidak saling terkait dan Islam tidak bisa pengaruhi pelajaran lainnya.

Begitu juga dalam penerapannya di kehidupan, Islam sebatas ritual saja yang ditumbuhsuburkan, tapi tidak untuk islam politik. Kurikulum agama yang menjadi produk politik, hanya formula yang formalitas. Mengajarkan ritual ibadah dan akidah ruhiyah. Sehingga budi pekerti, karakter kebangsaan sampai revolusi mental, tidak mencerminkan apa yang didapat di bangku sekolah. Tak sangkupnya tenaga pendidik dan peserta didik mengaitkan Islam dengan segala ilmu formal itu, tak bisa disalahkan. Itulah hebatnya sistem. Akan resistance dengan upaya terus menerus menggabungkan Islam dengan kehidupan.

Sebaliknya, ketika Islam menjadi pedoman pelaksanaan sistem, iklim ketaqwaan ada di segala sendi kehidupan. Memunculkan optimisme terhadap keunggulan generasi yang lahir dari peradaban Islam. Untuk mengulang sejarah kejayaan Islam masa Rasulullah, Khulafaurrasyidiin dan Kekhalifahan Islam setelahnya. Generasinya tak hanya unggul dalam pola fikir (aqliyah), namun juga pola sikap (nafsiyah), keduanya membangun kepribadian Islam (syaksiyah Islamiyah). Keunggulan inilah sebagai penjaga tiap individu warga negara untuk bertaqwa dan berkontribusi. Negara memfasilitasi penjagaannya sehingga ketika pelanggaran terjadi ada mekanisme sistem sanksi sesuai syariat Islam.**

Zawanah Filzatun Nafisah

Komunitas Pena Langit, Master of Social candidate

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kecelakaan Parah, Yatim Santri Tahfizh Qur’an ini Patah Kaki. Ayo Bantu..!!

Kecelakaan Parah, Yatim Santri Tahfizh Qur’an ini Patah Kaki. Ayo Bantu..!!

Sudah 10 hari Maymunah terbaring menahan perihnya patah tulang paha akibat kecelakaan. Ia harus menjalani pencangkokan dan pengobatan tulang selama 60 hari dengan biaya 9,6 juta. Ayo bantu.!!...

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Aktivis dakwah ini gugur di bulan suci Ramadhan saat siaga menjaga markas FPI dan rumah Habib Rizieq. Jasadnya terkapar bersimbah darah dengan lubang peluru menembus dada hingga punggung....

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Muallaf Evelyn harus berjuang keras menafkahi kelima anaknya, meski fisiknya rapuh mengidap kanker tiroid. Betapapun pahitnya hidup, ia tetap tegar mewujudkan mimpi anaknya yang hafal Al-Quran...

Dibulan Penuh Berkah IDC Kembali Santuni Yatim Dhuafa

Dibulan Penuh Berkah IDC Kembali Santuni Yatim Dhuafa

Dibulan yang penuh berkah ini Infaq Dakwah Center memberikan santunan kepada anak-anak yatim dhuafa. Kegiatan ini digelar bertepatan dengan acara buka bersama anak yatim dhuafa yang diadakan...

IDC Distribusikan Ratusan Kilogram Paket Tebar Kurma Ramadhan

IDC Distribusikan Ratusan Kilogram Paket Tebar Kurma Ramadhan

Alhamdulillah, Relawan IDC telah memulai distribusi Program Tebar Kurma Semarak Ramadhan 1440 H....

Latest News
Israel Mulai Bangun Barikade Baru di Sepanjang Sisi Timur Jalur Gaza

Israel Mulai Bangun Barikade Baru di Sepanjang Sisi Timur Jalur Gaza

Selasa, 25 Jun 2019 18:37

Kuwait Akan Boikot Konferensi di Bahrain, Tolak Normalisasi Hubungan  dengan Israel

Kuwait Akan Boikot Konferensi di Bahrain, Tolak Normalisasi Hubungan dengan Israel

Selasa, 25 Jun 2019 17:35

Terkait Ini, RR Nilai Jokowi Dikibuli

Terkait Ini, RR Nilai Jokowi Dikibuli

Selasa, 25 Jun 2019 17:25

Menyoal Hakim MK

Menyoal Hakim MK

Selasa, 25 Jun 2019 17:10

PKS Loloskan Delapan Kader Perempuan di Senayan, Naik 700 Persen dari Periode Lalu

PKS Loloskan Delapan Kader Perempuan di Senayan, Naik 700 Persen dari Periode Lalu

Selasa, 25 Jun 2019 15:44

Sistem Zonasi PPDB Kisruh, FPKS Minta Mendikbud Bertanggung Jawab

Sistem Zonasi PPDB Kisruh, FPKS Minta Mendikbud Bertanggung Jawab

Selasa, 25 Jun 2019 14:57

8 Anak Yatim Pejuang IS Terkenal Asal Australia Dikeluarkan dari Sebuah Kamp di Suriah

8 Anak Yatim Pejuang IS Terkenal Asal Australia Dikeluarkan dari Sebuah Kamp di Suriah

Selasa, 25 Jun 2019 14:30

Kader Muhammadiyah Bangkalan Raih Medali Emas di Kancah Internasional

Kader Muhammadiyah Bangkalan Raih Medali Emas di Kancah Internasional

Selasa, 25 Jun 2019 13:42

Masjid Ramah Anak

Masjid Ramah Anak

Selasa, 25 Jun 2019 13:37

Habib Rizieq Akan Beri Sambutan pada Aksi PA 212 di Depan Mahkamah Konstitusi

Habib Rizieq Akan Beri Sambutan pada Aksi PA 212 di Depan Mahkamah Konstitusi

Selasa, 25 Jun 2019 12:35

Literasi dan Keislaman

Literasi dan Keislaman

Selasa, 25 Jun 2019 11:37

Muhammadiyah Pasca Pemilu 2019

Muhammadiyah Pasca Pemilu 2019

Selasa, 25 Jun 2019 11:35

Usai Morowali, Relawan FPI Sulteng Bantu Korban Banjir di Konawe Sulawesi Tenggara

Usai Morowali, Relawan FPI Sulteng Bantu Korban Banjir di Konawe Sulawesi Tenggara

Selasa, 25 Jun 2019 11:27

Merajut Mahabbah, Menggapai Sakinah dengan Kembali pada Islam Kaffah

Merajut Mahabbah, Menggapai Sakinah dengan Kembali pada Islam Kaffah

Selasa, 25 Jun 2019 10:04

Jokowi Pernah Teken Peraturan Anak Perusahaan BUMN Sama Dengan BUMN

Jokowi Pernah Teken Peraturan Anak Perusahaan BUMN Sama Dengan BUMN

Selasa, 25 Jun 2019 09:10

Arah Pendidikan Kita, Mau Dibawa Kemana?

Arah Pendidikan Kita, Mau Dibawa Kemana?

Selasa, 25 Jun 2019 08:02

Zonasi

Zonasi

Selasa, 25 Jun 2019 04:21

Bius Game Online Dalam Kacamata Islam

Bius Game Online Dalam Kacamata Islam

Selasa, 25 Jun 2019 00:43

Bola Panas di Ruang RPH MK

Bola Panas di Ruang RPH MK

Senin, 24 Jun 2019 23:19

Pintu Maskapai Asing Dibuka Menambah Derita Maskapai Dalam Negeri

Pintu Maskapai Asing Dibuka Menambah Derita Maskapai Dalam Negeri

Senin, 24 Jun 2019 22:56


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X