Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.230 views

Derita Muslim Uyghur, Kampanye Cina Menghapuskan Islam?

TAHUN Baru Imlek atau lebih dikenal oleh orang-orang Cina dengan sebutan Chunjie (Spring Festival) merupakan salah satu perayaan yang digelar oleh masyarakat Cina daratan maupun etnis Cina diaspora secara besar-besaran. Pada momen Imlek yang lalu pun digunakan rezim untuk upaya Cinaisasi minoritas etnis Uyghur, Kazakh, dan etnis muslim lain di Cina daratan.

Mereka dipaksa ikut merayakan Imlek dengan cara salah satunya menampilkan tarian tradisional yang biasanya ditampilkan untuk menghibur para dewa-dewi kepercayaan masyarakat Cina di wilayah Hotan, Xinjiang. Pernak-pernik ala Imlek juga dipasang di seluruh rumah-rumah umat muslim. Mereka juga dipaksa menonton film propaganda negara seperti China Dream misalnya. Anak-anak Uygur yang orangtuanya disekap di kamp-kamp konsetrasi dimana mereka dipaksa mengingkari keyakinan dan agama Islam, dididik layaknya etnis Han dengan mengajarkan adat istiadat dan kebudayan Cina.

Perayaan Imlek sarat dengan hadharah yang bertentangan dengan Islam. Masyarakat Cina melakukan penyembahan terhadap langit dan bumi, para leluhur, para dewa dalam agama Buddha dan Taoisme. Jelas ini adalah pemujaan terhadap politesime yang khas. Muslim yang ikut merayakan sama saja dengan menyekutukan Allah. Bukankah Rasulullah juga bersabda, “Barangsiapa menyerupai suatu kaum maka ia menjadi bagian kaum tersebut”. Namun rupanya inilah upaya Cina menghapuskan nilai-nilai Islam yang dianut minoritas muslim di sana.

Mereka dipaksa merayakan Imlek sedangakn perayaan hari besar Islam seperti Idul Fitri dan Idul Adha dilarang. Rezim komunis Cina menganggap Islam layaknya penyakit mental yang harus dihilangkan. Upaya yang sampai saat ini terus mereka lakukan adalah pemaksaan pengadopsian identitas Cina melalui akulturasi, pernikahan silang etnis secara paksa, pemaksaan tunduk terhadap negara, dan larangan melakukan ibadah juga merayakan hari besar agama Islam.

Kezaliman rezim komunis Cina terhadap minoritas muslim di sana tidak akan pernah berhenti sebelum ada yang mampu bertindak tegas terhadap Cina untuk mengentikan setiap pelanggaran yang sudah mereka lakukan. Faktanya hari ini berbagai gerakan protes dilayangkan para aktivis HAM dan kemanusiaan di seluruh dunia pun Cina tetap bergeming. Dunia internasional dan PBB sekalipun sudah mengecam tapi belum nampak sama sekali keinginan Cina untuk menghentikan perbuatan mereka.

Malah mereka semakin menjadi-jadi. Saya rasa saat ini memang tidak ada satupun yang mampu berkuasa menghentikan Cina. Baik Amerika maupun PBB sekalipun. Cina menjadi sebuah negara yang tidak takut tekanan dari pihak manapun termasuk negeri-negeri adidaya Barat. Bahkan ia menjadi satu-satunya yang membuat Amerika khawatir dengan perekenomiannya. Ia pun seperti punya kekuatan absolut di wilayah Asia.

Cina memang belum sampai menjadi negara adidaya seperti Amerika tetapi mereka punya taktik cerdik dengan membangkitkan perekonomiannya sehingga mampu sekuat Amerika hari ini. Investasi di wilayah Asia dan negeri-negeri muslim selain membangkitkan perekonomian mereka, ini juga mampu mengikat penguasa negeri muslim supaya bungkam dan tunduk terhadap Cina.

Hari ini justru penguasa negeri-negeri muslim malah bungkam terhadap apa yang diderita saudaranya. Mereka lebih tertarik dengan tawaran menggiurkan investasi Cina di negeri mereka yang justru tidak berdampak banyak terhadap kesejahteraan rakyat. Muslim Uygur telah kehilangan pemimpin yang peduli dengan urusan mereka, mereka kehilangan Imam yang mereka berjuang bersamanya dan dilindungi olehnya, mereka kehilangan kepemimpinan Islam yang menanggapi tangisan, jeritan, dan teriakan mereka. Maka dari itu demi mengakhiri penderitaan muslim Uyghur dan umat muslim yang tertindas lain di seluruh dunia, butuh sebuah perjuang membangkitkan dan mempersatukan umat muslim dibawah naungan kepemimpinan Islam yang nantinya ia akan menjadi sebaik-baik pelindung umat muslim.*

Safira M. Shalihah

Mahasiswa Sastra Cina, Anggota Komunitas Pena Langit

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Lengkap sudah ujian hidup remaja yatim asal Indramayu ini. Terlahir yatim sejak balita, ia dibesarkan tanpa belaian kasih ayah dan ibu. Kini di usia remaja, ia diuji dengan penyakit tumor ganas...

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Mushalla berumur 80 tahun ini didirikan Kyai Asmuri pada zaman penjajahan Belanda sebagai markas ibadah dan perjuangan pemuda kampung Mojosari Sragen. Kini kondisinya lapuk, reyot, dan keropos...

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Sejak hijrah dari Kristen, Maria terbuang dari keluarga besar dengan berbagai tuduhan dan fitnah keji. Tanpa dukungan keluarga, mahasiswi kedokteran Universitas Brawijaya ini butuh biaya kuliah...

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Di usia uzurnya Nenek Halimah makin rajin beribadah dan banyak ujian iman. Rumah gubuknya ludes terbakar. Dibutuhkan dana Rp 13 juta, untuk membangun rumah sederhana agar bisa istirahat dan khusyuk...

Keluarga ini Terancam Pemurtadan dan Rentenir, Ayo Bantu Modal Usaha..!!

Keluarga ini Terancam Pemurtadan dan Rentenir, Ayo Bantu Modal Usaha..!!

Berbagai ikhtiar dilakukan pasangan Eddy Saputra dan istrinya untuk mengatasi beratnya himpitan ekonomi, tapi selalu menemui jalan buntu. Bantuan justru datang dari orang yang membahayakan akidah:...

Latest News
Wagub Sultra: Ulama dan Umara Harus Bersinergi

Wagub Sultra: Ulama dan Umara Harus Bersinergi

Ahad, 26 Jan 2020 09:37

Meluruskan Salah Tafsir Wajibnya Jilbab

Meluruskan Salah Tafsir Wajibnya Jilbab

Sabtu, 25 Jan 2020 23:59

Saudi Dalam Pembicaraan Untuk Membeli Klub Liga Premier Inggris Newcastle United

Saudi Dalam Pembicaraan Untuk Membeli Klub Liga Premier Inggris Newcastle United

Sabtu, 25 Jan 2020 22:45

Warga Prancis Divonis 22 Tahun Penjara Karena Merekrut Puluhan Pemuda untuk Berjihad di Suriah

Warga Prancis Divonis 22 Tahun Penjara Karena Merekrut Puluhan Pemuda untuk Berjihad di Suriah

Sabtu, 25 Jan 2020 22:15

Masjid di Deli Serdang Diserang Diduga Gara-Gara Penertiban Warung Tuak

Masjid di Deli Serdang Diserang Diduga Gara-Gara Penertiban Warung Tuak

Sabtu, 25 Jan 2020 22:06

Uyghur Vs Hantu Corona China

Uyghur Vs Hantu Corona China

Sabtu, 25 Jan 2020 21:20

Virus Corona: Semua Yang Perlu Anda Ketahui Tentang Gejala dan Risikonya

Virus Corona: Semua Yang Perlu Anda Ketahui Tentang Gejala dan Risikonya

Sabtu, 25 Jan 2020 19:46

Rebo Reborn : Konsep Quantum untuk Kembali Sehat di Pizza Diva

Rebo Reborn : Konsep Quantum untuk Kembali Sehat di Pizza Diva

Sabtu, 25 Jan 2020 18:13

Laporan: Saudi Berencana Mata-matai Calon Istri Jamal Khashoggi Hatice Cengiz

Laporan: Saudi Berencana Mata-matai Calon Istri Jamal Khashoggi Hatice Cengiz

Sabtu, 25 Jan 2020 18:00

QQ FOODS Hadir Padukan Ruqyah dan Fisika Quantum Pada Kuliner

QQ FOODS Hadir Padukan Ruqyah dan Fisika Quantum Pada Kuliner

Sabtu, 25 Jan 2020 17:59

34 Cedera Otak Traumatis Setelah Serangan Rudal Iran di Pangkalan Ain Al-Assad Irak

34 Cedera Otak Traumatis Setelah Serangan Rudal Iran di Pangkalan Ain Al-Assad Irak

Sabtu, 25 Jan 2020 17:41

Guru Besar IPB: Bangun Negara, Pemerintah Harus Perhatikan Ketahanan Keluarga

Guru Besar IPB: Bangun Negara, Pemerintah Harus Perhatikan Ketahanan Keluarga

Sabtu, 25 Jan 2020 17:04

Quantum Ruqyah (1): Sembuhkan Sakit Hanya dengan Al Fatihah, Emang Bisa?

Quantum Ruqyah (1): Sembuhkan Sakit Hanya dengan Al Fatihah, Emang Bisa?

Sabtu, 25 Jan 2020 16:55

Peran Pemerintah di Freeport Kurang Strategis, Ini saran PKS.

Peran Pemerintah di Freeport Kurang Strategis, Ini saran PKS.

Sabtu, 25 Jan 2020 16:49

PKS: Harga Bahan Pokok Tinggi, Angka Kemiskinan Naik

PKS: Harga Bahan Pokok Tinggi, Angka Kemiskinan Naik

Sabtu, 25 Jan 2020 14:52

Fasilitasi Sertifikasi Halal, Kemenkop UKM Gandeng LPPOM MUI

Fasilitasi Sertifikasi Halal, Kemenkop UKM Gandeng LPPOM MUI

Sabtu, 25 Jan 2020 13:48

Virus Corona: Bentuk Teguran dari Allah

Virus Corona: Bentuk Teguran dari Allah

Sabtu, 25 Jan 2020 12:35

Hari Gizi Nasional, Agar Tak Sekadar Seremonial

Hari Gizi Nasional, Agar Tak Sekadar Seremonial

Sabtu, 25 Jan 2020 11:29

Menyoal Pesantren Salafi dan Modern

Menyoal Pesantren Salafi dan Modern

Sabtu, 25 Jan 2020 10:17

Pemerintah Diminta Mobilisasi Kapal Nelayan Indonesia Penuhi Laut Natuna

Pemerintah Diminta Mobilisasi Kapal Nelayan Indonesia Penuhi Laut Natuna

Sabtu, 25 Jan 2020 09:21


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X