Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.008 views

Ramadhan Bulan Pendidikan Berbasis Takwa

Oleh: Siti Aisah S. Pd

Ramadhan kali ini yang bertepatan dengan bulan Mei,  yang selalu ada acara seremonial hari pendidikan nasional. Bahkan Bupati Bandung Dadang M. Naser mengajak semua elemen untuk turut serta mengevaluasi peran pendidikan di Kabupaten Bandung terhadap kecerdasan bangsa.

"Saya mengimbau kepada seluruh komponen daerah, terutama pemangku kebijakan bidang pendidikan untuk berpikir kreatif dan bertindak konstruktif serta melakukan percepatan pembangunan pendidikan berkualitas dan terjangkau," tutur Dadang saat menjadi inspektur Upacara Hari Pendidikan Nasional di SMPN 1 Katapang, Kabupaten Bandung, Kamis 2 Mei 2019.

Selain itu beliau pun menyampaikan bahwasanya  target Pemkab Bandung adalah membangun pendidikan berkualitas yang sesuai dengan Sustainable Development Goals (SDGs).

"Salah satunya adalah menciptakan SDM dengan pengetahuan dan skill mumpuni agar siap menghadapi dunia kerja. Kabupaten Bandung sendiri saat ini sudah mencapai Indeks Pembangunan Manusia (IPM) 71,75 poin. Angka itu salah satunya dicapai berkat indeks pendidikan yang sudah 63,71 poin. Dari penilaian ini kabupaten Bandung harus terus meningkatkan kualitas generasi muda. Terlebih dengan bonus demografi yang dimiliki di tengah tantangan era globalisasi.

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) / Human Development Index (HDI) itu sendiri adalah pengukuran perbandingan dari harapan hidup, melek huruf, pendidikan dan standar hidup untuk semua negara di seluruh dunia. IPM digunakan untuk mengklasifikasikan apakah sebuah negara adalah negara maju, negara berkembang atau negara terbelakang dan juga untuk mengukur pengaruh dari kebijaksanaan ekonomi terhadap kualitas hidup dan standar penilaian ini pun digunakan oleh PBB untuk menentukan termasuk negara berkembangkah atau tidak.

Sedangkan Menurut Badan Pusat Statistik (BPS), Indeks Pembangunan Manusia (IPM) memiliki beberapa manfaat yaitu: pertama: IPM merupakan indikator penting untuk mengukur keberhasilan dalam upaya membangun kualitas hidup manusia (masyarakat/penduduk). Kedua: IPM dapat menentukan peringkat atau level pembangunan suatu wilayah/negara. Ketiga: Bagi Indonesia, IPM merupakan data strategis karena selain sebagai ukuran kinerja Pemerintah, IPM juga digunakan sebagai salah satu alokator penentuan Dana Alokasi Umum (DAU).

Namun, ternyata Inilah dasar perhitungan yang digunakan dan diterbitkan UNDP sebagai penentuan IPM: (1) Umur panjang dan hidup sehat yang diukur dengan angka harapan hidup saat kelahiran, (2) Pengetahuan yang dihitung dari angka harapan sekolah dan angka rata-rata lama sekolah,  dan (3) Standar hidup layak yang dihitung dari Produk Domestik Bruto/PDB (keseimbangan kemampuan berbe;anja) per kapita. 

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung, Juhana mengimbau semua elemen untuk terus mendorong generasi muda  untuk mengenyam pendidikan setinggi mungkin. Hal ini ditunjukan sebagai motivasi agar generasi muda terus melanjutkan sekolah, lanjutnya Juhana pun berharap,  bahwa penghargaan yang diberikan kepada siswa berprestasi bisa memicu penerimanya untuk terus meningkatkan prestasi dan kinerjasiswanya. Pikiranrakyat.com.2019/05/03).

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang diterbitkan oleh UNDP mungkin menjadi indikator yang paling komprehensif, tetapi tidak sepenuhnya kompatibel dan cukup untuk mengukur pembangunan manusia dalam perspektif Islam.

Karena teori yang mendasari dalam konsep IPM dalam mengembangkan manusia tidak didasarkan pada Al-Quran dan sunnah Nabi Muhammad SAW. Peringatan Hardiknas kerap hanya menjadi seremoni tahunan saja. Perintah-perintah Allah SWT terkadang terlalaikan, sehingga menjadikan sistem pendidikan telah terwarnai dengan paham sekularisme.

Akibatnya, Islam seperti hanya sekedar alat pemuas jasadiyah dan bahkan menjadi mirip ajaran kerahiban yang hanya mengatur tata cara ibadah ritual dan moral saja. Padahal Islam adalah sistem kehidupan yang luas. Islam mengatur hubungan manusia dengan Al-Khâliq, hubungan manusia dengan dirinya sendiri, juga hubungan manusia dengan sesamanya.

Pendidikan -dalam sejarah manusia- tentu bertujuan melahirkan sumber daya manusia yang handal. Pendidikan pula yang menentukan kualitas sosok atau pribadi pembangun peradaban. Negara dengan peradaban yang maju dan berkesejahteraan sebagaimana Negara Khilafah Islam dahulu juga ditentukan oleh pengelolaan pendidikan pada masa itu.

Dengan demikian, untuk mencetak SDM handal, maka sistem pendidikan harus disiapkan secara benar, baik dari sisi paradigma membangun pendidikan, tidak terpengaruh oleh penilaian Indeks barat hingga persiapan implementasinya di lapangan. Pendidikan di Indonesia menganut azas sekulerisme. Yakni, tidak mendasarkan proses pendidikannya kepada Islam (sebagai agama yang sahih).

Kalau pun mengambil Islam, hanya untuk melengkapi pendidikan keagamaan (peribadahan) dan pembentukan akhlak atau moral belaka. Sedangkan dalam perkara lainnya, peserta didik tidak dididik dengan panduan Islam. Tak ada pendidikan politik Islam. Tak ada pula pendidikan budaya dan sosial Islami. Pun senantiasa memisahkan antara sains – sosial humaniora dengan aspek akidah Islam.

Penjajahan atas dunia pendidikan terasa nyatanya, saat konsep ajaran Islam yang telah mengalami sekularisasi pun dijauhkan pula dari risalah Islam yang hakiki. Akidah Islam dijadikan hanya sebatas membahas masalah keakhiratan saja tidak menjadi asas dalam kehidupan dunia. Syariahnya hanya dibatasi dalam masalah ibadah ritual dan akhlak. Tidak dipakai untuk mengatur bidang pendidikan, sosial, ekonomi, politik dan negara. Karena pada dasarnya Indeks pembangunan manusia ditinjau dari seberapa takwanya keimanan seseorang.

 Namun, pada faktanya distorsi makna takwa ini hanya membuat kehati-hatian dalam beramal saja.  Dan semakin hari makna takwa pada Allah SWT kian pudar dalam kehidupan. Sedangkan praktik riba masih merajalela. Kecurangan ujian nasional dan bisnis tentang PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru) terus terjadi. Perzinaan dan LGBT menjadi-jadi di tengah-tengah remaja milenial ini.

Kezaliman dan kebohongan dalam politik dan pemerintahan tak kunjung henti Jika yang digunakan masih menggunakan standar barat maka, lihatlah bagaimana kondisi remaja saat ini disana (baca:negara maju) sebut saja Eropa negara-negara disana memberikan kebebasan seluas-luasnya bagi para masyarat untuk bertingkahlaku, berpendapat dan memiliki hak milik, sehingga tak ayal kriminalisasi disana pun meningkat. ‘my body it’s mine' adalah salah satu pendapat yang membebaskan pengeksplorasian terhadap tubuh. Sehingga jangan ada aturan tentang kewajiban menutup aurat dan pernikahan sejenis pun harus bisa dilindungi pemerintah.

Demikian dahsyatnya kerusakan yang ditimbulkan akibat sekularisme hingga orang tidak merasa berdosa dan hilang rasa takutnya kepada Allah SWT. Padahal dalam ajaran Islam, negara itu ada untuk menjaga dan melindungi masyarakat dan melindungi ketakwaan mereka.

Moment Ramadhan bisa dijadikan sebagai perubahan agar semakin bertakwa. Langkah yang bisa dilakukan untuk memelihara dan menyempurnakan ketakwaan kepada Allah SWT antara lain:

Pertama, menjadikan akidah Islam bukan sekadar akidah ruhiyyah, tetapi juga akidah siyasiyah, yakni asas dalam kehidupan dunia. Dengan itu semua urusan dunia maupun akhirat selalu dilandasi oleh dorongan keimanan kepada Allah SWT.

Kedua, senantiasa menjadikan Islam sebagai standar untuk menilai perbuatan terpuji-tercela dan baik-buruk. Pertimbangan dalam beramal hanyalah halal dan haram, bukan manfaat atau madarat; bukan pula ridha atau benci manusia, apalagi berdasarkan penilaian IPM ala manusia. Seharusnya yang di cari semata-mata adalah keridhaan Ilahi sekalipun orang-orang mencaci dirinya.

Ketiga, bersabar dalam menjalankan ketaatan pada Allah SWT sebagaimana para nabi dan rasul, juga orang-orang salih dalam menjalankan perintah dan larangan Allah SWT. Nabi saw. Bersabda:

فَإِنَّ مِنْ وَرَائِكُمْ أَيَّامَ الصَّبْرِ الصَّبْرُ فِيهِ مِثْلُ قَبْضٍ عَلَى الْجَمْرِ لِلْعَامِلِ فِيهِمْ مِثْلُ أَجْرِ خَمْسِينَ رَجُلاً يَعْمَلُونَ مِثْلَ عَمَلِهِ

Artinya : “Sungguh di belakang kalian adalah masa kesabaran. Bersabar pada masa itu seperti menggenggam bara api. Pahala bagi yang melakukannya seperti 50 orang yang mengerjakan amalnya” (HR Abu Daud).

Keempat, berdakwah mengajak umat untuk sama-sama meniti jalan ketakwaan dan menghilangkan kemungkaran. Ia takut bila berdiam diri justru akan mendatangkan bencana dari Allah SWT (Lihat: QS al-Anfal [8]: 25).

Kelima, segera memohon ampunan kepada Allah SWT dan kembali pada ketaatan manakala telah melakukan kemungkaran (Lihat: QS Ali Imran [3]: 135).

Keenam, menumbuhkan kerinduan pada ridha Allah dan surga-Nya. Dengan begitu sandaran yang dijadikan bukan hanya sebatas penilaian manusia saja Kehidupan kapitalis saat ini telah menyandera umat untuk kembali menerapkan sistem pendidikan yang sahih. Maka wajarlah jika berbagai persoalan pendidikan terus saja bermunculan. Problem guru yang tak kunjung selesai. Belum lagi problem siswa yang terus mengelus dada.

Sampai kapan umat dan insan pendidikan di Indonesia menyadari kekeliruannya. Dan tidak terpaku pada penilaian barat yang notabene tidak akan melahirkan sistem pendidikan yang sahih. Di sinilah perjuangan itu harus selalu digelorakan. Dakwah Islam dan terus berdakwah. Semoga Allah segera menurunkan pertolongan-Nya. Aamiin. [syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Hidup Sebatang Kara, Nenek Mailah Tinggal di Kandang Domba. Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Nenek Mailah Tinggal di Kandang Domba. Ayo Bantu.!!

Di usia 63 tahun saat tubuhnya renta sakit-sakitan, ia hidup sebatang kara. Memasuki musim hujan, rumahnya porak-poranda diterjang puting beliung. Ia terpaksa tinggal di kandang Domba tetangganya....

Terbentur Dana, Santri Hafiz Qur'an Terancam Batal Kuliah ke Luar Negeri. Ayo Bantu.!!

Terbentur Dana, Santri Hafiz Qur'an Terancam Batal Kuliah ke Luar Negeri. Ayo Bantu.!!

Hilmi Priyatama, santri juara penghafal Qur'an 30 juz ini lulus beasiswa di Universitas Internasional Afrika Sudan. Namun ia terancam batal berangkat karena terkendala biaya transport, pemberkasan...

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Pembangunan mushalla sudah rampung 60 persen dari pondasi hingga kubah. Masih kekurangan dana 20 juta rupiah untuk finishing agar berfungsi sebagai pusat ibadah, pembinaan aqidah, markas dakwah...

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Musibah kebakaran menghanguskan kamar santri, mushaf Al-Qur'an, kitab kuning, pakaian, alat tulis dsb. Diperlukan dana 25 juta rupiah untuk membangun asrama santri berupa rumah panggung dari...

Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya Selesai Dibangun, Total Biaya 66 Juta Rupiah

Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya Selesai Dibangun, Total Biaya 66 Juta Rupiah

Alhamdulillah mushalla yang hampir roboh dan tidak layak, selesai dibangun permanen. Total dana yang disalurkan sebesar Rp 66.813.500 semoga jadi amal jariyah, pahala terus mengalir tiada akhir...

Latest News
Surat Terbuka untuk Bu Suk yang Beropini Busuk

Surat Terbuka untuk Bu Suk yang Beropini Busuk

Rabu, 20 Nov 2019 21:25

Israel tangkap 745 Anak-anak Palestina Sejak Awal 2019

Israel tangkap 745 Anak-anak Palestina Sejak Awal 2019

Rabu, 20 Nov 2019 21:15

Mufida: Kartu Pra Kerja Jangan Miss Leading dan Salah Sasaran

Mufida: Kartu Pra Kerja Jangan Miss Leading dan Salah Sasaran

Rabu, 20 Nov 2019 20:46

Inilah 8 Hal Penting Persiapan Nikah, Bukan Sertifikat

Inilah 8 Hal Penting Persiapan Nikah, Bukan Sertifikat

Rabu, 20 Nov 2019 20:44

Kejagung Upayakan Aset First Travel Dikembalikan ke Calon Jamaah, Fahira: Langkah Tepat

Kejagung Upayakan Aset First Travel Dikembalikan ke Calon Jamaah, Fahira: Langkah Tepat

Rabu, 20 Nov 2019 19:41

Tampaknya Sukmawati Belum Selesai dengan Islam

Tampaknya Sukmawati Belum Selesai dengan Islam

Rabu, 20 Nov 2019 12:05

Pengacara Harap MUI Undang Sukmawati untuk Klarifikasi, Anwar Abbas: Tak Usah

Pengacara Harap MUI Undang Sukmawati untuk Klarifikasi, Anwar Abbas: Tak Usah

Rabu, 20 Nov 2019 11:29

PKS Minta Pemerintah Tunda Naikan Tarif Listrik

PKS Minta Pemerintah Tunda Naikan Tarif Listrik

Rabu, 20 Nov 2019 10:56

Hak Anak dalam Islam

Hak Anak dalam Islam

Selasa, 19 Nov 2019 19:31

Tanah Airku Rusak karena Kemaksiatan

Tanah Airku Rusak karena Kemaksiatan

Selasa, 19 Nov 2019 18:43

Kapitalisme Menggerus Naluri  Keibuan

Kapitalisme Menggerus Naluri Keibuan

Selasa, 19 Nov 2019 17:45

Menyoal Sertifikasi Perkawinan

Menyoal Sertifikasi Perkawinan

Selasa, 19 Nov 2019 16:39

Menakar Substansi Sertifikat Nikah

Menakar Substansi Sertifikat Nikah

Selasa, 19 Nov 2019 15:53

Bershalawat Sebelum Adzan, Adakah Dalilnya?

Bershalawat Sebelum Adzan, Adakah Dalilnya?

Selasa, 19 Nov 2019 15:00

Kampung Isinya Cuma 20 Orang, Tapi Terima Dana Desa Rp 1 Miliar

Kampung Isinya Cuma 20 Orang, Tapi Terima Dana Desa Rp 1 Miliar

Selasa, 19 Nov 2019 14:42

Fenomena Generasi Z

Fenomena Generasi Z

Selasa, 19 Nov 2019 13:24

Mengukur Integritas dan Ketegasan Anies

Mengukur Integritas dan Ketegasan Anies

Selasa, 19 Nov 2019 13:06

GPII Minta PBB Beri Sanksi Israel

GPII Minta PBB Beri Sanksi Israel

Selasa, 19 Nov 2019 12:50

3 Pilot Rezim Assad Tewas Saat Bom Barel yang Dimuat di Helikopter Meledak

3 Pilot Rezim Assad Tewas Saat Bom Barel yang Dimuat di Helikopter Meledak

Selasa, 19 Nov 2019 11:45

Politisi PDIP Minta Kasus Sukmawati Tak Diperpanjang, Wasekjen MUI: Enak Saja

Politisi PDIP Minta Kasus Sukmawati Tak Diperpanjang, Wasekjen MUI: Enak Saja

Selasa, 19 Nov 2019 11:26


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X