Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.611 views

Pajak Lagi, Tidak ada Alternatif Lainkah?

Sahabat VOA-Islam...

Pajak menjadi sesuatu yang sangat penting dalam menghidupi roda pemerintahan sistem sekuler kapitalis. Ya, wajar saja, karena sistem ini adalah sistem yang tidak percaya bahwa aturan agama sangat penting dalam mengatur kehidupan. Selain juga sistem ini hanya tunduk pada keuntungan para kapital.

Sistem yang disetir oleh para kapital. Sistem yang membuat penguasa tak berkutik dihadapan dikte para kapital. Sistem yang menjadikan penguasa sebagai alat untuk meraih keuntungan yang diinginkan oleh para kapital. Apa itu kapital ?, adalah para pemegang dan pemilik modal.

Sistem ini telah menentukan bahwa pajak adalah sumber utama penghasilan negara dalam membiayai operasional kenegaraannya. Entah untuk membangun infrastruktur, entah untuk membayar gaji dan tunjangan pejabat dan pegawai negara, atau yang lainnya. Yang kemudian hasil dari pembangunannya juga akan dikenai pajak juga.

Objek pajaknya semua kalangan dengan sistem pungutan yang sangat bervariasi, tergantung dari nilai omzet usaha atau gaji yang diperoleh, atau penghasilan yang dimiliki. Mau besar atau kecil, mau punya penghasilan atau tidak. Semua warga masyarakat terkena kewajiban ini.

Sangat mencekik, untuk kalangan pengusaha lokal sekalipun, Akibatnya wajar saja banyak yang ngemplang pajak, malas bayar pajak, tidak mau bayar pajak, akhirnya untuk menyiasati kemacetan akibat banyak yang menunda bayar pajak dikalangan para pengusaha lokal, pemerintah mengeluarkan berbagai macam jurus agar warga menjadi taat pajak. Antara lain program tak amnesty ataupun sunset polish.

Pajak digadang-gudang untuk modal pembangunan. Lagu itu selalu diputar berulang kali. Kenyataannya, hanya kalangan yang mampu membayar hasil pembangunan saja yang bisa menikmati. Contohnya saja pembangunan jalan tol bertarif. Yang tidak mampu bayar uang tol, ya cari jalan tikus, agar sampai ke tujuan.

Belum lagi ada wacana semua usaha online akan menjadi wajib pajak semua. Pokoknya tidak ada satupun aspek kehidupan yang selamat dari pajak. Semua kena pajak.  Akhirnya pajak menjadi sesuatu yang sangat membebani kehidupan manusia.

Wajarlah jika Khalifah Umar bin Khathab ra mengatakan jika pajak sudah melilit disuatu negeri, maka negeri itu sudah berada diambang kehancurannya.

 

Islam Adalah Solusi

Sungguh telah ada sosok teladan yang baik pada diri Rasulullah SAW. Termasuk dalam hal mengurusi urusan kenegaraan dan pemerintahan.

Rasulullah Muhammad SAW bukanlah ketua RT (Rukun Tetangga). Atau bukanlah sekedar individu mulia yang mengurusi hal remeh temeh. Bukan.

Rasulullah Muhammad SAW adalah sosok mulia multi talenta, karena segala perbuatannya dituntun oleh tuntunan wahyu dari Allah SWT melalui malaikat Jibril as.

Rasulullah Muhammad SAW adalah seorang pemimpin negara, yang mengatur hubungan antar negara, yang mengatur stabilitas kehidupan dalam negeri masyarakatnya, yang mampu mengatur seluruh aspek kehidupan yang mampu memberikan dan membukakan jalan kehidupan bagi manusia yang ada dibawah kepemimpinannya.

Tidaklah mungkin Rasulullah Muhammad SAW mampu memberangkatkan ribuan pasukan perang ke perang Mu'tah ataupun ke perang Tabuk, Jika Rasulullah Muhammad SAW bukan pemimpin negara. Tidaklah mungkin Rasulullah Muhammad SAW mampu menyelesaikan perselisihan antar kabilah yang hidup didalam  negeri yang dikuasainya, jika Rasulullah SAW bukan seorang kepala negara.

Semua ucap dan perbuatannya  didengarkan dan diikuti oleh seluruh warga masyarakat dibawah kepemimpinannya. Tidaklah mungkin Rasulullah Muhammad SAW mampu menuliskan surat kepada Raja Romawi dan raja Persia, jika Rasulullah SAW bukan seorang kepala negara.

Jadi mau siapa yang dijadikan sebagai teladan yang baik dalam mengelola negara dan pemerintahan kalau bukan Rasulullah Muhammad SAW ?.

Sungguh, sangatlah lancang manusia, jika sampai berani mengambil teladan dalam urusan pengelolaan negara dan pemerintahan dengan teladan selain Rasulullah Muhammad SAW.  Apalagi jika seseorang itu adalah seorang muslim.

Maka wajiblah seorang muslim, apalagi jika dia adalah seorang pemimpin dan pejabat publik, untuk kembali keidentitas dirinya sebagai muslim. Yaitu dengan kembali menjadikan Rasulullah Muhammad SAW sebagai teladan dalam mengelola negara dan pemerintahannya.

Sehingga jika seseorang telah kembali kepada identitasnya sebagai muslim. Dia akan mengetahui, bahwa Rasulullah Muhammad SAW tidak pernah menjadikan pajak sebagai sumber utama penghasilan negara dalam mengelola urusan kenegaraan dan pemerintahan juga dalam mendistribusikan kekayaan diantara warga masyarakat yang dipimpinnya hingga mampu mencapai puncak kesejahteraan dan kejayaan dalam kehidupan seluruh warga masyarakat didalam negeri dan pergaulan internasionalnya.

Ketika seorang muslim telah kembali kepada identitasnya sebagai muslim dengan menjadikan Rasulullah Muhammad SAW sebagai teladan dalam mengelola negara dan pemerintahannya.

Dia akan mengetahui bahwa modal sebenarnya dalam membiayai urusan kehidupan kenegaraan dan pemerintahan termasuk dalam upaya menyejahterakan kehidupan warga masyarakatnya adalah berasal dari pengelolaan sumber daya alam yang dimilikinya. Entah barang tambang dan energi, sumber daya hutan maupun sumber daya laut.  Bukan dari pajak.

Karenanya, cukuplah kembali kepada Islam saja, dengan menjadikan Rasulullah Muhammad SAW sebagai teladan dalam urusan kepemimpinan kenegaraan dan pemerintahan.

Maka permasalahan apapun akan mampu terselesaikan dengan baik. Bernilai keberkahan dalam kehidupan warga  masyarakatnya. Dan bernilai pahala dihadapan Allah SWT. Wamataufiki illahibillah. [syahid/voa-islam.com]

Kiriman Ayu Mela Yulianti, SPt, Pemerhati Masalah Umat

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Menunggak 3 Tahun, Dua Santri Yatim ini Tidak Bisa Ikut Ujian, Ayo Bantu..!!

Menunggak 3 Tahun, Dua Santri Yatim ini Tidak Bisa Ikut Ujian, Ayo Bantu..!!

Bercita-cita ngin jadi Dai hafiz Quran, Gasyim & Julaibib tak bisa ikut Ujian Nasional karena menunggak biaya selama 3 tahun (Rp 32 juta). Sang ibu tidak bekerja krn uzur sakit-sakitan....

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Baru berusia 9 bulan, bayi ini diuji dengan penyakit Kanker Pembuluh Darah. Kedua pipinya tumbuh dua benjolan sebesar kepal tangan orang dewasa. Ia harus segera dioperasi dan minum susu khusus...

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Hidup dengan satu kaki, pria asal Sibolga Tapanuli ini tak kenal putus asa. Setelah kakinya diamputasi karena tertabrak truk, ia justru makin rajin beribadah di masjid. Pria Batak ini butuh bantuan...

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Musibah muntaber tak henti-hentinya menimpa Ismail, anak aktivis dakwah Solo Raya. Sang ayah, Muhammad Arif adalah pekerja serabutan yang saat ini sedang mendapat ujian yang bertubi-tubi. ...

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Nyaris sempurna ujian hidup muallaf Nyoman Kawi. Di usia senja, ia tak bisa mencari nafkah karena stroke telah mematikan separo tubuhnya. Hidup sebatang kara, ia tinggal di gubuk lapuk yang tidak...

Latest News
Aroma Busuk Industri Game Online

Aroma Busuk Industri Game Online

Kamis, 25 Apr 2019 01:00

Al-junnah, Penjaga Nyawa Manusia

Al-junnah, Penjaga Nyawa Manusia

Kamis, 25 Apr 2019 00:31

Nasi Padang dan Orang-orang Minang

Nasi Padang dan Orang-orang Minang

Rabu, 24 Apr 2019 23:25

Penyelidikan Sudan Temukan 315 juta riyal Saudi di Rekening Bank Mantan Presiden Omar Al-Bashir

Penyelidikan Sudan Temukan 315 juta riyal Saudi di Rekening Bank Mantan Presiden Omar Al-Bashir

Rabu, 24 Apr 2019 22:45

Pembantaian di Masjid Selandia Baru dan Pemboman di Sri Lanka 'Tidak Terkait'

Pembantaian di Masjid Selandia Baru dan Pemboman di Sri Lanka 'Tidak Terkait'

Rabu, 24 Apr 2019 22:00

Logo Ikhwan Jadi Simbol Terlarang di Austria, Ada Apa?

Logo Ikhwan Jadi Simbol Terlarang di Austria, Ada Apa?

Rabu, 24 Apr 2019 21:49

Polisi Sri Lanka Tangkap Lagi 18 Orang Terkait Pemboman di Hotel dan Gereja

Polisi Sri Lanka Tangkap Lagi 18 Orang Terkait Pemboman di Hotel dan Gereja

Rabu, 24 Apr 2019 21:15

HTS Lancarkan Serangan Balasan ke Posisi Rezim Teroris Assad di Kota Aleppo

HTS Lancarkan Serangan Balasan ke Posisi Rezim Teroris Assad di Kota Aleppo

Rabu, 24 Apr 2019 19:38

Erwin Aksa Klaim Prabowo-Sandi Unggul Telak di Sejumlah Daerah

Erwin Aksa Klaim Prabowo-Sandi Unggul Telak di Sejumlah Daerah

Rabu, 24 Apr 2019 19:34

Anies Bebaskan Rumah Para Pejuang dari PBB

Anies Bebaskan Rumah Para Pejuang dari PBB

Rabu, 24 Apr 2019 19:29

Kisah Saksi PKS Selamatkan Suara PSI

Kisah Saksi PKS Selamatkan Suara PSI

Rabu, 24 Apr 2019 19:22

PBB: Pasukan Afghanistan Tewaskan Ratusan Warga Sipil

PBB: Pasukan Afghanistan Tewaskan Ratusan Warga Sipil

Rabu, 24 Apr 2019 18:57

Ledakan Tewaskan 11 Warga Sipil di Idlib Suriah

Ledakan Tewaskan 11 Warga Sipil di Idlib Suriah

Rabu, 24 Apr 2019 18:53

Israel Kembali Tangkap 5 Warga Palestina di Tepi Barat

Israel Kembali Tangkap 5 Warga Palestina di Tepi Barat

Rabu, 24 Apr 2019 18:38

Menantu Donald Trump Sebut 'Kesepakatan Abad Ini' Akan Dipresentasikan Akhir Ramadhan

Menantu Donald Trump Sebut 'Kesepakatan Abad Ini' Akan Dipresentasikan Akhir Ramadhan

Rabu, 24 Apr 2019 18:37

Korban Tewas Akibat Pemboman di Sri Lanka Naik Menjadi 359 Orang

Korban Tewas Akibat Pemboman di Sri Lanka Naik Menjadi 359 Orang

Rabu, 24 Apr 2019 18:33

PKS Olah Limbah Kampanye Jadi Produk Kreatif Bermanfaat

PKS Olah Limbah Kampanye Jadi Produk Kreatif Bermanfaat

Rabu, 24 Apr 2019 18:22

Ketika Kejujuran Dianggap Kobarkan Perang Saudara

Ketika Kejujuran Dianggap Kobarkan Perang Saudara

Rabu, 24 Apr 2019 18:01

Gubernur Anies Salurkan Bantuan Rp291 Miliar untuk Lansia

Gubernur Anies Salurkan Bantuan Rp291 Miliar untuk Lansia

Rabu, 24 Apr 2019 17:40

Wasekjen MUI Pusat: Polisi Mau Menembak Siapa?

Wasekjen MUI Pusat: Polisi Mau Menembak Siapa?

Rabu, 24 Apr 2019 17:31


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X

Rabu, 24/04/2019 14:01

Demokrasi Dibunuh dan Dimutilasi