Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.947 views

Palestina Kecam PBB Karena Menutupi Kejahatan Israel Terhadap Anak-anak Palestina

TEPI BARAT, PALESTINA (voa-islam.com) - Kementerian Luar Negeri Palestina telah mengkritik PBB karena tidak memasukkan Israel dalam daftar hitam tahunan pihak-pihak yang bertanggung jawab atas pelanggaran berat terhadap anak-anak, dengan mengatakan mengabaikan kejahatan rezim akan menjamin impunitas bagi entitas pembunuh anak tersebut.

“Tidak dimasukkannya rezim Zionis ke dalam daftar hitam pemerintah dan kelompok yang melanggar hak anak dalam konflik bersenjata oleh PBB adalah langkah yang mendukung si pembunuh dan mendukung para penjahat tentara Zionis dan pemukim terorisnya, dan itu akan menjamin pelarian mereka dari hukuman,” kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan, kantor berita Wafa Palestina melaporkan.

Dikatakan tindakan PBB menempatkan laporannya pada risiko “tidak valid” dan “tidak jujur”, serta skeptisisme tentang prinsip-prinsip yang menjadi dasar PBB.

Dalam sebuah laporan baru-baru ini, Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres meminta pihak berwenang Israel untuk mengurangi operasi tentara terhadap anak-anak dan menjamin hukuman dalam semua kasus di mana anak-anak terbunuh, tetapi dia memutuskan untuk tidak memasukkan daftar hitam rezim Zionis karena melanggar hak-hak anak di Palestina yang diduduki.

Sementara menyalahkan militer Israel atas sebagian besar penyiksaan besar  anak-anak pada tahun 2020 di Tepi Barat, termasuk Al-Quds Yerusalem Timur, dan Jalur Gaza, Guterres hanya meminta rezim Israel untuk menyelidiki kasus-kasus di mana mereka menggunakan senjata. Ia juga menyerukan diakhirinya penahanan administratif terhadap anak-anak dan pencegahan perlakuan buruk selama penahanan atau upaya untuk merekrut anak-anak.

Namun, dalam laporan itu, Sekjen PBB memasukkan gerakan pemberontak Syi'ah Houtsi ke daftar hitam

Dia juga memasukkan tentara Suriah dalam daftar hitam karena melakukan penyiksaan terhadap hak-hak anak.

Kementerian Luar Negeri Palestina mengatakan pihaknya mengikuti laporan PBB tentang hak-hak anak dalam konflik bersenjata, yang akan segera diterbitkan oleh Guterres.

Kementerian itu mengatakan pemerintah Palestina mengharapkan Sekjen PBB untuk memasukkan daftar hitam rezim Israel dan tentara serta para pemukimnya sebagai pihak yang sangat melanggar hak-hak anak dalam konflik bersenjata.

Ia menambahkan bahwa kegagalan untuk mematuhi hukum internasional dan institusi serta prinsip-prinsipnya sama dengan mendorong Israel untuk melanjutkan terorisme terorganisirnya dan mengundang rezim untuk melanjutkan kejahatan yang disengaja, kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan.

Hamas marah terhadap PBB

Sebelumnya, kelompok perlawanan Palestina Hamas juga menyatakan kemarahannya atas kegagalan PBB untuk memasukkan Israel ke dalam daftar hitam, dengan mengatakan PBB memberi lampu hijau atas kejahatan Israel terhadap anak-anak Palestina.

Dalam sebuah pernyataan pada hari Sabtu, Hamas menyalahkan Guterres atas non-inklusi, menunjuk pada pembantaian Israel terhadap 66 anak-anak Palestina dalam perang terbaru rezim di Jalur Gaza serta pembunuhan anak-anak Palestina yang tidak bersalah di Tepi Barat yang diduduki sebagai contoh yang jelas kekejaman yang dilakukan Israel terhadap anak-anak Palestina.

Hamas mengatakan laporan itu tidak memiliki penyelidikan yang tidak memihak dan transparan terhadap kejahatan Israel, menuntut agar Guterres memperbaiki kesalahannya dan menambahkan nama "negara pendudukan" ke daftar hitamnya. (ptv)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Dapur Darurat: Berbagi Makanan untuk Isoman Penyintas Covid. Ayo Bantu..!!!

Dapur Darurat: Berbagi Makanan untuk Isoman Penyintas Covid. Ayo Bantu..!!!

Lonjakan Covid meningkat tajam, Indonesia menempati nomor 1 di dunia dalam kasus harian dan kematian. Para penyintas Corona yang jalani isolasi butuh uluran tangan. Mari berbagi makanan siap...

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Kanaya Shersabila, yatim piatu segudang prestasi ini tak bisa sekolah lagi karena tak punya biaya. Sang nenek yang jadi tulang punggung keluarga tak bisa mencari nafkah karena sudah uzur sakit-sakitan....

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Maryanti tak bisa khusyuk beribadah Ramadhan karena kondisinya kritis. Persalinan di rumah sakit berjalan lancar, namun tagihan 4,5 juta rupiah tak mampu dibayar oleh keluarga kuli serabutan...

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Terlahir disabilitas tanpa kaki dan tangan yang sempurna, ia tetap tegar berdakwah dan bekerja mencari nafkah sebagai tukang las di bengkel berat. Ia butuh sepeda motor roda tiga untuk berdakwah....

Latest News
Rakyat Malas

Rakyat Malas

Kamis, 05 Aug 2021 11:16

Minimnya Empati Pejabat di Masa PPKM

Minimnya Empati Pejabat di Masa PPKM

Kamis, 05 Aug 2021 11:03

 Ruhul Jihad Asy-Syahid KH. Zainal Musthafa (Bagian 2-Selesai)

Ruhul Jihad Asy-Syahid KH. Zainal Musthafa (Bagian 2-Selesai)

Kamis, 05 Aug 2021 10:57

Di Surga Bersama yang Dicintai

Di Surga Bersama yang Dicintai

Kamis, 05 Aug 2021 08:06

Tanggapi Menag Soal Baha'i, Sekum PP PERSIS Imbau Umat Waspadai Paham Perusak Aqidah

Tanggapi Menag Soal Baha'i, Sekum PP PERSIS Imbau Umat Waspadai Paham Perusak Aqidah

Kamis, 05 Aug 2021 06:03

Umat Islam Luruskan Niat! Dan Bersatulah!

Umat Islam Luruskan Niat! Dan Bersatulah!

Kamis, 05 Aug 2021 04:58

PPKM Eceran

PPKM Eceran

Kamis, 05 Aug 2021 01:21

Masalah Ucapan Selamat yang Bermasalah

Masalah Ucapan Selamat yang Bermasalah

Rabu, 04 Aug 2021 23:51

Fitnah Kubro: Usaha Balas Dendam Musuh Islam

Fitnah Kubro: Usaha Balas Dendam Musuh Islam

Rabu, 04 Aug 2021 22:15

Covid-19 dan Upaya Menjaga Amanah dari Allah SWT

Covid-19 dan Upaya Menjaga Amanah dari Allah SWT

Rabu, 04 Aug 2021 21:46

Kucurkan Rp 1 Triliun Atasi Pandemi, Fahira Idris: “DNA” Muhammadiyah Memberi

Kucurkan Rp 1 Triliun Atasi Pandemi, Fahira Idris: “DNA” Muhammadiyah Memberi

Rabu, 04 Aug 2021 21:40

Ruhul Jihad Asy-Syahid KH. Zainal Musthafa (Bagian-1)

Ruhul Jihad Asy-Syahid KH. Zainal Musthafa (Bagian-1)

Rabu, 04 Aug 2021 21:00

Legislator PKS: Berapa Banyak Nyawa Lagi yang Harus Terkorbankan Demi Pencitraan?

Legislator PKS: Berapa Banyak Nyawa Lagi yang Harus Terkorbankan Demi Pencitraan?

Rabu, 04 Aug 2021 20:39

Umat Islam, Bersatulah!

Umat Islam, Bersatulah!

Rabu, 04 Aug 2021 19:41

Tradisi dan Seni Budaya Rawan Menjadi Pintu Masuk Nativisme

Tradisi dan Seni Budaya Rawan Menjadi Pintu Masuk Nativisme

Rabu, 04 Aug 2021 18:20

Gernas MUI Dapat Dukungan Penuh ACT

Gernas MUI Dapat Dukungan Penuh ACT

Rabu, 04 Aug 2021 16:13

Bahas Tantangan Dakwah di Era Digital, FMDKI Akan Gelar Temu Aktivis Dakwah Kampus Nasional 2021

Bahas Tantangan Dakwah di Era Digital, FMDKI Akan Gelar Temu Aktivis Dakwah Kampus Nasional 2021

Rabu, 04 Aug 2021 14:04

Terindikasi Kuat Lakukan Penodaan Agama, Tim Peneliti DDII Bawa Masalah Bahai ke Jalur Hukum

Terindikasi Kuat Lakukan Penodaan Agama, Tim Peneliti DDII Bawa Masalah Bahai ke Jalur Hukum

Rabu, 04 Aug 2021 07:02

Turki Tolak Bantunan Israel Untuk Perangi Kebakaran Hutan

Turki Tolak Bantunan Israel Untuk Perangi Kebakaran Hutan

Selasa, 03 Aug 2021 22:26

Pasukan Rezim Teroris Assad Lancarkan Serangan Baru Di Daraa

Pasukan Rezim Teroris Assad Lancarkan Serangan Baru Di Daraa

Selasa, 03 Aug 2021 21:54


MUI

Must Read!
X

Kamis, 05/08/2021 08:06

Di Surga Bersama yang Dicintai