Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.714 views

Pemimpin Oposisi Rusia Alexei Navalny Gugat Penjaranya Karena Larang Dia Pelajari Al-Qur'an

MOSKOW, RUSIA (voa-islam.com) - Pemimpin oposisi Rusia yang dipenjara Alexei Navalny mengatakan pada Selasa (13/4/2021) bahwa dia menuntut penjaranya karena menyembunyikan Al-Qur'an, yang ingin dia pelajari saat menjalani hukuman di luar Moskow.

Navalny telah melakukan mogok makan selama dua minggu, memprotes penolakan petugas penjara untuk membiarkan dokter memeriksanya di balik jeruji besi setelah dia mengalami sakit punggung dan kaki yang parah. Tetapi dia mengatakan hari Selasa dalam sebuah postingan Instagram bahwa gugatan pertamanya terhadap petugas penjara berkaitan dengan kitab suci umat Muslim.

"Masalahnya adalah, mereka tidak memberikan Al-Qur'an saya. Dan itu membuat saya kesal," kata Navalny, menambahkan bahwa "mempelajari secara mendalam" Al-Qur'an adalah salah satu dari beberapa tujuan "perbaikan diri" yang dia tetapkan untuk dirinya sendiri saat di penjara. Politisi itu mengatakan dia belum diberi akses ke salah satu buku yang dia bawa atau pesan selama sebulan terakhir, karena buku-buku itu semua perlu "diinspeksi dari ekstremisme," yang menurut para pejabat membutuhkan waktu tiga bulan.

"Jadi saya menulis satu petisi lagi ke kepala (penjara) dan mengajukan gugatan," kata Navalny. "Buku adalah segalanya bagi kami, dan jika saya harus menuntut hak saya untuk membaca, maka saya akan menggugat."

Navalny, 44, adalah lawan domestik paling sengit Presiden Rusia Vladimir Putin. Dia ditangkap pada Januari setelah kembali ke Moskow dari Jerman, di mana dia menghabiskan lima bulan untuk memulihkan diri dari keracunan zat saraf yang dia salahkan di Kremlin. Otoritas Rusia tidak mau mengakui tuduhan tersebut.

Pengadilan pada Februari memerintahkan untuk menjalani hukuman 2 1/2 tahun penjara karena melanggar persyaratan masa percobaannya, termasuk ketika dia menjalani pemulihan di Jerman, dari hukuman penggelapan tahun 2014. Navalny telah menolak hukuman itu karena dibuat-buat, dan Pengadilan Hak Asasi Manusia Eropa menganggapnya "sewenang-wenang dan secara nyata tidak masuk akal."

Pihak berwenang memindahkan Navalny bulan lalu dari penjara Moskow ke koloni hukuman IK-2 di wilayah Vladimir, 85 kilometer timur ibu kota Rusia. Fasilitas di kota Pokrov itu terkenal karena rutinitas narapidana yang sangat ketat, termasuk berdiri tegak selama berjam-jam.

Dalam beberapa minggu setelah dipenjara, Navalny mengatakan dia mengalami sakit punggung dan kaki yang parah dan secara efektif dilarang tidur karena seorang penjaga memeriksanya setiap jam di malam hari. Dia melakukan mogok makan dua minggu lalu, menuntut akses ke pengobatan yang tepat dan kunjungan dari dokternya. Layanan penjara negara bagian Rusia mengklaim bahwa politisi tersebut menerima semua bantuan medis yang dia butuhkan.

Minggu lalu Navalny dipindahkan ke bangsal medis penjara karena batuk dan demam. Dalam sebuah postingan Instagram, dia mengatakan tiga dari 15 orang yang ditempatkan bersamanya menderita TBC, penyakit menular yang menyebar melalui udara.

Pada hari Senin, sekutu Navalny mengatakan di Twitter bahwa dia dipindahkan kembali ke perumahan umum dari unit medis. Politisi itu telah kehilangan delapan kilogram sejak memulai mogok makan dan 15 kilogram  semuanya sejak tiba di koloni, menurut timnya.

Petugas penjara "melihat keseriusan aksi mogok makan" dan mengancam akan mencekok paksa dia, kata tim Navalny dalam sebuah tweet.

Navalny telah menghadapi kritik selama bertahun-tahun karena menggunakan retorika nasionalis terkait para migran, banyak di antaranya tiba di Rusia dari negara-negara mayoritas Muslim di Asia Tengah.

Dia mengatakan Selasa bahwa dia telah menyadari "perkembangannya sebagai seorang Kristen membutuhkan belajar Al-Qur'an," menambahkan bahwa dia memutuskan untuk menjadi "juara Al-Qur'an di antara politisi non-Muslim Rusia." (TNA)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Kanaya Shersabila, yatim piatu segudang prestasi ini tak bisa sekolah lagi karena tak punya biaya. Sang nenek yang jadi tulang punggung keluarga tak bisa mencari nafkah karena sudah uzur sakit-sakitan....

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Maryanti tak bisa khusyuk beribadah Ramadhan karena kondisinya kritis. Persalinan di rumah sakit berjalan lancar, namun tagihan 4,5 juta rupiah tak mampu dibayar oleh keluarga kuli serabutan...

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Terlahir disabilitas tanpa kaki dan tangan yang sempurna, ia tetap tegar berdakwah dan bekerja mencari nafkah sebagai tukang las di bengkel berat. Ia butuh sepeda motor roda tiga untuk berdakwah....

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Sudah 21 hari Kakek Jaman mengungsi ke jembatan di tengah sawah Karangharja Bekasi. Rumah bambu yang dihuni sejak tahun 1985 itu roboh diterjang banjir akibat jebolnya tanggul Citarum....

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla ini ambruk tak kuat menahan gempuran hujan deras. Kegiatan ibadah dan syiar mushalla pun terhenti. Ayo bantu renovasi supaya pada bulan Ramadhan warga bisa shalat jamaah, tarawih dan...

Latest News
Wakil Pemimpin Hamas Sebut Kelompoknya Belum Gunakan 'Aset Utama' Untuk Melawan Agresi Israel

Wakil Pemimpin Hamas Sebut Kelompoknya Belum Gunakan 'Aset Utama' Untuk Melawan Agresi Israel

Kamis, 13 May 2021 18:15

Jet Tempur Israel Bom Kantor Kelompok Bantuan Kemanusiaan Turki Di Gaza

Jet Tempur Israel Bom Kantor Kelompok Bantuan Kemanusiaan Turki Di Gaza

Kamis, 13 May 2021 17:45

Polisi Prancis Bubarkan Demonstrasi Untuk Mendukung Palestina Di Paris

Polisi Prancis Bubarkan Demonstrasi Untuk Mendukung Palestina Di Paris

Kamis, 13 May 2021 17:21

Euforia Ramadhan vs Lebaran

Euforia Ramadhan vs Lebaran

Kamis, 13 May 2021 10:19

Jadi Panitia Zakat Fitrah, PD PII Kabupaten Bekasi Dapat Apresiasi

Jadi Panitia Zakat Fitrah, PD PII Kabupaten Bekasi Dapat Apresiasi

Kamis, 13 May 2021 10:09

Taliban Rebut Distrik Utama Di Provinsi Wardak Dari Pasukan Afghanistan

Taliban Rebut Distrik Utama Di Provinsi Wardak Dari Pasukan Afghanistan

Rabu, 12 May 2021 21:25

Kelompok Perlawanan Palestina Tembakan 1000 Lebih Roket Sebagai Tanggapan Agresi Israel Di Gaza

Kelompok Perlawanan Palestina Tembakan 1000 Lebih Roket Sebagai Tanggapan Agresi Israel Di Gaza

Rabu, 12 May 2021 21:10

48 Orang, 14 Di Antaranya Anak-anak Tewas Akibat Serangan Israel Yang Sedang Berlangsung Di Gaza

48 Orang, 14 Di Antaranya Anak-anak Tewas Akibat Serangan Israel Yang Sedang Berlangsung Di Gaza

Rabu, 12 May 2021 20:46

Menimbang Kepekaan Sosial antara Larangan Mudik Vs Masuknya WN China

Menimbang Kepekaan Sosial antara Larangan Mudik Vs Masuknya WN China

Rabu, 12 May 2021 20:34

Rakyat Resah dan Gelisah Soal TKA Cina

Rakyat Resah dan Gelisah Soal TKA Cina

Rabu, 12 May 2021 18:32

Khutbah Idul Fitri: Lebaran dengan Covid-19

Khutbah Idul Fitri: Lebaran dengan Covid-19

Rabu, 12 May 2021 18:28

Fahri Hamzah Menyeru Presiden Bantu Hentikan Agresi Israel terhadap Rakyat Palestina

Fahri Hamzah Menyeru Presiden Bantu Hentikan Agresi Israel terhadap Rakyat Palestina

Rabu, 12 May 2021 18:18

KIBBM: Penyerangan Zionis Israel kepada Masjid Al-Aqsha Mencoreng Perdamaian Dunia

KIBBM: Penyerangan Zionis Israel kepada Masjid Al-Aqsha Mencoreng Perdamaian Dunia

Rabu, 12 May 2021 18:01

Putusan MA Bak Oase di Tengah Kering-Kerontangnya Rasa Keadilan

Putusan MA Bak Oase di Tengah Kering-Kerontangnya Rasa Keadilan

Rabu, 12 May 2021 16:30

Catatan 100 Hari Kapolri: Minim Perbaikan dan Melanggengkan Kekerasan

Catatan 100 Hari Kapolri: Minim Perbaikan dan Melanggengkan Kekerasan

Rabu, 12 May 2021 15:12

Mathla’ul Anwar Berduka Atas Wafatnya KH Tengku Zulkarnaen

Mathla’ul Anwar Berduka Atas Wafatnya KH Tengku Zulkarnaen

Rabu, 12 May 2021 15:00

Mudik Bukan Pergerakan Teroris Tapi Kebahagiaan Rakyat

Mudik Bukan Pergerakan Teroris Tapi Kebahagiaan Rakyat

Rabu, 12 May 2021 12:36

Tes Wawasan Kebangsaan dan Pelemahan Pemberantasan Korupsi

Tes Wawasan Kebangsaan dan Pelemahan Pemberantasan Korupsi

Rabu, 12 May 2021 12:09

Tatkala Jalan Tikus pun Ditutup

Tatkala Jalan Tikus pun Ditutup

Rabu, 12 May 2021 11:26

Pelajar Kabupaten Bekasi Berbagi 50 Paket Sembako

Pelajar Kabupaten Bekasi Berbagi 50 Paket Sembako

Rabu, 12 May 2021 10:38


MUI

Must Read!
X