Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.543 views

Gamang, Prancis Desak Negara-negara Timur Tengah Akhiri Seruan Pemboikotan Produk Mereka

PARIS, PRANCIS (voa-islam.com) - Seruan boikot produk Prancis menyusul komentar anti-Islam dan pembelaan Emmanuel Macron atas penerbitan kartun Nabi Muhammad Shalallahu 'Alaihi Wasallam sepertinya telah membuat Paris gamang sehingga mendesak negara-negara Timur Tengah untuk mengakhiri itu.

Prancis telah mendesak negara-negara Timur Tengah untuk mengakhiri seruan boikot barang-barangnya yang terjadi sebagai protes atas pembelaan hak Presiden Emmanuel Macron untuk menayangkan kartun Nabi Muhammad.

Kementerian luar negeri Prancis mengklaim seruan "tak berdasar" untuk boikot sedang "didorong oleh minoritas radikal".

Produk Prancis telah dihapus dari beberapa toko di Kuwait, Yordania, dan Qatar.

Sementara itu, protes terlihat di Libya, Suriah, dan Jalur Gaza.

Reaksi tersebut berasal dari komentar yang dibuat oleh Macron setelah pembunuhan seorang guru Prancis yang mempertunjukkan kartun Nabi Muhammad di kelas.

Sang presiden mengklaim guru tersebut, Samuel Paty, "dibunuh karena Islamis menginginkan masa depan kami", tetapi Prancis "tidak akan melepaskan kartun kami".

Penggambaran Nabi Muhammad merupakan pelanggaran serius bagi umat Muslim karena Islam secara eksplisit melarang gambar Muhammad Shalallahu 'Alaihi Wasallam dan Allah Subhanahu Wa Ta'ala.

Tetapi sekularisme negara - atau laïcité - adalah pusat identitas nasional Prancis. Membatasi kebebasan berekspresi untuk melindungi perasaan satu komunitas tertentu, kata negara, merusak persatuan.

Pada hari Ahad (25/10/2020) Macron menggandakan pembelaannya terhadap nilai-nilai sekularisme ( laïcité )Prancis dalam sebuah tweet yang berbunyi: "Kami tidak akan menyerah, selamanya."

Para pemimpin politik di Turki dan Pakistan telah mengecam Macron, menyebutnya tidak menghormati "kebebasan berkeyakinan" dan meminggirkan jutaan Muslim di Prancis.

Pada hari Ahad, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyatakan, untuk kedua kalinya, bahwa Macron harus mencari "pemeriksaan mental" untuk pandangannya tentang Islam.

Komentar serupa mendorong Prancis memanggil duta besarnya untuk Turki untuk konsultasi pada hari Sabtu.

Seberapa luas boikot terhadap produk Prancis?

Beberapa rak supermarket telah dikosongkan dari produk Prancis di Yordania, Qatar dan Kuwait pada hari Ahad. Barang-barang kecantikan dan rambut buatan Prancis, misalnya, tidak dipajang.

Di Kuwait, serikat pengecer besar telah memerintahkan pemboikotan barang-barang Prancis.

Serikat Masyarakat Koperasi Konsumen non-pemerintah mengatakan telah mengeluarkan arahan sebagai tanggapan atas "penghinaan berulang" terhadap Nabi Muhammad.

Dalam sebuah pernyataan, kementerian luar negeri Prancis membenarkan langkah tersebut, dengan menulis: "Seruan untuk boikot ini tidak berdasar dan harus segera dihentikan, serta semua serangan terhadap negara kita, yang didorong oleh minoritas radikal."

Secara online, seruan untuk boikot serupa di negara-negara Arab lainnya, seperti Arab Saudi, telah beredar.

Tagar yang menyerukan boikot jaringan supermarket Prancis, Carrefour, adalah topik paling tren kedua di Arab Saudi, ekonomi terbesar di dunia Arab.

Sementara itu, protes anti-Prancis diadakan di Libya, Gaza, dan Suriah utara, tempat para pejuang Suriah anti-Assad.

Mengapa Prancis terlibat dalam perselisihan ini?

Pembelaan kerast Macron terhadap sekularisme Prancis dan kritik terhadap Islam radikal setelah pembunuhan Paty telah membuat marah orang-orang di dunia Muslim.

Erdogan dari Turki bertanya dalam pidatonya: "Apa masalah dari individu bernama Macron dengan Islam dan dengan Muslim?"

Sementara itu, pemimpin Pakistan Imran Khan mengatakan pemimpin Prancis itu "menyerang Islam, jelas-jelas tanpa memahaminya".

"Presiden Macron telah menyerang dan melukai sentimen jutaan Muslim di Eropa & di seluruh dunia," cuitnya.

Awal bulan ini, sebelum pembunuhan gurunya, Macron telah mengumumkan rencana undang-undang yang lebih ketat untuk menangani apa yang disebutnya "separatisme Islam" di Prancis.

Dia mengatakan minoritas dari perkiraan enam juta Muslim Prancis berada dalam bahaya membentuk "masyarakat tandingan", menggambarkan Islam sebagai agama "dalam krisis".

Kartun yang menggambarkan nabi Muhammad Shalallahu 'Alaihi Wasallam memiliki warisan politik yang gelap dan intens di Prancis.

Pada 2015, 12 orang tewas dalam serangan terhadap kantor majalah satir Prancis Charlie Hebdo, yang menerbitkan kartun tersebut.

Beberapa komunitas Muslim terbesar di Eropa Barat mengatakan Macron berusaha menekan agama mereka dan mengatakan kampanyenya berisiko melegitimasi Islamofobia. (BBC)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Nenek renta ahli ibadah ini hidup seorang diri di bilik reyot Bengawan Solo. Bila hujan seisi rumah kebocoran air. Di malam hari, ia menggigil kedinginan diserang angin malam karena dindingnya...

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hijrah menjadi Muslimah, mantan Kristen Pantekosta ini ditimpa banyak ujian mulai dari keluarga hingga kerasnya pekerjaan. Hidup sebatang kara, ia bekerja keras sebagai buruh pembuat batu bata. ...

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Teh Imas mengalami gangguan kehamilan karena mengidap kista. Janinnya tak berkembang, yang dalam medis disebut IUGR (intrauterine growth restriction). Ia harus dikiret karena membahayakan nyawa....

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Latest News
Orasi Calon Bupati Sukoharjo Dinilai Pelecehan Syari’at Islam

Orasi Calon Bupati Sukoharjo Dinilai Pelecehan Syari’at Islam

Sabtu, 05 Dec 2020 08:56

Penistaan Islam dan Matinya Kebebasan Berpendapat

Penistaan Islam dan Matinya Kebebasan Berpendapat

Sabtu, 05 Dec 2020 08:47

BPJPH Gelar Diklat 100 Calon Penyelia Halal

BPJPH Gelar Diklat 100 Calon Penyelia Halal

Sabtu, 05 Dec 2020 08:27

Presiden Turki Tayyip Erdogan Berharap Prancis Akan Segera Menyingkirkan Emmanual Macron

Presiden Turki Tayyip Erdogan Berharap Prancis Akan Segera Menyingkirkan Emmanual Macron

Jum'at, 04 Dec 2020 21:35

Menlu Qatar Sebut Ada Kemajuan Untuk Menyelesaikan Krisis Teluk

Menlu Qatar Sebut Ada Kemajuan Untuk Menyelesaikan Krisis Teluk

Jum'at, 04 Dec 2020 21:00

Putra Syaikh Al-Audah: Ayah Saya Kehilangan Separuh Kemampuan untuk Mendengar dan Melihat di Penjara

Putra Syaikh Al-Audah: Ayah Saya Kehilangan Separuh Kemampuan untuk Mendengar dan Melihat di Penjara

Jum'at, 04 Dec 2020 19:45

Heboh Video Orasi Calon Bupati Sukoharjo Singgung Jilbab Bikin Warga Marah

Heboh Video Orasi Calon Bupati Sukoharjo Singgung Jilbab Bikin Warga Marah

Jum'at, 04 Dec 2020 19:44

Seorang Perwira CIA Tewas Dalam Serangan Terhadap Pejuang Al-Shabaab di Kota Pesisir Somalia

Seorang Perwira CIA Tewas Dalam Serangan Terhadap Pejuang Al-Shabaab di Kota Pesisir Somalia

Jum'at, 04 Dec 2020 18:16

Sekolah Pemikiran Islam Bandung Angkatan 6: Rihlah Daring Hingga ke Alhambra

Sekolah Pemikiran Islam Bandung Angkatan 6: Rihlah Daring Hingga ke Alhambra

Jum'at, 04 Dec 2020 15:57

Kolaborasi Wanita ISMA Malaysia dan Mushida Indonesia Bahas Peran Muslimah Membangun Peradaban

Kolaborasi Wanita ISMA Malaysia dan Mushida Indonesia Bahas Peran Muslimah Membangun Peradaban

Jum'at, 04 Dec 2020 15:39

''Di Dunia Ini Hanya Ada Dua Khadijah Saja''

''Di Dunia Ini Hanya Ada Dua Khadijah Saja''

Jum'at, 04 Dec 2020 15:15

MUI Akan Merangkul Umat Islam yang Tidak Berafiliasi dengan Ormas

MUI Akan Merangkul Umat Islam yang Tidak Berafiliasi dengan Ormas

Jum'at, 04 Dec 2020 11:10

Ultimatum Marcon dan Ketakutannya pada Islam

Ultimatum Marcon dan Ketakutannya pada Islam

Jum'at, 04 Dec 2020 10:16

Akun Youtube Front TV Milik FPI Hilang

Akun Youtube Front TV Milik FPI Hilang

Jum'at, 04 Dec 2020 09:57

Ahmad Syaikhu Minta Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Tidak Tebang Pilih

Ahmad Syaikhu Minta Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Tidak Tebang Pilih

Jum'at, 04 Dec 2020 09:29

Fraksi PKS Usulkan Jokowi Bentuk Kementerian Khusus Papua dan Indonesia Bagian Timur

Fraksi PKS Usulkan Jokowi Bentuk Kementerian Khusus Papua dan Indonesia Bagian Timur

Jum'at, 04 Dec 2020 08:08

Kopi Sehat UBM: Hilangnya Ilmu dengan Wafatnya Ulama

Kopi Sehat UBM: Hilangnya Ilmu dengan Wafatnya Ulama

Jum'at, 04 Dec 2020 07:38

Publik Konsentrasi ke Habib Rizieq, PDIP Sibuk Memaksakan RUU HIP

Publik Konsentrasi ke Habib Rizieq, PDIP Sibuk Memaksakan RUU HIP

Jum'at, 04 Dec 2020 07:25

Seandainya Jokowi dan Habib Rizieq Bertemu

Seandainya Jokowi dan Habib Rizieq Bertemu

Jum'at, 04 Dec 2020 06:59

Pendidikan, Antara Keluarga, Sekolah dan Masyarakat

Pendidikan, Antara Keluarga, Sekolah dan Masyarakat

Jum'at, 04 Dec 2020 06:54


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X