Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.835 views

Ulama dan Pemimpin Muslim Filipina Kecam Rencana Militer Untuk Mengawasi Madrasah

MINDANAO, FILIPINA (voa-islam.com) - Organisasi agama Islam terbesar di Filipina dan para pemimpin komunitas Muslim lainnya pada hari Senin (19/10/2020) mengecam pernyataan panglima militer yang mengatakan pekan lalu bahwa angkatan bersenjata akan memantau sekolah-sekolah Islam karena laporan intelijen bahwa mereka digunakan untuk merekrut pejuang baru.

Ebrahim Ismael, anggota dewan Konferensi Ulama Nasional Filipina, sebuah organisasi yang mewakili cendekiawan Islam, mengatakan pengungkapan itu akan memperumit hubungan yang sudah renggang antara warga sipil Muslim dan sektor keamanan.

“Salah jika mengatakan bahwa madrasah digunakan untuk perekrutan kelompok teror. Saya adalah produk madrasah dan ekstremisme tidak diajarkan kepada kami, ”katanya kepada Benar News. "Mungkin para militan menjalankan sekolah Islam mereka sendiri, tetapi secara umum sekolah Islam tidak digunakan untuk perekrutan."

Pekan lalu, Panglima Angkatan Bersenjata Jenderal Gilbert Gapay mengatakan kepada wartawan bahwa sektor keamanan akan memantau sekolah-sekolah Islam untuk mencegah kemungkinan infiltrasi militan yang terkait dengan kelompok ekstremis yang dikenal sebagai Islam State (IS). Departemen Pendidikan mendaftar 500 madrasah di seluruh negeri, tetapi banyak madrasah lainnya tidak terdaftar, menurut pejabat.

Propagandis IS yang paham internet telah memikat anak-anak melalui media sosial, kata Gapay.

“Kami sekarang memperkuat dan meningkatkan program kami sejauh pencegahan ketika menghadapi kekerasan ekstremisme. Kami sekarang sedang berkoordinasi dengan Departemen Pendidikan, melihat ke berbagai sekolah, khususnya di Sulu dan bagian lain Mindanao, ”kata Gapay, mengacu pada sebagian besar Muslim di Filipina selatan.

Sebagai tanggapan, Uztadz Hakimi Dimakuta, seorang pemimpin agama Muslim di provinsi Lanao del Sur di selatan, menekankan bahwa radikalisme tidak diajarkan di sekolah-sekolah Islam. Dia berkata bahwa "100 persen, (madrasah) tidak menyebarkan bom jibaku dan bentuk terorisme lainnya."

“Saya belajar bagaimana menjadi warga negara yang baik dan bagaimana berurusan dengan sesama umat Kristiani,” katanya, seraya menambahkan bahwa dia telah belajar di sebuah madrasah pada tahun-tahun awalnya.

Sementara itu, Mujiv Hataman, anggota kongres Muslim, menantang Gapay untuk mengajukan tuntutan jika dia bisa membuktikan klaim bahwa sekolah berfungsi sebagai saluran bagi militan untuk merekrut siswa.

“Saya tidak pernah mendengar, bahkan tidak sekali pun, ajaran apapun tentang terorisme. Bahkan, kami diajari untuk tidak melakukan hal buruk dan tidak menyakiti orang lain, ”kata Hataman, yang berasal dari Pulau Basilan selatan.

Basilan adalah tempat kelompok pejuang Abu Sayyaf berdiri lebih dari dua dekade lalu.

“Militer seharusnya tidak membuat pernyataan umum yang mengaitkan madrasah dengan teroris tanpa menunjukkan bukti keberadaannya yang tak terbantahkan. Ini berbahaya dan tidak adil, dan itu tidak memiliki tujuan yang nyata selain secara tidak adil menempatkan sekolah kita dalam situasi yang sangat membahayakan, ”kata Hataman.

Gapay mengungkapkan rencana tersebut selama forum online dengan jurnalis pada 13 Oktober, hanya beberapa hari setelah penangkapan Rezky Fantasya Rullie, seorang wanita Indonesia yang diyakini masih remaja dan diduga merencanakan serangan bom jibaku diri di Jolo. Pulau di provinsi Sulu.

Pihak berwenang mengatakan orang tuanya, Rullie Rian Zeke dan Ulfah Handayani Saleh, melakukan pemboman jibaku kembar di gereja Our Lady of Mount Carmel di Jolo yang menewaskan 21 orang dan diri mereka sendiri pada Januari 2019. Operasi intelijen militer mengatakan mereka yakin Rullie memiliki dua saudara kandung - seorang anak laki-laki, usia 10, dan seorang wanita, usia 20 - yang dilatih sebagai pelaku bom jibaku.

Pengungkapan Gapay datang beberapa bulan setelah kepala polisi Manila meminta maaf setelah rencana untuk mengumpulkan nama-nama siswa di daerah ibu kota diumumkan.

Pada bulan Maret, Brigjen Polisi Distrik Manila Jenderal Bernabe Balba meminta maaf kepada para pemimpin Muslim Filipina setelah departemennya dikritik karena rencananya mengumpulkan nama-nama sekolah menengah dan mahasiswa di wilayah ibu kota.

Publik mengetahui rencana tersebut melalui sebuah memo yang bocor pada bulan Januari. Itu dibatalkan di tengah kritik bahwa polisi di ibu kota negara yang mayoritas beragama Katolik itu memilih siswa minoritas Muslim. (BN)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Kanaya Shersabila, yatim piatu segudang prestasi ini tak bisa sekolah lagi karena tak punya biaya. Sang nenek yang jadi tulang punggung keluarga tak bisa mencari nafkah karena sudah uzur sakit-sakitan....

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Maryanti tak bisa khusyuk beribadah Ramadhan karena kondisinya kritis. Persalinan di rumah sakit berjalan lancar, namun tagihan 4,5 juta rupiah tak mampu dibayar oleh keluarga kuli serabutan...

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Terlahir disabilitas tanpa kaki dan tangan yang sempurna, ia tetap tegar berdakwah dan bekerja mencari nafkah sebagai tukang las di bengkel berat. Ia butuh sepeda motor roda tiga untuk berdakwah....

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Sudah 21 hari Kakek Jaman mengungsi ke jembatan di tengah sawah Karangharja Bekasi. Rumah bambu yang dihuni sejak tahun 1985 itu roboh diterjang banjir akibat jebolnya tanggul Citarum....

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla ini ambruk tak kuat menahan gempuran hujan deras. Kegiatan ibadah dan syiar mushalla pun terhenti. Ayo bantu renovasi supaya pada bulan Ramadhan warga bisa shalat jamaah, tarawih dan...

Latest News
PAN Minta KPK Pertahankan Novel Baswedan Cs

PAN Minta KPK Pertahankan Novel Baswedan Cs

Jum'at, 14 May 2021 10:19

AHY Kecam Tindakan Anarkis Pasukan Bersenjata Israel di Masjid Al-Aqsa

AHY Kecam Tindakan Anarkis Pasukan Bersenjata Israel di Masjid Al-Aqsa

Jum'at, 14 May 2021 10:07

Santap Hidangan Lebaran, Perhatikan Titik Kritis Kehalalannya

Santap Hidangan Lebaran, Perhatikan Titik Kritis Kehalalannya

Jum'at, 14 May 2021 09:50

Pesan Haedar Nashir di Hari Raya Idul Fitri

Pesan Haedar Nashir di Hari Raya Idul Fitri

Jum'at, 14 May 2021 09:34

Mudik Ala-Ala

Mudik Ala-Ala

Jum'at, 14 May 2021 09:27

Makin Kalap Israel, Makin Hancur Lobinya di Indonesia

Makin Kalap Israel, Makin Hancur Lobinya di Indonesia

Jum'at, 14 May 2021 09:11

Dewan Da'wah Desak Pemerintah Lakukan Diplomasi Hentikan Agresi Militer Israel ke Palestina

Dewan Da'wah Desak Pemerintah Lakukan Diplomasi Hentikan Agresi Militer Israel ke Palestina

Jum'at, 14 May 2021 09:07

Tangani Pandemi, Muhammadiyah Rogoh Kocek Rp346 Milyar untuk 31,9 Juta Masyarakat Indonesia

Tangani Pandemi, Muhammadiyah Rogoh Kocek Rp346 Milyar untuk 31,9 Juta Masyarakat Indonesia

Jum'at, 14 May 2021 08:53

Sikapi Kudeta Myanmar, BKSAP dan Parlemen Uni Eropa Gelar Diskusi Daring

Sikapi Kudeta Myanmar, BKSAP dan Parlemen Uni Eropa Gelar Diskusi Daring

Jum'at, 14 May 2021 08:46

Al Aqsha Needs Us!

Al Aqsha Needs Us!

Jum'at, 14 May 2021 08:29

Wakil Pemimpin Hamas Sebut Kelompoknya Belum Gunakan 'Aset Utama' Untuk Melawan Agresi Israel

Wakil Pemimpin Hamas Sebut Kelompoknya Belum Gunakan 'Aset Utama' Untuk Melawan Agresi Israel

Kamis, 13 May 2021 18:15

Jet Tempur Israel Bom Kantor Kelompok Bantuan Kemanusiaan Turki Di Gaza

Jet Tempur Israel Bom Kantor Kelompok Bantuan Kemanusiaan Turki Di Gaza

Kamis, 13 May 2021 17:45

Polisi Prancis Bubarkan Demonstrasi Untuk Mendukung Palestina Di Paris

Polisi Prancis Bubarkan Demonstrasi Untuk Mendukung Palestina Di Paris

Kamis, 13 May 2021 17:21

Euforia Ramadhan vs Lebaran

Euforia Ramadhan vs Lebaran

Kamis, 13 May 2021 10:19

Jadi Panitia Zakat Fitrah, PD PII Kabupaten Bekasi Dapat Apresiasi

Jadi Panitia Zakat Fitrah, PD PII Kabupaten Bekasi Dapat Apresiasi

Kamis, 13 May 2021 10:09

Taliban Rebut Distrik Utama Di Provinsi Wardak Dari Pasukan Afghanistan

Taliban Rebut Distrik Utama Di Provinsi Wardak Dari Pasukan Afghanistan

Rabu, 12 May 2021 21:25

Kelompok Perlawanan Palestina Tembakan 1000 Lebih Roket Sebagai Tanggapan Agresi Israel Di Gaza

Kelompok Perlawanan Palestina Tembakan 1000 Lebih Roket Sebagai Tanggapan Agresi Israel Di Gaza

Rabu, 12 May 2021 21:10

48 Orang, 14 Di Antaranya Anak-anak Tewas Akibat Serangan Israel Yang Sedang Berlangsung Di Gaza

48 Orang, 14 Di Antaranya Anak-anak Tewas Akibat Serangan Israel Yang Sedang Berlangsung Di Gaza

Rabu, 12 May 2021 20:46

Menimbang Kepekaan Sosial antara Larangan Mudik Vs Masuknya WN China

Menimbang Kepekaan Sosial antara Larangan Mudik Vs Masuknya WN China

Rabu, 12 May 2021 20:34

Rakyat Resah dan Gelisah Soal TKA Cina

Rakyat Resah dan Gelisah Soal TKA Cina

Rabu, 12 May 2021 18:32


MUI

Must Read!
X