Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.819 views

Laporan: UEA Bantu Zionis Israel Blokir Jalur Gaza

JALUR GAZA, PALESTINA (voa-islam.com) - UEA telah membantu Zionis Israel memblokir Jalur Gaza yang terkepung, sebuah penyelidikan baru dari daerah kantong yang terkepung telah terungkap.

Berbicara kepada Al Jazeera untuk sebuah film dokumenter, seorang insinyur untuk Brigade Izzuddin Al-Qassam, sayap militer Hamas, mengatakan UEA telah mendukung Israel dan Mesir untuk memblokir Gaza melalui pangkalan militer Bernice.

Insinyur tersebut, yang disebut sebagai Abu Salman, mengatakan dalam program 'What's Hidden is Greater' bahwa UEA telah mendukung Mesir dan Israel dalam memotong pasokan apa pun ke Gaza melalui pantai selatan Laut Merah.

UEA menormalisasi hubungan dengan Israel pada Agustus setelah bertahun-tahun menjalin hubungan rahasia, terutama untuk mencegah poros pro-Iran, yang dituduh oleh AS, Israel, dan sekutunya sebagai bagian dari Hamas.

Program tersebut juga mengungkapkan untuk pertama kalinya bahwa Brigade Al-Qassam telah menemukan amunisi dalam jumlah besar di dua kapal perang Inggris yang tenggelam, serta berhasil membuat rudal baru dari sisa-sisa peluru yang ditembakkan oleh Israel ke Gaza dalam perang 2014, yang menewaskan Setidaknya 2.014 warga Palestina menurut PBB.

"Kami memeriksa peluru Inggris yang kami temukan di kedalaman laut dan memutuskan untuk mendaur ulangnya untuk membuat amunisi kami sendiri. Kami melakukan percobaan pada atap beton bertulang setebal 40 cm, dan hasilnya adalah target yang hancur total. ", Abu Salman menjelaskan.

Menolak tawaran Kushner

Sementara itu, Ismail Haniyeh, kepala biro politik Hamas, mengungkapkan dalam detail program tersebut tawaran yang dibuat oleh penasihat Presiden AS Donald Trump dan menantunya Jared Kushner.

Menurut Haniyeh, Kushner meminta "pihak lain" untuk meyakinkan Hamas agar berdialog dengan mereka di negara Arab atau Eropa mana pun pilihan mereka.

"Kami menolak tawaran dari kantor Kushner yang dimediasi oleh pihak lain untuk mengadakan pertemuan demi dialog dengan musuh Zionis," ujarnya.

"Kami memutuskan untuk menolak dialog apapun yang akan menjamin negara Palestina di Jalur Gaza di bawah implementasi kesepakatan abad ini," tambah Haniyeh.

Hanieyeh mengatakan bahwa meskipun ada upaya untuk melucuti senjata Hamas, Israel pada akhirnya gagal.

"Israel telah gagal untuk melucuti perlawanan dalam pengepungannya, terlepas dari semua normalisasi, menempatkan gerakan pada daftar teroris dan menjelekkannya. Sekarang ada lebih banyak bukti bahwa perlawanan berada dalam keadaan ekspansi dan bangkit," katanya kepada Al Jazeera .

"Kami tidak mencari perang di Jalur Gaza, tetapi kami tidak takut akan hal itu, dan jika pendudukan berpikir untuk meluncurkan agresi baru terhadap Gaza, pertempuran akan berbeda, dan faksi-faksi, terutama Qassam, ada di dalam paketnya, yang akan mengejutkan musuh, "tambahnya.

Kekerasan yang sedang berlangsung terhadap Gaza

Pada tahun 2006, Israel memberlakukan blokade darat, laut, dan udara di jalur itu, yang secara efektif mengubah kantong pesisir menjadi penjara terbuka, di mana kebutuhan dasar seperti makanan, bahan bakar, dan obat-obatan sangat dikendalikan.

Israel menegaskan blokade diperlukan untuk mengisolasi Hamas, yang telah berperang tiga kali sejak 2008, melukai daerah kantong yang dikepung.

Kritikus mengatakan blokade itu, bersama dengan pemboman berkala di Gaza sama dengan hukuman kolektif dari 2 juta penduduk kantong pantai itu.

Pada tahun 2014, PBB, bersama dengan empat organisasi hak asasi manusia lainnya meramalkan Gaza tidak akan dapat dihuni pada tahun 2020, tetapi situasi di kantong yang terkepung semakin memburuk sehingga banyak organisasi hak asasi menganggapnya tidak dapat dihuni bahkan sebelum dekade ini dimulai.

Hampir 70% populasi Gaza tidak aman pangan dan sekitar 80 persen warga Palestina di daerah kantong yang miskin bergantung pada bantuan internasional, menurut PBB.

Selain merusak tanaman, Israel memblokir pengiriman makanan agar tidak mencapai kantong yang terkepung, bersama dengan membatasi warga Palestina untuk memancing di wilayah laut mereka sendiri. (TNA)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Kanaya Shersabila, yatim piatu segudang prestasi ini tak bisa sekolah lagi karena tak punya biaya. Sang nenek yang jadi tulang punggung keluarga tak bisa mencari nafkah karena sudah uzur sakit-sakitan....

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Maryanti tak bisa khusyuk beribadah Ramadhan karena kondisinya kritis. Persalinan di rumah sakit berjalan lancar, namun tagihan 4,5 juta rupiah tak mampu dibayar oleh keluarga kuli serabutan...

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Terlahir disabilitas tanpa kaki dan tangan yang sempurna, ia tetap tegar berdakwah dan bekerja mencari nafkah sebagai tukang las di bengkel berat. Ia butuh sepeda motor roda tiga untuk berdakwah....

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Sudah 21 hari Kakek Jaman mengungsi ke jembatan di tengah sawah Karangharja Bekasi. Rumah bambu yang dihuni sejak tahun 1985 itu roboh diterjang banjir akibat jebolnya tanggul Citarum....

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla ini ambruk tak kuat menahan gempuran hujan deras. Kegiatan ibadah dan syiar mushalla pun terhenti. Ayo bantu renovasi supaya pada bulan Ramadhan warga bisa shalat jamaah, tarawih dan...

Latest News
PAN Minta KPK Pertahankan Novel Baswedan Cs

PAN Minta KPK Pertahankan Novel Baswedan Cs

Jum'at, 14 May 2021 10:19

AHY Kecam Tindakan Anarkis Pasukan Bersenjata Israel di Masjid Al-Aqsa

AHY Kecam Tindakan Anarkis Pasukan Bersenjata Israel di Masjid Al-Aqsa

Jum'at, 14 May 2021 10:07

Santap Hidangan Lebaran, Perhatikan Titik Kritis Kehalalannya

Santap Hidangan Lebaran, Perhatikan Titik Kritis Kehalalannya

Jum'at, 14 May 2021 09:50

Pesan Haedar Nashir di Hari Raya Idul Fitri

Pesan Haedar Nashir di Hari Raya Idul Fitri

Jum'at, 14 May 2021 09:34

Mudik Ala-Ala

Mudik Ala-Ala

Jum'at, 14 May 2021 09:27

Makin Kalap Israel, Makin Hancur Lobinya di Indonesia

Makin Kalap Israel, Makin Hancur Lobinya di Indonesia

Jum'at, 14 May 2021 09:11

Dewan Da'wah Desak Pemerintah Lakukan Diplomasi Hentikan Agresi Militer Israel ke Palestina

Dewan Da'wah Desak Pemerintah Lakukan Diplomasi Hentikan Agresi Militer Israel ke Palestina

Jum'at, 14 May 2021 09:07

Tangani Pandemi, Muhammadiyah Rogoh Kocek Rp346 Milyar untuk 31,9 Juta Masyarakat Indonesia

Tangani Pandemi, Muhammadiyah Rogoh Kocek Rp346 Milyar untuk 31,9 Juta Masyarakat Indonesia

Jum'at, 14 May 2021 08:53

Sikapi Kudeta Myanmar, BKSAP dan Parlemen Uni Eropa Gelar Diskusi Daring

Sikapi Kudeta Myanmar, BKSAP dan Parlemen Uni Eropa Gelar Diskusi Daring

Jum'at, 14 May 2021 08:46

Al Aqsha Needs Us!

Al Aqsha Needs Us!

Jum'at, 14 May 2021 08:29

Wakil Pemimpin Hamas Sebut Kelompoknya Belum Gunakan 'Aset Utama' Untuk Melawan Agresi Israel

Wakil Pemimpin Hamas Sebut Kelompoknya Belum Gunakan 'Aset Utama' Untuk Melawan Agresi Israel

Kamis, 13 May 2021 18:15

Jet Tempur Israel Bom Kantor Kelompok Bantuan Kemanusiaan Turki Di Gaza

Jet Tempur Israel Bom Kantor Kelompok Bantuan Kemanusiaan Turki Di Gaza

Kamis, 13 May 2021 17:45

Polisi Prancis Bubarkan Demonstrasi Untuk Mendukung Palestina Di Paris

Polisi Prancis Bubarkan Demonstrasi Untuk Mendukung Palestina Di Paris

Kamis, 13 May 2021 17:21

Euforia Ramadhan vs Lebaran

Euforia Ramadhan vs Lebaran

Kamis, 13 May 2021 10:19

Jadi Panitia Zakat Fitrah, PD PII Kabupaten Bekasi Dapat Apresiasi

Jadi Panitia Zakat Fitrah, PD PII Kabupaten Bekasi Dapat Apresiasi

Kamis, 13 May 2021 10:09

Taliban Rebut Distrik Utama Di Provinsi Wardak Dari Pasukan Afghanistan

Taliban Rebut Distrik Utama Di Provinsi Wardak Dari Pasukan Afghanistan

Rabu, 12 May 2021 21:25

Kelompok Perlawanan Palestina Tembakan 1000 Lebih Roket Sebagai Tanggapan Agresi Israel Di Gaza

Kelompok Perlawanan Palestina Tembakan 1000 Lebih Roket Sebagai Tanggapan Agresi Israel Di Gaza

Rabu, 12 May 2021 21:10

48 Orang, 14 Di Antaranya Anak-anak Tewas Akibat Serangan Israel Yang Sedang Berlangsung Di Gaza

48 Orang, 14 Di Antaranya Anak-anak Tewas Akibat Serangan Israel Yang Sedang Berlangsung Di Gaza

Rabu, 12 May 2021 20:46

Menimbang Kepekaan Sosial antara Larangan Mudik Vs Masuknya WN China

Menimbang Kepekaan Sosial antara Larangan Mudik Vs Masuknya WN China

Rabu, 12 May 2021 20:34

Rakyat Resah dan Gelisah Soal TKA Cina

Rakyat Resah dan Gelisah Soal TKA Cina

Rabu, 12 May 2021 18:32


MUI

Must Read!
X

Jum'at, 14/05/2021 09:27

Mudik Ala-Ala