Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.644 views

Pejuang Islamic State Kuasai 4 Desa di Semenanjung Sinai Mesir

SINAI UTARA, MESIR (voa-islam.com) - Militer Mesir terlibat dalam bentrokan mematikan dengan kelompok pejuang Islamic State (IS) di semenanjung Sinai, dengan sedikitnya tiga tentara tewas dan puluhan warga sipil mengungsi setelah jihadis menduduki empat desa pekan lalu.

Wilayat Sinai, afiliasi IS Mesir, menguasai empat desa di dekat kota Bir Al-Abd di provinsi Sinai Utara.

Bir Al-Abd adalah tempat serangan paling mematikan dalam sejarah negara itu, ketika para anggota Wilayat Sinai pada 2017 menyerbu sebuah masjid Sufi yang menewaskan 311 jemaah.

Serangan itu terjadi tak lama setelah Kairo mengatakan telah menggagalkan serangan "teroris" di dekatnya, menewaskan 18 pejuang

Alat peledak improvisasi (IED) dan ranjau yang ditempatkan di titik strategis di sekitar desa telah menghambat kemampuan militer untuk mengusir para jihadis, Mada Masr melaporkan.

Militer sejak itu telah menggunakan pemboman udara untuk mengatasi para pemberontak, sebuah keputusan yang dapat mengakibatkan sejumlah korban sipil.

Angkatan udara pada hari Senin (27/7/2020) meluncurkan lebih dari 25 serangan yang menargetkan posisi pejuang IS di desa-desa, saksi mata dan sumber suku setempat mengatakan kepada situs berbahasa Arab The New Arab.

Upaya sebelumnya pada serangan darat untuk mengusir para pejuang Wilayat Sinai mengakibatkan sejumlah korban, sumber menambahkan.

Sementara serangan udara belum menghasilkan korban sipil yang dilaporkan, mereka telah menghancurkan sebuah klinik medis dan sejumlah rumah, kata sumber itu.

Di dalam Bir Al-Abd, para jihadis menembak mati seorang perwira militer pada hari Senin, sumber-sumber medis mengatakan kepada situsThe New Arab.

Laporan yang saling bertentangan

Kematian itu bukan korban militer pertama dalam sepekan terakhir.

Sebelum menduduki desa-desa, pejuang Wilayat Sinai melancarkan serangan terhadap sebuah kamp militer di desa Rabaa pada Selasa pekan lalu.

Para jihadis dilaporkan meledakkan dua kendaraan yang terjebak jebakan dan menembakkan peluru anti-tank ke militer yang mengakibatkan bentrokan hebat dan serangan udara pada posisi IS.

Dalam sebuah pernyataan pada hari Selasa, militer mengatakan telah "menggagalkan" serangan terhadap sebuah pos militer di daerah itu dan menewaskan 18 militan.

Dua personel tentara tewas dan empat lainnya cedera dalam serangan itu, kata militer tanpa memberikan perincian tentang korban sipil.

Sumber-sumber lokal telah meragukan angka-angka itu, menunjukkan jumlah kematian militer bisa lebih tinggi dan bahwa sejumlah warga sipil tewas selama bentrokan dan pemboman. Seorang warga sipil terperangkap dalam baku tembak dan terbunuh, kata penduduk setempat.

Wilayat Sinai mengklaim telah membunuh 40 tentara selama serangan itu.

Pengalih perhatian

Serangan pekan lalu terhadap Rabaa mungkin merupakan upaya untuk mengalihkan perhatian militer dan menghabiskan sumber dayanya dalam persiapan untuk pendudukan desa-desa terdekat, pakar Sinai Mohannad Sabry menyatakan dalam tweet pada hari Senin.

Saksi mata mengatakan kepada Mada Masr bahwa pendudukan desa dimulai pada hari Selasa, sekitar waktu yang sama dengan serangan terhadap kamp militer Rabaa.

Setelah memasuki desa, para jihadis mengibarkan bendera hitam IS yang terkenal sebagai ganti bendera Mesir dan menanam alat peledak di pintu masuk desa, kata penduduk setempat.

Para pejuang IS pada awalnya mencoba untuk mendapatkan hati para penduduk dengan membagikan makanan dan permen, kata saksi mata.

Para pejuang Wilayat Sinai mengatakan kepada penduduk desa bahwa pertempuran mereka bukan dengan warga, tetapi dengan militer, dan bahwa mereka harus menjalani kehidupan mereka seperti biasa.

Mereka juga mengatakan kepada sekelompok anak muda di salah satu desa untuk berhenti merokok - sebuah praktik yang dianggap tidak diperbolehkan oleh kelompok itu.

Bagaimanapun segera setelah itu, para pejuang IS mulai mendirikan pos-pos pemeriksaan dan jebakan di seluruh desa, mendorong puluhan warga untuk melarikan diri dari daerah tersebut.

Jihadis telah melancarkan pemberontakan di semenanjung Sinai melawan negara Mesir sejak 2011. Konflik semakin meningkat setelah Presiden Abdel Fattah Al-Sisi merebut kekuasaan dalam kudeta militer 2013, menggulingkan pemerintah Mesir yang dipilih secara demokratis.

Kelompok-kelompok hak asasi manusia menuduh pemerintah melakukan pelanggaran HAM berat, dengan mengatakan bahwa tentara Mesir telah membunuh warga sipil dalam kampanye melawan kelompok yang berafiliasi dengan IS. (TNA)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Kanaya Shersabila, yatim piatu segudang prestasi ini tak bisa sekolah lagi karena tak punya biaya. Sang nenek yang jadi tulang punggung keluarga tak bisa mencari nafkah karena sudah uzur sakit-sakitan....

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Maryanti tak bisa khusyuk beribadah Ramadhan karena kondisinya kritis. Persalinan di rumah sakit berjalan lancar, namun tagihan 4,5 juta rupiah tak mampu dibayar oleh keluarga kuli serabutan...

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Terlahir disabilitas tanpa kaki dan tangan yang sempurna, ia tetap tegar berdakwah dan bekerja mencari nafkah sebagai tukang las di bengkel berat. Ia butuh sepeda motor roda tiga untuk berdakwah....

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Sudah 21 hari Kakek Jaman mengungsi ke jembatan di tengah sawah Karangharja Bekasi. Rumah bambu yang dihuni sejak tahun 1985 itu roboh diterjang banjir akibat jebolnya tanggul Citarum....

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla ini ambruk tak kuat menahan gempuran hujan deras. Kegiatan ibadah dan syiar mushalla pun terhenti. Ayo bantu renovasi supaya pada bulan Ramadhan warga bisa shalat jamaah, tarawih dan...

Latest News
7 Warga Sipil Suriah Tewas Dalam Penembakan Artileri Rezim Teroris Assad Di Idlib

7 Warga Sipil Suriah Tewas Dalam Penembakan Artileri Rezim Teroris Assad Di Idlib

Senin, 21 Jun 2021 19:35

Palestina Kecam PBB Karena Menutupi Kejahatan Israel Terhadap Anak-anak Palestina

Palestina Kecam PBB Karena Menutupi Kejahatan Israel Terhadap Anak-anak Palestina

Senin, 21 Jun 2021 18:05

Muhammadiyah Apresiasi Keputusan Pemerintah Geser Hari Libur Nasional

Muhammadiyah Apresiasi Keputusan Pemerintah Geser Hari Libur Nasional

Senin, 21 Jun 2021 17:59

Perpanjang Izin Operasional, LAZ Al Azhar Resmikan Kantor Layanan Bersama

Perpanjang Izin Operasional, LAZ Al Azhar Resmikan Kantor Layanan Bersama

Senin, 21 Jun 2021 17:45

Qatar Hanya Akan Izinkan Orang Yang Telah Divaksin Covid-19 Untuk Menonton Gelaran Piala Dunia 2022

Qatar Hanya Akan Izinkan Orang Yang Telah Divaksin Covid-19 Untuk Menonton Gelaran Piala Dunia 2022

Senin, 21 Jun 2021 15:35

Bersabar Terhadap Sikap Buruk Saudara

Bersabar Terhadap Sikap Buruk Saudara

Senin, 21 Jun 2021 15:16

Taliban Sebut Syariah Islam Satu-satunya Cara Mengakhiri Perang dan Memastikan Hak Perempuan

Taliban Sebut Syariah Islam Satu-satunya Cara Mengakhiri Perang dan Memastikan Hak Perempuan

Senin, 21 Jun 2021 12:00

Mengurai Polemik Jalur Sepeda

Mengurai Polemik Jalur Sepeda

Senin, 21 Jun 2021 10:44

Ketika Antrean ke Masjid Tak Sepanjang Antrean BTS Meal

Ketika Antrean ke Masjid Tak Sepanjang Antrean BTS Meal

Senin, 21 Jun 2021 08:53

Mewaspadai 6 Penyebab Hancurnya Pernikahan

Mewaspadai 6 Penyebab Hancurnya Pernikahan

Senin, 21 Jun 2021 02:56

Pemerintah Jerman Akan Larang Bendera Hamas

Pemerintah Jerman Akan Larang Bendera Hamas

Ahad, 20 Jun 2021 22:05

Presiden Afghanistan Ganti Menteri Pertahanan Di Tengah Kemajuan Taliban

Presiden Afghanistan Ganti Menteri Pertahanan Di Tengah Kemajuan Taliban

Ahad, 20 Jun 2021 20:40

Kasus Covid Meningkat, Kepala Daerah Diminta Tunda Pembelajaran Tatap Muka

Kasus Covid Meningkat, Kepala Daerah Diminta Tunda Pembelajaran Tatap Muka

Ahad, 20 Jun 2021 19:53

Pertahanan Udara Saudi Hancurkan 10 Drone Bersenjata Pemberontak Syi'ah Houtsi Yaman

Pertahanan Udara Saudi Hancurkan 10 Drone Bersenjata Pemberontak Syi'ah Houtsi Yaman

Ahad, 20 Jun 2021 11:21

Siaga Satu Covid, PP PERSISTRI Imbau Perketat Prokes dan Perkuat

Siaga Satu Covid, PP PERSISTRI Imbau Perketat Prokes dan Perkuat

Ahad, 20 Jun 2021 09:15

Miris, Menolong Pengungsi Dihukum Lima Tahun Penjara

Miris, Menolong Pengungsi Dihukum Lima Tahun Penjara

Ahad, 20 Jun 2021 09:13

20 Pabrik Hancur, 5000 Pekerja Kehilangan Pekerjaan Akibat Agresi Terbaru Israel Di Gaza

20 Pabrik Hancur, 5000 Pekerja Kehilangan Pekerjaan Akibat Agresi Terbaru Israel Di Gaza

Sabtu, 19 Jun 2021 20:15

Joe Biden Akan Kurangi Secara Drastis Sistem Persenjataan Dan Pasukan AS Di Timur Tengah

Joe Biden Akan Kurangi Secara Drastis Sistem Persenjataan Dan Pasukan AS Di Timur Tengah

Sabtu, 19 Jun 2021 19:45

2 Tahanan Penjara Guantanamo Asal Yaman Menangkan Pembebasan

2 Tahanan Penjara Guantanamo Asal Yaman Menangkan Pembebasan

Sabtu, 19 Jun 2021 19:15

Ormas Tak Perlu Lakukan Konvensi Capres

Ormas Tak Perlu Lakukan Konvensi Capres

Sabtu, 19 Jun 2021 10:53


MUI

Must Read!
X

Senin, 21/06/2021 15:16

Bersabar Terhadap Sikap Buruk Saudara