Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.570 views

Aktivis Malaysia Desak Orang-orang di Seluruh Dunia Peduli Terhadap Nasib Palestina

KUALA LUMPUR, MALAYSIA (voa-islam.com) - Seorang warga negara Malaysia yang ditahan oleh tentara Israel pada tahun 2016 selama misi kemanusiaan ke Gaza telah memanggil pemerintah di seluruh dunia karena kurangnya komitmen mereka terhadap hak asasi manusia Palestina.

Dr Fauziah Hasan membuat komentarnya dalam pidato yang disiarkan televisi di mana ia juga mengadvokasi menentang usulan aneksasi Israel atas sebagian besar Tepi Barat yang diduduki.

"Negara ilegal Israel telah merampok dan mencuri tanah dan properti Palestina selama lebih dari 70 tahun," kata Hasan. "Itu terus merampok dan mencuri sampai mimpinya membangun 'Israel Raya' dapat terwujud."

Dr Hasan adalah anggota dewan pengurus LSM Humanitarian Care Malaysia. Dia menunjukkan bahwa sejak awal pandemi COVID-19, Israel telah menahan 800 warga Palestina, termasuk 10 wanita dan 90 anak-anak. Selain itu, 65 rumah telah dihancurkan pada periode yang sama. "Ini semua ilegal menurut hukum dan konvensi internasional."

Dalam pidatonya yang disiarkan hari Senin (22/6/2020), Dr Hasan menceritakan pengalamannya sebagai salah satu dari 13 aktivis di kapal pesiar yang berlayar menuju Jalur Gaza yang terkepung pada tahun 2016 dengan tujuan untuk menghancurkan blokade yang diberlakukan Israel. Di antara kelompok itu adalah pemenang Nobel Perdamaian 1976, Mairead Maguire. Namun, Zaytouna-Oliva dicegat di perairan internasional 65 kilometer dari pantai Gaza.

Mengelaborasi dalam misi Perempuan Perahu ke Gaza, dia mengatakan bahwa para aktivis sadar bahwa hanya ada sedikit peluang mereka untuk dapat menembus blokade. Namun, misi itu adalah bagian dari Koalisi Armada Kebebasan yang lebih luas yang bertujuan untuk membuat seluruh dunia sadar akan nasib rakyat Palestina, terutama mereka yang tinggal di Gaza.

"Kami diculik di perairan internasional, dan dibawa ke penjara-penjara Israel," jelas Hasan. "Kami kemudian dideportasi ke Thailand karena negara tercinta saya, Malaysia, tidak memiliki hubungan diplomatik dengan negara ilegal Israel."

Dia mendesak orang-orang di seluruh dunia untuk menyuarakan keprihatinan dan kemarahan mereka melalui media sosial untuk menunjukkan solidaritas dengan Palestina dalam setiap aspek kehidupan: politik, keuangan, moral, spiritual, dan media. "Semua pemerintah yang adil harus memenuhi kewajiban mereka berdasarkan hukum internasional dengan mendukung penyelidikan Pengadilan Kriminal Internasional terhadap kejahatan perang Israel dan kejahatan terhadap kemanusiaan yang dilakukan di wilayah Palestina yang diduduki," pungkasnya. (MeMo)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Innalillahi..!! Ustadzah Pesantren Tahfizh Kecelakaan, Kepala Gegar Otak Koma 5 Hari

Innalillahi..!! Ustadzah Pesantren Tahfizh Kecelakaan, Kepala Gegar Otak Koma 5 Hari

Ustadzah Salma Khoirunnisa, salah satu pengajar di Pesantren Tahfizul Quran Darul Arqom Sukoharjo mengalami kecelakaan. Kondisinya masih belum sadar, dan sempat koma selama 5 hari karena diperkirakan...

Tutup Tahun Dengan Bakti Sosial Kesehatan di Pelosok Negeri

Tutup Tahun Dengan Bakti Sosial Kesehatan di Pelosok Negeri

Diawali dengan berniat karena Allah, berperan aktif menebarkan amal sholeh dan turut serta membantu pemerintah memberikan kemudahan kepada umat mendapatkan pelayanan kesehatan, maka Ulurtangan...

Ayah Wafat, Ibu Cacat, Bayu Anak Yatim Ingin Terus Bersekolah

Ayah Wafat, Ibu Cacat, Bayu Anak Yatim Ingin Terus Bersekolah

Rafli Bayu Aryanto (11) anak yatim asal Weru, Sukoharjo ini membutuhkan biaya masuk sekolah tingkat SMP (Sekolah Menengah Pertama). Namun kondisi ibu Wiyati (44) yang cacat kaki tak mampu untuk...

Program Sedekah Barang Ulurtangan Sukses Menyebarkan Kasih dan Berkah Bagi Muallaf di Kampung Pupunjul

Program Sedekah Barang Ulurtangan Sukses Menyebarkan Kasih dan Berkah Bagi Muallaf di Kampung Pupunjul

Alhamdulillah, pada Sabtu, (18/11/2023), Yayasan Ulurtangan.com dengan penuh rasa syukur berhasil melaksanakan program Sedekah Barangku sebagai wujud nyata kepedulian terhadap sesama umat Islam....

Merengek Kesakitan, Bayi Arga Muhammad Tak Kuat Perutnya Terus Membesar. Yuk Bantu..!!

Merengek Kesakitan, Bayi Arga Muhammad Tak Kuat Perutnya Terus Membesar. Yuk Bantu..!!

Sungguh miris kondisi Arga Muhammad Akbar (2) anak kedua pasangan Misran dan Sudarti ini, sudah sebulan ini perutnya terus membesar bagai balon yang mau meletus. Keluarganya butuh biaya berobat...

Latest News

MUI

Sedekah Al Quran

Sedekah Air untuk Pondok Pesantren

Must Read!
X