Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.183 views

Medis: Lebih 500 Orang Meninggal di Kamp Al-Hol Suriah pada 2019

KAMP AL-HOL, SURIAH (voa-islam.com) - Setidaknya 517 orang, sebagian besar anak-anak, meninggal pada tahun 2019 di sebuah kamp Suriah yang menampung orang-orang terlantar dan kerabat pejuang kelompok Islamic State, Bulan Sabit Merah Kurdi mengatakan kepada AFP, Kamis (16/1/2020).

Kamp Al-Hol yang dikelola oleh Kurdi di Suriah timur laut adalah rumah bagi sekitar 68.000 orang yang bergantung pada bantuan kemanusiaan, terutama selama bulan-bulan musim dingin yang keras.

Seorang juru bicara Bulan Sabit Merah Kurdi mengatakan 371 anak-anak termasuk di antara 517 orang yang meninggal di kota tenda kumuh tahun lalu.

Malnutrisi, perawatan kesehatan yang buruk untuk bayi baru lahir, dan hipotermia adalah di antara penyebab utama kematian di antara anak-anak, Dalal Ismail mengatakan kepada AFP di kamp.

"Situasinya tragis dan bebannya sangat besar," katanya, seraya menambahkan bahwa orang asing termasuk di antara anak-anak yang meninggal.

Warga Suriah dan Irak merupakan bagian terbesar dari penghuni kamp, ​​tetapi Al-Hol juga merupakan rumah bagi ribuan orang asing, terutama kerabat para pejuang IS yang ditahan di bagian kamp yang dijaga ketat di bawah pengawasan pasukan keamanan Kurdi.

- Kekurangan bantuan -

Pihak berwenang Kurdi mengatakan mereka menahan 12.000 warga asing non-Irak, termasuk 4.000 perempuan dan 8.000 anak-anak, di tiga kamp pengungsi di Suriah timur laut. Mayoritas ditahan di al-Hol.

Jaber Mustafa, seorang pejabat di kamp, ​​mengatakan bahwa bantuan yang diberikan oleh kelompok-kelompok bantuan "tidak cukup" untuk mengatasi "penderitaan besar" para penduduk.

Obat-obatan dan makanan adalah di antara kebutuhan yang paling mendesak, katanya kepada AFP.

Pemerintah Kurdi di timur laut Suriah pekan ini memperingatkan bahwa kondisi kemanusiaan di al-Hol dapat memburuk lebih lanjut setelah Dewan Keamanan PBB pada hari Jum'at memilih untuk membatasi bantuan lintas batas.

Penyeberangan Yaroubiya di perbatasan Irak adalah titik masuk utama untuk bantuan medis yang didanai PBB mencapai timur laut Suriah, termasuk al-Hol.

PBB telah menggunakannya untuk mengirimkan sejumlah persediaan medis yang tidak diizinkan oleh pemerintah Suriah melalui Damaskus.

Penutupan Yaroubiya akan mengganggu "60 hingga 70 persen bantuan medis untuk Al-Hol", kata Abdel Kader Mouwahad, direktur urusan kemanusiaan di pemerintahan otonomi Kurdi, kepada AFP.

Ini membuat Kurdi Suriah dengan Zamalka tidak resmi menyeberang dengan wilayah otonomi Kurdi Irak, yang tidak digunakan untuk bantuan PBB.

Nasib para jihadis asing dan kerabat mereka yang ditahan di wilayah Kurdi Suriah telah menjadi masalah yang sulit secara politik bagi negara asal mereka.

Negara-negara seperti Prancis dan Belgia yang memiliki kontingen besar warga negara di kamp-kamp semacam itu enggan untuk membawa mereka pulang, sementara Kurdi memperingatkan mereka tidak bisa mempertahankan mereka lebih lama.

- Musim Dingin -

Para penyelidik PBB pada hari Kamis menyerukan agar setidaknya anak-anak dipulangkan, terutama karena kurangnya surat-surat mereka menempatkan mereka dalam situasi "sangat berbahaya".

"Ini, pada gilirannya, membahayakan hak-hak mereka untuk kebangsaan, menghambat proses penyatuan kembali keluarga dan menempatkan mereka pada risiko yang lebih tinggi dari eksploitasi dan pelecehan," kata sebuah laporan oleh Komisi Penyelidikan PBB untuk Suriah.

Beberapa keluarga telah terjebak dalam limbo di kamp Al-Hol selama lebih dari setahun dan mengalami musim dingin kedua.

"Situasi kemanusiaan mengerikan, kami tidak mendapatkan bantuan yang cukup," kata seorang wanita yang memberikan namanya sebagai Amina Hussein, dan yang terlantar dari salah satu benteng terakhir dari "kekhalifahan" IS yang sekarang sudah tidak ada lagi pada 2018.

"Udara dingin menggigit dan hujan membanjiri tenda kami," kata wanita muda tersebut, yang mengenakan kerudung wajah niqab penuh dan menggendong putranya yang berusia 18 bulan yang menderita asma.

"Kondisinya semakin memburuk ketika saya menghidupkan pemanas dan kami tidak punya obat," kata ibu muda itu.

Setiap hari, antrian wanita - beberapa dari mereka di kursi roda dan yang lainnya berjalan dengan kruk - terbentuk di depan salah satu klinik Bulan Sabit Merah Kurdi di kamp.

"Mereka hanya menerima 50 orang setiap hari, jadi kami kadang-kadang menunggu dari jam 6 pagi sampai jam 9 malam bahkan tanpa berhasil mendaftarkan nama kami," kata Zeinab Saleh, seorang ibu empat anak asal Irak berusia 28 tahun.

"Jadi, kami kembali keesokan harinya. (AFP)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Sejak balita Astrid Nuraini sudah hidup sebatang kara tanpa ayah, ibu dan saudara. Diasuh ibu angkat yang sudah lanjut usia, ia tidak bisa melanjutkan sekolah ke SMA Islam karena terbentur biaya....

Latest News
Banyak Desakan Pilkada Serentak Ditunda, KPU Diminta Lakukan Analisis Serius

Banyak Desakan Pilkada Serentak Ditunda, KPU Diminta Lakukan Analisis Serius

Selasa, 22 Sep 2020 06:57

Bedah Buku 'Bau Amis Komunis' Karya Rizal Fadillah

Bedah Buku 'Bau Amis Komunis' Karya Rizal Fadillah

Selasa, 22 Sep 2020 06:35

Polisi Tuki Tahan 14 Warga Negara Asing Yang Diduga Terkait Islamic State

Polisi Tuki Tahan 14 Warga Negara Asing Yang Diduga Terkait Islamic State

Senin, 21 Sep 2020 21:20

Protes Menentang Pemerintahan Abdel Fattah Al-Sisi Terjadi di Seluruh Mesir

Protes Menentang Pemerintahan Abdel Fattah Al-Sisi Terjadi di Seluruh Mesir

Senin, 21 Sep 2020 18:45

Honduras Akan Relokasi Kedutaan Besar Mereka Ke Yerusalem Sebelum Akhir Tahun

Honduras Akan Relokasi Kedutaan Besar Mereka Ke Yerusalem Sebelum Akhir Tahun

Senin, 21 Sep 2020 17:45

Covid 19 Mengganas, Saatnya Berserah Diri kepada Allah

Covid 19 Mengganas, Saatnya Berserah Diri kepada Allah

Senin, 21 Sep 2020 16:37

Kerusuhan Pecah di Penjara Ghouiran Suriah Yang Menampung Tahanan Islamic State

Kerusuhan Pecah di Penjara Ghouiran Suriah Yang Menampung Tahanan Islamic State

Senin, 21 Sep 2020 14:45

Menag Positif Covid-19, Akses Masuk Kantor Kemenag Dibatasi

Menag Positif Covid-19, Akses Masuk Kantor Kemenag Dibatasi

Senin, 21 Sep 2020 12:50

Menteri Agama Terkonfirmasi Positif Covid-19

Menteri Agama Terkonfirmasi Positif Covid-19

Senin, 21 Sep 2020 11:59

Mati Rasa Demokrasi, Mencari Alternatif Sistem Pengganti

Mati Rasa Demokrasi, Mencari Alternatif Sistem Pengganti

Ahad, 20 Sep 2020 22:22

Peran Ibu dalam Pendidikan Anak, Sisi Lain dari Drama Korea Flower of Evil

Peran Ibu dalam Pendidikan Anak, Sisi Lain dari Drama Korea Flower of Evil

Ahad, 20 Sep 2020 21:53

Otoritas AS Cegah Amplop Berisi Racun Yang Ditujukkan Kepada Donald Trump

Otoritas AS Cegah Amplop Berisi Racun Yang Ditujukkan Kepada Donald Trump

Ahad, 20 Sep 2020 21:25

Sejarah Pengkhianatan PKI Akan Dihapus?

Sejarah Pengkhianatan PKI Akan Dihapus?

Ahad, 20 Sep 2020 21:20

Puluhan Pemukim Ilegal Yahudi Israel Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa

Puluhan Pemukim Ilegal Yahudi Israel Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa

Ahad, 20 Sep 2020 21:05

Inggris Tetapkan Denda Hingga 13.000 USD Bagi Pelanggar Aturan COVID-19

Inggris Tetapkan Denda Hingga 13.000 USD Bagi Pelanggar Aturan COVID-19

Ahad, 20 Sep 2020 18:30

Serangan Udara Kembar di Kunduz Afghanistan Tewaskan 30 Warga Sipil

Serangan Udara Kembar di Kunduz Afghanistan Tewaskan 30 Warga Sipil

Ahad, 20 Sep 2020 17:45

Anggota Komisi XI Minta Peruri Perhatikan SDM

Anggota Komisi XI Minta Peruri Perhatikan SDM

Ahad, 20 Sep 2020 06:52

Lima Langkah Islam Selamatkan Ekonomi

Lima Langkah Islam Selamatkan Ekonomi

Ahad, 20 Sep 2020 06:22

Direktur P3S Pertanyakan Keputusan Jokowi Tunjuk Luhut untuk Penanganan Covid-19

Direktur P3S Pertanyakan Keputusan Jokowi Tunjuk Luhut untuk Penanganan Covid-19

Sabtu, 19 Sep 2020 23:59

Para Pengkritik Harus Banyak Belajar Hukum Sehingg Tidak Asal Bicara

Para Pengkritik Harus Banyak Belajar Hukum Sehingg Tidak Asal Bicara

Sabtu, 19 Sep 2020 22:20


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X