Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.470 views

Libya Kumpulkan Bukti Ratusan Tentara Bayaran Rusia Bertempur Mendukung Haftar

TRIPOLI, LIBYA (voa-islam.com) - Pemerintah Libya yang didukung PBB telah mengumpulkan bukti tentara bayaran Rusia dari kelompok Wagner yang bertempur bersama jenderal pemberontak Khalifa Haftar.

Pemerintah Kesepakatan Nasional (GNA) telah mendokumentasikan antara 600 hingga 800 tentara bayaran Rusia di Libya dan sedang mengumpulkan nama-nama mereka dalam daftar untuk disampaikan kepada pemerintah Rusia, menurut Khaled al-Meshri, kepala Dewan Tertinggi pemerintah yang berbasis di Tripoli Negara.

"Kami akan mengunjungi Rusia setelah kami mengumpulkan semua bukti dan hadir ke pihak berwenang dan melihat apa yang mereka katakan," kata al-Meshri kepada The Associated Press pekan lalu. Dia tidak mengatakan kapan kunjungan itu akan terjadi.

Para pejabat AS dan Libya menuduh Rusia mengerahkan petempur dari kelompok tentara bayaran di daerah-daerah medan pertempuran utama di Libya dalam beberapa bulan terakhir.

Moskow telah berulang kali membantah berperan dalam pertempuran Libya.

Al-Meshri bersikeras pemerintahannya memiliki bukti kuat bahwa ada tentara bayaran Rusia di lapangan.

Dia mengatakan bahwa pasukan pemerintah telah menemukan ponsel, menyadap komunikasi dan menyita barang-barang pribadi yang tertinggal dalam kekacauan pertempuran.

Dia mengatakan data penerbangan menunjukkan tanggal dan nama warga Rusia yang bergerak dari Suriah ke Mesir dan kemudian ibukota Yordania, Amman, sebelum terbang ke kota Benghazi, Libya timur, kursi kekuasaan Haftar. Dia tidak merinci atau menyerahkan dokumen atau barang-barang ini kepada AP.

Grup Wagner diyakini telah mengirim tentara bayaran ke berbagai wilayah konflik, termasuk Suriah, Ukraina dan di tempat lain, meningkatkan tuduhan bahwa Moskow menggunakannya untuk menyebarkan pengaruhnya.

Perusahaan itu adalah kontraktor militer yang dijalankan oleh Yevgeny Prigozhin, seorang pengusaha yang memiliki hubungan dekat dengan Kremlin. Pejabat Rusia di masa lalu telah menolak untuk mengomentari kegiatan perusahaan itu.

Haftar didukung oleh Uni Emirat Arab dan Mesir, serta Prancis dan Rusia, sementara pemerintah berbasis Tripoli menerima bantuan dari Turki, Qatar dan Italia.

Seorang pejabat senior dari Departemen Luar Negeri AS mengatakan pekan lalu bahwa pihaknya bekerja dengan mitra-mitra Eropa untuk menjatuhkan sanksi pada kontraktor militer Rusia yang bertanggung jawab untuk mengirim para tentara bayaran ke Tripoli.

"Cara organisasi Rusia ini khususnya beroperasi sebelum menimbulkan momok korban besar-besaran dalam populasi sipil," kata Asisten Sekretaris Negara untuk Urusan Timur Dekat David Schenker.

Tentara Nasional Libya gadungan pimpinan Haftar - yang terdiri dari bekas-bekas unit tentara, Salafi Madkhali, dan anggota suku - meluncurkan serangannya di Tripoli pada April setelah merebut sebagian besar Libya timur dari jihadis dan saingan lainnya dalam beberapa tahun terakhir.

Libya jatuh ke dalam kekacauan ketika pemberontakan yang didukung-NATO menggulingkan Muammar Khadafi pada tahun 2011. Negara ini sekarang terpecah antara pemerintah di timur, bersekutu dengan Haftar, dan GNA di Tripoli di barat.

Kedua belah pihak didukung oleh milisi. Pertempuran telah terhenti dalam beberapa pekan terakhir, dengan kedua pihak saling menembaki satu sama lain di sepanjang wilayah selatan Tripoli. (TNA)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Sejak balita Astrid Nuraini sudah hidup sebatang kara tanpa ayah, ibu dan saudara. Diasuh ibu angkat yang sudah lanjut usia, ia tidak bisa melanjutkan sekolah ke SMA Islam karena terbentur biaya....

Latest News
Kasus Positif Harian Tembus 4.000, Anggota Komisi IX Minta Pilkada Serentak 2020 Ditunda

Kasus Positif Harian Tembus 4.000, Anggota Komisi IX Minta Pilkada Serentak 2020 Ditunda

Selasa, 22 Sep 2020 08:50

Legislator: Pemerintah Lamban Soal Pengembangan Energi Baru dan Terbarukan

Legislator: Pemerintah Lamban Soal Pengembangan Energi Baru dan Terbarukan

Selasa, 22 Sep 2020 07:47

Banyak Desakan Pilkada Serentak Ditunda, KPU Diminta Lakukan Analisis Serius

Banyak Desakan Pilkada Serentak Ditunda, KPU Diminta Lakukan Analisis Serius

Selasa, 22 Sep 2020 06:57

Bedah Buku 'Bau Amis Komunis' Karya Rizal Fadillah

Bedah Buku 'Bau Amis Komunis' Karya Rizal Fadillah

Selasa, 22 Sep 2020 06:35

Polisi Tuki Tahan 14 Warga Negara Asing Yang Diduga Terkait Islamic State

Polisi Tuki Tahan 14 Warga Negara Asing Yang Diduga Terkait Islamic State

Senin, 21 Sep 2020 21:20

Protes Menentang Pemerintahan Abdel Fattah Al-Sisi Terjadi di Seluruh Mesir

Protes Menentang Pemerintahan Abdel Fattah Al-Sisi Terjadi di Seluruh Mesir

Senin, 21 Sep 2020 18:45

Honduras Akan Relokasi Kedutaan Besar Mereka Ke Yerusalem Sebelum Akhir Tahun

Honduras Akan Relokasi Kedutaan Besar Mereka Ke Yerusalem Sebelum Akhir Tahun

Senin, 21 Sep 2020 17:45

Covid 19 Mengganas, Saatnya Berserah Diri kepada Allah

Covid 19 Mengganas, Saatnya Berserah Diri kepada Allah

Senin, 21 Sep 2020 16:37

Kerusuhan Pecah di Penjara Ghouiran Suriah Yang Menampung Tahanan Islamic State

Kerusuhan Pecah di Penjara Ghouiran Suriah Yang Menampung Tahanan Islamic State

Senin, 21 Sep 2020 14:45

Menag Positif Covid-19, Akses Masuk Kantor Kemenag Dibatasi

Menag Positif Covid-19, Akses Masuk Kantor Kemenag Dibatasi

Senin, 21 Sep 2020 12:50

Menteri Agama Terkonfirmasi Positif Covid-19

Menteri Agama Terkonfirmasi Positif Covid-19

Senin, 21 Sep 2020 11:59

Mati Rasa Demokrasi, Mencari Alternatif Sistem Pengganti

Mati Rasa Demokrasi, Mencari Alternatif Sistem Pengganti

Ahad, 20 Sep 2020 22:22

Peran Ibu dalam Pendidikan Anak, Sisi Lain dari Drama Korea Flower of Evil

Peran Ibu dalam Pendidikan Anak, Sisi Lain dari Drama Korea Flower of Evil

Ahad, 20 Sep 2020 21:53

Otoritas AS Cegah Amplop Berisi Racun Yang Ditujukkan Kepada Donald Trump

Otoritas AS Cegah Amplop Berisi Racun Yang Ditujukkan Kepada Donald Trump

Ahad, 20 Sep 2020 21:25

Sejarah Pengkhianatan PKI Akan Dihapus?

Sejarah Pengkhianatan PKI Akan Dihapus?

Ahad, 20 Sep 2020 21:20

Puluhan Pemukim Ilegal Yahudi Israel Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa

Puluhan Pemukim Ilegal Yahudi Israel Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa

Ahad, 20 Sep 2020 21:05

Inggris Tetapkan Denda Hingga 13.000 USD Bagi Pelanggar Aturan COVID-19

Inggris Tetapkan Denda Hingga 13.000 USD Bagi Pelanggar Aturan COVID-19

Ahad, 20 Sep 2020 18:30

Serangan Udara Kembar di Kunduz Afghanistan Tewaskan 30 Warga Sipil

Serangan Udara Kembar di Kunduz Afghanistan Tewaskan 30 Warga Sipil

Ahad, 20 Sep 2020 17:45

Anggota Komisi XI Minta Peruri Perhatikan SDM

Anggota Komisi XI Minta Peruri Perhatikan SDM

Ahad, 20 Sep 2020 06:52

Lima Langkah Islam Selamatkan Ekonomi

Lima Langkah Islam Selamatkan Ekonomi

Ahad, 20 Sep 2020 06:22


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X