Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.573 views

Imran Khan Tidak Kesampingkan Penggunaan Senjata Nuklir Jika Perang Dengan India Terjadi

ISLAMABAD, PAKISTAN (voa-islam.com) - Awal September, Perdana Menteri Pakistan Imran Khan berjanji bahwa negaranya tidak akan memulai konflik militer dengan India, sementara memperingatkan risiko perang dunia nuklir antara negara-negara tetangga di Asia Selatan ketika ketegangan meningkat di wilayah Kashmir yang disengketakan.

Perdana Menteri Pakistan Imran Khan telah memperingatkan “konsekuensi” jika negaranya yang bersenjata nuklir akhirnya kalah perang konvensional dengan tetangganya yang juga memiliki senjata nuklir, India.

Perdana menteri Pakistan membahas kebijakan luar negeri dan domestik pemerintahnya dalam sebuah wawancara dengan Al Jazeera pada Sabtu (14/9/2019).

Ketika ditanya apakah Pakistan akan memukul India dengan senjata nuklir jika terjadi konflik skala besar, Khan pertama kali mengesampingkan negaranya yang memulai serangan itu.

“Pakistan tidak akan pernah memulai perang, dan saya jelas: Saya seorang pasifis. Saya anti perang, ”katanya.

Namun, Khan menambahkan bahwa ketika dua negara bersenjata nuklir "berperang dalam sebuah perang konvensional, ada kemungkinan bahwa itu akan berakhir dalam perang nuklir."

“Jika katakan Pakistan, Tuhan melarang, kita sedang berperang konvensional, kita kalah, dan jika sebuah negara terjebak di antara pilihan: apakah Anda menyerah atau Anda berjuang sampai mati untuk kebebasan Anda - saya tahu rakyat Pakistan akan berjuang mati-matian untuk kebebasan mereka, ”kata PM Pakistan.

Khan telah berulang kali memperingatkan dalam beberapa pekan terakhir bahwa kekuatan asing, bersama dengan PBB, perlu melakukan intervensi dalam perselisihan antara India dan Pakistan atas perselisihan Kashmir.

"Jadi itu sebabnya kami telah mendekati PBB, kami mendekati setiap forum internasional, bahwa mereka harus bertindak sekarang karena ini adalah bencana potensial yang akan jauh melampaui anak benua India," kata Khan.

Sebelumnya pada bulan September, muncul di Konvensi Sikh Internasional di kota Lahore, Pakistan timur, Khan bersumpah untuk tidak menggunakan senjata nuklir terlebih dahulu melawan India.

Juru bicaranya kemudian menegaskan bahwa kata-kata itu "diambil di luar konteks," dan "tidak ada perubahan" dalam sikap nuklir Pakistan yang dilaporkan tidak mengesampingkan serangan pertama terhadap kekuatan konvensional yang luar biasa.
Persaingan sengit berlangsung selama bertahun-tahun

India dan Pakistan telah berperang tiga perang konvensional besar sejak pertengahan 1940-an, bersama dengan beberapa pertempuran kecil perbatasan.

Mayoritas bentrokan berpusat di sekitar wilayah Kashmir, di mana penembakan lintas batas sering terjadi di sepanjang Garis Kontrol.

Negara bertetangga itu terhuyung-huyung di ambang perang besar-besaran pada Februari, setelah New Delhi mengirim pesawat-pesawat tempur ke Pakistan setelah serangan jibaku terhadap pasukan keamanannya di Kashmir yang dikelola India untuk membom apa yang diklaim sebagai kamp kelompok gerilyawan Islam Jaish -e-Mohammed (JeM).

Islamabad, pada gilirannya, menuduh India melanggar kedaulatannya.

Hubungan negara-negara mencapai titik terendah bulan lalu, setelah India memutuskan untuk mencabut status pemerintahan sendiri dari bagian Kashmir yang dikontrolnya, dengan Delhi baru mengklaim sedang berupaya untuk mengekang terorisme.

Pakistan mengecam tindakan itu sebagai melanggar hukum internasional dan hanya berfungsi untuk memicu kekerasan di wilayah tersebut. (st/Sptnk)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Wakaf Speaker Mushalla Gunung Sri Tasikmalaya, Dapatkan Pahala yang Terus Mengalir

Wakaf Speaker Mushalla Gunung Sri Tasikmalaya, Dapatkan Pahala yang Terus Mengalir

Sudah 13 tahun mushalla ini menjadi sentral dakwah di kampung Gunung Sri, Tasikmalaya. Namun mushalla ini belum memiliki alat pengeras suara. Diperlukan dana 5 juta rupiah. Ayo Bantu....

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Sejak balita ia ditinggal wafat sang ayah, menyusul sang ibunda wafat dua tahun silam. Segala kesulitan, kesedihan dan keruwetan hidup, kini harus dipikul sendiri. ...

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Lengkap sudah ujian hidup remaja yatim asal Indramayu ini. Terlahir yatim sejak balita, ia dibesarkan tanpa belaian kasih ayah dan ibu. Kini di usia remaja, ia diuji dengan penyakit tumor ganas...

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Mushalla berumur 80 tahun ini didirikan Kyai Asmuri pada zaman penjajahan Belanda sebagai markas ibadah dan perjuangan pemuda kampung Mojosari Sragen. Kini kondisinya lapuk, reyot, dan keropos...

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Sejak hijrah dari Kristen, Maria terbuang dari keluarga besar dengan berbagai tuduhan dan fitnah keji. Tanpa dukungan keluarga, mahasiswi kedokteran Universitas Brawijaya ini butuh biaya kuliah...

Latest News
Hamdan Zoelva: Hukum Islam tidak Bertentangan dengan Nilai Pancasila

Hamdan Zoelva: Hukum Islam tidak Bertentangan dengan Nilai Pancasila

Sabtu, 29 Feb 2020 00:46

Prof Haedar Nashir: Perlu Ada Perubahan Strategi Dakwah

Prof Haedar Nashir: Perlu Ada Perubahan Strategi Dakwah

Jum'at, 28 Feb 2020 23:42

Impian Setiap Penguasa

Impian Setiap Penguasa

Jum'at, 28 Feb 2020 22:58

Krisis Air, Sampai Kapan Berakhir?

Krisis Air, Sampai Kapan Berakhir?

Jum'at, 28 Feb 2020 22:04

Ketua Bidang Fatwa MUI Pusat: Islam Wasathiyah Jawaban Hambatan Umat Islam

Ketua Bidang Fatwa MUI Pusat: Islam Wasathiyah Jawaban Hambatan Umat Islam

Jum'at, 28 Feb 2020 21:51

PKS Minta Pemerintah Desak India Hentikan Kekerasan dan Intoleransi terhadap Muslim di Negaranya

PKS Minta Pemerintah Desak India Hentikan Kekerasan dan Intoleransi terhadap Muslim di Negaranya

Jum'at, 28 Feb 2020 20:11

RUU Ketahanan Keluarga, Harapan Perbaikan dan Upaya Tambal Sulam

RUU Ketahanan Keluarga, Harapan Perbaikan dan Upaya Tambal Sulam

Jum'at, 28 Feb 2020 19:48

Komunitas Muslim India di Medan Serukan Demonstrasi Bela Kehormatan Agama

Komunitas Muslim India di Medan Serukan Demonstrasi Bela Kehormatan Agama

Jum'at, 28 Feb 2020 19:16

Chairul Tanjung Tularkan Semangat Interpreneurship kepada Peserta KUII VII

Chairul Tanjung Tularkan Semangat Interpreneurship kepada Peserta KUII VII

Jum'at, 28 Feb 2020 18:40

Omnibus Law: RUU Cilaka, Nasib Buruh Celaka?

Omnibus Law: RUU Cilaka, Nasib Buruh Celaka?

Jum'at, 28 Feb 2020 17:55

Ustaz Fadlan: Jangan Pecah Belah Umat dengan Stigma Sinis dan Tendesius kepada Sesama Ormas Islam

Ustaz Fadlan: Jangan Pecah Belah Umat dengan Stigma Sinis dan Tendesius kepada Sesama Ormas Islam

Jum'at, 28 Feb 2020 16:41

Sistem Sekuler Kapitalis Suburkan Masyarakat Stress

Sistem Sekuler Kapitalis Suburkan Masyarakat Stress

Jum'at, 28 Feb 2020 16:20

Mardani Minta Pemerintah India Selesaikan Konflik Horizontal

Mardani Minta Pemerintah India Selesaikan Konflik Horizontal

Jum'at, 28 Feb 2020 15:06

Ratusan Massa Aksi KAMMI Geruduk Istana Tuntut Cabut RUU Cipta Kerja

Ratusan Massa Aksi KAMMI Geruduk Istana Tuntut Cabut RUU Cipta Kerja

Jum'at, 28 Feb 2020 14:54

Sila Pertama adalah Bukti Agama Penguat Pancasila Bukan Musuh

Sila Pertama adalah Bukti Agama Penguat Pancasila Bukan Musuh

Jum'at, 28 Feb 2020 10:27

Tanggapi Kepala BPIP, Ketua Komisi Yudisial: Pancasila Itu Bersumber dari Agama

Tanggapi Kepala BPIP, Ketua Komisi Yudisial: Pancasila Itu Bersumber dari Agama

Jum'at, 28 Feb 2020 09:26

Sohibul Iman Berikan Tiga Catatan Penting Terkait Omnibus Law kepada Airlangga

Sohibul Iman Berikan Tiga Catatan Penting Terkait Omnibus Law kepada Airlangga

Jum'at, 28 Feb 2020 07:25

DPR Desak Dewan Pers Turunkan Satgas Anti Kekerasan Jurnalis

DPR Desak Dewan Pers Turunkan Satgas Anti Kekerasan Jurnalis

Jum'at, 28 Feb 2020 05:42

Masjid Tanpa Khatib adalah Musholla, Khatib Tanpa Masjid adalah Da;i

Masjid Tanpa Khatib adalah Musholla, Khatib Tanpa Masjid adalah Da;i

Jum'at, 28 Feb 2020 05:09

Di atas Kondisi Apa Kita Meninggal Dunia?

Di atas Kondisi Apa Kita Meninggal Dunia?

Kamis, 27 Feb 2020 23:10


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X