Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.799 views

Turki Peringatkan Suriah untuk 'Tidak Bermain Api'

ANKARA, TURKI (voa-islam.com) - Turki pada hari Selasa (20/8/2019) memperingatkan Damaskus  "untuk tidak bermain dengan api" sehari setelah serangan udara terhadap konvoi militer Turki menewaskan tiga warga sipil dan melukai 12 lainnya di Suriah barat laut.

"Rezim tidak perlu bermain dengan api. Kami akan melakukan apa pun untuk memastikan keamanan tentara dan pos pengamatan kami," Menteri Luar Negeri Mevlut Cavusoglu mengatakan pada konferensi pers di ibu kota Ankara. Namun, ia menambahkan, "kami harap itu tidak mencapai titik itu."

Serangan hari Senin terjadi di tengah transfer pasukan ke Idlib di Suriah barat laut yang dimaksudkan untuk memastikan keamanan pos pengamatan Turki di zona de-eskalasi, menjaga rute pasokan tetap terbuka, dan mencegah korban sipil di wilayah tersebut.

Pos militer itu sendiri saat ini dalam posisi terkepung pasukan pemerintah Suriah.

Cavusoglu mengatakan Turki tidak berniat memindahkan pos militer mereka, mungkin ke utara lebih jauh. "Saat ini kami tidak memiliki niat seperti memindahkan ini ke tempat lain. Itu akan melanjutkan misinya," katanya, seraya menambahkan bahwa langkah-langkah keamanan dan militer yang diperlukan sedang diambil.

Titik pengamatan tersebut adalah salah satu dari 12 yang didirikan oleh Turki di barat laut Suriah di bawah Proses Perdamaian Astana dengan Rusia dan Iran yang bertujuan mengurangi pertempuran di barat laut Suriah. Moskow dan Teheran sangat mendukung rezim Bashar al-Assad, sementara Turki mendukung beberapa pejuang oposisi di wilayah tersebut.

Cavusoglu mengatakan Turki melakukan kontak dengan Rusia "di setiap tingkat" setelah insiden Senin dan untuk memperkenalkan kembali gencatan senjata di wilayah Idlib di barat laut Suriah.

Pasukan rezim Assad dan milisi sekutu meningkatkan operasi militer di daerah itu empat bulan lalu. Serangan itu telah menewaskan ratusan orang dan memaksa ratusan ribu orang melarikan diri ke perbatasan Turki. Turki khawatir pertempuran itu akan memicu gelombang masuk lebih lanjut dari pengungsi Suriah, 3,6 juta di antaranya sudah tinggal di Turki.

Pasukan rezim maju ke Khan Sheikhoun di Idlib selatan pada hari Senin untuk pertama kalinya sejak kota itu jatuh di bawah kendali oposisi pada 2014. Rezim Suriah yang didukung Rusia di sekitar Khan Sheihkoun telah mengancam akan mengepung pejuang oposisi di wilayah terakhir mereka yang tersisa di utara. Hama, termasuk kota-kota Latamneh dan Kafr Zeita.

Kelompok-kelompok oposisi mengundurkan diri dari kota setelah rezim maju, menurut Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia. Observatorium mengatakan pejuang oposisi Suriah yang tetap tinggal di daerah itu telah berkumpul di titik pengamatan Turki di kota Morek, di wilayah yang ditinggalkan oleh oposisi.

Turki dan Rusia sepakat September lalu untuk mengubah Idlib menjadi zona de-eskalasi di mana tindakan agresi secara tegas dilarang. Namun, rezim teroris Assad dan sekutu-sekutunya secara konsisten telah melanggar ketentuan-ketentuan gencatan senjata, dengan sering melancarkan serangan di dalam zona de-eskalasi.

Zona ini saat ini dihuni oleh sekitar 4 juta warga sipil, termasuk ratusan ribu orang yang terlantar dalam beberapa tahun terakhir oleh pasukan rezim dari kota-kota di seluruh negara yang lelah perang.

Suriah telah terkunci dalam perang saudara yang ganas sejak awal 2011, ketika rezim Assad menindak protes damai pro-demokrasi dengan keganasan yang tak terduga. Sejak itu, ratusan ribu orang telah terbunuh dan lebih dari 10 juta lainnya mengungsi. (st/TDS)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Sejak balita Astrid Nuraini sudah hidup sebatang kara tanpa ayah, ibu dan saudara. Diasuh ibu angkat yang sudah lanjut usia, ia tidak bisa melanjutkan sekolah ke SMA Islam karena terbentur biaya....

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Di hari raya Idul Fitri yang ceria, Ibrahim justru merintih perih di bangsal Rumah Sakit. Tubuh mungil balita anak aktivis dakwah media ini melepuh tercebur air mendidih di halaman tetangganya....

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya persalinan cessar dilunasi, Ummi Nurhayati dan bayinya bisa pulang dari rumah sakit. Semoga para donatur berlimpah rizki, dan dede bayi ini kelak menjadi generasi mujahidah dakwah untuk...

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Debby Silvana dan Melani Silvana menjadi yatim saat sedang butuh belaian kasih orang tua. Kini mereka tinggal di rumah triplek yang reyot dan doyong terancam roboh. Ayo Bantu bedah rumah yatim.!!...

Latest News
Bertemu Tokoh Oposisi, PDIP Bermanuver?

Bertemu Tokoh Oposisi, PDIP Bermanuver?

Sabtu, 08 Aug 2020 23:24

Fahri Optimis Koperasi dan UMKM Jadi Penyelamat Indonesia dari Resesi Ekonomi

Fahri Optimis Koperasi dan UMKM Jadi Penyelamat Indonesia dari Resesi Ekonomi

Sabtu, 08 Aug 2020 22:41

Ta’ruf, Cara Perkenalan yang Sesuai dengan Hukum Syara’

Ta’ruf, Cara Perkenalan yang Sesuai dengan Hukum Syara’

Sabtu, 08 Aug 2020 22:06

Obat Virus Corona Dinanti Publik

Obat Virus Corona Dinanti Publik

Sabtu, 08 Aug 2020 21:52

Ahli Bahan Peledak Italia Percaya Ada Gudang Senjata Di Atau Dekat Lokasi Ledakan Beirut

Ahli Bahan Peledak Italia Percaya Ada Gudang Senjata Di Atau Dekat Lokasi Ledakan Beirut

Sabtu, 08 Aug 2020 21:45

Indonesia Halal Watch Sebut Penetapan LPH Sucofindo Langgar UU

Indonesia Halal Watch Sebut Penetapan LPH Sucofindo Langgar UU

Sabtu, 08 Aug 2020 21:30

8 Tentara Somalia Tewas Dalam Serangan Jibaku Al-Shabaab di Pangkalan Militer di Mogadishu

8 Tentara Somalia Tewas Dalam Serangan Jibaku Al-Shabaab di Pangkalan Militer di Mogadishu

Sabtu, 08 Aug 2020 21:26

Istri Dubes Belanda Untuk Libanon Tewas Setelah Luka Parah Dalam Ledakan di Pelabuhan Beirut

Istri Dubes Belanda Untuk Libanon Tewas Setelah Luka Parah Dalam Ledakan di Pelabuhan Beirut

Sabtu, 08 Aug 2020 20:45

Lebih Dari 60 Orang Masih Hilang Setelah Ledakan Dahsyat di Pelabuhan Beirut Libanon

Lebih Dari 60 Orang Masih Hilang Setelah Ledakan Dahsyat di Pelabuhan Beirut Libanon

Sabtu, 08 Aug 2020 20:22

Mundur... Mundur... Mundur...

Mundur... Mundur... Mundur...

Sabtu, 08 Aug 2020 19:19

Gerindra dan Nepotisme

Gerindra dan Nepotisme

Sabtu, 08 Aug 2020 16:17

Menelisik Dibalik Deklarasi KAMI

Menelisik Dibalik Deklarasi KAMI

Sabtu, 08 Aug 2020 11:10

Kondisi Keuangan PLN Memburuk, Legislator Ingatkan Pemerintah

Kondisi Keuangan PLN Memburuk, Legislator Ingatkan Pemerintah

Sabtu, 08 Aug 2020 06:36

Soal Kampanye Pakai Masker, Pemimpin dan Tontonan Jadi Contoh Bagi Masyarakat

Soal Kampanye Pakai Masker, Pemimpin dan Tontonan Jadi Contoh Bagi Masyarakat

Sabtu, 08 Aug 2020 06:22

Militer Turki Serang Posisi Pasukan Suriah di Pedesaan Timur Idlib

Militer Turki Serang Posisi Pasukan Suriah di Pedesaan Timur Idlib

Jum'at, 07 Aug 2020 21:48

Para Pemimpin Desa Kashmir Pro-India 'Diungsikan' Ke Kempat Aman Setelah Gelombang Serangan Jihadis

Para Pemimpin Desa Kashmir Pro-India 'Diungsikan' Ke Kempat Aman Setelah Gelombang Serangan Jihadis

Jum'at, 07 Aug 2020 21:25

Ibarat Desainer, MUI Harus Merajut Benang Perbedaan Menjadi Pakaian Indah

Ibarat Desainer, MUI Harus Merajut Benang Perbedaan Menjadi Pakaian Indah

Jum'at, 07 Aug 2020 21:14

Haedar Nashir: Membangun Kebersamaan Harmoni Islam Wasathiyyah bersama MUI

Haedar Nashir: Membangun Kebersamaan Harmoni Islam Wasathiyyah bersama MUI

Jum'at, 07 Aug 2020 21:11

Kemendikbud Sosialisasikan SIPLah 2020 Lintas Kementerian dan Lembaga Negara

Kemendikbud Sosialisasikan SIPLah 2020 Lintas Kementerian dan Lembaga Negara

Jum'at, 07 Aug 2020 21:06

Prostitusi Online Remaja Marak, Buah Liberalisasi!

Prostitusi Online Remaja Marak, Buah Liberalisasi!

Jum'at, 07 Aug 2020 20:54


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X

Jum'at, 07/08/2020 15:20

Keajaiban yang Abadi