Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.929 views

Mursi Dimakamkan di Kairo Setelah Rezim Mesir Larang Jenazahnya Dikuburkan di Kampung Halaman

KAIRO, MESIR (voa-islam.com) - Mantan Presiden Mesir Muhammad Mursi dimakamkan pada hari Selasa (18/6/2019) di Kairo timur, kata putranya, sehari setelah ia pingsan di pengadilan dan meninggal tak lama setelah itu.

Mursi dimakamkan pagi-pagi bersama tokoh senior Ikhwanul Muslimin, putranya, Ahmed Morsi, mengatakan di halaman Facebook-nya.

Pemakaman itu dihadiri oleh anggota keluarga di Madinat Nasr di Kairo setelah pihak berwenang menolak memberikan izin untuk penguburan di provinsi asal Mursi di Sharqiya, Delta Nil, kata Ahmed Morsi.

"Kami memandikan jenazah mulianya di rumah sakit penjara Tora, menshalatkannya di rumah sakit penjara ... dan pemakamannya dilakukan di pemandu spiritual Ikhwanul Muslimin," tulis Ahmed.

Pengacara Mursi, Abdel Moneim Abdel Maksoud, membenarkan pemakaman itu terjadi di pemakaman umum Selasa pagi.

Muhammad Mursi, yang merupakan tokoh terkemuka dalam Ikhwanul Muslimin, menjadi presiden Mesir pertama yang terpilih secara demokratis pada 2012, satu tahun setelah pemberontakan Musim Semi Arab menyaksikan berakhirnya 30 tahun pemerintahan Presiden Hosni Mubarak.

Dia digulingkan pada Juli 2013 menyusul protes massa yang dimmotori oleh kelompok sekuler-liberal dan kudeta militer yang dipimpin oleh Presiden Mesir saat ini Abdel Fattah al-Sisi setelah itu dia segera ditangkap. Sejak itu dia ditahan.

Ikhwanul Muslimin, yang sejak itu dilarang, mengatakan kematian Mursi adalah "pembunuhan penuh" dan meminta warga Mesir untuk berkumpul untuk pemakaman massal.

Dalam sebuah pernyataan di situs webnya, Ikhwan juga menyerukan agar orang banyak berkumpul di luar kedutaan besar Mesir di seluruh dunia.

'Perlakuan buruk terhadap tahanan'

Ada berbagai laporan selama bertahun-tahun bahwa Mursi telah dianiaya dan disiksa di penjara, dengan para aktivis mengatakan pada hari Senin kematiannya harus dilihat dalam konteks isolasi sistematis pemerintah Mesir dan penganiayaan tahanan politik.

Human Rights Watch (HRW) menyebut berita kematian Morsi "mengerikan" tetapi "sepenuhnya dapat diprediksi", mengutip "kegagalan pemerintah untuk memberinya perawatan medis yang memadai".

"Pemerintah Mesir hari ini memikul tanggung jawab atas kematiannya, mengingat kegagalan mereka untuk menyediakan perawatan medis yang memadai atau hak-hak dasar tahanan," kata kelompok itu dalam sebuah pernyataan kepada Al Jazeera.

Amnesty International mengatakan pemerintah Mesir memikul tanggung jawab atas kematian mantan presiden itu, di tengah desakan tuntutan internasional untuk penyelidikan yang adil dan transparan mengenai keadaan di sekitar jam-jam terakhirnya.

Menurut klaim pihak berwenang, mantan presiden meninggal pada hari Senin setelah pingsan di pengadilan di Kairo saat diadili atas tuduhan spionase. Jaksa penuntut umum Mesir mengklaim sebuah laporan medis tidak menunjukkan adanya luka baru-baru ini di tubuh Morsi.

Masalah kesehatan

Pria berusia 67 tahun, yang telah berada di balik jeruji besi selama hampir enam tahun, memiliki sejarah panjang masalah kesehatan, termasuk menderita diabetes, serta penyakit hati dan ginjal.

Mursi, yang menghadapi setidaknya enam persidangan, menjalani hukuman penjara 20 tahun karena hukuman yang timbul dari pembunuhan demonstran selama demonstrasi pada tahun 2012. Dia juga menjalani hukuman seumur hidup karena spionase dalam kasus yang berkaitan dengan negara Teluk. Qatar.

Tuduhan lain terhadap mantan presiden itu termasuk pembobolan penjara, menghina pengadilan dan keterlibatan dalam "terorisme".

Para pendukungnya mengatakan tuduhan terhadapnya bermotivasi politik.

Pada November 2016, Pengadilan Kasasi membatalkan hukuman penjara seumur hidup untuk Mursi dan 21 terdakwa lainnya, termasuk beberapa yang telah menerima hukuman mati dalam kasus yang sama, dan memerintahkan pengadilan ulang.

Sepanjang penahanannya, Mursi hanya diizinkan tiga kunjungan dari keluarganya.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan adalah pemimpin dunia pertama yang memberikan penghormatan kepada Mursi, menyebutnya sebagai "syuhada."

"Semoga Allah mengistirahatkan saudara kita, Mursi, jiwa syuhada kita dalam damai," kata Erdogan, yang telah menjalin hubungan dekat dengan almarhum mantan presiden.

Erdogan menyalahkan "tiran" Mesir atas kematian Mursi.

"Sejarah tidak akan pernah melupakan para tiran yang menyebabkan kematiannya dengan memenjarakannya dan mengancamnya dengan eksekusi," kata Erdogan dalam pidato televisi di Istanbul. (st/TNA)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Kondisi mushalla di pelosok Tasikmalaya ini sangat memprihatinkan, reyot dan tidak layak. Dihantam longsor, rusakanya semakin parah dan terancam roboh. Dibutuhkan dana 55 juta rupiah untuk renovasi...

Kecelakaan Parah, Yatim Santri Tahfizh Qur’an ini Patah Kaki. Ayo Bantu..!!

Kecelakaan Parah, Yatim Santri Tahfizh Qur’an ini Patah Kaki. Ayo Bantu..!!

Sudah 10 hari Maymunah terbaring menahan perihnya patah tulang paha akibat kecelakaan. Ia harus menjalani pencangkokan dan pengobatan tulang selama 60 hari dengan biaya 9,6 juta. Ayo bantu.!!...

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Aktivis dakwah ini gugur di bulan suci Ramadhan saat siaga menjaga markas FPI dan rumah Habib Rizieq. Jasadnya terkapar bersimbah darah dengan lubang peluru menembus dada hingga punggung....

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Muallaf Evelyn harus berjuang keras menafkahi kelima anaknya, meski fisiknya rapuh mengidap kanker tiroid. Betapapun pahitnya hidup, ia tetap tegar mewujudkan mimpi anaknya yang hafal Al-Quran...

Dibulan Penuh Berkah IDC Kembali Santuni Yatim Dhuafa

Dibulan Penuh Berkah IDC Kembali Santuni Yatim Dhuafa

Dibulan yang penuh berkah ini Infaq Dakwah Center memberikan santunan kepada anak-anak yatim dhuafa. Kegiatan ini digelar bertepatan dengan acara buka bersama anak yatim dhuafa yang diadakan...

Latest News
Tatkala Peran Media Dipertanyakan?

Tatkala Peran Media Dipertanyakan?

Selasa, 16 Jul 2019 15:00

Irak Deportasi 33 Anak-anak Islamic State ke Rusia

Irak Deportasi 33 Anak-anak Islamic State ke Rusia

Selasa, 16 Jul 2019 09:56

Perjuangkan Keadilan, Ijtima Ulama IV Bakal Digelar

Perjuangkan Keadilan, Ijtima Ulama IV Bakal Digelar

Selasa, 16 Jul 2019 09:18

Mardani: Berjenggot, Bercadar, Jika Berani Berantas Korupsi, Silahkan Dipilih untuk KPK

Mardani: Berjenggot, Bercadar, Jika Berani Berantas Korupsi, Silahkan Dipilih untuk KPK

Selasa, 16 Jul 2019 08:58

Peringati 3 Tahun Kudeta yang Gagal, Erdogan Nyatakan 15 Juli Sebagai Libur Nasional

Peringati 3 Tahun Kudeta yang Gagal, Erdogan Nyatakan 15 Juli Sebagai Libur Nasional

Selasa, 16 Jul 2019 08:25

Laporan: Hamas Gunakan Whatsapp untuk Dapatkan Informasi Intelijen

Laporan: Hamas Gunakan Whatsapp untuk Dapatkan Informasi Intelijen

Selasa, 16 Jul 2019 08:17

Munarman: Semua Kasus Habib Rizieq Sudah SP3

Munarman: Semua Kasus Habib Rizieq Sudah SP3

Selasa, 16 Jul 2019 08:01

Dikritik Pendukung karena Bertemu Jokowi, Ini Kata Prabowo

Dikritik Pendukung karena Bertemu Jokowi, Ini Kata Prabowo

Senin, 15 Jul 2019 22:29

Dua Garis Biru, Promo Seks Bebas dalam Balutan Film?

Dua Garis Biru, Promo Seks Bebas dalam Balutan Film?

Senin, 15 Jul 2019 22:28

Militer Israel Gunakan Teknologi Pengenalan Wajah untuk Melacak Warga Palestina

Militer Israel Gunakan Teknologi Pengenalan Wajah untuk Melacak Warga Palestina

Senin, 15 Jul 2019 22:05

Tuntutan LGBT, Isyarat Kematian Demografi di Jepang?

Tuntutan LGBT, Isyarat Kematian Demografi di Jepang?

Senin, 15 Jul 2019 22:03

Mesir Tahan Seorang Wanita Warga Negara AS atas Karena Kritik Presiden Al-Sisi

Mesir Tahan Seorang Wanita Warga Negara AS atas Karena Kritik Presiden Al-Sisi

Senin, 15 Jul 2019 21:35

Soal Pidato Jokowi, Fahri Singgung Orde Baru

Soal Pidato Jokowi, Fahri Singgung Orde Baru

Senin, 15 Jul 2019 21:29

Jihad Islam Kecam Libanon Karena Targetkan Buruh Palestina

Jihad Islam Kecam Libanon Karena Targetkan Buruh Palestina

Senin, 15 Jul 2019 21:00

Gusar Pidato Kemenangan Jokowi, Fahri Tantang Kaum Liberal Bicara

Gusar Pidato Kemenangan Jokowi, Fahri Tantang Kaum Liberal Bicara

Senin, 15 Jul 2019 20:29

Serangan Udara Koalisi Arab Tewaskan 10 Pemberontak Syi'ah Houtsi di Saada

Serangan Udara Koalisi Arab Tewaskan 10 Pemberontak Syi'ah Houtsi di Saada

Senin, 15 Jul 2019 20:15

SOHR: Rezim Suriah Hancurkan 20 Rumah Sakit dan Pusat Medis di Idlib dan Hama

SOHR: Rezim Suriah Hancurkan 20 Rumah Sakit dan Pusat Medis di Idlib dan Hama

Senin, 15 Jul 2019 19:00

Rebutan Kursi Menteri, Rebutan Kue Kekuasaan

Rebutan Kursi Menteri, Rebutan Kue Kekuasaan

Senin, 15 Jul 2019 14:53

Hal yang Mustahil Pascapertemuan Prabowo dengan Jokowi

Hal yang Mustahil Pascapertemuan Prabowo dengan Jokowi

Senin, 15 Jul 2019 14:05

Film

Film "Dua Garis Biru", Promosi Seks Bebas atau Seks Edukasi?

Senin, 15 Jul 2019 13:46


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X