Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.916 views

‘Kosong-Kosong’: Makna Hakiki Bersilaturahmi

 

Oleh:

Basrowi

 

TIADA kata terindah kecuali, puji syukur kepada Allah SWT yang telah memberi kekuatan, kesabaran dan keimanan, sehingga kita dapat menyelesaikan ibadah nan-agung ini dengan penuh kekhusu’an dan keistiqamahan. Nikmat iman dan islam, serta nikmat sehat tentu menjadi dambaan semua insan. Oleh karena itu, di saat lebaran inilah moment terindah untuk mensyukuri semua itu seraya bersilaturahmi.

Silaturahmi merupakan bentuk kebutuhan manusia sebagai makhluk sosial. Silaturahmi juga merupakan kewajiban umat beragama. Tanpa silaturahmi hidup akan sepi, seperti di tengah hutan/lautan atau di gurun pasir sendirian tanpa signal apa pun.

Di saat pandemi seperti ini, semua menyadari, silaturahmi yang dilakukan cukup dilakukan secara virtual. Kunjung mengunjung, makan bersama, dan saling bersalaman seluruhnya dilakukan melalui dunia maya. Meskipun secara online ucapah saling maaf tetap dapat dilakukan. 

‘Kosong-kosong’ itulah makna hakiki silaturahmi. Dengan silaturahmi, semoga semua kesalahan baik yang disengaja maupun tidak dapat terampuni dalam kondisi fitri. Kefitrian inilah yang diharapkan oleh semua orang yang bersilatuhami.

Rasulullah SAW bersabda, “Dua orang Muslim yang bertemu, lalu keduanya saling berjabat tangan, niscaya dosa keduanya diampuni oleh Allah sebelum mereka berpisah.” (HR. Abu Dawud). Jadi di sini, Allah sudah memaafkan dosa kedua orang yang bersilaturahmi, sebelum orang yang bersilaturahmi itu berpisah.

Dalam hal ini, tidak melihat sarana dan wahana yang digunakan untuk bersilaturahmi. Meskipun virtual, maknanya pasti lebih afdhol dibandingkan secara langsung, mengingat sedang musim wabah. Maslahatnya tentu lebih besar dibandingkan mudharatnya

Para Sahabat Rasulullah biasanya ketika saling berjumpa di hari ‘ied mereka mengucapkan “taqabbalallahu minna wa minka” (semoga Allah menerima amal ibadah saya dan Anda.” (H.R. Imam Ahmad dalam Al Mughni 3/294)

Begitulah keagungan bersilaturahmi. Halal bihalal dan bersilaturahmi kepada sesama dimaksudkan untuk saling bermaaf maafan atas segala dosa dan kesalahan baik disengaja maupun tidak disengaja.

 

Makna Halal Bihalal

Benar, halal bihalal tidak ada dalam Bahasa arab, akan tetapi hal itu untuk mengganti kata silaturahmi. Halal sebagai lawan kata haram. Jadi agar hal yang haram akan menjadi halal (tidak berdosa lagi) manakala didukung dengan saling memaafkan. Halal bihalal juga dapat berarti suatu proses menyelesaikan masalah atau kesulitan, meluruskan benang kusut, mencairkan yang membeku, melepaskan ikatan yang membelenggu dengan melaksanakan silaturahmi dan saling memaafkan.

“Jadilah pemaaf dan anjurkanlah orang berbuat baik, serta jangan pedulikan orang-orang yang bodoh.” (Q.S. Al A’raf: 199).

Maksud ayat di atas adalah, walaupun amal ibadah kita sudah diterima oleh Allah SWT, namun masih ada kesalahan terhadap seseorang, Allah tidak akan memaafkan dosa kita tersebut kecuali orang tersebut memaafkan dosa kita.

Adapun tujuan silaturahmi adalah sesuai dengan hadits Rasulullah SAW berikut: “Barang siapa yang telah menganiaya kepada orang lain baik dengan cara menghilangkan kehormatannya ataupun dengan sesuatu yang lain maka mintalah halalnya pada orang tersebut seketika itu, sebelum adanya dinar dan dirham tidak laku lagi (sebelum mati). Apabila belum meminta halal sudah mati, dan orang yang menganiaya tadi mempunyai amal sholeh maka diambilah amal sholehnya sebanding dengan penganiayaannya tadi. Dan apabila tidak punya amal sholeh maka amal jelek orang yang dianiaya akan diberikan pada orang yang menganiaya”. (HR. Al Bukhori)

Di sini jelas bahwa perintah silaturahmi dan meminta maaf mempunyai manfaat yang sangat besar yang bisa membuaat seseorang terbebas dari dosa. Banyaknya fitnah, berita bohong, dan hoax terutama di saat pandemi Covid-19, tentu membuat banyak orang sakit hati, oleh karena di saat inilah moment yang paling tepat untuk mengakui berbagai kesalahan yang pernah dibuat dan mohon maaf.

Sebagaimana Allah SWT berfirman dalam surat Al-A’raf ayat 199 dan surat Ar-Ra’du ayat 21.“Jadilah engkau pemaaf dan suruhlah orang mengerjakan yang ma’ruf, serta berpalinglah dari orang-orang yang bodoh” (QS. Al-A'raf:199). Dan orang-orang yang menghubungkan apa-apa yang Allah swt perintahkan supaya dihubungkan (yaitu mengadakan hubungan silaturahim dan tali persaudaraan).” (QS. Ar Ra’du : 21)

Dalam kaitannya dengan silaturahmi di era pandemi ini, kedua ayat tersebut memerintahkan untuk saling memaafkan orang lain, beramal ma’ruf, serta bersilaturahmi.

Rasulullah SAW bersabda, “Taukah kamu siapa itu orang bangkrut? (para sahabat menjawab): Yakni orang yang tak memiliki uang dan harta di antara kami. Rasul lantas menjelaskan bahwa: Orang bangkrut itu di kalangan umatku, ialah orang yang dibangkitkan dengan dosa karena mencaci maki orang lain, menuduh orang lain, memakan harta yang tidak sah, menumpahkan darah, dan memukul orang lain. Maka dibayarlah amal baiknya itu (dari pahala shalat, puasa dan zakat) karena kesalahannya ini. Jika kebaikannya itu menjadi habis sebelum dibayar ‘dengan bermaafan’ maka dosa orang yang disakiti itu dialihnamakan kepadanya; kemudian dia ditempatkan ke dalam neraka jahanam.”

Di sini, pemberian maaf mempunyai manfaat yang sangat besar. Mereka yang telah berbuat salah akan menjadi orang yang bangkrut manakala tidak mendapat maaf dari orang yang dicaci, dituduh, dimakan hartanya, dibunuh, atau dipukul.

Peran Silaturahmi dalam Membentuk Akhlak yang Mulia

Allah SWT bersabda, “Kau (Muhammad) sungguh punya watak yang mulia.” (Q.S. Al-Qalam: 4). Salah seorang sahabat Usman bin Syiraih bin Ahwash bertanya kepada Rasulullah tentang kriteria orang yang berakhlak mulia. Rasulullah menjawab dengan sabdanya: “Yakni, engkau mau memberikan orang yang pernah mengharamkan pemberian untukmu. Engkau mau memaafkan orang yang pernah berlaku zalim kepadamu dan sudi mempetautkan kembali hubungan silaturahmi dengan orang yang pernah memutuskan hubungan denganmu.” (H.R. Al-Hakim dan Thabrani).

Allah telah menjanjikan keberkahan hidup bagi hamba Nya yang selalu memaafkan dan menjaga tali silaturahmi dengan sesamanya, khususnya dengan orang yang pernah memutuskan hubungan dengannya.

Rasulullah saw bersabda, “Alaah ‘azza wa jalla berfirman: Aku adalah Arahman. Aku menciptakan Rahim dan Aku mengambil dari nama-Ku. Siapa yang menyambungnya, niscaya aku akan menjaga hak-nya dan Siapa yang memutusnya, niscaya aku akan memutus darinya.” (Hadits Riwayat Ahmad). Di sini jelas bahwa Allah swt memerintahkan setiap hambanya untuk menjadi keutuhan antar-sesamanya. Allah swt juga menjanjikan pahala bagi siapa saja yang mampu menjaga tali silaturahmi dan Allah juga tidak segan memberikan peringatan bagi mereka yang memutuskan hubungan tali silaturahmi.

Rasulullah saw bersabda:"Siapa saja yang ingin diluaskan rizkinya dan dipanjangkan pengaruhnya, maka sambunglah tali persaudaraan" (HR. Al-Bukhari dan Muslim).Keberkahan yang dilimpahkan bukan hanya dalam hal rizki tetapi juga pengaruhnya.

Di saat pandemi ini, banyak sekali saudara kita yang membutuhkan bantuan. Bantuan tersebut dapat dijadikan sedekah. Sabda Rasulullah saw yang diriwayatkan Abu Hurairah “Siapa yang suka dilapangkan rezekinya, dan dipanjangkan umurnya, hendaklah dia menyambung tali silaturahmi.” (H.R Bukhari dan Muslim).

Setiap muslim yang membantu saudaranya selain mendapatkan pahala sedekah juga Alalh akan melipatgandakan pahala orang yang bersilaturahmi. Sabda Rasulullah, “Sedekah terhadap orang miskin adalah sedekah dan terhadap keluarga sendiri mendapat dua pahala sedekah dan silaturahmi.” (H.R Tirmizi).

Allah SWT menjanjikan pahala dan keberkahan bagi setiap hamba Nya yang senantiasa menyambung tali silaturahmi. Di era wabah seperti ini, meskipun silaturahmi dilakukan secara virtual, pastilah Allah swt maha tahu dan maha bijaksana.

Rasulullah saw bersabda, “Engkau menyembah Allah dan tidak menyekutukan sesuatu dengan Nya, mendirikan salat, menunaikan zakat, dan menyambung tali silaturahmi.” (H.R. Bukhari dan Muslim). Di sini jelas bahwa, balasan orang yang menyambung tali silaturahmi adalah didekatkan kepada surga dan dijauhkan dari siksa api neraka.

Silaturahmi juga merupakan tanda keimanan sesorang. Sabda rasulullah saw, “barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka hendaklah ia memuliakan tamunya, dan barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka hendaklah ina menyambung hubungan silaturakhmi.” (H.R Abu Hurairah).

Begitulah manfaat silaturahmi yang sangat besar, tidak hanya dalam tataran dunia, tetapi juga akhirat. Oleh karena itu, siapa pun dilarang memutus tali silaturahmi. Rasulullah saw bersabda: "Tidak ada dosa yang pelakunya lebih layak untuk disegerakan hukumannya di dunia dan di akhirat daripada berbuat zalim dan memutuskan tali persaudaraan." (HR. Ahmad dan al-Tirmidzi).

Semoga melalui berbagai media sosial yang kita miliki kita tetap dapat melakukan silaturahmi, tanpa mengurangi sedikitpun makna hakikinya. Pun, suasana hati ‘kosong-kosong’, halal bihalal, dapat terwujud di hari yang fitri ini. Aamiin.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Sejak balita Astrid Nuraini sudah hidup sebatang kara tanpa ayah, ibu dan saudara. Diasuh ibu angkat yang sudah lanjut usia, ia tidak bisa melanjutkan sekolah ke SMA Islam karena terbentur biaya....

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Di hari raya Idul Fitri yang ceria, Ibrahim justru merintih perih di bangsal Rumah Sakit. Tubuh mungil balita anak aktivis dakwah media ini melepuh tercebur air mendidih di halaman tetangganya....

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya persalinan cessar dilunasi, Ummi Nurhayati dan bayinya bisa pulang dari rumah sakit. Semoga para donatur berlimpah rizki, dan dede bayi ini kelak menjadi generasi mujahidah dakwah untuk...

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Debby Silvana dan Melani Silvana menjadi yatim saat sedang butuh belaian kasih orang tua. Kini mereka tinggal di rumah triplek yang reyot dan doyong terancam roboh. Ayo Bantu bedah rumah yatim.!!...

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Latest News
Perluas Gerakan Penolakan Aneksasi Tepi Barat, Adara Gandeng AIPI, ISOIC dan FISIP UMJ

Perluas Gerakan Penolakan Aneksasi Tepi Barat, Adara Gandeng AIPI, ISOIC dan FISIP UMJ

Sabtu, 11 Jul 2020 20:18

Ketuk langit Allah dengan 'JUMAT BERKAH EXPRESS BERBAGI'

Ketuk langit Allah dengan 'JUMAT BERKAH EXPRESS BERBAGI'

Sabtu, 11 Jul 2020 09:20

Jadi Remaja yang Smart di Tengah Pandemi

Jadi Remaja yang Smart di Tengah Pandemi

Sabtu, 11 Jul 2020 07:04

[VIDEO] Komunisme Berbahaya Bagi Kemanusiaan dan Keutuhan NKRI

[VIDEO] Komunisme Berbahaya Bagi Kemanusiaan dan Keutuhan NKRI

Sabtu, 11 Jul 2020 06:37

[VIDEO] Ayo Sukseskan Dakwah Politik Islam

[VIDEO] Ayo Sukseskan Dakwah Politik Islam

Sabtu, 11 Jul 2020 05:37

Presiden Gadungan

Presiden Gadungan

Sabtu, 11 Jul 2020 05:00

Presiden Jokowi Memang Harus Ngeri!

Presiden Jokowi Memang Harus Ngeri!

Jum'at, 10 Jul 2020 22:41

PBB: 700 Orang Baru-baru Ini Tewas di 2 Kamp Suriah yang Menahan Keluarga Pejuang IS

PBB: 700 Orang Baru-baru Ini Tewas di 2 Kamp Suriah yang Menahan Keluarga Pejuang IS

Jum'at, 10 Jul 2020 22:00

Batalkan Dekrit Pemerintah 1934, Turki Buka Jalan untuk Jadikan Hagia Shopia Sebagai Masjid

Batalkan Dekrit Pemerintah 1934, Turki Buka Jalan untuk Jadikan Hagia Shopia Sebagai Masjid

Jum'at, 10 Jul 2020 21:46

MUI-KPI-Kemenpora akan Gelar Anugerah Syiar Ramadan Virtual

MUI-KPI-Kemenpora akan Gelar Anugerah Syiar Ramadan Virtual

Jum'at, 10 Jul 2020 21:33

Mesir Perkuat Vonis Seumur Hidup untuk Pemimpin Ikhwanul Muslimin Mohammed Badie

Mesir Perkuat Vonis Seumur Hidup untuk Pemimpin Ikhwanul Muslimin Mohammed Badie

Jum'at, 10 Jul 2020 21:30

Israel Buat Tawaran Baru Untuk Pertukaran Tahanan dengan Hamas

Israel Buat Tawaran Baru Untuk Pertukaran Tahanan dengan Hamas

Jum'at, 10 Jul 2020 21:15

Menelisik Gaduhnya RUU HIP, DPR Versus Rakyat?

Menelisik Gaduhnya RUU HIP, DPR Versus Rakyat?

Jum'at, 10 Jul 2020 21:00

[VIDEO] Umat Islam Jangan Buta Politik

[VIDEO] Umat Islam Jangan Buta Politik

Jum'at, 10 Jul 2020 20:36

Jihadis Tembak Mati Seorang Pemimpin BJP di Kashmir

Jihadis Tembak Mati Seorang Pemimpin BJP di Kashmir

Jum'at, 10 Jul 2020 20:36

Tahun Pelajaran 2020/2021, Madrasah Gunakan Kurikulum PAI Baru

Tahun Pelajaran 2020/2021, Madrasah Gunakan Kurikulum PAI Baru

Jum'at, 10 Jul 2020 19:15

 Anis Soroti Beban BI dalam Skema Burden Sharing

Anis Soroti Beban BI dalam Skema Burden Sharing

Jum'at, 10 Jul 2020 18:59

Jokowi Merasa Ngeri

Jokowi Merasa Ngeri

Jum'at, 10 Jul 2020 18:40

Pegawai Kantor Pers Federal Jerman Diduga Jadi Agen Mata-mata Untuk Dinas Intelijen Mesir

Pegawai Kantor Pers Federal Jerman Diduga Jadi Agen Mata-mata Untuk Dinas Intelijen Mesir

Jum'at, 10 Jul 2020 10:45

Indonesia, Ketersediaan Dokter dan Wabah Covid19

Indonesia, Ketersediaan Dokter dan Wabah Covid19

Kamis, 09 Jul 2020 22:13


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X