Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.460 views

Alumni ITB Ciptakan Irigasi Pintar untuk Petani

BANDUNG (voa-islam.com)- Nugroho Hari Wibowo, Alumni Teknik Fisika ITB tahun 2010, menciptakan sebuah inovasi sistem irigasi pintar untuk petani yang dapat menyiram tanaman secara otomatis sesuai kebutuhan tanaman (precision farming). Inovasi teknologi di bidang irigasi pertanian tersebut ia buat bersama 9 anggota kelompok inti perusahaan BIOPS Agrotekno.

"Kami ingin menghadirkan era baru bagi petani di Indonesia, meningkatkan daya hasil panen baik dari segi kuantitas maupun kualitas,” ucap Nugroho kepada Reporter Humas ITB saat ditemui di Lembaga Pengembangan Inovasi dan Kewirausahaan (LPiK) ITB, Jumat (28/6/2019).

Sistem inovasi yang dibuat bernama Encomotion. Ada dua alat inovasi besar yang dikerjakan, diantaranya adalah Encomotion Monitoring dan Encomotion Controlling. Encomotion Monitoring bekerja dengan cara mendeteksi temparatur, cahaya, kelembaban, curah hujan, dan arah angin. Data hasil deteksi tersebut kemudian dikirim ke server dan Dashboard Encomotion melalui jaringan internet.

Data yang diterima oleh Dashboard Encomotion tersebut barulah kemudian diproses oleh Encomotion Controlling. Encomotion Controlling pada akhirnya akan bertanggung jawab mengatur sistem irigasi tanaman tersebut.

Tanaman sayur dan buah-buahan sangat rentan dengan jumlah penyiraman air. Jika air yang disiram terlalu banyak, akar tanaman bisa menjadi busuk. Namun, jika air yang disiram terlalu sedikit, nutrisi tanaman jadi tidak optimal. Namun kini, masalah ini mendapat solusi. Terbukti, dengan Encomotion, tanaman sayur dan buah-buahan tumbuh dengan seragam, rata-rata luas daun lebih besar, dan diameter batang tanaman pun lebih lebar.

Dijelaskan Nugroho, jika dibandingkan dengan pertanian konvesional, Encomotion mampu meningkatkan 40% produktivitas, menghemat 50% waktu yang dibutuhkan, serta mengurangi jumlah air dan pupuk hingga 40%. Kini, petani memiliki data mengenai kebutuhan tanamannya secara lebih pasti. Petani dimampukan untuk bergerak sesuai data, bukan sekadar insting. 

Apabila kelembaban tinggi, petani tahu harus mempersiapkan apa untuk menghalau jamur. Apabila hasil panen tidak optimal, petani juga tahu sebab pastinya, semua kegagalan panen bukan hanya karena nasib petani yang sedang jelek,” sambungnya.

Dibimbing oleh LPiK ITB sejak tahun 2016, BIOPS Agrotekno kemudian diberi wawasan bisnis yang lebih banyak. Encomotion kemudian dikomersilkan dengan tiga cara, diantaranya dengan beli putus, sistem sewa, ataupun bagi hasil. Bisnis model ini dinilai lebih tepat mengingat tujuan awal BIOPS adalah menjadi mitra yang saling menguntungkan untuk petani, mereka tidak ingin keterbatasan biaya menghalangi petani untuk mengetahui kebutuhan tanaman mereka sesuai data yang konkreat. 

Menghadirkan era baru bagi petani di Indonesia tentu saja merupakan suatu hal yang tidak mudah. Pengembangan sistem sejak tahun 2010 ini masih terus melakukan penelitian terkait pengembangan-pengembangan sistem selanjutnya. BIOPS tengah berkutat mempersiapkan Encomotion untuk lahan pertanian yang lebih besar, begitupula juga tertarik memberikan solusi terkait dua masalah pokok pertanian selain penyiraman, yakni hama dan pupuk. “Pupuk harganya mahal, kalau petani tidak tahu seberapa banyak pupuk yang harus diberikan, takutnya petani malah buang-buang uang ke tanahnya. Makanya sekarang juga lagi mengembangkan kalkulator pupuk,” ujar pria yang kerap disapa Bowo itu.

Mengedukasi petani menjadi tantangan terberat untuk BIOPS mengingat mayoritas petani di Indonesia berumur 60 tahun keatas dan hanya lulusan sekolah dasar. Selain itu, BIOPS juga masih punya PR yang harus diselesaikan terkait dampak dari produk temuannya ini. “Apabila komoditas sayur dan buah-buahan yang dihasilkan petani melimpah ruah, produktivitas terlampau tinggi, harganya akan jatuh dan petani ujung-ujungnya pun merugi. Maka dari itu, BIOPS juga tengah mengembangkan ekstraksi produk terkait persoalan ini. Jika jumlah komoditas sangat banyak, maka produk sebaiknya diolah, tidak dijual mentah-mentah, oleh karena itu pemberdayaan petani juga menjadi hal yang penting,” jelasnya.

Meski sudah banyak menjuarai kompetisi dan mendapat pendanaan hingga ratusan juta, BIOPS Agrotekno masih memerlukan banyak tanggapan serta saran terkait inovasi produk yang diusungnya. Saat di lapangan, founder dari BIOPS itu mengaku bahwa mereka masih menghadapi beragam masalah, seperti masalah daya listrik dan signal di beberapa tempat. BIOPS sangat menjunjung smart kaloborasi, hal ini karena pengembangan sistem perlu mendapat kontribusi dari beragam disiplin ilmu.

“Dulu, Indonesia dijajah karena potensi agraris yang sungguh kaya. Untuk itu, bangsa kita seharusnya bisa besar dengan hasil alamnya. Pertanian Indonesia bisa bangkit,” tutup Bowo.

*Disalin dari laman ITB: itb.ac.id

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Tekno lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Ayo Berbagi untuk Yatim, Jompo dan Lansia. Raih Peluang Surga dan Amalan Jihad.!!

Ayo Berbagi untuk Yatim, Jompo dan Lansia. Raih Peluang Surga dan Amalan Jihad.!!

IDC akan menggelar santunan yatim, jompo dan lansia bertepatan dengan peresmian Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya. Mari berjihad bersama Yatim dan dhuafa, peluang masuk surga bersama Nabi sedekat...

[Sakit Langka] Sekujur Kulit Luka Mengelupas, Ustadzah Maula Tak Bisa Berdakwah, Ayo Bantu.!!

[Sakit Langka] Sekujur Kulit Luka Mengelupas, Ustadzah Maula Tak Bisa Berdakwah, Ayo Bantu.!!

Pengasuh Madrasah Diniyah Tarbiyatut Tholabah Purbalingga ini diuji Allah dengan penyakit langka. Kulit di sekujur tubuhnya mengelupas, bersisik, luka bernanah, gatal dan nyeri cekot-cekot....

Pekan Ketiga IDC Serahkan Bantuan 29 Juta, Khaulah Bayi Prematur Masih Kristis. Ayo Bantu..!!

Pekan Ketiga IDC Serahkan Bantuan 29 Juta, Khaulah Bayi Prematur Masih Kristis. Ayo Bantu..!!

Di pekan ketiga IDC sudah serahkan donasi 29 juta rupiah untuk biaya perawatan Khaulah Kamilah. Bayi prematur anak ustadz aktivis dakwah ini masih dirawat intensif inkubator di rumah sakit Anna...

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Sudah 6 hari Kamilah tergolek kritis di rumah sakit. Terlahir prematur nafasnya terganggu, paru-paru belum sempurna, dan infeksi darah. Ustadz Fadhil, sang ayah adalah guru pesantren dan aktivis...

IDC Tuntas Bangun Mushalla Korban Gempa Banjarnegara, Donasi 74 Juta Rupiah Sudah Disalurkan

IDC Tuntas Bangun Mushalla Korban Gempa Banjarnegara, Donasi 74 Juta Rupiah Sudah Disalurkan

Alhamdulillah... Mushalla Al-Muhaimin Kasinoman korban gempa Banjarnegara, kembali berdiri dengan gagah setelah dibangun dari program Wakaf IDC sebesar 74 juta rupiah...

Latest News
Pasukan Darat Rusia Berkumpul di Pedesaan Selatan Idlib Diduga untuk Serangan Baru

Pasukan Darat Rusia Berkumpul di Pedesaan Selatan Idlib Diduga untuk Serangan Baru

Senin, 16 Sep 2019 19:15

Muhammadiyah Palangkaraya Inisiasi Mobil Oksigen Hadapi Karhutla

Muhammadiyah Palangkaraya Inisiasi Mobil Oksigen Hadapi Karhutla

Senin, 16 Sep 2019 18:57

Iran Bantah Tuduhan AS Terkait Serangan Fasilitas Minyak Saudi

Iran Bantah Tuduhan AS Terkait Serangan Fasilitas Minyak Saudi

Senin, 16 Sep 2019 18:53

Pria Singapura Ditangkap di Bawah ISA Karena Sediakan Uang untuk Keperluan Jihadis

Pria Singapura Ditangkap di Bawah ISA Karena Sediakan Uang untuk Keperluan Jihadis

Senin, 16 Sep 2019 18:30

KAMMI Desak Jokowi, KPK, dan DPR Duduk Bersama Selesaikan Polemik KPK

KAMMI Desak Jokowi, KPK, dan DPR Duduk Bersama Selesaikan Polemik KPK

Senin, 16 Sep 2019 18:12

Arab Saudi Berusaha Pulihkan Produksi Minyak Pasca Serangan Drone

Arab Saudi Berusaha Pulihkan Produksi Minyak Pasca Serangan Drone

Senin, 16 Sep 2019 17:50

Tempo Tonjok Pinokio

Tempo Tonjok Pinokio

Senin, 16 Sep 2019 17:13

2 Warga AS Ditangkap di New Delhi karena Terbangkan Drone Dekat Istana Kepresidenan

2 Warga AS Ditangkap di New Delhi karena Terbangkan Drone Dekat Istana Kepresidenan

Senin, 16 Sep 2019 16:44

Tanggapi Niat Israel untuk Caplok Wilayah Tepi Barat, Turki: Israel Jadi Rasis dan Apartheid

Tanggapi Niat Israel untuk Caplok Wilayah Tepi Barat, Turki: Israel Jadi Rasis dan Apartheid

Senin, 16 Sep 2019 15:15

Memasang Bendera Setengah Tiang Lagi, Perlukah?

Memasang Bendera Setengah Tiang Lagi, Perlukah?

Senin, 16 Sep 2019 15:11

Selamat Jalan KPK...

Selamat Jalan KPK...

Senin, 16 Sep 2019 14:40

Dinilai Kampanyekan Liberalisme, Tagar #BoikotFilmTheSantri Bergema di Jagad Twitter

Dinilai Kampanyekan Liberalisme, Tagar #BoikotFilmTheSantri Bergema di Jagad Twitter

Senin, 16 Sep 2019 14:30

2 Kelompok Pemberontak Sudan Sepakat Lanjutkan Protes

2 Kelompok Pemberontak Sudan Sepakat Lanjutkan Protes

Senin, 16 Sep 2019 14:15

Natsir, A Hassan, dan Persatuan Islam

Natsir, A Hassan, dan Persatuan Islam

Senin, 16 Sep 2019 14:01

Shut Down KPK?

Shut Down KPK?

Senin, 16 Sep 2019 13:30

Layanan Internet di Jayapura dan Daerah Lainnya di Papua Dibuka Kembali

Layanan Internet di Jayapura dan Daerah Lainnya di Papua Dibuka Kembali

Senin, 16 Sep 2019 10:45

Kemenag akan Hapus Materi Perang di Kurikulum Madrasah

Kemenag akan Hapus Materi Perang di Kurikulum Madrasah

Senin, 16 Sep 2019 08:15

Greater Adria, Benua Tersembunyi di Bawah Eropa

Greater Adria, Benua Tersembunyi di Bawah Eropa

Senin, 16 Sep 2019 01:00

Pemerintahan Trump Bergerak untuk Larang Rokok Elektrik

Pemerintahan Trump Bergerak untuk Larang Rokok Elektrik

Senin, 16 Sep 2019 00:00

Jerman akan Terima 25% Migran yang Diselamatkan dari Italia

Jerman akan Terima 25% Migran yang Diselamatkan dari Italia

Ahad, 15 Sep 2019 23:54


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X

Jum'at, 13/09/2019 11:13

Momen Kedekatan ICMI dengan BJ Habibie