Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
6.472 views

UKM STORY (2): Bumbu Pecel Yami Blitar Membuat Pecel Makin Mendunia

BLITAR (voa-islam.com) - Dunia digital yang makin mudah dan murah membuat branding "Pecel" mendunia dengan sajian khas yang legendaris dan tampilan kemasan yang wah pada Bumbu Pecel Yami.

Warga Jawa Timur sudah tak asing dengan satu kuliner legendaris Indonesia, jika di Jakarta mahfumnya makan pagi dengan nasi uduk, jika di Jawa Timur, tepatnya Blitar tepat Ir. Soekarno dimakamkan, nasi pecel sudah ada sejak lama dan menjadi sarapan dari generasi ke generasi.

Sarapan pagi makin istimewa dengan nasi pecel, selain lezat juga kaya kandungan gizi dari berbagai jenis sayuran yang segar disiram bumbu pecel nan lembut dan pedas.

Kacang tanah sebagai bahan utama bumbu pecel kaya vitamin dan mineral yang dibutuhkan tubuh. Kandungan protein yang tinggi dalam kacang tanah bermanfaat untuk meningkatkan kinerja jantung, mengurangi resiko penyakit jantung koroner serta memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak.

Bumbu Pecel Yami diolah secara higienis, profesional dengan cara sangrai agar menghasilkan kacang tanah rendah kandungan lemak jenuh dan menghasilkan bumbu pecel dengan citarasa khas Blitar yang manis-manis sedap.

Menariknya, komposisi bahan yang pas menjadikan bumbu Pecel Yami cocok untuk berbagai variasi menu dengan siraman kacang yang mirip dengan bumbu gado-gado.

Selain nasi pecel dan gado-gado, bumbu pecel yami juga cocok dipergunakan untuk bumbu sate, siomay, batagor, cilok dan gado-gado.

"Mudah menyajikan Bumbu Pecel Yami, tak sampai dua menit menyiapkan. Praktis dan menghemat waktu disela-sela kesibukan Anda untuk memasak di rumah Anda," jelas Ikrar Rahmawati, SE, Ak, pemilik Bumbu Pecel Yami kepada Voa-Islam.com.

Anak Anda Tidak Suka Sayuran? Ini Trik Mood Boosternya...

Nah ini tips menarik bagi anak kita tak menyukai sayiran, taburkan saja kelezatan Bumbu Pecel Yami diatas sayuran, langsung membangun mood booster selera anak anda. Siramkan sayuran dengan Bumbu Pecel Yami yang sudah ditaburkan air hangat matang, level pedas juga tersedia dalam tiga varian rasa, yaitu pedas, sedang dan tidak pedas, semua dalam kemasan 250 gram.

Bumbu Pecel Yami disukai oleh hampir semua kalangan mulai dari ibu rumah tangga, dosen, mahasiswa, desainer, karyawan hingga dokter dari Pulau Sumatera hingga Papua.

Konsumen Bumbu Pecel Yami tersebar nusantara. Diantaranya adalah Jakarta, Bandung, Surabaya, Jogjakarta, Malang, Jambi, Palembang, Bandarlampung, Samarinda, Palu, Maluku, Sorong, Biak hingga Jayapura. Bahkan ada juga mahasiswa Indonesia yang membawanya untuk bekal ke Belanda.

Beli Bumbu Pecal Bisa Umroh?

“Pemasaran sebagian besar melalui media online whatsapp, instagram dan facebook” jelas sang owner. Waktu layanannya pun mantap, 24 jam per hari. Wow! Bumbu pecel Yami tersedia dalam kemasan 250 gram. Pembelian kelipatan 10 dibebaskan dari biaya kirim untuk wilayah Jawa kota dan subsidi pengiriman untuk di luar area Jawa.

Hanya dengan Rp 25.000,-/250 gram untuk sebungkus bumbu pecel, Anda berkesempatan memperoleh fee, komisi dan bonus travelling ke luar negeri hingga umroh.

Dengan mendaftarkan sebagai reseller, Anda berkesempatan meraih jutaan rupiah setiap bulan. Sebagai Reseller, Anda memperoleh komisi 4% dari nilai transaksi Anda dan 1 poin bonus untuk 1 bungkus bumbu pecel dan 1 poin untuk 5 bungkus bawang goreng.

Bila Anda memiliki reseller mitra, Anda memperoleh 6% dari nilai transaksi seluruh mitra Anda.

Semakin banyak mitra aktif Anda, semakin besar pendapatan Anda. Sukses Bersama Yami “Yami berasal dari kata “Yummy”..memproduksi makanan dan minuman yang rasanya lezat dan sedap.

Asal Usul Nama Yami

Diambil dari bahasa Inggris namun ditulis Yami sesuai pengucapan orang Indonesia pada umumnya. Filosofinya, makanan asli Indonesia yang digemari hingga ke mancanegara” terang para pendiri CV. Yummy Berkah Sejahtera yang perusahaannya berdiri pada 27 Juli 2016 silam.

Ikrar dan Sovia, pemilik usaha bumbu pecel yami, ingin menjadikan makanan Indonesia menjadi primadona di negeri sendiri dan digemari di negara lain. Rencana ke depan, selain menambah produk baru, Yami akan membentuk stockist di beberapa daerah untuk lebih mendekatkan produknya kepada para konsumen.

Peluang bisnis bagus, nih! Bumbu Pecel Yami juga bertekad untuk mengajak orang lain menjadi mitra untuk meraih 3 Bersama: "Sukses bersama, Berkah bersama dan Sejahtera Bersama". “Sukses adalah memberi manfaat untuk kepentingan dunia akhirat bagi sesama”.

Bagi Anda yang ingin memesan produk yami atau berminat mendaftar sebagai reseller, bisa mengubungi: di WA 0817 85 22 77 

Harga Satuan : Rp. 25,000 (250 gram)

Beli 10 Gratis Ongkir 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Syariah Biz lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla kayu di pelosok Garut ini menyedihkan. Dindingnya reyot, rapuh, dan keropos bisa roboh setiap saat. Dibutuhkan dana 50 juta rupiah untuk renovasi total bangunan permanen dan diperluas....

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Program Wakaf Sumur IDC telah menyalurkan dana 11 Juta rupiah untuk kebutuhan tandon air, pompa air dan perlengkapan sumur di Pesantren Tahfidz Quran (PTQ) Az Zuman, Jambu Kulon, Ceper, Klaten....

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Wakaf Sumur: IDC Salurkan Tandon Air 2200 Liter dan Pipanisasi ke Masjid Al-Huda Plupuh Sragen

Wakaf Sumur: IDC Salurkan Tandon Air 2200 Liter dan Pipanisasi ke Masjid Al-Huda Plupuh Sragen

Mari berlomba-lomba dalam kebaikan dan wakaf. Semoga menjadi pahala yang berlipat-lipat dan terus mengalir tak terbatas umur, seiring banyaknya warga yang memanfaatkan wakaf tersebut untuk kemaslahatan...

Latest News
Mayoritas Orang Eropa Percaya AS Telah Terlibat Perang Dingin Dengan Cina Dan Rusia

Mayoritas Orang Eropa Percaya AS Telah Terlibat Perang Dingin Dengan Cina Dan Rusia

Kamis, 23 Sep 2021 12:05

Hukum Tak Tegas Dinilai Jadi Penyebab Kasus Teror kepada Tokoh Agama Kembali Terulang

Hukum Tak Tegas Dinilai Jadi Penyebab Kasus Teror kepada Tokoh Agama Kembali Terulang

Kamis, 23 Sep 2021 09:18

Jalan Terjal Penghapusan Kekerasan Seksual di Indonesia

Jalan Terjal Penghapusan Kekerasan Seksual di Indonesia

Kamis, 23 Sep 2021 08:47

Brigjen Tumilaar “Mempertahankan Bangsa”, di Mana Salahnya?

Brigjen Tumilaar “Mempertahankan Bangsa”, di Mana Salahnya?

Kamis, 23 Sep 2021 08:39

Dihapusnya BOS, Dilema Pendidikan Indonesia

Dihapusnya BOS, Dilema Pendidikan Indonesia

Kamis, 23 Sep 2021 08:37

Media Sosial, Wadah Propaganda Halal Lifestyle

Media Sosial, Wadah Propaganda Halal Lifestyle

Kamis, 23 Sep 2021 08:21

Ketika Makanan Menjauhkan dari SurgaNya

Ketika Makanan Menjauhkan dari SurgaNya

Kamis, 23 Sep 2021 07:59

Wahdah Islamiyah Gelar Webinar Ketahanan Keluarga

Wahdah Islamiyah Gelar Webinar Ketahanan Keluarga

Kamis, 23 Sep 2021 07:51

Imaam Yakhsyallah Tulis Buku ke-16  tentang Tha’un, Covid, dan Yahudi

Imaam Yakhsyallah Tulis Buku ke-16 tentang Tha’un, Covid, dan Yahudi

Kamis, 23 Sep 2021 07:45

ISYEFPreneur Kembali Hadir, ISYEF dan BI Perkuat Komitmen Dorong Wirausaha Berbasis Masjid

ISYEFPreneur Kembali Hadir, ISYEF dan BI Perkuat Komitmen Dorong Wirausaha Berbasis Masjid

Rabu, 22 Sep 2021 22:30

Ilmuwan Ubah Limbah Durian Jadi Perban Antibakteri

Ilmuwan Ubah Limbah Durian Jadi Perban Antibakteri

Rabu, 22 Sep 2021 22:21

Bersiap Menjadi Ibu Tangguh Masa Kini

Bersiap Menjadi Ibu Tangguh Masa Kini

Rabu, 22 Sep 2021 21:56

PPHN Harus Dibatalkan dan Digagalkan

PPHN Harus Dibatalkan dan Digagalkan

Rabu, 22 Sep 2021 21:03

Adara Gelar Kompetisi Film Pendek Bertema Ibu, Anak, dan Palestina

Adara Gelar Kompetisi Film Pendek Bertema Ibu, Anak, dan Palestina

Rabu, 22 Sep 2021 20:40

Lithuania Desak Warganya Buang Ponsel Cina Secepat Mungkin Dan Tidak Membeli Yang Baru

Lithuania Desak Warganya Buang Ponsel Cina Secepat Mungkin Dan Tidak Membeli Yang Baru

Rabu, 22 Sep 2021 20:35

Bukhori Yusuf: Pemerintah Seolah Tidak Berdaya Memutus Teror pada Ulama

Bukhori Yusuf: Pemerintah Seolah Tidak Berdaya Memutus Teror pada Ulama

Rabu, 22 Sep 2021 19:44

Apresiasi Krisdayanti yang Berani Blak-Blakan

Apresiasi Krisdayanti yang Berani Blak-Blakan

Rabu, 22 Sep 2021 19:02

Ahmad Massoud Dan Amrullah Saleh Sudah Kabur Dari Afghanistan Setelah Pengambilalihan Taliban

Ahmad Massoud Dan Amrullah Saleh Sudah Kabur Dari Afghanistan Setelah Pengambilalihan Taliban

Rabu, 22 Sep 2021 18:15

Jangan Bernyanyi di Panggung yang Salah

Jangan Bernyanyi di Panggung yang Salah

Rabu, 22 Sep 2021 17:56

Studi: Makan Berlebih Bukan Penyebab Utama Obesitas Tapi...

Studi: Makan Berlebih Bukan Penyebab Utama Obesitas Tapi...

Rabu, 22 Sep 2021 17:30


MUI

Must Read!
X