Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
8.372 views

Mampukah Demokrasi Menghidupkan Potensi Generasi?

 

Oleh: Tari Ummu Hamzah

Potensi sebuah peradaban para era selanjutnya, ditentukan oleh kondisi generasi pemuda saat ini. Jika para pemudanya sebagian besar memiliki potensi besar, ada andil dalam perubahan, mau terjun ke masyarakat, paham kebutuhan ummat, serta mampu mengarahkan masyarakat, maka dipastikan peradaban tersebut memiliki potensi besar untuk maju.

Bicara soal generasi, maka kita pasti akan menengok kondisi pemuda di era generasi Z saat ini. Jelas potret generasi masa kini berbeda dengan generasi sebelumnya. Aktivitas sosial para pemudanya lebih banyak dilakukan di dunia maya. Ini memang karena pengaruh digitalisasi yang sudah menyebar ke seluruh penjuru dunia.

Dari era digitalisasi ini masyarakat menemukan cara untuk mengekspresikan diri, menciptakan eksistensi diri, dan menemukan hal-hal baru. Dari sini terlihat bahwa masyarakat telah menemukan cara baru dalam menggali potensi. Tapi pertanyaannya, mampukan generasi masa kini memaksimalkan potensi dalam sistem Demokrasi? Akankah kegagalan sistem akan membuahkan kegagalan dalam menggali potensi para pemuda? Apa yang harus dilakukan oleh pemuda untuk terus menggali potensi?

Sayyid Quthb pernah berkata, “Mereka adalah pemuda gagah dan pemilik badan kuat perkasa. Hati mereka teguh dengan iman tulus membaja, berpendidikan, dan bersikap tegas dalam menghadapi kemungkaran.”

Perkataan Sayyid Quthb seolah memberikan gambaran kepada kita bahwa, para pemuda bukan hanya mereka yang pandai dalam hal sains dan teknologi tapi mereka yang memiliki keimanan yang teguh dan kuat.

Bagaimana memperoleh pemuda yang demikian? Tentu dengan pendidikan yang terbaik, dimana di dalamnya ditanamkan aqidah, akhlak, dan juga adab. Tapi sayangnya kondisi pendidikan dalam sistem saat ini sudah dikomersilkan. Siapa yang memiliki uang, dia yang berhak mendapatkan pendidikan yang layak.

Sistem saat ini tidak mampu memberikan kelayakan dalam setiap aspek. Layak di sini maksudnya rakyat mendapat porsi yang pantas dalam mendapatkan kebutuhan pokok. Disamping itu pemeliharaan akidah juga patut dilakukan negara. Tapi sayangnya demokrasi tak memberikan perlindungan bagi kaum muslimin. Justru sebaliknya, demokrasi malah melahirkan sekulerisme yang menghancurkan sendi-sendi keimanan.

Sistem ini juga menciptakan hedonisme, termasuk di dunia maya. Saat ini sosial media berpesta hedonisme. Influencer bertebaran. Tapi apakah mereka benar-benar mampu mempengaruhi kondisi ummat hingga pada level gerakan perjuangan dan perubahan? Sayangnya jumlahnya sedikit sekali. Mereka para influencer, rata-rata telah masuk dalam arus kapitalis, dimana materi dan besarnya manfaat yang mereka cari.

Kondisi ini seolah paket komplit. Sudahlah para pemuda mendapatkan pendidikan sekuler, lingkungan yang bebas dan hedon, serta gaya hidup kapitalis yang mereka kejar. Sehingga kenyamanan hidup, ketenaran, serta berlimpahnya materi yang menjadi ukuran kesuksesan seseorang. Padahal hal tersebut justru membuat mereka masuk ke dalam jeratan kapitalis, yang sesungguhnya akan menjerumuskan mereka ke dalam kesesatan.

Sungguh! Potensi pemuda saat ini lebih diarahkan kepada materi. Bukan sebagai manfaat besar bagi ummat. Jika timbul pertanyaan apakah demokrasi mampu menghidupkan potensi para generasi masa kini? Sebenarnya mampu, tapi tidak hakiki. Bagaimana menghidupkan potensi pemuda secara hakiki?

Tidak lain dan tidak bukan hanya dengan Islam. Islam tidak hanya sebagai agama ritual belaka, tapi Islam hadir di tengah manusia untuk mengatur segala urusan mereka dalam bingkai negara. Islam mampu menjadi negara visioner, yang mampu melahirkan generasi berkualitas. Salah satu cara untuk melahirkan generasi berkualitas adalah dengan pendidikan berbasis agama. Tak lupa juga memberikan apresiasi begitu tinggi terhadap potensi ummatnya. Ini dibuktikan di masa Bani Abbasiyah, dimana jika seseorang berhasil menulis sebuah buku hasil karyanya sendiri, maka buku tersebut mendapatkan imbalan emas, seberat buku tersebut.

Disamping itu Islam menjadikan para pemudanya tidak hanya mahir dalam sains dan teknologi, tapi juga memiliki ketakwaan individu yang kuat. Sehingga potensi pemuda tidak hanya diarahkan untuk kemanfaatan diri mereka sendiri, tapi negara menggiring potensi pemuda untuk melakukan perubahan demi kemajuan peradaban.

Sehingga profil pemuda berkualitas yang sesungguhnya adalah dengan mentaati syariat Allah, memahami arah kemajuan dan kebangkitan ummat, memahami peran dia dalam masyarakat, mampu berinteraksi dengan ummat, serta mampu mengarahkan Ummat untuk senantiasa dalam syariat Allah. Sehingga Islam tidak hanya melahirkan generasi yang berpotensi tinggi, tapi juga mampu melahirkan pemimpin sejati. Wallahu alam. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Belum genap berusia 2 tahun, bocah imut mungil ini harus menjalani hidup dengan dahsyatnya penyakit tumor ganas di. Hari-harinya dipenuhi tangis bersimbah darah yang mengucur dari luka matanya...

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Sungguh prihatin kondisi rumah Ustadz Ahmad Sukarman ini. Rumah tinggal yang difungsikan sebagai markas pengajian ini sangat tidak layak, rapuh dan reyot terancam roboh....

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hijrah menjadi Muslimah, mantan Kristen Pantekosta ini ditimpa banyak ujian mulai dari keluarga hingga kerasnya pekerjaan. Hidup sebatang kara, ia bekerja keras sebagai buruh pembuat batu bata. ...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak untuk Hidup Mandiri, Ayo Bantu..!!

Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak untuk Hidup Mandiri, Ayo Bantu..!!

Bermodal kaki palsu Abu Rahman keliling Kota Solo menjajakan minuman 'es kapal' untuk menafkahi keluarga. Kini ia tak bisa bekerja lagi karena kaki palsunya jebol tak bisa diperbaiki.Ayo Bantu.!!...

Latest News
Al-Qaidah Tunjuk Mantan Pasukan Khusus Mesir Sebagai Amir Baru Gantikan Syaikh Al-Zawahiri

Al-Qaidah Tunjuk Mantan Pasukan Khusus Mesir Sebagai Amir Baru Gantikan Syaikh Al-Zawahiri

Sabtu, 27 Feb 2021 21:22

Turki Dan AS Berbagi Data Dari Sistem Pertahanan Udara Pantsir Rusia Yang Disita Di Libya

Turki Dan AS Berbagi Data Dari Sistem Pertahanan Udara Pantsir Rusia Yang Disita Di Libya

Sabtu, 27 Feb 2021 21:05

Generasi Milenial Terancam Learning Loss, Adakah Solusi?

Generasi Milenial Terancam Learning Loss, Adakah Solusi?

Sabtu, 27 Feb 2021 20:56

Waspada, Hindarkan Anak dari Paham Sekuler

Waspada, Hindarkan Anak dari Paham Sekuler

Sabtu, 27 Feb 2021 20:47

Menyoal Modifikasi Kurikulum SMK

Menyoal Modifikasi Kurikulum SMK

Sabtu, 27 Feb 2021 20:38

Regenerasi Kepemimpinan, Forum Jurnalis Muslim Akan Gelar Munas II

Regenerasi Kepemimpinan, Forum Jurnalis Muslim Akan Gelar Munas II

Sabtu, 27 Feb 2021 18:53

Israel Larang Muslim Kumandangkan Adzan Di Masjid Ibrahimi Hebron

Israel Larang Muslim Kumandangkan Adzan Di Masjid Ibrahimi Hebron

Sabtu, 27 Feb 2021 15:15

Intelijen AS Sebut Putra Mahkota Saudi MBS Setujui Operasi Pembunuhan Khashoggi

Intelijen AS Sebut Putra Mahkota Saudi MBS Setujui Operasi Pembunuhan Khashoggi

Sabtu, 27 Feb 2021 13:42

Ganasnya Sakit Qalbu (2): Ini Penyebab 350 Penyakit dari Hatimu (1-350)

Ganasnya Sakit Qalbu (2): Ini Penyebab 350 Penyakit dari Hatimu (1-350)

Sabtu, 27 Feb 2021 10:30

Quranic Quantum Food: Tips Jadikan masakan sehat & Anti Sihir

Quranic Quantum Food: Tips Jadikan masakan sehat & Anti Sihir

Sabtu, 27 Feb 2021 10:29

Kajian Ilmu FUUI: Tunduk dan Patuh Kepada Selain Allah dengan Menentang Syariat-Nya

Kajian Ilmu FUUI: Tunduk dan Patuh Kepada Selain Allah dengan Menentang Syariat-Nya

Sabtu, 27 Feb 2021 01:20

Parlemen Belanda: Perlakuan Cina Terhadap Muslim Uighur Genosia

Parlemen Belanda: Perlakuan Cina Terhadap Muslim Uighur Genosia

Jum'at, 26 Feb 2021 20:30

Mahkamah Agung Inggris Putuskan Shamima Beghum Tidak Bisa Kembali Ke Inggris

Mahkamah Agung Inggris Putuskan Shamima Beghum Tidak Bisa Kembali Ke Inggris

Jum'at, 26 Feb 2021 19:35

Sri Lanka Cabut Larangan Kontroversial Penguburan Jenazah COVID-19 Dengan Cara Dibakar

Sri Lanka Cabut Larangan Kontroversial Penguburan Jenazah COVID-19 Dengan Cara Dibakar

Jum'at, 26 Feb 2021 18:14

AS Bombardir Fasilitas Milisi Syi'ah Dukungan Iran Dekat Perbatasan Irak-Suriah

AS Bombardir Fasilitas Milisi Syi'ah Dukungan Iran Dekat Perbatasan Irak-Suriah

Jum'at, 26 Feb 2021 15:00

Syakir Daulay Didaulat Jadi Duta Wakaf

Syakir Daulay Didaulat Jadi Duta Wakaf

Jum'at, 26 Feb 2021 11:47

Soal Izin Investasi Industri Miras, Harusnya Tunggu RUU Miras Disahkan Dulu

Soal Izin Investasi Industri Miras, Harusnya Tunggu RUU Miras Disahkan Dulu

Jum'at, 26 Feb 2021 06:54

PKS Bersama Melayani Rakyat bukan Sekadar Tagline, Tapi Jadi Ruh dan Sistem

PKS Bersama Melayani Rakyat bukan Sekadar Tagline, Tapi Jadi Ruh dan Sistem

Jum'at, 26 Feb 2021 06:49

Pak Jokowi, Akui Saja Kesalahan Kerumunan di Maumere Itu

Pak Jokowi, Akui Saja Kesalahan Kerumunan di Maumere Itu

Jum'at, 26 Feb 2021 06:36

Kontroversi Jilbab, Islam Intoleran?

Kontroversi Jilbab, Islam Intoleran?

Jum'at, 26 Feb 2021 06:25


MUI

Must Read!
X