Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
6.182 views

Please, Bikin Kreatif atau Adiktif ya?

 

Oleh:

Ziyadah Khoiriyah || Pegiat “Pena Banua”

 

TAK perlu banyak kata pengantar untuk menuju kepada inti pembahasan tulisan ini, Menyoal sebuah pernyataan sistematis dan terstruktur yang diutarakan Kyai Wakil Presiden, Ma’ruf Amin beberapa waktu lalu (20/9). Sebuah pernyataan yang mungkin membuat banyak masyarakat Indonesia “amazed” karena diucapkan oleh seorang Kyai. Terlebih setelah sekian lama netizen rindu akan kehadiran beliau tersebab tak terlalu sering hadir di berbagai media. Yes, he talked about KPOP.

Ya, tidak ada yang tidak boleh bicara tentang KPOP, semua memiliki hak. Hanya saja persoalan yang muncul adalah ketika beliau terkagum dengan warga tercintanya yang mencintai budaya Korea, mencintai K-POP dan K-Drama. Ketertarikan yang teramat masyarakat Indonesia memunculkan optimism bahwa hal ini mampu (1) Memacu kedatangan wisatawan Korea ke Indonesia (2) Memicu kreatifitas serupa agar giat mempromosikan budaya Indonesia ke kancah internasional.

Pernyataan ini sangat jelas menimbulkan blunder. Bagaimana tidak, ketika petinggi negara memberikan dukungan masuknya budaya asing untuk menjadi inspirasi. Apakah sudah pemerintah menyediakan ruang bagi tersalurnya kreatifitas itu dengan tetap terkoneksi dengan budaya asli Indonesia? Faktanya, justru anak muda Indonesia memang terperangah dengan korean wave, merasa terinspirasi hingga ingin menggali sampai-sampai rela maraton nonton berhari-hari, tak ingat makan hingga mandi. Ini inspiratif atau adiktif ya?

Jika kita belajar kepada negara aslinya. Justru keberhasilan ekspor budaya secara mendunia terletak pada jurus tameng pemerintah untuk warganya dengan budaya nasional secara sistematis dan komprehensif. Kita belajar bahwa keberhasilan Korea hari ini adalah buah kerja keras pemerintahnya menjaga agar warga Korea tidak bucin budaya asing. Pemerintah menutup akses budaya asing, sembari giat memperkuat budayanya dan menumbuhkan rasa cinta budaya negeri di tengah negerinya, untuk kemudian siap mengusung duta-dutanya menuju dunia. Duta yang sudah dibekali semangat mempengaruhi, bukan dipengaruhi.

Ketika pengaruh sudah tertanam ke seluruh dunia, ibarat hipnotis, siapa akhirnya yang tak tertarik dengan segala hal tentang Korea? Mulai dari filmnya, musiknya, budayanya, fashionnya, tempat-tempat wisatanya dan segala hal lainnya. Begitulah “panen” pemerintah Korea di tahun 2000an keatas ini. Ekonomi secara otomatis meroket dengan keteguhan merintis budaya aslinya.

Maka ketika petinggi negara bicara alasan ekonomi dibalik dukungan kepada anak muda untuk gemar terhadap Korea, inilah adalah alasan yang logis. Hanya saja, solusi yang ditawarkan sangatlah jauh panggang dari api, jauh sangat dari hakikat asli inspirasi Korea itu sendiri. Impor budaya Korea yang sangat jelas-jelas bertentangan dengan nilai-nilai moral bahkan ketuhanan dalam Pancasila itu sendiri, telah memberi kesimpulan bahwa pemerintah tak serius memperkuat budaya asli.

Sepatutnya pemerintah fokus dalam memperkuat budaya asli Indonesia yang sejalan dengan Pancasila, yakni menempatkan nilai ketuhanan diatas segalanya. Mengapa justru ingin menggali inspirasi dari sebuah negara yang bahkan tidak menganut nilai paling utama dari dasar negara kita? Kemudian, jika kita juga sadar bahwa mayoritas masyarakat Indonesia adalah muslim, sudah selayaknya pemerintah mendorong pemuda-pemudi muslim untuk menjadikan hanya Rasulullah sebagai panutan, menjadikan aturan Islam sebagai inspirasi menjalani hari.

Oh tapi sayang, pemuda-pemudi seperti ini adalah pemuda-pemudi yang dianggap berbahaya. Mereka yang rajin ke masjid, good-looking dan hafizh tertuduh sebagai radikal. Entah apa sebenarnya jati diri bangsa ini dan mau dibawa kemana setelah ini. Kita –masyarakat dan pemerintah patut segera sadar dan berbenah atas hal ini. Sebelum selimut kerusakan terlanjur menutupi seluruh anak negeri.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Insya Allah besok Jum’at IDC berbagi Sedekah Jum’at dan Wakaf Mushaf Al-Qur'an kepada para Santri TPQ Masjid Al-Iman Garut. Mari berburu keberkahan sedekah Jumat dan wakaf Al-Qur'an....

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah  Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Nurul Hikmah di Tangerang Banten ini terhenti karena terkendala biaya. Diperlukan biaya 30 juta rupiah untuk merampungkan agar ibadah dan syiar Islam makin semarak....

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Ustadz Karita dan Ustadzah Nurjanah totalitas berdakwah memajukan pendidikan agama di Leuwigede Indramayu. Karena keterbatasan ekonomi, mereka tinggal di gubuk dari karung bekas. Ayo Bantu..!!!...

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Masjid ini menjadi pusat kegiatan dakwah, ibadah dan pengajian warga Kampung Warung Gantung Talegong Garut, Jawa Barat. Namun sampai saat ini belum memiliki tempat wudhu. Ayo Wakaf..!!!...

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Latest News
Hamas Bersikeras Tentara Israel Tidak Akan Dibebaskan Sampai Ada Kesepakatan Pertukaran Tahanan

Hamas Bersikeras Tentara Israel Tidak Akan Dibebaskan Sampai Ada Kesepakatan Pertukaran Tahanan

Senin, 29 Nov 2021 21:30

Waspadai Gelombang Ketiga COVID-19 Saat Liburan Akhir Tahun

Waspadai Gelombang Ketiga COVID-19 Saat Liburan Akhir Tahun

Senin, 29 Nov 2021 19:45

MUI Teken MoU Pembangunan RSIH dengan Wali Kota Hebron

MUI Teken MoU Pembangunan RSIH dengan Wali Kota Hebron

Senin, 29 Nov 2021 19:00

MK Minta UU Ciptaker Direvisi, AHY: Ini Sejalan dengan Pertimbangan Demokrat

MK Minta UU Ciptaker Direvisi, AHY: Ini Sejalan dengan Pertimbangan Demokrat

Senin, 29 Nov 2021 17:53

Pemerintah Segera Laksanakan Putusan MK atas Pengujian Formil UU Cipta Kerja

Pemerintah Segera Laksanakan Putusan MK atas Pengujian Formil UU Cipta Kerja

Senin, 29 Nov 2021 17:36

Beginilah Kita Mencintai Tanah Air Kita

Beginilah Kita Mencintai Tanah Air Kita

Senin, 29 Nov 2021 17:02

Marabahaya Dibalik Maraknya Industri Kontes Kecantikan

Marabahaya Dibalik Maraknya Industri Kontes Kecantikan

Senin, 29 Nov 2021 15:23

Permendikbud tentang Kekerasan Seksual: Haruskah Jadi Polemik?

Permendikbud tentang Kekerasan Seksual: Haruskah Jadi Polemik?

Senin, 29 Nov 2021 15:11

Mengulik Kehidupan Selebriti, untuk Apa?

Mengulik Kehidupan Selebriti, untuk Apa?

Senin, 29 Nov 2021 12:51

Jebakan Busuk Itu Bernama Terorisme

Jebakan Busuk Itu Bernama Terorisme

Senin, 29 Nov 2021 11:38

Pasca Putusan MK, Legislator Minta Proyek Food Estate di Lahan Hutan Dihentikan

Pasca Putusan MK, Legislator Minta Proyek Food Estate di Lahan Hutan Dihentikan

Senin, 29 Nov 2021 08:58

Urgen, Mari Support Dakwah Media Voa Islam

Urgen, Mari Support Dakwah Media Voa Islam

Senin, 29 Nov 2021 04:06

Masjid Dinasti Umayyah Berusia 1.300 Tahun Ditemukan di Irak

Masjid Dinasti Umayyah Berusia 1.300 Tahun Ditemukan di Irak

Ahad, 28 Nov 2021 22:04

Partai Gelora Mulai Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

Partai Gelora Mulai Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

Ahad, 28 Nov 2021 16:52

MK Putuskan UU Ciptaker Inkonsitusional, PKS: Bukti Pemerintah Gegabah

MK Putuskan UU Ciptaker Inkonsitusional, PKS: Bukti Pemerintah Gegabah

Ahad, 28 Nov 2021 16:28

Family Festival 3 Persembahan Adara Resmi Digelar

Family Festival 3 Persembahan Adara Resmi Digelar

Ahad, 28 Nov 2021 16:06

Ustaz Zaitun Rasmin: Manhaj Wasathiyah Menolak Terorisme

Ustaz Zaitun Rasmin: Manhaj Wasathiyah Menolak Terorisme

Ahad, 28 Nov 2021 15:07

Mengapa Sebutan Teror Inggris Untuk Hamas Kontraproduktif

Mengapa Sebutan Teror Inggris Untuk Hamas Kontraproduktif

Sabtu, 27 Nov 2021 21:33

Inggris Resmi Larang Hamas, Sebut Sebagai 'Kelompok Teroris Islam'

Inggris Resmi Larang Hamas, Sebut Sebagai 'Kelompok Teroris Islam'

Sabtu, 27 Nov 2021 20:22

Muhyidin Junaidi: Moderasi Islam dan Moderasi Beragama itu Tidak Sama

Muhyidin Junaidi: Moderasi Islam dan Moderasi Beragama itu Tidak Sama

Sabtu, 27 Nov 2021 19:54


MUI

Must Read!
X