Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
5.997 views

Krisis Moral Bangsa, Akibat Pendidikan ala Sekuler?

 

Oleh: Hasrianti (Aktivis)

 

             Data Unicef tahun 2016 lalu menunjukkan bahwa kekerasan terhadap sesama remaja di Indonesia diperkirakan mencapai 50 persen. Moral para remaja saat ini sudah diambang batas, sangat menghawatirkan misalnya kekerasan antar pelajar, pornografi, tawuran antar pelajar, serta masalah sosial lainnya. Kenyataan ini menunjukkan merosotnya nilai moral di kalangan pelajar pada khususnya, maupun remaja pada umumnya.

Pendidikan dalam Pusaran Kapitalisme

Kapitalisme yang bertumpu pada asas maslahat materi menjadikan sistem pendidikan lebih menitikberatkan pada materi ajar yang bisa memberikan manfaat materil termasuk memenuhi keperluan dunia usaha.

Alhasil, komersialisasi pendidikan semakin pekat. Keberhasilan pendidikan pun hanya diukur dari nilai-nilai akademis, tanpa memperhatikan bagaimana keimanan, ketakwaan, akhlak, perilaku, kepribadian dan karakter peserta didik.

Kalau pun mengambil Islam, hanya untuk melengkapi pendidikan keagamaan (peribadahan) dan pembentukan akhlak atau moral belaka. Sedangkan dalam perkara lainnya, tidak dididik dengan panduan Islam yang membentuk karakter islam. Tak ada pendidikan politik Islam, juga pendidikan budaya dan sosial Islami. Senantiasa memisahkan antara sains  sosial humaniora dengan aspek akidah Islam itu sendiri.Wajar saja, jika hasilnya pun kental dengan kerusakan akhlak yang berorientasi pada materi belaka.

Tak sedikit dari mereka hanya menjadi bagian dari “robot alat produksi” kapitalisme.Selain itu, karena tidak berdasarkan asas keimanan dan ketakwaan, kecerdasan  tidak memberi sumbangsih bagi perbaikan  di masyarakat.

Virus liberal yang bebas disuntikkan melalui tayangan televisi, film, internet dan sosial media lainnya merupakan ancaman nyata bagi demoralisasi generasi muda.

 Tanpa sadar mereka merasa bangga jika berhasil melakukan tindakan-tindakan yang tidak sesuai dengan norma demi mencapai eksistensi dan label hitsdi tengah masyarakat.Sungguh persoalan seperti ini sangat meresahkan masyarakat khususnya orang tua, terlebih lagi ini seharusnya menjadi keprihatinan besar bagi negara.

Melihat fakta miris yang ada, semakin meningkatnya angka kriminalitas dalam dunia pendidikan bukti bahwa solusi yang ditawarkan oleh pemerintah hanyalah solusi parsial saja.Bagaimana mungkin bisa mencetak generasi yang baik, jika kebijakan dalam dunia pendidikan ini kontradiktif dan cenderung abai.

Merumuskan Ulang Tujuan Pendidikan

Sejatinya tujuan pendidikan yakni menciptakan manusia yang beriman dan produktif bukanlah generasi yang miskin kepribadian dan akhlak. Rezim neolib semakin gencar dalam menyerukan pendidikan sekuler sebagai mesin penggerak industrialisasi para kapital.

Pendidikan sekuler juga memastikan arah pendidikan akan terjebak pada kemajuan yang semu dan menipu. Hal ini nampak dari penegasan Mendikbud tentang penekanan aspek kedua dalam pendidikan SDM, yaitu menyiapkan generasi yang terampil dan cakap untuk memasuki dunia kerja.

Kesan dilahirkannya SDM yang siap kerja dan wirausaha di tengah dominasi kapitalisme global, sejatinya menunjukkan kegagalan sistem pendidikan. Sebab, pendidikan hanya menjadi penggerak industrialisasi kapitalisme. Sungguh sangat disayangkan hal ini terjadi di negeri Muslim terbesar di negeri ini.

Sistem Pendidikan dalam islam

Sejatinya, kaum Muslim memiliki ‘izzah (kemuliaan). Islam memiliki akidah dan hukum-hukum yang mengatur seluruh aspek kehidupan secara menyeluruh, termasuk dalam menyelenggarakan urusan pendidikan. Sistem pendidikan yang sahih seharusnya melahirkan manusia-manusia handal yang memimpin untuk kemajuan peradaban, bukan menjadi budak  kerja kapitalisme.

Inilah yang pernah terjadi  kaum Muslim dahulu ketika mereka masih bernaung dalam sistem  Islam selama lebih dari 1.300 tahun lamanya. Sistem pendidikan yang bersumber dari wahyu (ajaran Islam) mampu melahirkan SDM unggul dan terbukti melahirkan generasi hebat. Kemajuan dalam ranah sains dan teknologi, budaya hingga  pemerintahan semuanya tercatat dalam tinta sejarah peradaban Islam.

Tujuan pendidikan islam yakni  membentuk generasi yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, memiliki karakter, menguasai sains teknologi dan berbagai keterampilan yang diperlukan dalam kehidupan.

Sistem pendidikan Islam menjadikan akidah Islamiyah sebagai dasarnya. Karena itu keimanan dan ketakwaan juga akhlak mulia akan menjadi fokus yang ditanamkan. Asas ini berpengaruh dalam penyusunan kurikulum pendidikan, sistem belajar mengajar, kualifikasi guru, budaya yang dikembangkan, dan interaksi di antara semua komponen penyelenggara pendidikan.

 Halal haram akan ditanamkan menjadi standar. Dengan begitu generasi dan masyarakat nantinya akan selalu mengaitkan peristiwa dalam kehidupan mereka dengan keimanan dan ketakwaannya.

Islam menetapkan bahwa negara wajib menyediakan pendidikan yang baik dan berkualitas secara gratis untuk seluruh rakyatnya. Daulah Islamiyah wajib menyiapkan sarana dan prasarana pendidikan.

Membangun gedung-gedung sekolah dan kampus, menyiapkan buku-buku pelajaran, laboratorium untuk keperluan pendidikan dan riset, serta memberikan tunjangan penghidupan yang layak baik bagi para pengajar maupun kepada para pelajar.

Masa pemerintahan Khalifah Harun Ar-Rasyid dan putranya Al-Ma’mun dinasti Abbasiyah ini mendirikan perspustakaan dunia yang luasnya sekitar 10 ha. Perpustakaan itu bernama Baitul Hikmah, dan pada masa itu sistem pendidikan berada dititik kegemilangan.

Selain itu ada pula Ibnu Sina, dunia medis kini semakin berkembang. Perkembangan tersebut berkat eksplorasi ilmuwan Persia, Ibn Sina yang menulis buku The Canon of Medicine. Buku yang ia tulis menjadi pedoman mahasiswa kedokteran di Eropa hingga tahun 1600-an.

Jabir ialah ilmuwan dari Iran yang ahli di bidang kimia. Dia adalah orang pertama yang mengidentifikasi zat yang bisa melarutkan emas. Jabir juga orang pertama yang menemukan asam sulfat, klorida dan nitrat. Kontribusi lainnya ialah pada penemuan alkali. Karya-karya Jabir antara lain Kitab Al-Kimya, Kitab Al-Sab'een, Kitab Al Rahmah dan lain sebagainya.

Ibnu Khaldun ialah ilmuwan dari Tunisia yang dikenal sebagai bapak pendiri ilmu historiografi, sosiologi dan ekonomi. Ilmuwan-ilmuwan tersebut tak hanya cakap dalam sains dan teknologi.  Namun juga berperan sebagai ulama besar.

Fakta membuktikan bahwa pendidikan di bawah asas kapitalisme dan sekularisme hanya memproduksi generasi minim nurani. Perubahan hanya akan terwujud nyata tatkala Islam menjadi aturan berkeluarga, bermasyarakat, dan bernegara. Semua ini  hanya bisa diterapkan dengan tegaknya Islam sebagai dasar peraturan Negara. Wallahu a’lam Bishawab. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Di hari raya Idul Fitri yang ceria, Ibrahim justru merintih perih di bangsal Rumah Sakit. Tubuh mungil balita anak aktivis dakwah media ini melepuh tercebur air mendidih di halaman tetangganya....

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

IDC menerima zakat fitrah Rp 40.000 hingga 51.000 per-jiwa, disalurkan kepada Mustahiq dengan prioritas Muallaf dan Fakir Miskin dari kalangan yatim, aktivis Islam, dan dhuafa terdampak pandemi...

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Debby Silvana dan Melani Silvana menjadi yatim saat sedang butuh belaian kasih orang tua. Kini mereka tinggal di rumah triplek yang reyot dan doyong terancam roboh. Ayo Bantu bedah rumah yatim.!!...

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Hijrah memeluk Islam, Rudy Chow tinggalkan bisnis peralatan sembahyang Vihara. Ia jadi pengangguran dan ekonominya ambruk....

Latest News
Virus Corona Diduga Menyebar di Kedutaan Besar AS di Riyadh Saudi, Lusinan Karyawan Jatuh Sakit

Virus Corona Diduga Menyebar di Kedutaan Besar AS di Riyadh Saudi, Lusinan Karyawan Jatuh Sakit

Jum'at, 03 Jul 2020 15:00

Warna Mega dalam Peta JalanTrisila dan Ekasila

Warna Mega dalam Peta JalanTrisila dan Ekasila

Jum'at, 03 Jul 2020 12:15

Pelajaran Etika dari Kehidupan Hidup Umar ibnu al-Khattab

Pelajaran Etika dari Kehidupan Hidup Umar ibnu al-Khattab

Jum'at, 03 Jul 2020 11:08

[VIDEO] DR Das'ad Latif: Ulama Jangan Alergi Politik

[VIDEO] DR Das'ad Latif: Ulama Jangan Alergi Politik

Jum'at, 03 Jul 2020 10:05

Visi Jelas, Percaya Sains dan Data Jadi Kunci Pemimpin Dunia Tanggulangi Pandemi

Visi Jelas, Percaya Sains dan Data Jadi Kunci Pemimpin Dunia Tanggulangi Pandemi

Kamis, 02 Jul 2020 22:35

PKS Desak Respon Pemerintah Atas Penolakan Publik terhadap RUU HIP

PKS Desak Respon Pemerintah Atas Penolakan Publik terhadap RUU HIP

Kamis, 02 Jul 2020 20:47

Turki Lanjutkan Deportasi Pejuang Islamic State yang Mereka Tangkap ke Negara Asal

Turki Lanjutkan Deportasi Pejuang Islamic State yang Mereka Tangkap ke Negara Asal

Kamis, 02 Jul 2020 20:45

Militer Pakistan Diduga Kerahkan 20.000 Tentara ke Perbatasan dengan India

Militer Pakistan Diduga Kerahkan 20.000 Tentara ke Perbatasan dengan India

Kamis, 02 Jul 2020 20:15

Israel Lakukan Pemisahan Rasial Pasien COVID-19 di Hotel Karantina

Israel Lakukan Pemisahan Rasial Pasien COVID-19 di Hotel Karantina

Kamis, 02 Jul 2020 19:45

Tetapkan LPH Tanpa Libatkan MUI, BPJPH Digugat Indonesia Halal Watch ke PTUN

Tetapkan LPH Tanpa Libatkan MUI, BPJPH Digugat Indonesia Halal Watch ke PTUN

Kamis, 02 Jul 2020 19:11

Menlu AS Pompeo Desak Turki Tidak Ubah Hagia Sophia Menjadi Masjid

Menlu AS Pompeo Desak Turki Tidak Ubah Hagia Sophia Menjadi Masjid

Kamis, 02 Jul 2020 18:00

Pentagon: Taliban Pertahankan Hubungan Dekat dengan Afiliasi Al-Qaidah

Pentagon: Taliban Pertahankan Hubungan Dekat dengan Afiliasi Al-Qaidah

Kamis, 02 Jul 2020 17:45

Pakistan Blokir Game Online PUBG Karena Berdampak Negatif

Pakistan Blokir Game Online PUBG Karena Berdampak Negatif

Kamis, 02 Jul 2020 17:15

Lupa Baca Basmalah saat Mandi Besar

Lupa Baca Basmalah saat Mandi Besar

Kamis, 02 Jul 2020 16:56

Milisi Dukungan UEA Jarah 5 Kontainer Uang Tunai Milik Bank Sentral Yaman di Pelabuhan Mukalla

Milisi Dukungan UEA Jarah 5 Kontainer Uang Tunai Milik Bank Sentral Yaman di Pelabuhan Mukalla

Kamis, 02 Jul 2020 16:25

[VIDEO] Diabetes dan Cara Penanganannya || Part 2

[VIDEO] Diabetes dan Cara Penanganannya || Part 2

Kamis, 02 Jul 2020 10:58

Mengeja Hujan

Mengeja Hujan

Kamis, 02 Jul 2020 09:26

Jokowi Marah, Demo RUU HIP Gak Goyah

Jokowi Marah, Demo RUU HIP Gak Goyah

Kamis, 02 Jul 2020 08:25

Hamas: Seluruh Faksi Palestina Bersatu Melawan Rencana Aneksasi

Hamas: Seluruh Faksi Palestina Bersatu Melawan Rencana Aneksasi

Rabu, 01 Jul 2020 22:50

UEA Tekan AS untuk Lakukan Intervensi di Libya

UEA Tekan AS untuk Lakukan Intervensi di Libya

Rabu, 01 Jul 2020 22:39


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X