Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
5.648 views

Kemaksiatan di Malam Tasyakuran Hari Kemerdekaan, Miris!

Tasyakuran malam 17 Agustus. Bagaimana kabarnya, kawan? Syahdukah? Mengingat perjuangan para pahlawan yang rela mengorbankan diri, harta, keluarga bahkan nyawa. Atau sebaliknya? Setelah seremoni basa-basi dan ditutup doa secuil, hura-hura gegap gempita mengisi perayaan kemerdekaan negeri dari tahun ke tahun?

Seorang kawan bercerita bahwa di kampungnya, malam tasyakuran diisi dengan penampilan anak SD lengkap dengan seragamnya berdansa-dansi mesra dengan lawan jenis. Para orang tua yang ada di situ malah bersorak menyemangati dan memvideokan. Miris!

Yakin kejadian serupa tak hanya di satu tempat saja. Nyaris semua panggung tirakat yang seharusnya berisi rasa syukur atas kemerdekaan dari penjajah, diisi dengan penjajahan gaya baru. Penjajahan akan jahilnya cara mengisi kemerdekaan. Penjajahan akan jahilnya terhadap serangan budaya yang tak sesuai dengan kepribadian bangsa apalagi agama dalam hal ini Islam.

Dari tahun ke tahun tradisi seperti ini seolah dilestarikan. Berbahagia karena Indonesia merdeka, katanya. Haruskan rasa bahagia itu diwujudkan dalam bentuk kejahilan berupa kemaksiatan seperti itu?

Pernah nggak sih ada yang berpikir bahwa perayaan demikian sesungguhnya merusak mental dan moral anak-anak bangsa secara laten?

Bayangkan jika sejak kecil mereka dibiasakan merayakan kemerdekaan dengan hura-hura dansa-dansi serupa itu. Sejak seragam putih merah seolah dimaklumi saat mereka bermesraan dengan lawan jenis. Bukan hanya dimaklumi, disoraki, didukung, diabadikan melalui foto dan video dan kemudian dibanggakan ke mana-mana. Sedikit lebih besar mereka kemudian menjadi generasi gaul bebas sehingga bayi tak berdosa lahir di mana-mana akibat perzinaan. Inikah generasi yang mereka harapkan? Naudzubillah.

Begadang semalam suntuk menjelang pagi, adalah lanjutan dari kegiatan yang katanya tasyakuran. Apa kabar salat Subuh berjamaah di masjid? Jangankan berangkat ke masjid, apa kabar salat Subuh di rumah tanpa acara kesiangan? Jangan-jangan bablas pula karena tubuh terlalu lelah setelah semalam menghabiskan malam dengan alasan tirakat dan tasyakuran.

Pernahkah terpikir di benak mereka, inikah yang dimau oleh para pahlawan yang telah gugur itu? Hura-hura dan foya-foya dengan alasan bergembira karena telah merdeka seperti inikah bentuk rasa syukur itu? Tidakkah ada cara lain untuk memaknai kemerdekaan dengan lebih hakiki?

Merdeka dari penjajah bernama Jepang dan Belanda secara fisik, memang iya. Tapi bagaimana dengan penjajah bernama pendangkalan akidah yang terus dilancarkan setiap hari? Keteguhan menjalankan syariat Islam dilabeli teroris. Keinginan untuk diatur oleh hukum Allah dan bukan hukum peninggalan penjajah Belanda, dianggap mengancam eksistensi negeri. Sudahkah kita merdeka atau masih terus dijajah oleh mereka yang juga menyebut dirinya muslim tapi enggan diatur oleh hukum Islam?

Harusnya momen tirakat semalam diisi dengan renungan seperti ini. Karena dari renungan ini, akan muncul satu sudut pandang baru bagaimana mensyukuri kemerdekaan selama 74 tahun ini. Setelahnya akan muncul amal yang itu akan menjadi sumbangsih bagi negeri untuk generasi yang lebih baik. Generasi yang menjaga diri karena pemahaman agamanya tentu jauh lebih bisa diandalkan daripada generasi yang hobi foya-foya dan hura-hura. Dan ini menjadi PR bersama untuk mensterilkan panggung tirakatan dari maksiat menjadi panggung tirakatan yang penuh dengan ketaatan pada Allah dan segenap hukumNya. Wallahu alam. (riafariana/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Wakaf Speaker Mushalla Gunung Sri Tasikmalaya, Dapatkan Pahala yang Terus Mengalir

Wakaf Speaker Mushalla Gunung Sri Tasikmalaya, Dapatkan Pahala yang Terus Mengalir

Sudah 13 tahun mushalla ini menjadi sentral dakwah di kampung Gunung Sri, Tasikmalaya. Namun mushalla ini belum memiliki alat pengeras suara. Diperlukan dana 5 juta rupiah. Ayo Bantu....

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Sejak balita ia ditinggal wafat sang ayah, menyusul sang ibunda wafat dua tahun silam. Segala kesulitan, kesedihan dan keruwetan hidup, kini harus dipikul sendiri. ...

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Lengkap sudah ujian hidup remaja yatim asal Indramayu ini. Terlahir yatim sejak balita, ia dibesarkan tanpa belaian kasih ayah dan ibu. Kini di usia remaja, ia diuji dengan penyakit tumor ganas...

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Mushalla berumur 80 tahun ini didirikan Kyai Asmuri pada zaman penjajahan Belanda sebagai markas ibadah dan perjuangan pemuda kampung Mojosari Sragen. Kini kondisinya lapuk, reyot, dan keropos...

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Sejak hijrah dari Kristen, Maria terbuang dari keluarga besar dengan berbagai tuduhan dan fitnah keji. Tanpa dukungan keluarga, mahasiswi kedokteran Universitas Brawijaya ini butuh biaya kuliah...

Latest News
Kuwait dan Bahrain Umumkan Kasus Pertama Corona, Berasal dari Orang yang Datang dari Iran

Kuwait dan Bahrain Umumkan Kasus Pertama Corona, Berasal dari Orang yang Datang dari Iran

Selasa, 25 Feb 2020 22:46

KUII dan Penuntasan Masalah Besar Umat Islam

KUII dan Penuntasan Masalah Besar Umat Islam

Selasa, 25 Feb 2020 22:39

Ikapi DKI Jakarta: IBF Milik Semua Umat Islam

Ikapi DKI Jakarta: IBF Milik Semua Umat Islam

Selasa, 25 Feb 2020 22:04

Hasil Riset: 64% atau 175,4 Juta Penduduk Indonesia Sudah Terkoneksi Internet

Hasil Riset: 64% atau 175,4 Juta Penduduk Indonesia Sudah Terkoneksi Internet

Selasa, 25 Feb 2020 21:50

AQAP Konfirmasi Kematian Qasim Al-Rimi, Tunjuk Khalid Batarfi Sebagai Pemimpin Baru

AQAP Konfirmasi Kematian Qasim Al-Rimi, Tunjuk Khalid Batarfi Sebagai Pemimpin Baru

Selasa, 25 Feb 2020 21:45

Peran Perempuan dalam Memajukan Peradaban Bangsa

Peran Perempuan dalam Memajukan Peradaban Bangsa

Selasa, 25 Feb 2020 21:20

Mantan Diktator Mesir Hosni Mubarak Meninggal Dunia

Mantan Diktator Mesir Hosni Mubarak Meninggal Dunia

Selasa, 25 Feb 2020 21:14

Keluarga Palestina di Gaza Tuntut Israel Kembalikan Jenazah Keluarganya yang Diseret Buldoser

Keluarga Palestina di Gaza Tuntut Israel Kembalikan Jenazah Keluarganya yang Diseret Buldoser

Selasa, 25 Feb 2020 20:35

Terkait Jiwasraya, Benny Tjokro Diharapkan Ungkap Dalang yang Rugikan Negara Rp 13,7 T

Terkait Jiwasraya, Benny Tjokro Diharapkan Ungkap Dalang yang Rugikan Negara Rp 13,7 T

Selasa, 25 Feb 2020 19:49

PKS Minta BPH Migas Berantas Mafia BBM Bersubsidi

PKS Minta BPH Migas Berantas Mafia BBM Bersubsidi

Selasa, 25 Feb 2020 17:58

Rektor UIC: Jakarta Banjir Sejak Zaman Baheula, Makanya Ada Rawamangun, Rawa Badak dll

Rektor UIC: Jakarta Banjir Sejak Zaman Baheula, Makanya Ada Rawamangun, Rawa Badak dll

Selasa, 25 Feb 2020 15:29

Muslimah Wahdah Islamiyah Depok Gelar Kajian

Muslimah Wahdah Islamiyah Depok Gelar Kajian

Selasa, 25 Feb 2020 12:42

Orang-orang Nias Bersyahadat di Pulau Banyak Barat

Orang-orang Nias Bersyahadat di Pulau Banyak Barat

Selasa, 25 Feb 2020 11:58

Babe Haikal Ungkap Perbedaan Orang 'Waras' dengan 'Tak Waras' dalam Sikapi Banjir Jakarta

Babe Haikal Ungkap Perbedaan Orang 'Waras' dengan 'Tak Waras' dalam Sikapi Banjir Jakarta

Selasa, 25 Feb 2020 10:13

Jokowi Kunjungi Riau, Legislator PKS: Jangan Hanya Bangun Jalan Tol tapi Jalan Umum Juga

Jokowi Kunjungi Riau, Legislator PKS: Jangan Hanya Bangun Jalan Tol tapi Jalan Umum Juga

Selasa, 25 Feb 2020 09:50

Siapakah Produsen Kegaduhan?

Siapakah Produsen Kegaduhan?

Selasa, 25 Feb 2020 09:37

20 Guru Al-Muhajirin Purwakarta Ikuti Seleksi Guru Berprestasi

20 Guru Al-Muhajirin Purwakarta Ikuti Seleksi Guru Berprestasi

Selasa, 25 Feb 2020 09:31

Tips Sholat Khusyuk

Tips Sholat Khusyuk

Selasa, 25 Feb 2020 08:41

Mewujudkan Toleransi Beragama Jangan Sekadar Simbol

Mewujudkan Toleransi Beragama Jangan Sekadar Simbol

Selasa, 25 Feb 2020 08:26

Waspadai Tiga Ancaman LGBT

Waspadai Tiga Ancaman LGBT

Selasa, 25 Feb 2020 08:19


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X