Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.601 views

Darurat Corona, Jazuli Juwaini: Pemerintah Harus Tanggapi Serius Ultimatum PB IDI

JAKARTA (voa-islam.com)--Ketua Fraksi PKS DPR Jazuli Juwaini meminta pemerintah serius menanggapi ultimatum surat terbuka Pengurus Besar Persatuan Dokter Indonesia (PB IDI) bersama organisasi profesi kesehatan lainnya yang meminta jaminan pemenuhan APD bagi dokter dan tenaga medis yang menangani Covid-19. 

Jika tidak ada jaminan mereka meminta anggotanya tidak ikut perawatan pasien Covid-19 demi melindungi dan menjaga keselamatan sejawat mereka. Surat ini menangkap kegelisahan dan realitas kondisi APD tenaga medis di berbagai rumah sakit.

“Kami sedih dan trenyuh membaca surat organisasi profesi medis tersebut. Kami yakin tidak niat sedikitpun dari para dokter dan tenaga medis untuk lari dari medan juang kemanusiaan. Tapi permintaan dan harapan mereka untuk mendapat APD yang mencukupi sangat rasional dan manusiawi. Mereka pahlawan bagi kita semua, taruhannya nyawa jika mereka tidak terlindungi yang berdampak pula pada keberlangsungan perawatan pasien Covid-19,” ungkap Jazuli.

Menurut Jazuli pemerintah harus merespon super serius tuntutan tersebut dengan langkah-langkah terukur dan terkoordinasi. Kalkulasi kebutuhan APD tenaga medis dengan cepat dan tepat, terapkan SOP dan protokol distribusi penyediaan APD yang ketat agar tidak ada RS yang sampai kehabisan stok. 

Tuntutan IDI harus jadi perhatian karena puluhan tenaga medis positif Covid-19 dan 10 diantaranya meninggal dunia. Tidak sedikit pula pekerja rumah sakit yang akhirnya memilih mundur dari pekerjaan demi mengamankan diri seperti yang terjadi di RSUD Banten.

“Pemerintah tidak bisa gunakan pola kerja standar. Respon cepat sangat dibutuhkan. Galang semua potensi dari pengusaha, swasta, dan masyarakat bahkan bantuan internasional untuk memenuhi kebutuhan APD bagi RS dan tenaga medis!” pungkas Jazuli

PKS sendiri telah menyalurkan bantuan APD melalui PB ID dan PPNI diantaranya dari pemotongan gaji anggota Fraksi PKS pada Kamis (26/3). Kebijakan pemotongan gaji untuk APD ini juga diikuti seluruh anggota DPRD PKS dan disalurkan langsung ke rumah sakit di berbagai daerah. 

Mudah-mudahan kebijakan pemotongan gaji bisa diikuti oleh Fraksi lain, juga Presiden, Menteri, Kepala Daerah dan Direksi BUMN serta perusahaan swasta.* [Ril/Syaf/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Politik Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak untuk Hidup Mandiri, Ayo Bantu..!!

Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak untuk Hidup Mandiri, Ayo Bantu..!!

Bermodal kaki palsu Abu Rahman keliling Kota Solo menjajakan minuman 'es kapal' untuk menafkahi keluarga. Kini ia tak bisa bekerja lagi karena kaki palsunya jebol tak bisa diperbaiki.Ayo Bantu.!!...

Daerah Rawan Pemurtadan Garut ini Kesulitan Air. Ayo Wakaf Mata Air.!!

Daerah Rawan Pemurtadan Garut ini Kesulitan Air. Ayo Wakaf Mata Air.!!

Selain jadi target pemurtadan misionaris, warga kesulitan air bersih untuk wudhu, mandi, minum, memasak, dll. Diperlukan dana 11 juta rupiah untuk pipanisasi penghubung sumber mata air ke masjid,...

Pembangunan Terhenti, Mushalla di Pelosok Sambong ini Terbengkalai. Ayo Bantu.!!

Pembangunan Terhenti, Mushalla di Pelosok Sambong ini Terbengkalai. Ayo Bantu.!!

Kondisi Mushalla Khoirussalam Sambong ini semrawut karena pembangunan berhenti terkendala dana. Dibutuhkan dana 15 juta rupiah untuk menuntaskan mushalla hingga layak dan nyaman. ...

Ingin Jadi Guru dan Penghafal Al-Qur’an, Yatim Nurlia  Butuh Biaya Sekolah, Ayo Bantu!!

Ingin Jadi Guru dan Penghafal Al-Qur’an, Yatim Nurlia Butuh Biaya Sekolah, Ayo Bantu!!

Yatim berprestasi ini putus sekolah. Impian pendidikan pesantren untuk mewujudkan cita-cita menjadi penghafal Al-Qur’an dan guru agama Islam terkubur oleh kendala biaya....

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Nenek renta ahli ibadah ini hidup seorang diri di bilik reyot Bengawan Solo. Bila hujan seisi rumah kebocoran air. Di malam hari, ia menggigil kedinginan diserang angin malam karena dindingnya...

Latest News
Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak untuk Hidup Mandiri, Ayo Bantu..!!

Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak untuk Hidup Mandiri, Ayo Bantu..!!

Selasa, 19 Jan 2021 00:28

Pengamat Medsos: Perpres No 7 Tahun 2021 Berpotensi Picu Kegaduhan

Pengamat Medsos: Perpres No 7 Tahun 2021 Berpotensi Picu Kegaduhan

Senin, 18 Jan 2021 23:34

PD PII Kabupaten Bekasi Gelar Konferensi Daerah

PD PII Kabupaten Bekasi Gelar Konferensi Daerah

Senin, 18 Jan 2021 22:59

Film Nusa Rara Film Idaman, Tak Layak Dipermasalahkan

Film Nusa Rara Film Idaman, Tak Layak Dipermasalahkan

Senin, 18 Jan 2021 22:34

Anak Durhaka dan Komentar Netizen

Anak Durhaka dan Komentar Netizen

Senin, 18 Jan 2021 22:28

Wafatnya Ulama Penjaga Al-Qur’an

Wafatnya Ulama Penjaga Al-Qur’an

Senin, 18 Jan 2021 22:15

Zainab bint Jahsy, Sang Ummul Mukminin yang Produktif

Zainab bint Jahsy, Sang Ummul Mukminin yang Produktif

Senin, 18 Jan 2021 22:10

Setiap Jiwa Milik Allah

Setiap Jiwa Milik Allah

Senin, 18 Jan 2021 22:02

Yayasan Waqaf Haroen Aly Gelar Pelatihan dan Workshop Perangkat Pembelajaran

Yayasan Waqaf Haroen Aly Gelar Pelatihan dan Workshop Perangkat Pembelajaran

Senin, 18 Jan 2021 21:53

Menakar Vaksinasi Sebagai Solusi

Menakar Vaksinasi Sebagai Solusi

Senin, 18 Jan 2021 21:49

Khawatir Serangan Orang Dalam, FBI Periksa 25.000 Pasukan Yang Terlibat Pengamanan Pelantikan Biden

Khawatir Serangan Orang Dalam, FBI Periksa 25.000 Pasukan Yang Terlibat Pengamanan Pelantikan Biden

Senin, 18 Jan 2021 21:47

Kapal Kemanusiaan untuk Darurat Bencana

Kapal Kemanusiaan untuk Darurat Bencana

Senin, 18 Jan 2021 21:38

Awal Tahun Bencana Beruntun, Mana Relawan Gerak Cepatnya?

Awal Tahun Bencana Beruntun, Mana Relawan Gerak Cepatnya?

Senin, 18 Jan 2021 16:29

DPR Harus Bongkar Komitmen Cakapolri Tak Kerja Demi Penguasa

DPR Harus Bongkar Komitmen Cakapolri Tak Kerja Demi Penguasa

Senin, 18 Jan 2021 14:32

Pembunuhan Politik

Pembunuhan Politik

Senin, 18 Jan 2021 14:26

Turki Berencana Buka Kembali Sekolah Mulai 15 Februari

Turki Berencana Buka Kembali Sekolah Mulai 15 Februari

Senin, 18 Jan 2021 14:00

Gubernur Mandera: Al-Shabaab Kuasai Sebagian Besar Timur Laut Kenya

Gubernur Mandera: Al-Shabaab Kuasai Sebagian Besar Timur Laut Kenya

Senin, 18 Jan 2021 13:23

Anggota Komisi IV Desak Pemerintah Batasi Kepemilikan Lahan

Anggota Komisi IV Desak Pemerintah Batasi Kepemilikan Lahan

Senin, 18 Jan 2021 09:52

Fraksi PKS Kembali Potong Gaji untuk Bantu Korban Bencana

Fraksi PKS Kembali Potong Gaji untuk Bantu Korban Bencana

Senin, 18 Jan 2021 09:15

Cintai Ibumu Tanpa Tapi, Tanpa Nanti

Cintai Ibumu Tanpa Tapi, Tanpa Nanti

Senin, 18 Jan 2021 08:57


MUI

Must Read!
X