Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.629 views

Anak-anak Putus Sekolah Tinggi, Pengangguran Terancam Meningkat

JAKARTA (voa-islam.com)- Masih tergolong tingginya angka putus sekolah anak menjadi pekerjaan rumah bangsa ini. Anak-anak di usia 16-18 tahun menjadi golongan terbesar dalam penyumbang angka Anak Putus Sekolah di Indonesia, dari sekitar 4,5 juta Angka Putus Sekolah, sekitar 2,4 juta anak usia 16-18 tahun putus sekolah.

Beragam alasan yang mengakibatkan masih tingginya angka putus sekolah di Indonesia, salah satu masalah utamanya adalah Kemiskinan,” demikian perhatian Gerindra, kemarin.

Sehingga banyak anak-anak yang sudah beranjak dewasa antara 16-18 tahun lebih memilih bekerja membantu orang tua atau bahkan sudah menjadi tulang punggung keluarga demi kebutuhan ekonomi keluarga.

Jika permasalahan ini tidak segera dientaskan, kekhawatiran jebakan demografi pada tahun 2020 akan menjadi nyata. Melambungnya angka pengangguran, lantaran rendahnya kualitas dan kemampuan SDM Indonesia di mata dunia kerja. 

“Sementara, kewajiban negara sudah tercantum dalam pembukaan UUD 1945, '....dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial....’"

Untuk mencapai tujuan hakiki tersebut, maka menurut Gerindra, setiap upaya pembangunan harus dilaksanakan secara komprehensif dan menyeluruh, serta bersamaan antara pembangunan ekonomi dengan pembangunan sosial (agama, pendidikan, kesehatan, budaya dan aspek sosial lainnya). Memang dalam perjalanan dan dinamika pembangunan suatu negara seringkali terjadi ketimpangan dan ketertinggalan satu sama lain, antara pembangunan ekonomi dan pembangunan sosial.

“Pembangunan ekonomi seringkali menjadi yang selalu di prioritaskan dan difokuskan, baru diikuti oleh pembangunan sosial berikutnya,” demikian yang tertulis di akun Twitter resminya.

Bahkan, lanjut Gerindra, juga terjadi pembangunan sosial malah cenderung terabaikan karena seluruh sumber daya terkuras untuk pembangunan ekonomi. Kalau pada kasus saat ini contohnya adalah pembangunan infrastruktur.

Tetapi pembangunan sebagai cara atau proses atau moda untuk mencapai tujuan berbangsa dan bernegara harus didesain, diformulasikan, dan dilaksanakan secara utuh dari sisi ekonomi dan sisi sosialnya. Tantangannya adalah bagaimana melaksanakan dan menginternalisasikan pembangunan sosial berkualitas ini ke dalam pembangunan ekonomi nasional saat ini dan di masa mendatang.

“Pada masa kampanye lalu, Gerindra dan pak Prabowo sempat mengutarakan komitmennya untuk mewujudkan pendidikan yang berkualitas untuk mencetak "Generasi Emas".”

Komitmen tersebut antara lain:

- Menyediakan beasiswa bagi putra putri petani, nelayan, guru, dan buruh, untuk melanjutkan pendidikan hingga jenjang sarjana.

- Membenahi kurikulum Perguruan tinggi, Pendidikan Vokasi, dan Politeknik berbasis riset, inovatif, aplikatif, dan inkubasi yang terhubung dengan industri.

- Penguatan sistem Pendidikan Nasional untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang produktif & berdaya saing global.

- Membangun perpustakaan dan taman-taman bacaan untuk mendorong gerakan literasi masyarakat.

- Mengembangkan dan meningkatkan kualitas sekolah-sekolah kejuruan dalam segala bidang keahlian teknis, melakukan revitalisasi balai-balai latihan kerja.

- Memberlakukan upah minimum untuk kategori guru swasta, PAUD, madrasah, dan yayasan.

- Meningkatkan kualitas pendidikan keagamaan seperti pondok pesantren dan memberikan beasiswa bagi para santri untuk melanjutkan pendidikan baik di tingkat nasional maupun internasional.

- Mencegah terjadinya permasalahan gizi, termasuk stunting pada anak Indonesia dengan program gizi seimbang dan Gerakan EMAS (Emak-emak dan Anak Minum Susu).

- Menggandeng perusahaan swasta bermitra dgn BUMN untuk membuka program beasiswa & magang bagi lulusan perguruan tinggi & sekolah kejuruan.

- Membangun sistem pendidikan nasional yang mengedepankan pembentukan karakter bangsa dgn melaksanakan program pengembangan budi pekerti.

- Meningkatkan kesejahteraan dosen, peneliti, dan penyuluh, serta memberikan akses yang mudah bagi generasi muda yang ingin melanjutkan pendidikan dengan meningkatkan ketersediaan daya tampung perguruan tinggi, standarisasi kualitas, dan mempermudah akses masuk perguruan tinggi.

- Mendorong perguruan tinggi dalam pengembangan riset dan ilmu pengetahuan yang mendukung strategi pembangunan dan berkolaborasi dengan dunia usaha.

“Walaupun pada kenyataannya Gerindra dan Pak Prabowo tidak memenangkan pemilu. Semua komitmen tersebut akan coba kami wujudkan satu persatu lewat perjuangan di jalur parlemen bersama para anggota dewan kami, ataupun jalur lainnya yg sesuai dengan konstitusi.”

(Robi/voa-islam.com)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Politik Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Hidup Sebatang Kara, Nenek Mailah Tinggal di Kandang Domba. Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Nenek Mailah Tinggal di Kandang Domba. Ayo Bantu.!!

Di usia 63 tahun saat tubuhnya renta sakit-sakitan, ia hidup sebatang kara. Memasuki musim hujan, rumahnya porak-poranda diterjang puting beliung. Ia terpaksa tinggal di kandang Domba tetangganya....

Terbentur Dana, Santri Hafiz Qur'an Terancam Batal Kuliah ke Luar Negeri. Ayo Bantu.!!

Terbentur Dana, Santri Hafiz Qur'an Terancam Batal Kuliah ke Luar Negeri. Ayo Bantu.!!

Hilmi Priyatama, santri juara penghafal Qur'an 30 juz ini lulus beasiswa di Universitas Internasional Afrika Sudan. Namun ia terancam batal berangkat karena terkendala biaya transport, pemberkasan...

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Pembangunan mushalla sudah rampung 60 persen dari pondasi hingga kubah. Masih kekurangan dana 20 juta rupiah untuk finishing agar berfungsi sebagai pusat ibadah, pembinaan aqidah, markas dakwah...

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Musibah kebakaran menghanguskan kamar santri, mushaf Al-Qur'an, kitab kuning, pakaian, alat tulis dsb. Diperlukan dana 25 juta rupiah untuk membangun asrama santri berupa rumah panggung dari...

Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya Selesai Dibangun, Total Biaya 66 Juta Rupiah

Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya Selesai Dibangun, Total Biaya 66 Juta Rupiah

Alhamdulillah mushalla yang hampir roboh dan tidak layak, selesai dibangun permanen. Total dana yang disalurkan sebesar Rp 66.813.500 semoga jadi amal jariyah, pahala terus mengalir tiada akhir...

Latest News

Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X