Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.427 views

Jokowi, Melawan Hukum, dan Kehutanan

JAKARTA (voa-islam.com)- Mahkamah Agung menolak kasasi dan menyatakan Presiden RI Joko Widodo dan Kementerian Lingkungan Hidup serta sejumlah kementerian melakukan perbuatan hukum sehingga terjadi karhutla di Kalteng berdasarkan putusan No. Perkara 3555 K/PDT/2018.

Dua kali banding dan satu kasasi akhirnya Mahkamah Agung menolak dan menyatakan bahwa Presiden Joko Widodo dan sejumlah kementerian melakukan tindakan melawan hukum yang menyebabkan kebakaran hutan dan lahan di sejumlah titik Provinsi Kalimantan Tengah.

Atas ditolaknya kasasi tersebut, lantas pemerintah mengajukan PK. Langkah ini terbilang lucu, karena pemerintah mengajukan PK untuk meninggalkan kewajiban hukum yang sudah diamanatkan oleh UU. Langkah PK yang diambil pemerintah justru mengkhianati aturan yang sudah dibuatnya sendiri, yakni Inpres Nomor 11 tahun 2015, tentang Peningkatan Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan.”

Putusan ini justru menguatkan gugatan para penggugat kepada pemerintah yang dinilai gagal dalam menanggulangi dan menghentikan kebakaran hutan yang mengancam jiwa dan harta benda warga.

Kemunculan vonis MA dibarengi dengan asap kebakaran hutan di Kalteng yang membekap warga dalam dua pekan terakhir. Berdasarkan pemantauan satelit LAPAN, selama kurun waktu itu terdapat 202 titik api di Kalteng. 

Pada 2015 lalu, Bank Dunia mencatat kebakaran hutan di Kalimantan dan sejumlah daerah membuat Indonesia rugi Rp 221 triliun. Berdasarkan data Bank Dunia, telah terbakar lebih dari 800.000 ha hutan di delapan provinsi atau sekitar 100.000 ha di masing-masing provinsi.

Terdapat beragam hukuman yang harus dilakukan oleh Presiden Joko Widodo. Hukuman-hukuman itu antara lain: 

-Menerbitkan Peraturan pelaksana dari Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, yang penting bagi pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan, dengan melibatkan peran serta masyarakat yaitu:

1. Peraturan Pemerintah tentang tata cara penetapan daya dukung dan daya tampung lingkungan hidup;

2. Peraturan Pemerintah tentang baku mutu lingkungan, yang meliputi: baku mutu air, baku mutu air laut, baku mutu udara ambien dan baku mutu lain sesuai dgn perkembangan iptek.

3. Peraturan Pemerintah tentang kriteria baku kerusakan lingkungan hidup yang berkaitan dengan kebakaran hutan dan/atau lahan;

4. Peraturan Pemerintah tentang instrumen ekonomi lingkungan hidup;

5. Peraturan Pemerintah tentang analisis risiko lingkungan hidup;

6. Peraturan Pemerintah tentang tata cara penanggulangan pencemaran dan/atau kerusakan lingkungan hidup; dan

7. Peraturan Pemerintah tentang tata cara pemulihan fungsi lingkungan hidup; 

-Membuat tim gabungan di mana fungsinya adalah:

1. Melakukan peninjauan ulang dan merevisi izin-izin usaha pengelolaan hutan dan perkebunan yang telah terbakar maupun belum terbakar berdasarkan pemenuhan kriteria penerbitan izin serta daya dukung dan ...daya tampung lingkungan hidup di wilayah Provinsi Kalteng.

2. Melakukan penegakan hukum lingkungan perdata, pidana maupun administrasi atas perusahaan-perusahaan yg lahannya terjadi kebakaran;

3. Membuat roadmap pencegahan dini, penanggulangan dan pemulihan korban karhutla;

-Segera mengambil tindakan:

1. Mendirikan rumah sakit khusus paru dan penyakit lain akibat pencemaran udara asap di Propinsi Kalteng yang dapat di akses gratis bagi Korban Asap;

2. Memerintahkan seluruh rumah sakit daerah yg berada di wilayah provinsi Kalteng. Membebaskan biaya pengobatan bagi masyarakat yg terkena dampat kabut asap di Provinsi Kalteng.

3. Membuat tempat evakuasi ruang bebas pencemaran guna antispasi potensi kebakaran hutan dan lahan yang berakibat pencemaran udara asap;

4. Menyiapkan petunjuk teknis evakuasi dan bekerjasama dengan lembaga lain untuk memastikan evakuasi berjalan lancar;

-Membuat:

1. Peta kerawanan kebakaran hutan, lahan dan perkebunan di wilayah Provinsi Kalimantan Tengah;

2. Kebijakan standart peralatan pengendalian kebakaran hutan dan perkebunan di wilayah Provinsi Kalimantan Tengah;

-Melakukan:

1. Mengumumkan kepada publik lahan yang terbakar dan perusahaan pemegang izinnya;

2. Mengembangkan sistem keterbukaan informasi kebakaran hutan, lahan dan perkebunan di wilayah Provinsi Kalteng;

3. Mengumumkan dana jaminan lingkungan hidup dan dana penanggulangan yang berasal perusahaan - perusahaan yang lahannya terbakar;

4. Mengumumkan dana investasi pelestarian hutan dari perusahaan-perusahaan pemegang izin kehutanan;

Dalam salah satu gugatan yang dilayangkan oleh warga, pemerintah diminta untuk segera membangun rumah sakit (RS) khusus paru-paru di Kalimantan Tengah dan menggratiskan biaya pengobatan, lantaran selama ini warga harus menanggung rugi akibat biaya pengobatan sendiri.

*Gerindra on Twitter

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Politik Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Sejak balita ia ditinggal wafat sang ayah, menyusul sang ibunda wafat dua tahun silam. Segala kesulitan, kesedihan dan keruwetan hidup, kini harus dipikul sendiri. ...

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Lengkap sudah ujian hidup remaja yatim asal Indramayu ini. Terlahir yatim sejak balita, ia dibesarkan tanpa belaian kasih ayah dan ibu. Kini di usia remaja, ia diuji dengan penyakit tumor ganas...

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Mushalla berumur 80 tahun ini didirikan Kyai Asmuri pada zaman penjajahan Belanda sebagai markas ibadah dan perjuangan pemuda kampung Mojosari Sragen. Kini kondisinya lapuk, reyot, dan keropos...

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Sejak hijrah dari Kristen, Maria terbuang dari keluarga besar dengan berbagai tuduhan dan fitnah keji. Tanpa dukungan keluarga, mahasiswi kedokteran Universitas Brawijaya ini butuh biaya kuliah...

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Di usia uzurnya Nenek Halimah makin rajin beribadah dan banyak ujian iman. Rumah gubuknya ludes terbakar. Dibutuhkan dana Rp 13 juta, untuk membangun rumah sederhana agar bisa istirahat dan khusyuk...

Latest News
Ahok Rebranding

Ahok Rebranding

Selasa, 18 Feb 2020 01:57

Inilah Isu-isu Penting yang Akan Dibahas di Munas Tarjih ke-31

Inilah Isu-isu Penting yang Akan Dibahas di Munas Tarjih ke-31

Selasa, 18 Feb 2020 00:56

Mantap! Kampus Muhammadiyah Luncurkan Digital Forensik Pertama di Indonesia

Mantap! Kampus Muhammadiyah Luncurkan Digital Forensik Pertama di Indonesia

Senin, 17 Feb 2020 23:49

Hape-krasi

Hape-krasi

Senin, 17 Feb 2020 22:27

MAN 2 Kota Malang Juara Olimpiade Fisika Eureka ITB tingkat Nasio

MAN 2 Kota Malang Juara Olimpiade Fisika Eureka ITB tingkat Nasio

Senin, 17 Feb 2020 22:23

Saat Syaikh Reda dari Gaza Palestina Ungkap Kekejaman Zionis Israel

Saat Syaikh Reda dari Gaza Palestina Ungkap Kekejaman Zionis Israel

Senin, 17 Feb 2020 22:08

IPPi Masa Jihad 2020-2022 Ingin Wujudkan Kader Militan yang Cerdas dan Berakhlakul Karimah

IPPi Masa Jihad 2020-2022 Ingin Wujudkan Kader Militan yang Cerdas dan Berakhlakul Karimah

Senin, 17 Feb 2020 22:03

Realisasi Kerukunan Beragama dalam Sistem Demokrasi, Berhasilkah?

Realisasi Kerukunan Beragama dalam Sistem Demokrasi, Berhasilkah?

Senin, 17 Feb 2020 21:15

Legislator PKS: Ekonomi Stagnan 5,02 Persen, Waspadai Ketergantungan dengan China

Legislator PKS: Ekonomi Stagnan 5,02 Persen, Waspadai Ketergantungan dengan China

Senin, 17 Feb 2020 21:01

Februari Bulan Cinta, atau Kebebasan Seks atas Nama Kasih Sayang?

Februari Bulan Cinta, atau Kebebasan Seks atas Nama Kasih Sayang?

Senin, 17 Feb 2020 20:58

Perdana Menteri Imran Khan Sebut Pakistan Tidak Lagi Jadi Surga Aman Bagi Jihadis

Perdana Menteri Imran Khan Sebut Pakistan Tidak Lagi Jadi Surga Aman Bagi Jihadis

Senin, 17 Feb 2020 20:15

Gerakan Menutup Aurat 2020 Diselenggarakan di Jakarta

Gerakan Menutup Aurat 2020 Diselenggarakan di Jakarta

Senin, 17 Feb 2020 20:06

AS Ancam Putus Pembagian Data Intelijen Pada Negara yang Menggunakan Teknologi Huawei Cina

AS Ancam Putus Pembagian Data Intelijen Pada Negara yang Menggunakan Teknologi Huawei Cina

Senin, 17 Feb 2020 20:00

Taliban Tewaskan 5 Tentara Afghanistan dalam Serangan di Pangkalan Militer Shora Khak Kunduz

Taliban Tewaskan 5 Tentara Afghanistan dalam Serangan di Pangkalan Militer Shora Khak Kunduz

Senin, 17 Feb 2020 19:45

Rezim Teroris Assad Rebut Kembali Sebagian Besar Aleppo Menjelang Pembicaraan Rusia-Turki

Rezim Teroris Assad Rebut Kembali Sebagian Besar Aleppo Menjelang Pembicaraan Rusia-Turki

Senin, 17 Feb 2020 19:30

Cina Laporkan Meningkatnya Kasus Virus Baru Saat Jumlah Kematian Mendekati 1.800

Cina Laporkan Meningkatnya Kasus Virus Baru Saat Jumlah Kematian Mendekati 1.800

Senin, 17 Feb 2020 19:15

KH Tengku Zulkarnain: Masak Zaman Teknologi 5.0, Masih Ada Orang Besar Percaya Klenik

KH Tengku Zulkarnain: Masak Zaman Teknologi 5.0, Masih Ada Orang Besar Percaya Klenik

Senin, 17 Feb 2020 18:26

Jokowi Dilarang ke Kediri Karena Mitos Akan Lengser, Demokrat Bandingkan dengan SBY

Jokowi Dilarang ke Kediri Karena Mitos Akan Lengser, Demokrat Bandingkan dengan SBY

Senin, 17 Feb 2020 17:54

Elemen Pers Tolak Campur Tangan Pemerintah Lewat Omnibus Law

Elemen Pers Tolak Campur Tangan Pemerintah Lewat Omnibus Law

Senin, 17 Feb 2020 17:15

Harga Gula Menggila, Komisi IV DPR: Ini Permainan Mafia

Harga Gula Menggila, Komisi IV DPR: Ini Permainan Mafia

Senin, 17 Feb 2020 16:19


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X