Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
5.821 views

PP GPI Instruksikan Kadernya Kawal Kedaulatan Rakyat

JAKARTA (voa-islam.com)--Sekretaris Jenderal Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Islam (Sekjen PP GPI) Diko Nugraha menyerukan kader GPI diseluruh Indonesia untuk turun ke jalan mengawal kedaulatan rakyat. Seruan ini diberikan untuk mengawal keputusan sembilan hakim Mahkamah Konstitusi (MK) agar tidak mencederai rasa keadilan, kebenaran dan kedaulatan rakyat.
 
Seruan ini ditegaskan oleh Diko Nugraha karena PP GPI menilai bahwa proses demokrasi yang terjadi di Indonesia saat ini sudah terlalu mahal. Karena telah menghamburkan triliunan uang rakyat dan ratusan nyawa. Ditemui di Markas PP GPI Menteng Raya 58 Jakarta Pusat, Jumat malam (14/6/2019), ia menyampaikan, bahwa dalam proses penghitungan suara saja sekitar 600 orang rakyat harus kehilangan nyawanya. Jumlah ini masih ditambah dengan adanya tragedi berdarah yang ada di depan kantor Bawaslu pusat pada saat aksi 21 dan 22 Mei 2019.
 
"Proses demokrasi ini terlalu mahal, karena telah menelan uang rakyat 22 triliun. Ratusan petugas pemilu dan delapan orang meninggal dunia. Serta ratusan yang luka-luka saat tragedi berdarah 21 - 22 Mei 2019,” kata Diko Nugraha dalam keterangan tertulis, Sabtu (15/6/2019).
 
Diko menegaskan, jangan sampai harga mahal pesta demokrasi ini menjadi sia-sia. Semua ini bisa terjadi, jika para hakim MK membuat keputusan yang tidak berdasarkan fakta kebenaran dan keadilan. Jika hal tersebut terjadi, Diko Nugraha menegaskan, sesungguhnya keputusan tersebut telah mencurangi kedaulatan rakyat.
 
“Jangan sampai semua pengorbanan tersebut menjadi sia-sia. Hanya karena putusan 9 hakim MK yang mencederai keadilan dan merampas kebenaran. Serta kedaulatan rakyat yang dicurangi," tegas penggagas Tauhid Yes Politik No ini.
 
Lanjutnya, untuk memastikan tegaknya kebenaran, GPI siap berada di barisan terdepan. Kesiapan ini didasari oleh kesadaran bahwa selama ini rakyat yang selalu menjadi korban. Diko Nugraha sangat menyesalkan hingga saat ini belum ada kejelasan siapa yang bertanggung jawab atas meninggalnya rakyat yang tidak berdosa dalam proses pemilu saat ini. 
 
"Gerakan Pemuda Islam harus menjadi garda depan untuk ikut mengawal keadilan, kebenaran dan kedaulatan rakyat Indonesia. Jangan sampai kasus dan tragedi berdarah 21 - 22 Mei di depan Bawaslu terulang kembali. Karena rakyat yang akan menjadi korbannya tanpa ada yang bertanggung jawab. Selain itu, yang salah menjadi benar dan yang benar menjadi disalahkan," kecam Diko Nugraha.
 
Berdasarkan pertimbangan diatas, maka Diko Nugraha atas nama PP GPI menginstruksikan kepada seluruh kadernya untuk melakukan aksi. Aksi tersebut akan bersifat nasional, tidak hanya terpusat di Jakarta saja namun seluruh daerah di Indonesia.  

"Kami atas nama Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Islam menginstruksikan kepada seluruh Pimpinan Wilayah dan Pimpinan Daerah serta para kader dan anggota Gerakan Pemuda Islam Se-Indonesia utk aksi turun jalan. Seluruh daerah, tidak hanya terkonsentrasi di Jakarta saja. Kita harus mengawal kebenaran dan kedaulatan rakyat yang akan ditentukan oleh palu keadilan di Mahkamah Konstitusi," pungkas Diko Nugraha.* [Ril/Syaf/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Politik Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Mantan preman yang jadi sopir pesantren ini tak bisa lagi mengantar jemput santri, para guru dan ustadz pesantren. Menderita tumor usus stadium 4, ia butuh biaya transport dan obat-obatan kemoterapi....

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Kondisi mushalla di pelosok Tasikmalaya ini sangat memprihatinkan, reyot dan tidak layak. Dihantam longsor, rusakanya semakin parah dan terancam roboh. Dibutuhkan dana 55 juta rupiah untuk renovasi...

Kecelakaan Parah, Yatim Santri Tahfizh Qur’an ini Patah Kaki. Ayo Bantu..!!

Kecelakaan Parah, Yatim Santri Tahfizh Qur’an ini Patah Kaki. Ayo Bantu..!!

Sudah 10 hari Maymunah terbaring menahan perihnya patah tulang paha akibat kecelakaan. Ia harus menjalani pencangkokan dan pengobatan tulang selama 60 hari dengan biaya 9,6 juta. Ayo bantu.!!...

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Aktivis dakwah ini gugur di bulan suci Ramadhan saat siaga menjaga markas FPI dan rumah Habib Rizieq. Jasadnya terkapar bersimbah darah dengan lubang peluru menembus dada hingga punggung....

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Muallaf Evelyn harus berjuang keras menafkahi kelima anaknya, meski fisiknya rapuh mengidap kanker tiroid. Betapapun pahitnya hidup, ia tetap tegar mewujudkan mimpi anaknya yang hafal Al-Quran...

Latest News
3 Bentuk Kurban Untuk Orang Tua yang Sudah Wafat

3 Bentuk Kurban Untuk Orang Tua yang Sudah Wafat

Jum'at, 19 Jul 2019 15:00

Argentina Bekukan Aset Serta Nyatakan Kelompok Syiah Hizbullah Sebagai Teroris

Argentina Bekukan Aset Serta Nyatakan Kelompok Syiah Hizbullah Sebagai Teroris

Jum'at, 19 Jul 2019 14:10

Grasi Bagi Pedofili, Angin Surga Bagi Pemangsa

Grasi Bagi Pedofili, Angin Surga Bagi Pemangsa

Jum'at, 19 Jul 2019 14:05

Menlu Israel dan Bahrain Adakan Pertemuan Publik Pertama di AS

Menlu Israel dan Bahrain Adakan Pertemuan Publik Pertama di AS

Jum'at, 19 Jul 2019 13:54

Bom di Dekat Universitas Kabul Tewaskan 8 Orang

Bom di Dekat Universitas Kabul Tewaskan 8 Orang

Jum'at, 19 Jul 2019 13:37

Kapal Perang AS Hancurkan Drone Iran di Selat Hormuz

Kapal Perang AS Hancurkan Drone Iran di Selat Hormuz

Jum'at, 19 Jul 2019 13:31

PBB: Booming Kejahatan Transnasional Pengaruhi Destabilisasi di Asia Tenggara

PBB: Booming Kejahatan Transnasional Pengaruhi Destabilisasi di Asia Tenggara

Jum'at, 19 Jul 2019 13:30

Lagi, Menyoal MOS Berujung Maut

Lagi, Menyoal MOS Berujung Maut

Jum'at, 19 Jul 2019 13:02

Tokopedia dan Traveloka Garap Umrah, Biro Haji-Umrah PP Persis: Bisa Merusak Usaha Travel

Tokopedia dan Traveloka Garap Umrah, Biro Haji-Umrah PP Persis: Bisa Merusak Usaha Travel

Jum'at, 19 Jul 2019 09:34

Haedar Nashir: Pemberantasan Korupsi Bagian Amal Shaleh

Haedar Nashir: Pemberantasan Korupsi Bagian Amal Shaleh

Jum'at, 19 Jul 2019 08:17

Bisnis yang Membunuh

Bisnis yang Membunuh

Jum'at, 19 Jul 2019 07:32

Menakar Solusi Pendidikan Lewat Zonasi

Menakar Solusi Pendidikan Lewat Zonasi

Jum'at, 19 Jul 2019 07:20

Jaminan terhadap Kehormatan Perempuan

Jaminan terhadap Kehormatan Perempuan

Jum'at, 19 Jul 2019 06:40

Tanpa Iman, Ilmu Bukan untuk Amal

Tanpa Iman, Ilmu Bukan untuk Amal

Jum'at, 19 Jul 2019 05:45

Mardani: Pejabat Publik Mesti Berakhlak Baik dan Ikuti Aturan yang Berlaku

Mardani: Pejabat Publik Mesti Berakhlak Baik dan Ikuti Aturan yang Berlaku

Jum'at, 19 Jul 2019 04:46

Gegara Salah Ketik ‘Posisi’, Prabowo Tak Jadi Oposisi

Gegara Salah Ketik ‘Posisi’, Prabowo Tak Jadi Oposisi

Jum'at, 19 Jul 2019 03:49

Sepele Makanan

Sepele Makanan

Jum'at, 19 Jul 2019 02:37

Terlibat Bantai Muslim Rohingya, Kepala Militer Myanmar Dilarang Masuk ke AS

Terlibat Bantai Muslim Rohingya, Kepala Militer Myanmar Dilarang Masuk ke AS

Kamis, 18 Jul 2019 22:33

Dua Garis Biru dan Urgensi Pendidikan Seks

Dua Garis Biru dan Urgensi Pendidikan Seks

Kamis, 18 Jul 2019 22:26

Dehumanisasi Warga Suriah Mirip dengan Kampanye Genosida Muslim Bosnia

Dehumanisasi Warga Suriah Mirip dengan Kampanye Genosida Muslim Bosnia

Kamis, 18 Jul 2019 21:18


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X