Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
20.374 views

Ahok harus Diselamatkan

Oleh: Mustofa B. Nahrawardaya *)

Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, pria keturunan Tionghoa yang sempat menjadi Gubernur hasil ‘lungsuran’ Pak Jokowi 2014 silam, mungkin tidak menduga bahwa Majelis Hakim Pengadilan Jakarta Utara akan memvonisnya dengan 2 tahun penjara.

Saya katakan menggunakan istilah ‘mungkin’, karena saya juga tidak bisa mengesampingkan kemungkinan adanya informan-informan Ahok yang barangkali sudah tahu bocoran vonis Majelis Hakim sebelum dibacakan.

Tanpa diberi ijin pulang ke rumah, Ahok juga diharuskan menempati ruang di LP Cipinang usai sidang, Selasa (9/5/2017) petang, sebelum dipindah ke Mako Brimob dengan alasan keamanan. Masih banyak dari kita barangkali yang tidak mau menerima alasan Polisi, kenapa Ahok harus dipisahkan dari napi Cipinang dan harus dipindah ke Mako Brimob.

Bagi saya, ini justru lebih baik, daripada terpidana Penoda Agama itu ditempatkan di LP Cipinang. Kok bisa? Kasus yang membelit Ahok, memang bukan kasus Extra Ordinary Crime (EOC) yang di Indonesia ada tiga jenis kejahatan yakni Terorisme, Narkoba dan Korupsi.

Kejahatan yang dilakukan Ahok, adalah menodai Agama Islam dengan sengaja, melakukan ujaran kebencian terhadap kelompok Umat Islam di Kepulauan Seribu maupun melalui tulisan di buku yang dia terbitkan dan dijual hingga sekarang di toko buku.

Bahkan di berbagai tempat, Ahok juga melakukan pengulangan perbuatannya, sehingga kasus ini menjadi spesial dan sensitif. Berbeda dengan style kasus EOC, penodaan agama terasa sangat khas dan efek yang ditimbulkan sungguh sangat dahsyat.

Kasus ini dapat menyebabkan keresahan massif dan terstruktur jika tidak segera ditangani penegak hukum dengan benar. Oleh karenanya, perbuatan Ahok sudah menjadi fakta di depan mata telah menyebabkan keresahan Umat Islam di Indonesia. Hampir di semua kota di Indonesia, Umat Islam geram dan marah, sehingga setiap Aksi Bela Islam yang bertujuan meminta keadilan kasus ini, nyaris membuat Jakarta penuh sesak.

Sekalipun dihambat polisi di mana-mana dengan berbagai dalih, aksi massa Umat Islam relatif sukses, sekalipun para pimpinannya bahkan ada yang ditangkap. Akibat perbuatan Ahok, maka musuh Ahok kini bukan lagi sekedar lawan-lawan politiknya di Pilkada atau di Partai Politik. Ahok telah sedemikian rupa membentuk Umat Islam tersinggung, dan ini jelas mengakibatkan banyak Umat Islam merasa dimusuhi.

Nah, karena yang marah Umat Islam, maka jangan salah jika di manapun orang Islam berada, bisa jadi ada di sana yang merasa dimusuhi Ahok dan tidak mudah melenyapkan kejengkelan dan kekesalan hingga melahirkan sikap dendam.

Di jalan, di toko, di sawah, di kampung, di kota, di mal, di kantor, di pelabuhan, di terminal, di pasar, bahkan di kantor Polisi dan TNI tidak tertutup kemungkinan ada musuh Ahok. Tentu karena perbuatan Penodaan Agama, sikap permusuhannya tidak seperti permusuhan kasus lain. Ini terkait keyakinan. Ditambah, mudahnya warga memiliki akun media sosial, mereka dengan mudah dapat menularkan ide dan gagasan yang berangkat dari rasa dendam itu.

Apalagi, orang-orang yang marah akibat pelaku Penodaan Agama, jelas tidak mengenal profesi. Bisa aparat, pedagang, PNS, tukang sapu, ibu rumah tangga, mahasiswa, pengurus Masjid, dan lain-lain. Mereka semua sangat dikhawatirkan sedang menyimpan berbagai aroma rasa dendam yang belum terlampiaskan selain melalui aksi-aksi damai selama ini.

Oleh karena itu ketika mendekati tanggal 9 Mei 2017 dimana Ahok akan divonis Majelis Hakim, maka salahsatu yang perlu saya khawatirkan terhadap Ahok adalah: dia ditahan atau tidak, jika dinyatakan bersalah. Dua pilihan ini sangat penting, karena memiliki konsekuensi. Tuntutan Umat Islam sejak aksi 411, 212, sampai 505 belum lama ini, sangat jelas, agar Ahok ditahan. Maka, ketika Hakim kemudian memerintahkan agar Ahok ditahan, salahsatu kekhawatiran saya yang selama ini menggantung, menjadi hilang.

Namun bukan berarti masalah selesai. Ketika Ahok dilarikan ke Cipinang, ternyata kekhawatiran baru, kembali muncul. Bagaimana jika di Cipinang ada sekelompok oknum yang juga menyimpan rasa dendam kepada dia? Bagaimana jika yang menyimpan rasa dendam itu bukan hanya penghuni, tetapi juga sipir? Keselamatan Ahok dipertaruhkan.

Berbagai kemungkinan pun bisa terjadi. Bisa saja Ahok dilukai atau bahkan dihabisi oknum di dalam. Atau, Ahok dilukai atau dihabisi pihak tertentu dengan meminjam tangan napi.

Atau, berita klasik: ada berita “Ahok Meninggal Karena Gagal Jantung”. Ini akan menampar kita semua. Sekalipun berita ini benar dari fakta, namun dapat dibayangkan analisa liar para pendukung Ahok terhadap jagoannya itu. Yang akan dikambing hitamkan oleh analisa liar, bisa sangat banyak. Jatuhnya korban luka dan apalagi jatuhnya jiwa politikus di sebuah tempat, sangat mengundang beragam dugaan penyebab. Apalagi jika musuh politikus itu, juga bertebaran di luar ranah politiknya.

Oleh karena itu, memang sudah tepat Ahok ditahan, untuk menghindari adanya hukum jalanan. Jika tidak ditahan, saya yakin tidak ada yang bisa menjamin keselamatan Ahok. Belum lagi, menghadapi kemungkinan ulah gerombolan teroris yang selama ini belum pernah muncul mengancam atau melampiaskan kekesalannya karena perbuatan penodaan oleh Ahok. Ini akan menambah rumit. Teroris belum muncul saja, sudah ribut sana-sini tuduhan makar.

Apalagi jika para peneror itu keluar kandang dan turun gunung. Situasi tidak bisa dibayangkan. Saya tidak kuasa membayangkan. Kabar terbaru, atas alasan keamanan, Polisi memindahkan Ahok ke Mako Brimob. Ini langkah bagus. Akan tetapi perlu dicatat, bahwa ini hanya menyelesaikan sementara dari masalah yang serba rumit tersebut.

Kecuali jika Ahok ditempatkan di sel khusus terpisah dan tidak ada napi lain yang menemani selama nunggu masa in-cracht. Meski sebagian besar Umat Islam barangkali sudah puas Ahok ditahan, namun tidak dapat diprediksi bagaimana jika ada bagian kecil yang belum puas dan masih tetap menyimpan dendam kesumatnya. Kenapa ini perlu disampaikan, belajar dari kasus penghinaan terhadap Islam oleh pengguna Media Sosial yang tidak bertanggungjawab.

Di beberapa kota, sekelompok orang berhasil menemburu dan menemukan para pelaku penghinaan, lebih cepat dari Polisi. Sebagian pelaku penghinaan, ada yang diketahui sudah di luar negeri saat rumahnya dikepung massa. Jadi, tampaknya semua kemungkinan harus diantisipasi agar Ahok selamat. Bagi kelompok “pemburu” ini, tentu banyak cara mereka punya untuk menemukan buronannya. Polisi, tidak boleh kalah.

Saran saya, dimanapun Ahok berada, Polisi tetap harus menjaga keselamatan orang dekat istana ini semaksimal mungkin. Mau di Mako Brimob atau Lapas, atau dititipkan di ruang tahanan kantor Polisi, sebaiknya Ahok dijaga ekstra ketat. Ini demi keselamatan dia. Namun, gagasan ini tentu tidakakan berguna ketika Ahok ditangguhkan penahanannya. Jika Ahok ditangguhkan, maka kita hanya bisa berdoa, semoga kesabaran Umat Islam terus terjaga.

Aamiin. *) Criminal Observer.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Politik Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Sejak balita Astrid Nuraini sudah hidup sebatang kara tanpa ayah, ibu dan saudara. Diasuh ibu angkat yang sudah lanjut usia, ia tidak bisa melanjutkan sekolah ke SMA Islam karena terbentur biaya....

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Di hari raya Idul Fitri yang ceria, Ibrahim justru merintih perih di bangsal Rumah Sakit. Tubuh mungil balita anak aktivis dakwah media ini melepuh tercebur air mendidih di halaman tetangganya....

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya persalinan cessar dilunasi, Ummi Nurhayati dan bayinya bisa pulang dari rumah sakit. Semoga para donatur berlimpah rizki, dan dede bayi ini kelak menjadi generasi mujahidah dakwah untuk...

Latest News
Aa Gym Sesalkan Influencer yang Asal Bicara

Aa Gym Sesalkan Influencer yang Asal Bicara

Rabu, 12 Aug 2020 23:20

Cegah Penyebaran Covid-19, Singapura Uji Drone Pemantau Social Distancing

Cegah Penyebaran Covid-19, Singapura Uji Drone Pemantau Social Distancing

Rabu, 12 Aug 2020 21:00

 Orang Tua Harus aktif Saat Pembelajaran di Rumah

Orang Tua Harus aktif Saat Pembelajaran di Rumah

Rabu, 12 Aug 2020 20:30

Rakyat sedang Susah, Tunda Kenaikan Tarif Tol

Rakyat sedang Susah, Tunda Kenaikan Tarif Tol

Rabu, 12 Aug 2020 20:10

Hingga Saat ini, Menag Nilai Pesantren Aman dari Penyebaran Covid-19

Hingga Saat ini, Menag Nilai Pesantren Aman dari Penyebaran Covid-19

Rabu, 12 Aug 2020 20:05

Tolong Jangan Buat Stres Kiyai Maruf Amin

Tolong Jangan Buat Stres Kiyai Maruf Amin

Rabu, 12 Aug 2020 19:27

Tentara Turki Dirikan Pangkalan Militer Baru di Daerah Jabal Akrad Suriah

Tentara Turki Dirikan Pangkalan Militer Baru di Daerah Jabal Akrad Suriah

Rabu, 12 Aug 2020 15:30

Resesi akan PHK 10 Juta! Ikuti Segera Training 2 hari Bisnis Kuliner

Resesi akan PHK 10 Juta! Ikuti Segera Training 2 hari Bisnis Kuliner

Rabu, 12 Aug 2020 15:17

Saudi Tiba-tiba Akhiri Pinjaman Dan Pasokan Minyak Ke Pakistan Menyusul Kritikan Atas OKI

Saudi Tiba-tiba Akhiri Pinjaman Dan Pasokan Minyak Ke Pakistan Menyusul Kritikan Atas OKI

Rabu, 12 Aug 2020 14:45

Pemimpin Libanon Diperingatkan Akan Bahaya Amonium Nitrat Beberapa Pekan Sebelum Ledakan di Beirut

Pemimpin Libanon Diperingatkan Akan Bahaya Amonium Nitrat Beberapa Pekan Sebelum Ledakan di Beirut

Rabu, 12 Aug 2020 14:00

Gantz Klaim Israel Dapat Cabut Pengepungan Gaza Jika Mayat Tentara Mereka Dikembalikan Oleh Hamas

Gantz Klaim Israel Dapat Cabut Pengepungan Gaza Jika Mayat Tentara Mereka Dikembalikan Oleh Hamas

Rabu, 12 Aug 2020 13:21

Peran ‘Aisyiyah Cegah Cyberbullying Lewat Keluarga Sakinah

Peran ‘Aisyiyah Cegah Cyberbullying Lewat Keluarga Sakinah

Rabu, 12 Aug 2020 12:59

Inilah Manfaat Sertifikat Halal Bagi Produk UMKM

Inilah Manfaat Sertifikat Halal Bagi Produk UMKM

Rabu, 12 Aug 2020 09:00

Muslimah Menyikapi Tiktok

Muslimah Menyikapi Tiktok

Rabu, 12 Aug 2020 08:56

Sekolah Tatap Muka di Zona Kuning, Pertaruhkan Kesehatan Guru dan Peserta Didik

Sekolah Tatap Muka di Zona Kuning, Pertaruhkan Kesehatan Guru dan Peserta Didik

Rabu, 12 Aug 2020 08:21

Soal RUU Cipta Kerja, Legislator: Musuh Utama Investasi adalah Korupsi

Soal RUU Cipta Kerja, Legislator: Musuh Utama Investasi adalah Korupsi

Rabu, 12 Aug 2020 07:56

Pengamat: Kritikan Fahri dan Fadli Layak Dapat Bintang Tanda Kehormatan

Pengamat: Kritikan Fahri dan Fadli Layak Dapat Bintang Tanda Kehormatan

Rabu, 12 Aug 2020 07:35

Trump Dibawa Pergi Sebentar dari Konferensi Pers Setelah Insiden Penembakan di Luar Gedung Putih

Trump Dibawa Pergi Sebentar dari Konferensi Pers Setelah Insiden Penembakan di Luar Gedung Putih

Selasa, 11 Aug 2020 21:45

Pentingnya Bersinergi Mengurai Polemik Sekolah Daring

Pentingnya Bersinergi Mengurai Polemik Sekolah Daring

Selasa, 11 Aug 2020 21:43

Lima Langkah Menyelamatkan Generasi Bangsa dari Kekerasan Seksual

Lima Langkah Menyelamatkan Generasi Bangsa dari Kekerasan Seksual

Selasa, 11 Aug 2020 21:19


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X