Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.071 views

Ramadhan dan People Power

Tony Rosyid

Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa

Bagi umat Islam, Ramadhan itu bulan sakral. Tak ada yang lebih sakral dari bulan Ramadhan. Di bulan Ramadhan, kesempatan menjadi penghuni surga terbuka, peluang menjadi ahli neraka menyempit, dan aktifitas negatif dan destruktif ala setan gak lagi leluasa. Gak perlu heran jika di bulan Ramadhan, banyak manusia mendadak berubah menjadi baik.

Ramadhan diyakini umat Islam sebagai bulan surgawi. Untuk sampai ke surga ada dua syarat. Pertama, amal shaleh. Amal shaleh itu perbuatan baik, sesuai keinginan Tuhan dan tak berbenturan dengan hak sosial. Sikap dan perbuatannya diterima penduduk langit dan disenangi penduduk bumi. Anda senyum, berkata jujur, bantu orang, pasti orang lain suka. Kalau ada orang gak suka, berarti ada persoalan mental dengan orang itu.

Kedua, "nahi munkar". "Nahi Munkar" itu meluruskan sesuatu yang keliru dan jihad melawan setiap kemungkaran. Korupsi itu bagian dari bentuk kemungkaran. Begitu juga merampok dan mencuri surat/kotak suara dalam pemilu. Mencurangi lawan politik, jelas itu juga kemungkaran. Dosanya sangat besar. Sayangnya, para politisi umumnya gak begitu kenal dosa. Terutama di musim pemilu. Kita doakan, semoga di Ramadhan kali ini mereka punya kesempatan untuk bertobat.

Ada yang bilang: mencuri kotak suara lebih besar dosanya dari pada mencuri kotak amal di masjid. Boleh jadi. Sebab, mencuri kotak suara ( juga C1) efek destruktifnya jauh lebih besar. Apalagi jika itu dilakukan secara masif. Pertama, merusak sistem demokrasi. Kedua, bisa melahirkan pemimpin yang tidak dikehendaki rakyat. Rakyat akan kehilangan "trust" terhadap pemimpin, karena bukan ia tokoh yang dikehendaki. Ketiga, bisa memancing kemarahan dan memicu konflik horisontal.

Secara teoritis, dosa setiap amal bergantung besar-kecil dampak destruktifnya. Saya pikir semua sepakat soal ini. Jika kecurangan pemilu dampak destruktifnya lebih besar dari berzina, maka dosanya tentu juga akan lebih besar.

Intinya, bulan Ramadhan diharapkan steril dari semua bentuk dosa, termasuk dosa kecurangan dalam pemilu. Jika ada yang tetap nekad melakukan kecurangan, maka puasanya dipastikan tak akan diterima. Itu termasuk "amal zur" yang membuat Tuhan balik badan dan tak mau melihat orang itu, meski berpuasa dari subuh hingga magrib. Dan ini juga berlaku bagi mereka yang ikut meng-amini adanya kecurangan itu. Walaupun dia Kiai atau ustaz? Iya. Dosa mah gak pandang bulu. Gak melihat model peci, jenis sarung dan panjangnya sorban. Begitu kata ulama dengan semua dalil shahih yang mereka miliki.

Secara moral, pelaku kecurangan harus dijadikan musuh bersama. Common enemy. Harus dilawan sampai para pencuri suara itu sadar lalu insaf. Terlepas anda pendukung siapa dan apa pilihan politik anda. Sebab, ini problem moral yang harus dihentikan oleh siapapun. Melawan kemungkaran yang membahayakan negara  itu tugas semua anak bangsa. Bukan tugas paslon tertentu dan para pendukungnya. Bukan!

Caranya? Kasih nasehat. Kalau mereka punya kekuasaan? Lakukan kritik. Gak mempan juga? Anda boleh demo. Emang demo gak membatalkan puasa? Tidak! Selama niat anda lurus untuk memerangi kemungkaran. Dan demo anda dilakukan dengan cara-cara damai dan tidak destruktif. Agama anda, apapun itu, dan undang-undang negara ini membolehkan demo. Gak ada undang-undang yang melarang demo di bulan Ramadhan.

Tak ada tempat untuk berkompromi dan melakukan rekonsiliasi dengan kecurangan. Apalagi di bulan Ramadhan, haram hukumnya. Yang boleh, bahkan wajib, cegah kecurangan demi untuk menjaga moral, adab dan martabat bangsa. Kalau nilai-nilai moral dijaga, bangsa ini akan tegak berdiri dalam keadaan damai.

Jangan minta damai kalau anda berbuat curang, kata M.H. Ainun Najib. Damai itu mensyaratkan kejujuran. Jujur dan damai itu satu paket. Jangan merusak logika ini.

Kabarnya, Ramadhan ini akan ramai dengan demo. Sejumlah undangan dan ajakan dari berbagai elemen masyarakat sudah viral di medsos. Satu tuntutannya: melawan kecurangan pemilu.

Majlis Ulama Indonesia (MUI) katanya akan mengeluarkan fatwa larangan demo di bulan Ramadhan. Rakyat bertanya: MUI yang mana? Nah... Sejak Ma'ruf Amin nyawapres, pengurus MUI terbelah.

Sepertinya banyak dari rakyat yang sudah tak lagi mau dengar MUI. Setidaknya untuk urusan politik. Sebab, di mata rakyat, MUI sudah kemasukan unsur politik praktis. Artinya, mereka yang mau demo tetap akan demo. MUI mau ngomong apa, mereka tak peduli.

People power dong? Terserah anda mau kasih nama apa. Itu cuma persoalan bahasa dan istilah. Turun ke jalan, bawa ribuan hingga jutaan massa, itu hak warga negara. Yang penting tak melanggar aturan dan perundang-undangan.

Bukannya Ramadhan bulan damai? Betul! Tapi berdamai dengan kejujuran, bukan dengan kecurangan. Jadi, tak ada pintu rekonsiliasi untuk berdamai, apalagi memenangkan kecurangan. [PurWD/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Opini Redaksi lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Santri TPQ Melepuh Terperosok Abu Panas, Tangannya Terancam Diamputasi, Ayo Bantu..!!

Santri TPQ Melepuh Terperosok Abu Panas, Tangannya Terancam Diamputasi, Ayo Bantu..!!

Sudah tiga puluh lima hari Khanza (5) meringkuk di atas tempat tidur. Tubuh santri Taman Al-Quran ini melepuh terluka bakar 40 persen. Tangan kirinya terancam diamputasi karena hangus tak berbentuk....

Ayo Berbagi untuk Yatim, Jompo dan Lansia. Raih Peluang Surga dan Amalan Jihad.!!

Ayo Berbagi untuk Yatim, Jompo dan Lansia. Raih Peluang Surga dan Amalan Jihad.!!

IDC akan menggelar santunan yatim, jompo dan lansia bertepatan dengan peresmian Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya. Mari berjihad bersama Yatim dan dhuafa, peluang masuk surga bersama Nabi sedekat...

[Sakit Langka] Sekujur Kulit Luka Mengelupas, Ustadzah Maula Tak Bisa Berdakwah, Ayo Bantu.!!

[Sakit Langka] Sekujur Kulit Luka Mengelupas, Ustadzah Maula Tak Bisa Berdakwah, Ayo Bantu.!!

Pengasuh Madrasah Diniyah Tarbiyatut Tholabah Purbalingga ini diuji Allah dengan penyakit langka. Kulit di sekujur tubuhnya mengelupas, bersisik, luka bernanah, gatal dan nyeri cekot-cekot....

Pekan Ketiga IDC Serahkan Bantuan 29 Juta, Khaulah Bayi Prematur Masih Kristis. Ayo Bantu..!!

Pekan Ketiga IDC Serahkan Bantuan 29 Juta, Khaulah Bayi Prematur Masih Kristis. Ayo Bantu..!!

Di pekan ketiga IDC sudah serahkan donasi 29 juta rupiah untuk biaya perawatan Khaulah Kamilah. Bayi prematur anak ustadz aktivis dakwah ini masih dirawat intensif inkubator di rumah sakit Anna...

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Sudah 6 hari Kamilah tergolek kritis di rumah sakit. Terlahir prematur nafasnya terganggu, paru-paru belum sempurna, dan infeksi darah. Ustadz Fadhil, sang ayah adalah guru pesantren dan aktivis...

Latest News
Presiden Somalia Hadiri Sidang PBB untuk Ppertama Kalinya

Presiden Somalia Hadiri Sidang PBB untuk Ppertama Kalinya

Ahad, 22 Sep 2019 23:45

Afghanistan Klaim Tangkap Komplotan Pemboman Rumah Sakit

Afghanistan Klaim Tangkap Komplotan Pemboman Rumah Sakit

Ahad, 22 Sep 2019 22:53

Sertifikat Halal Makanan Impor, Perlukah?

Sertifikat Halal Makanan Impor, Perlukah?

Ahad, 22 Sep 2019 22:35

Presiden Kashmir Sesalkan Pernyataan Sekjen PBB

Presiden Kashmir Sesalkan Pernyataan Sekjen PBB

Ahad, 22 Sep 2019 21:43

Dr Tiar Anwar Bahtiar: Dasar Pemikiran Orang Komunis dan Liberlis Itu Sama

Dr Tiar Anwar Bahtiar: Dasar Pemikiran Orang Komunis dan Liberlis Itu Sama

Ahad, 22 Sep 2019 21:39

Dosen Attaqwa Bekasi: Penafsiran Abdul Aziz Tak Utuh

Dosen Attaqwa Bekasi: Penafsiran Abdul Aziz Tak Utuh

Ahad, 22 Sep 2019 21:30

Gerakan Nasional Kedaulatan Pangan untuk Umat

Gerakan Nasional Kedaulatan Pangan untuk Umat

Ahad, 22 Sep 2019 21:29

PD Muhammadiyah Pulang Pisau Sabtu Gelar Shalat Istisqa, Ahad Hujan Deras

PD Muhammadiyah Pulang Pisau Sabtu Gelar Shalat Istisqa, Ahad Hujan Deras

Ahad, 22 Sep 2019 21:28

Soal Karhutla, Berikut Pernyataan Sikap PB PII

Soal Karhutla, Berikut Pernyataan Sikap PB PII

Ahad, 22 Sep 2019 21:28

Wisata Halal Bukan SARA

Wisata Halal Bukan SARA

Ahad, 22 Sep 2019 21:27

Menlu Saudi: Iran Bertanggung Jawab atas Serangan Aramco

Menlu Saudi: Iran Bertanggung Jawab atas Serangan Aramco

Ahad, 22 Sep 2019 20:37

Pesawat Tempur Tak Dikenal Bombardir Kamp Milisi Syi'ah Dukungan Iran di Anbar Irak

Pesawat Tempur Tak Dikenal Bombardir Kamp Milisi Syi'ah Dukungan Iran di Anbar Irak

Ahad, 22 Sep 2019 20:15

HRW Desak Mesir Menghormati Aksi Protes Damai Menentang As-Sisi

HRW Desak Mesir Menghormati Aksi Protes Damai Menentang As-Sisi

Ahad, 22 Sep 2019 19:28

Korupsi; Extra Ordinary, Ordinary atau Orderan?

Korupsi; Extra Ordinary, Ordinary atau Orderan?

Ahad, 22 Sep 2019 19:24

Tentara Pemerintah Libya Gagalkan Serangan Pasukan Khalifa Haftar di Selatan Tripoli

Tentara Pemerintah Libya Gagalkan Serangan Pasukan Khalifa Haftar di Selatan Tripoli

Ahad, 22 Sep 2019 19:15

Jet Tempur Prancis yang Dijual ke Mesir Digunakan dalam Mendukung Serangan Pasukan Haftar di Tripoli

Jet Tempur Prancis yang Dijual ke Mesir Digunakan dalam Mendukung Serangan Pasukan Haftar di Tripoli

Ahad, 22 Sep 2019 18:47

Longmarch, Cara Hilangkan Rasa Malas pada Santri Akhlak Plus Wirausaha

Longmarch, Cara Hilangkan Rasa Malas pada Santri Akhlak Plus Wirausaha

Ahad, 22 Sep 2019 17:45

Komandan AS Bersikeras Pejuang IS Bersembunyi di Antara Para Korban Pembantaian di Nangarhar

Komandan AS Bersikeras Pejuang IS Bersembunyi di Antara Para Korban Pembantaian di Nangarhar

Ahad, 22 Sep 2019 17:30

Persis: RUU Pesantren Belum Mengakomodir Keragaman Model Pesantren

Persis: RUU Pesantren Belum Mengakomodir Keragaman Model Pesantren

Ahad, 22 Sep 2019 17:28

Menikmati Zona Nyaman

Menikmati Zona Nyaman

Ahad, 22 Sep 2019 17:15


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X