Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
8.259 views

Ramadhan dan People Power

Tony Rosyid

Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa

Bagi umat Islam, Ramadhan itu bulan sakral. Tak ada yang lebih sakral dari bulan Ramadhan. Di bulan Ramadhan, kesempatan menjadi penghuni surga terbuka, peluang menjadi ahli neraka menyempit, dan aktifitas negatif dan destruktif ala setan gak lagi leluasa. Gak perlu heran jika di bulan Ramadhan, banyak manusia mendadak berubah menjadi baik.

Ramadhan diyakini umat Islam sebagai bulan surgawi. Untuk sampai ke surga ada dua syarat. Pertama, amal shaleh. Amal shaleh itu perbuatan baik, sesuai keinginan Tuhan dan tak berbenturan dengan hak sosial. Sikap dan perbuatannya diterima penduduk langit dan disenangi penduduk bumi. Anda senyum, berkata jujur, bantu orang, pasti orang lain suka. Kalau ada orang gak suka, berarti ada persoalan mental dengan orang itu.

Kedua, "nahi munkar". "Nahi Munkar" itu meluruskan sesuatu yang keliru dan jihad melawan setiap kemungkaran. Korupsi itu bagian dari bentuk kemungkaran. Begitu juga merampok dan mencuri surat/kotak suara dalam pemilu. Mencurangi lawan politik, jelas itu juga kemungkaran. Dosanya sangat besar. Sayangnya, para politisi umumnya gak begitu kenal dosa. Terutama di musim pemilu. Kita doakan, semoga di Ramadhan kali ini mereka punya kesempatan untuk bertobat.

Ada yang bilang: mencuri kotak suara lebih besar dosanya dari pada mencuri kotak amal di masjid. Boleh jadi. Sebab, mencuri kotak suara ( juga C1) efek destruktifnya jauh lebih besar. Apalagi jika itu dilakukan secara masif. Pertama, merusak sistem demokrasi. Kedua, bisa melahirkan pemimpin yang tidak dikehendaki rakyat. Rakyat akan kehilangan "trust" terhadap pemimpin, karena bukan ia tokoh yang dikehendaki. Ketiga, bisa memancing kemarahan dan memicu konflik horisontal.

Secara teoritis, dosa setiap amal bergantung besar-kecil dampak destruktifnya. Saya pikir semua sepakat soal ini. Jika kecurangan pemilu dampak destruktifnya lebih besar dari berzina, maka dosanya tentu juga akan lebih besar.

Intinya, bulan Ramadhan diharapkan steril dari semua bentuk dosa, termasuk dosa kecurangan dalam pemilu. Jika ada yang tetap nekad melakukan kecurangan, maka puasanya dipastikan tak akan diterima. Itu termasuk "amal zur" yang membuat Tuhan balik badan dan tak mau melihat orang itu, meski berpuasa dari subuh hingga magrib. Dan ini juga berlaku bagi mereka yang ikut meng-amini adanya kecurangan itu. Walaupun dia Kiai atau ustaz? Iya. Dosa mah gak pandang bulu. Gak melihat model peci, jenis sarung dan panjangnya sorban. Begitu kata ulama dengan semua dalil shahih yang mereka miliki.

Secara moral, pelaku kecurangan harus dijadikan musuh bersama. Common enemy. Harus dilawan sampai para pencuri suara itu sadar lalu insaf. Terlepas anda pendukung siapa dan apa pilihan politik anda. Sebab, ini problem moral yang harus dihentikan oleh siapapun. Melawan kemungkaran yang membahayakan negara  itu tugas semua anak bangsa. Bukan tugas paslon tertentu dan para pendukungnya. Bukan!

Caranya? Kasih nasehat. Kalau mereka punya kekuasaan? Lakukan kritik. Gak mempan juga? Anda boleh demo. Emang demo gak membatalkan puasa? Tidak! Selama niat anda lurus untuk memerangi kemungkaran. Dan demo anda dilakukan dengan cara-cara damai dan tidak destruktif. Agama anda, apapun itu, dan undang-undang negara ini membolehkan demo. Gak ada undang-undang yang melarang demo di bulan Ramadhan.

Tak ada tempat untuk berkompromi dan melakukan rekonsiliasi dengan kecurangan. Apalagi di bulan Ramadhan, haram hukumnya. Yang boleh, bahkan wajib, cegah kecurangan demi untuk menjaga moral, adab dan martabat bangsa. Kalau nilai-nilai moral dijaga, bangsa ini akan tegak berdiri dalam keadaan damai.

Jangan minta damai kalau anda berbuat curang, kata M.H. Ainun Najib. Damai itu mensyaratkan kejujuran. Jujur dan damai itu satu paket. Jangan merusak logika ini.

Kabarnya, Ramadhan ini akan ramai dengan demo. Sejumlah undangan dan ajakan dari berbagai elemen masyarakat sudah viral di medsos. Satu tuntutannya: melawan kecurangan pemilu.

Majlis Ulama Indonesia (MUI) katanya akan mengeluarkan fatwa larangan demo di bulan Ramadhan. Rakyat bertanya: MUI yang mana? Nah... Sejak Ma'ruf Amin nyawapres, pengurus MUI terbelah.

Sepertinya banyak dari rakyat yang sudah tak lagi mau dengar MUI. Setidaknya untuk urusan politik. Sebab, di mata rakyat, MUI sudah kemasukan unsur politik praktis. Artinya, mereka yang mau demo tetap akan demo. MUI mau ngomong apa, mereka tak peduli.

People power dong? Terserah anda mau kasih nama apa. Itu cuma persoalan bahasa dan istilah. Turun ke jalan, bawa ribuan hingga jutaan massa, itu hak warga negara. Yang penting tak melanggar aturan dan perundang-undangan.

Bukannya Ramadhan bulan damai? Betul! Tapi berdamai dengan kejujuran, bukan dengan kecurangan. Jadi, tak ada pintu rekonsiliasi untuk berdamai, apalagi memenangkan kecurangan. [PurWD/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Opini Redaksi lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Muhammad Sinwar: Menembakkan Rudal Ke Tel Aviv lebih Mudah Dari Pada Minum Air

Muhammad Sinwar: Menembakkan Rudal Ke Tel Aviv lebih Mudah Dari Pada Minum Air

Sabtu, 28 May 2022 21:05

 Ukraina Klaim Sedikitnya 30.000 Tentara Rusia Tewas Sejak Awal Invasi

Ukraina Klaim Sedikitnya 30.000 Tentara Rusia Tewas Sejak Awal Invasi

Sabtu, 28 May 2022 20:25

Arab Saudi Hasilkan 14,5 Trilyun Rupiah Perhari Dari Ekspor Minyak

Arab Saudi Hasilkan 14,5 Trilyun Rupiah Perhari Dari Ekspor Minyak

Sabtu, 28 May 2022 17:34

Ustaz Bachtiar Nasir Ajak Umat Bela Baitul Maqdis dengan Cara Ini

Ustaz Bachtiar Nasir Ajak Umat Bela Baitul Maqdis dengan Cara Ini

Sabtu, 28 May 2022 16:09

Aigoo! Merebak Fenomena Anak Jenius Palsu di Korea

Aigoo! Merebak Fenomena Anak Jenius Palsu di Korea

Sabtu, 28 May 2022 11:01

Pejabat: Arab Saudi Tidak Akan Cabut Larangan Penjualan Minuman Beralkohol

Pejabat: Arab Saudi Tidak Akan Cabut Larangan Penjualan Minuman Beralkohol

Jum'at, 27 May 2022 21:40

Dr. Salim: Syariat Islam di Aceh Harus Jadi Teladan

Dr. Salim: Syariat Islam di Aceh Harus Jadi Teladan

Jum'at, 27 May 2022 19:44

Khotbah Jumat Ustaz Bachtiar Nasir: Al-Quds yang Terzalimi

Khotbah Jumat Ustaz Bachtiar Nasir: Al-Quds yang Terzalimi

Jum'at, 27 May 2022 13:35

Laporan: Turki Klaim Tangkap Pemimpin Baru Islamic State Abu Al-Hassan Al-Hashimi Al-Qurayshi

Laporan: Turki Klaim Tangkap Pemimpin Baru Islamic State Abu Al-Hassan Al-Hashimi Al-Qurayshi

Kamis, 26 May 2022 22:55

Pengadilan India Vonis Penjara Seumur Hidup Pemimpin Pro-Kemerdekaan Kashmir Yasin Malik

Pengadilan India Vonis Penjara Seumur Hidup Pemimpin Pro-Kemerdekaan Kashmir Yasin Malik

Kamis, 26 May 2022 21:25

Niger Klaim Militernya Tewaskan 40 Pejuang Boko Haram Dalam Pertempuran Di Danau Chad

Niger Klaim Militernya Tewaskan 40 Pejuang Boko Haram Dalam Pertempuran Di Danau Chad

Kamis, 26 May 2022 16:07

Pengadilan Prancis Tangguhkan Aturan Dewan Kota Grenoble Yang Mengizinkan Muslimah Memakai Burkini

Pengadilan Prancis Tangguhkan Aturan Dewan Kota Grenoble Yang Mengizinkan Muslimah Memakai Burkini

Kamis, 26 May 2022 15:05

Anis Matta: Bangsa Ini Masih Lahirkan Para Pelawak, Bukan Pemimpin

Anis Matta: Bangsa Ini Masih Lahirkan Para Pelawak, Bukan Pemimpin

Kamis, 26 May 2022 11:33

Apakah Tepat Singapore Sudah Mengusir UAS?

Apakah Tepat Singapore Sudah Mengusir UAS?

Kamis, 26 May 2022 10:20

Negara Abai, Keimanan Tergadai

Negara Abai, Keimanan Tergadai

Kamis, 26 May 2022 09:07

Penembakan Massal di AS Berulang, Kemana Mencari Rasa Aman?

Penembakan Massal di AS Berulang, Kemana Mencari Rasa Aman?

Kamis, 26 May 2022 08:56

Prabowo

Prabowo "Dibobodo"?

Kamis, 26 May 2022 07:28


MUI

Must Read!
X