Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
11.952 views

Cerita Reformis Saat Era Demokrasi (Jokowi) Seakan Menjelma menjadi Diktator (Soeharto)

JAKARTA (voa-islam.com)- Ada cerita menarik yang dialami oleh salah satu tokoh reformis Indonesia. Ia beberapa kali masuk penjara. Di rezim Soeharto dan termasuk di rezim Joko Widodo.

Keduanya kurang lebih karena suara kritisnya untuk pemerintah. Era Soeharto mungkin bisa dimaklumi, sebab saat itu rezim "gatal-gatal" apabila ada rakyatnya yang doyan berkomentar. Namun, tentu berbeda jika hal ini dialami oleh rezim Jokowi. Rezim hasil reformasi-demokrasi ini ternyata "alergi" juga dengan suara kritis sang reformis ini.

Dialah Sri Bintang Pamungkas. Kata-katanya sering sampai ke telinga pemerintah. Suara kritisnya acapkali membuat pemerintah perih.

Berikut "pengalaman" Sri Bintang saat mengalami perbedaan tindakan di penjara dengan aktivis Rizal dan Jamran yang didapat voa-islam.com:

"Ketika Jaksa menjemput aku dari Rutan Kejaksaan untuk membawaku ke Cipinang awal Mei 1997 itu, aku hardik dia dan suruh pulang dia, karena tidak memberitahuku sebelumnya. Tiga hari kemudian baru aku dijemput lagi dan dibawa ke Lapas Cipinang untuk menjalani vonis 2 tahun 10 bulan penjara.

Aku dipidana karena menghina dan menyebut Soeharto sbg Diktator.

Setiap Senin aku dijemput mobil tahanan dari Cipinang menuju Pengadilan Negeri Jakarta Selatan untuk menghadiri sidang Dakwaan Subversif dengan ancaman hukuman seumur hidup. Gara-gara mendirikan partai, menantang Soeharto untuk Pilpres, menolak Soeharto menjadi Capres Tunggal dan menyiapkan tatanan baru bagi NKRI.

Dalam sidang hari pertama aku sempat meminta Hakim Ketua bersumpah tidak pernah jual-beli vonis, tapi Hakim tidak peduli. Pengacara Adnan Buyung Nasution meminta maaf atas kelakuanku. Aku juga sempat meminta JPU diganti, karena dia tidak lain adalah Jaksa Penyidik yang pernah berusaha memukul mukaku sewaktu aku menolak di-BAP. Setelah sidang ditunda 3 minggu,  JPU benar-benar diganti atas persetujuan Jaksa Agung.

Selama itu, sebagai terdakwa aku sama sekali tidak pernah DIBORGOL! Para petugas Lapas dan polisi semua baik dan ramah kepadaku. Dalam hati, mereka mendukung perlawananku kepada Soeharto.

Lain sekali dengan yang terjadi pada Jamran dan Rijal, terdakwa dalam Kasus Penghinaan dan Kebencian terhadap Ahok, yang sidangnya sedang berjalan hari-hari ini, juga di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Pergi-pulang dari Lapas Cipinang, selama sebulan terakhir ini, dua kali sidang dalam seminggu, kedua tangan mereka berdua DIBORGOL...sungguh kurang ajar!

Saya sempat marah kepada seorang Jaksa waktu jedah sidang. Si Jaksa membela diri dengan mengatakan itu urusan Jaksa Tinggi. Saya ganti menjawab, bahwa para Jaksa itu satu korps, yang juga mengirim terdakwa ke Cipinang.

Saya pun mendesak pengacara untuk meminta kepada Majelis Hakim agar pemborgolan yang tidak berperikemanusiaan itu diakhiri. Para Terdakwa itu adalah intelektual, sarjana, belum terbukti bersalah dan bukan Pembunuh pula!

Saya perhatikan Hakim Ketuanya cukup ramah,  demikian juga JPU-nya,  tapi sangat mungkin hati nurani mereka telah beku terbeli oleh keangkuhan Ahok. Sama seperti JPU dalam sidang-sidang Ahok, yang menuntut Ahok bebas. Tidak mungkin kalau mereka tidak tahu soal pemborgolan itu!

Soeharto memang diktator. Penjara-penjara penuh dengan mereka yang melawannya. Tetapi kenapa Ahok, si Mulut Kotor,  Penista Agama,  Penantang Tuhan, Pelanggar HAM dan lain-lain itu, bisa membikin para Penegak Hukum menjadi tunduk tidak berdaya. Mungkin mereka bisa dibeli...seperti yang biasa terjadi dalam Mafia Peradilan!" (Robi/voa-islam.com)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Opini Redaksi lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Wakaf Speaker Mushalla Gunung Sri Tasikmalaya, Dapatkan Pahala yang Terus Mengalir

Wakaf Speaker Mushalla Gunung Sri Tasikmalaya, Dapatkan Pahala yang Terus Mengalir

Sudah 13 tahun mushalla ini menjadi sentral dakwah di kampung Gunung Sri, Tasikmalaya. Namun mushalla ini belum memiliki alat pengeras suara. Diperlukan dana 5 juta rupiah. Ayo Bantu....

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Sejak balita ia ditinggal wafat sang ayah, menyusul sang ibunda wafat dua tahun silam. Segala kesulitan, kesedihan dan keruwetan hidup, kini harus dipikul sendiri. ...

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Lengkap sudah ujian hidup remaja yatim asal Indramayu ini. Terlahir yatim sejak balita, ia dibesarkan tanpa belaian kasih ayah dan ibu. Kini di usia remaja, ia diuji dengan penyakit tumor ganas...

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Mushalla berumur 80 tahun ini didirikan Kyai Asmuri pada zaman penjajahan Belanda sebagai markas ibadah dan perjuangan pemuda kampung Mojosari Sragen. Kini kondisinya lapuk, reyot, dan keropos...

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Sejak hijrah dari Kristen, Maria terbuang dari keluarga besar dengan berbagai tuduhan dan fitnah keji. Tanpa dukungan keluarga, mahasiswi kedokteran Universitas Brawijaya ini butuh biaya kuliah...

Latest News
Hamdan Zoelva: Hukum Islam tidak Bertentangan dengan Nilai Pancasila

Hamdan Zoelva: Hukum Islam tidak Bertentangan dengan Nilai Pancasila

Sabtu, 29 Feb 2020 00:46

Prof Haedar Nashir: Perlu Ada Perubahan Strategi Dakwah

Prof Haedar Nashir: Perlu Ada Perubahan Strategi Dakwah

Jum'at, 28 Feb 2020 23:42

Impian Setiap Penguasa

Impian Setiap Penguasa

Jum'at, 28 Feb 2020 22:58

Krisis Air, Sampai Kapan Berakhir?

Krisis Air, Sampai Kapan Berakhir?

Jum'at, 28 Feb 2020 22:04

Ketua Bidang Fatwa MUI Pusat: Islam Wasathiyah Jawaban Hambatan Umat Islam

Ketua Bidang Fatwa MUI Pusat: Islam Wasathiyah Jawaban Hambatan Umat Islam

Jum'at, 28 Feb 2020 21:51

PKS Minta Pemerintah Desak India Hentikan Kekerasan dan Intoleransi terhadap Muslim di Negaranya

PKS Minta Pemerintah Desak India Hentikan Kekerasan dan Intoleransi terhadap Muslim di Negaranya

Jum'at, 28 Feb 2020 20:11

RUU Ketahanan Keluarga, Harapan Perbaikan dan Upaya Tambal Sulam

RUU Ketahanan Keluarga, Harapan Perbaikan dan Upaya Tambal Sulam

Jum'at, 28 Feb 2020 19:48

Komunitas Muslim India di Medan Serukan Demonstrasi Bela Kehormatan Agama

Komunitas Muslim India di Medan Serukan Demonstrasi Bela Kehormatan Agama

Jum'at, 28 Feb 2020 19:16

Chairul Tanjung Tularkan Semangat Interpreneurship kepada Peserta KUII VII

Chairul Tanjung Tularkan Semangat Interpreneurship kepada Peserta KUII VII

Jum'at, 28 Feb 2020 18:40

Omnibus Law: RUU Cilaka, Nasib Buruh Celaka?

Omnibus Law: RUU Cilaka, Nasib Buruh Celaka?

Jum'at, 28 Feb 2020 17:55

Ustaz Fadlan: Jangan Pecah Belah Umat dengan Stigma Sinis dan Tendesius kepada Sesama Ormas Islam

Ustaz Fadlan: Jangan Pecah Belah Umat dengan Stigma Sinis dan Tendesius kepada Sesama Ormas Islam

Jum'at, 28 Feb 2020 16:41

Sistem Sekuler Kapitalis Suburkan Masyarakat Stress

Sistem Sekuler Kapitalis Suburkan Masyarakat Stress

Jum'at, 28 Feb 2020 16:20

Mardani Minta Pemerintah India Selesaikan Konflik Horizontal

Mardani Minta Pemerintah India Selesaikan Konflik Horizontal

Jum'at, 28 Feb 2020 15:06

Ratusan Massa Aksi KAMMI Geruduk Istana Tuntut Cabut RUU Cipta Kerja

Ratusan Massa Aksi KAMMI Geruduk Istana Tuntut Cabut RUU Cipta Kerja

Jum'at, 28 Feb 2020 14:54

Sila Pertama adalah Bukti Agama Penguat Pancasila Bukan Musuh

Sila Pertama adalah Bukti Agama Penguat Pancasila Bukan Musuh

Jum'at, 28 Feb 2020 10:27

Tanggapi Kepala BPIP, Ketua Komisi Yudisial: Pancasila Itu Bersumber dari Agama

Tanggapi Kepala BPIP, Ketua Komisi Yudisial: Pancasila Itu Bersumber dari Agama

Jum'at, 28 Feb 2020 09:26

Sohibul Iman Berikan Tiga Catatan Penting Terkait Omnibus Law kepada Airlangga

Sohibul Iman Berikan Tiga Catatan Penting Terkait Omnibus Law kepada Airlangga

Jum'at, 28 Feb 2020 07:25

DPR Desak Dewan Pers Turunkan Satgas Anti Kekerasan Jurnalis

DPR Desak Dewan Pers Turunkan Satgas Anti Kekerasan Jurnalis

Jum'at, 28 Feb 2020 05:42

Masjid Tanpa Khatib adalah Musholla, Khatib Tanpa Masjid adalah Da;i

Masjid Tanpa Khatib adalah Musholla, Khatib Tanpa Masjid adalah Da;i

Jum'at, 28 Feb 2020 05:09

Di atas Kondisi Apa Kita Meninggal Dunia?

Di atas Kondisi Apa Kita Meninggal Dunia?

Kamis, 27 Feb 2020 23:10


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X