Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.692 views

Inilah 5 Cara Islam Menjaga Perempuan dari Kejahatan Seksual

 
 
Oleh: Hana Annisa Afriliani, S.S
(Penulis Buku dan Aktivis Dakwah) 
 
Perempuan adalah kehormatan yang wajib dijaga. Demikianlah pandangan Islam terkait perempuan. Maka, Islam memiliki sederet regulasi demi menjaga dan memuliakan kaum hawa. Wajarlah jika di bawah pengaturan sistem Islam yang sempurna, kaum perempuan begitu terhormat, mulia, dan sejahtera. 
 
Alangkah berbeda dalam sistem kehidupan sekuler liberal hari ini, kaum perempuan justru terperosok dalam kubangan derita. Dalam aspek ekonomi, perempuan dieksploitasi demi keuntungan materi. Dalam aspek sosial, tubuh dan kecantikan mereka dimangsa pemuja syahwat. Bahkan di ranah rumah tangga, perempuan kerap menjadi objek kekerasan fisik maupun verbal dari suami. Sungguh malang nasib perempuan di sistem kehidupan yang menebar kebebasan dalam berperilaku dan menjadikan agama sebatas pengatur urusan individu. 
 
Kekerasan seksual terhadap perempuan menjadi hal yang jamak terjadi di sistem ini. Menurut catatan Komnas Perempuan, angka aduan kekerasan seksual terhadap perempuan kian meningkat dari tahun ke tahun. Pada tahun 2020, angka kekerasan seksual terhadap perempuan mencapai 2.134 kasus, kemudian pada 2021 meningkat tajam menjadi 3.838 kasus.
 
Adapun jenis kekerasan seksual terhadap perempuan yang paling banyak adanya perkosaan, yakni sebesar 597 kasus, disusul marital rape sebesar 591 kasus, dan incest sebesar 433 kasus. (Komnasperempuan.com/08-03-2022)
 
Berangkat dari hal tersebutlah, akhirnya para aktivis perempuan ramai menyuarakan agar segera disahkannya RUU Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS) menjadi UU. Seruan mereka pun terwujud nyata, pada awal April lalu, RUU TPKS pun resmi disahkan menjadi UU. Meski begitu, masih ada pihak-pihak yang menolak pengesahan RUU tersebut, salah satunya Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang menilai bahwa RUU TPKS tidak mengakomodasi seluruh tindak kejahatan seksual. 
 
Sebagaimana lansir oleh republika.co.id (12-04-2022) bahwasanya Fraksi PKS mengusulkan untuk memasukkan ketentuan larangan hubungan seksual berdasarkan orientasi seksual yang menyimpang dalam RUU TPKS. Dengan mengakomodasi pemidanaan bagi pelaku penyimpangan seksual, baik dilakukan terhadap anak maupun dewasa.
 
Sejatinya disahkannya RUU TPKS bukanlah solusi tuntas bagi persoalan kekerasan seksual terhadap perempuan. Sebab sejatinya, belum menyentuh kepada akar munculnya persoalan. Undang-undang TPKS hanyalah sebentuk tindakan kuratif atas kasus yang sudah terjadi, itu pun bersifat parsial. Sejatinya, UU tersebut dipastikan tidak mampu membendung munculnya kasus baru. 
 
Menyorot Akar Masalah
 
Jika ditilik, kejahatan seksual terhadap perempuan tidaklah bisa dilepaskan dari adanya penerapan sistem kehidupan yang sekuler bin liberal. Betapa tidak, ketika agama dijadikan sekadar ibadah ritual semata, maka setiap orang tidak memiliki pakem dalam berbuat. Kemudian, menjadi hal lumrah ketika dalam kehidupan hari ini setiap orang bebas melakukan apa pun yang disuka, termasuk membuat konten porno, mengumbar aurat, dan melampiaskan syahwat kepada siapa pun. 
 
Jadi, sekularisme dan liberalismelah sesungguhnya akar masalah yang patut dibenahi. Jika keduanya dibiarkan tetap bercokol di negeri ini, pemberantasan kejahatan seksual hanyalah mimpi yang tak pernah menjadi nyata. 
 
Islam Muliakan Perempuan
 
Jika sekularisme dan liberalisme menjadikan perempuan kerap terhina dan menderita, lain halnya dengan Islam yang justru memuliakan perempuan. Seperangkat aturan yang diturunkan Allah Swt mampu menjaga perempuan dari kejahatan seksual. 
 
Pertama, Islam mewajibkan perempuan yang sudah baligh untuk menutup auratnya secara sempurna, yakni dengan jilbab (Al-Ahzab:59) dan khimar (An-Nur:31). Tidak boleh ada yang tampak dari perempuan, kecuali wajah dan kedua telapak tangannya sampai pergelangan. Karena selainnya adalah aurat yang wajib ditutupi. Itulah cara Islam menjaga kecantikan perempuan dari pandangan haram lelaki ajnabi (asing). 
 
Kedua, Islam melarang laki-laki dan perempuan nonmahrom berkhalwat alias berdua-duaan. Hal tersebut akan membuka peluang hadirnya setan yang akan menggoda melakukan maksiat di antara keduanya. 
 
Ketiga, Islam mewajibkan kaum lelaki untuk menundukan pandangan (ghadlul bashar) dari perempuan. Pandangan di sini adalah pandangan yang mengandung syahwat, bukan pandangan biasa. Jadi, kaum lelaki diperintahkan untuk menjaga matanya dari sesuatu yang dapat membangkitkan syahwat, termasuk haram melihat aurat perempuan. 
 
Keempat, Islam melarang perempuan bertabaruj yakni berdandan secara berlebihan. Tabaruj ini standarnya adalah kebiasaan di tengah masyarakat. Haramnya tabaruj karena dapat memancing pandangan lelaki asing kepadanya, yang bisa jadi akan memantik munculnya syahwat. 
 
Kelima, Islam memerintahkan agar perempuan yang melakukan perjalanan (safar) lebih dari 1x24 jam agar ditemani oleh mahromnya. Tidak boleh sendirian. 
 
Demikianlah cara Islam menjaga perempuan dari kejahatan seksual, semua itu tidaklah dimiliki oleh sistem hari ini. Hebatnya, penjagaan Islam atas kaum perempuan tersebut juga ditopang oleh negara dalam realisasinya, bukan usaha individu semata. 
 
Negara akan berusaha mengimplentasikan penjagaan tersebut bahkan meregulasinya dalam wujud undang-undang. Bahkan negara memiliki ketegasan bagi pelaku kejahatan seksual berupa sanksi yang menjerakan. Sebagaimana terpotret dalam sejarah, seorang Khalifah mengerahkan ribuan pasukan hanya demi membela seorang muslimah yang disingkap auratnya oleh seorang Yahudi. Sungguh, kita membutuhkan hadirnya sistem Islam dalam institusi daulah Khilafah Islamiah. Dengannya lah perempuan mulia dan terhormat. Wallahu'alam bis shawab. (rf/voa-islam.com)
 
Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Politisi Sayap Kanan Marine Le Pen Tuntut Lebih Banyak Penutupan Masjid Di Prancis

Politisi Sayap Kanan Marine Le Pen Tuntut Lebih Banyak Penutupan Masjid Di Prancis

Rabu, 05 Oct 2022 16:24

Menuju Madrasah Unggulan, Pondok Ngruki Study Banding ke MAN IC Serpong

Menuju Madrasah Unggulan, Pondok Ngruki Study Banding ke MAN IC Serpong

Rabu, 05 Oct 2022 13:11

Sahabat Taat, Only Label atau Benar-Benar Available?

Sahabat Taat, Only Label atau Benar-Benar Available?

Rabu, 05 Oct 2022 10:15

Warga Yogya Harap Anies Jadi Presiden Penerus Jokowi

Warga Yogya Harap Anies Jadi Presiden Penerus Jokowi

Rabu, 05 Oct 2022 07:47

Sampaikan Duka Cita, Yusril Dorong Komnas HAM Investigasi Tragedi Kanjuruhan

Sampaikan Duka Cita, Yusril Dorong Komnas HAM Investigasi Tragedi Kanjuruhan

Rabu, 05 Oct 2022 07:41

Wanita Boleh Membaca Dzikir Pagi dan Sore Hari?

Wanita Boleh Membaca Dzikir Pagi dan Sore Hari?

Rabu, 05 Oct 2022 05:38

Tragedi Besar Akibat Suporter Tak Siap Kalah dan Polisi Represif

Tragedi Besar Akibat Suporter Tak Siap Kalah dan Polisi Represif

Selasa, 04 Oct 2022 10:51

Anies Baswedan Resmi Jadi Bakal Capres, Fahira Idris: Kawal dari Upaya Dugaan Penjegalan

Anies Baswedan Resmi Jadi Bakal Capres, Fahira Idris: Kawal dari Upaya Dugaan Penjegalan

Selasa, 04 Oct 2022 09:12

Ribuan Warga Rusia Yang Dimobilisasi Untuk Perang Di Ukraina Dipulangkan Karena Tidak Layak Bertugas

Ribuan Warga Rusia Yang Dimobilisasi Untuk Perang Di Ukraina Dipulangkan Karena Tidak Layak Bertugas

Senin, 03 Oct 2022 23:15

BPOM: Vaksin Covid-19 Dalam Negeri Sudah Tersertifikasi Halal

BPOM: Vaksin Covid-19 Dalam Negeri Sudah Tersertifikasi Halal

Senin, 03 Oct 2022 23:06

MUI Jatim Beri Dukungan Spiritual untuk Korban Tragedi Kanjuruhan

MUI Jatim Beri Dukungan Spiritual untuk Korban Tragedi Kanjuruhan

Senin, 03 Oct 2022 21:14

Indonesia Masuk 100 Negara Paling Miskin di Dunia, Ini Tanggapan Legislator PKS

Indonesia Masuk 100 Negara Paling Miskin di Dunia, Ini Tanggapan Legislator PKS

Senin, 03 Oct 2022 20:49

Kelompok Hak Asasi: Israel Tahan Hampir 800 Warga Palestina Tanpa Pengadilan

Kelompok Hak Asasi: Israel Tahan Hampir 800 Warga Palestina Tanpa Pengadilan

Senin, 03 Oct 2022 19:15

Hasbulla 'Mini Khabib' Magomedov Tandatangani Kesepakatan 5 Tahun Dengan UFC

Hasbulla 'Mini Khabib' Magomedov Tandatangani Kesepakatan 5 Tahun Dengan UFC

Senin, 03 Oct 2022 18:35

Partai Gelora Dorong Pihak yang Bertanggungjawab atas Tragedi Kanjuruhan Diproses Hukum

Partai Gelora Dorong Pihak yang Bertanggungjawab atas Tragedi Kanjuruhan Diproses Hukum

Senin, 03 Oct 2022 17:11

The Worldview of Islam: Kacamata Jernih Muslim Memandang Dunia

The Worldview of Islam: Kacamata Jernih Muslim Memandang Dunia

Senin, 03 Oct 2022 13:30

Dokter Paru: Rokok Elektrik Bukan Rokok yang Sehat

Dokter Paru: Rokok Elektrik Bukan Rokok yang Sehat

Senin, 03 Oct 2022 12:44

NasDem Umumkan Anies Baswedan sebagai Capres

NasDem Umumkan Anies Baswedan sebagai Capres

Senin, 03 Oct 2022 11:17

Tragedi Kanjuruhan, Haedar Nashir: Satu Jiwa Saja Sangat Berharga yang Harus Dijaga

Tragedi Kanjuruhan, Haedar Nashir: Satu Jiwa Saja Sangat Berharga yang Harus Dijaga

Senin, 03 Oct 2022 09:31

Tenaga Ahli DPR RI Ajak Melek Menulis Berita

Tenaga Ahli DPR RI Ajak Melek Menulis Berita

Senin, 03 Oct 2022 07:38


MUI

Must Read!
X