Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.134 views

Marak Klithih, Butuh Penguatan Beragama

 

Oleh :

Wahyu Utami, S.Pd || Praktisi Pendidikan di Yogyakarta

 

AKSI kenakalan dan kejahatan jalanan oleh anak remaja di Yogyakarta atau yang dikenal dengan sebutan klithih kembali ramai menjadi perbincangan pada akhir tahun 2021. Tagar #JogjaTidakAman dan #SriSultanYogyaDaruratKlithih menjadi populer di Twitter pada Selasa, 28/12/2021.

Sejumlah warganet menumpahkan kekesalan karena klithih masih marak di kota yang berpredikat kota pelajar tersebut. Medsos dibanjiri pengalaman netizen yang menjadi korban klithih. Warganet menuntut ketegasan pemerintah menyelesaikan aksi anak remaja tersebut. 

Awal Mula Munculnya Klitih

Menurut kamus Bahasa Jawa, arti kata klithih-Klithih atau klithihan adalah tansah mlaku wira-wiri semu nggegoleki (berjalan mondar-mandir mencari sesuatu tanpa arah). Namun kini klithih telah mengalami pergeseran makna dan dipakai untuk menyebut aksi anak remaja yang melakukan tindakan melukai orang lain.

Budaya kekerasan yang dilakukan oleh pelajar di Yogyakarta sudah ada sejak era 1980-an dan 1990-an. Kekerasan yang dilakukan pelajar pada masa itu dilakukan oleh dua geng besar yang legendaris, yaitu QZRUH dan JOXZIN. Seiring berjalannya waktu, muncul istilah klithih untuk mengganti kata tawuran, setelah peristiwa pembacokan yang marak terjadi sepanjang 2011 sampai 2012. Sejak saat itu, klithih seolah melekat dengan dunia remaja Yogyakarta yang sult diatasi.

Pada masa pandemi Covid-19 ini, angka klithih mengalami peningkatan. Polda DIY merilis jumlah aksi klithih sepanjang 2020 berjumlah 52 kasus dengan 40 kasus telah terselesaikan. Satu tahun berikutnya atau tahun 2021, total ada 58 kasus dengan jumlah pelaku 102 orang. Dari total pelaku, 80 di antaranya berstatus pelajar dan 22 orang lainnya adalah pengangguran. 38 kasus selesai dengan jumlah pelaku mencapai 91 orang.

Ada banyak faktor penyebab pelajar terjerumus dalam klithih. Salah satunya adalah kebutuhan menyalurkan hasratnya yaitu berkelahi atau gelut. Kurangnya ruang untuk berekspresi dan menunjukkan eksistensi diri membuat remaja bingung. Nglithih menjadi pilihan untuk bisa eksis tanpa modal.

Menyibukkan remaja pada kegiatan positif bisa menjadi solusi jangka pendek. Hanya saja solusi ini lemah karena belum mengurai problem mendasar klithih. Berbagai kegiatan itu hanya akan mengalihkan remaja saja sehingga berpeluang beraksi lagi saat jenuh dengan kegiatan yang dilakukan. Oleh karena itu sangat penting di sini untuk mengupayakan solusi mendasar yaitu merubah pola pikir dan pola sikap remaja menjadi pola pikir dan pola sikap Islam.  

Butuh Penguatan Beragama

Berkaca pada bagaimana cara Rasulullah mendidik dan membina para sahabat, Rasulullah menjadkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah menjadi pondasi pembentukan kepribadian mereka. Rasulullah mengajarkan konsep keimanan pada sang pencipta dengan mengajak mereka memikirkan tentang konsep penciptaan langit dan bumi. Rasulullah juga membiasakan para sahabat dengan ibadah harian seperti sholat, puasa, tilawah Qur’an, dzikir dan lain-lain sehingga jiwa dan hati mereka terikat pada Allah. Tak heran jika para sahabat tak terkecuali generasi muda tumbuh menjadi pribadi bermisi ilahi.

Hasrat dan daya juang generasi muda yang besar tersalurkan dengan benar sehingga melahirkan karya terbaik di masanya. Sebutlah Usamah bin Zaid pada usia 18 tahun memimpin pasukan kaum muslimin yang berhasil dengan gemilang mengalahkan tentara Romawi. Atab bin Usaid juga diangkat menjadi gubernur Makkah pada usia yang sama yaitu 18 tahun.Ada pula Zaid bin Tsabit, seorang pemuda Anshar yang menguasai berbagai bahasa sehingga dipercaya menjadi penulis wahyu oleh Rasulullah.   

Pola pendidikan ala Rasulullah ini masih sangat relevan untuk diterapkan saat ini. Hanya saja butuh usaha yang sungguh-sungguh dari semua pihak yang terlibat yaitu orang tua, guru, sekolah, masyarakat maupun pemerintah. Orang tua harus menanamkan pola pendidikan tersebut secara konsisten di rumah. Jadikan pembentukan tauhid anak sebagai pelajaran utama yang diberikan kepada anak.

Sekolah dengan guru sebagai subyek utama juga memegang kunci keberhasilan di dalam proses pembinaan ini. Guru harus mengetahui problem anak didik dan senantiasa memupuk nilai keimanan dan ketakwaan dalam diri pelajar. Semua guru harus punya tanggung jawab bersama untuk mengatasi ini. Jangan ada pemahaman hal tersebut hanyalah kewajiban dari guru agama dan guru budi pekerti saja. Pemerintah wajib membuat kurikulum yang mengakomodasi masalah ini sebagai materi wajib.

Aparat kepolisian juga harus bergerak cepat untuk mengungkap aksi klithih ini sehingga geng-geng klithih bisa tercerabut hingga ke akar-akarnya. Proses hukum harus ditegakkan secara tegas sehingga memberi efek jera dan membuat yang lain tidak berani melakukan kejahatan yang sama. Komunikasi dan kampanye publik untuk menciptakan kepedulian bersama harus dilakukan secara terus menerus. Pemerintah bisa memanfaatkan media sosial dengan seoptimal mungkin untuk kampanye ini.

Tentu saja pada saat yang sama solusi yang lain juga harus berjalan karena masalah ini tidak berdiri sendiri. Tak sedikit pelaku yang berasal dari keluarga kurang mampu sehingga sulit mendapatkan pendidikan yang layak maupun kecukupan materi. Ada pula pelaku yang berasal dari keluarga kaya tapi kondisi keluarga tidak harmonis. Artinya secara sistemik, banyak bidang yang turut berperan melanggengkan aksi klithih remaja, tidak semata masalah buruknya karakter remaja.

Oleh karena itu, perbaikan bidang ekonomi, sosial, budaya dan lain-lain harus dilakukan. Kesenjangan ekonomi yang semakin menganga antara golongan kaya dan miskin harus diatasi dengan sistem ekonomi Islam yang berkeadilan bagi semua pihak. Kehancuran keluarga harus dibenahi dengan misi bangunan keluarga samara. Di sinilah dibutuhkan kesadaran bersama semua pihak untuk menguatkan nilai keagamaan.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Insya Allah besok Jum’at IDC berbagi Sedekah Jum’at dan Wakaf Mushaf Al-Qur'an kepada para Santri TPQ Masjid Al-Iman Garut. Mari berburu keberkahan sedekah Jumat dan wakaf Al-Qur'an....

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah  Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Nurul Hikmah di Tangerang Banten ini terhenti karena terkendala biaya. Diperlukan biaya 30 juta rupiah untuk merampungkan agar ibadah dan syiar Islam makin semarak....

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Ustadz Karita dan Ustadzah Nurjanah totalitas berdakwah memajukan pendidikan agama di Leuwigede Indramayu. Karena keterbatasan ekonomi, mereka tinggal di gubuk dari karung bekas. Ayo Bantu..!!!...

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Masjid ini menjadi pusat kegiatan dakwah, ibadah dan pengajian warga Kampung Warung Gantung Talegong Garut, Jawa Barat. Namun sampai saat ini belum memiliki tempat wudhu. Ayo Wakaf..!!!...

Latest News
Ruhut Makin Kacrut

Ruhut Makin Kacrut

Rabu, 18 May 2022 15:50

Mengejar Medali Surgawi, Bagaimanakah?

Mengejar Medali Surgawi, Bagaimanakah?

Rabu, 18 May 2022 15:43

Pengadilan India Larang Muslim Shalat Jamaah Di Masjid Gyanvapi Setelah Klaim Penemuan Berhala Hindu

Pengadilan India Larang Muslim Shalat Jamaah Di Masjid Gyanvapi Setelah Klaim Penemuan Berhala Hindu

Rabu, 18 May 2022 15:37

Corbuzier Main LGBT

Corbuzier Main LGBT

Rabu, 18 May 2022 13:44

Deportasi UAS, Singapura Sebut Ustadz Abdul Shomad Ditolak Masuk Karena Sebarkan 'Ekstrimisme'

Deportasi UAS, Singapura Sebut Ustadz Abdul Shomad Ditolak Masuk Karena Sebarkan 'Ekstrimisme'

Rabu, 18 May 2022 08:45

Ramadhan Yang Membekas

Ramadhan Yang Membekas

Selasa, 17 May 2022 22:10

JITU Mengutuk Keras Penembakan Terhadap Jurnalis Al-Jazeera

JITU Mengutuk Keras Penembakan Terhadap Jurnalis Al-Jazeera

Selasa, 17 May 2022 22:06

Pembongkaran Masjid Muhammadiyah di Aceh Menyakiti Umat Islam

Pembongkaran Masjid Muhammadiyah di Aceh Menyakiti Umat Islam

Selasa, 17 May 2022 21:52

Laporan Baru PBB Sebut Taliban Dan Al-Qaidah 'Tetap Sekutu Dekat'

Laporan Baru PBB Sebut Taliban Dan Al-Qaidah 'Tetap Sekutu Dekat'

Selasa, 17 May 2022 21:02

Mahasiswa sebagai Sasaran Sekaligus Ujung Tombak dalam Menangkal Paham LGBT

Mahasiswa sebagai Sasaran Sekaligus Ujung Tombak dalam Menangkal Paham LGBT

Selasa, 17 May 2022 12:01

Imarah Islam Afghanistan Telah Rekrut Lebih Dari 130.000 Dari Target 150.000 Tentara

Imarah Islam Afghanistan Telah Rekrut Lebih Dari 130.000 Dari Target 150.000 Tentara

Senin, 16 May 2022 22:05

Ukraina Klaim Gagalkan Serangan Rusia Di Wilayah Timur Laut Summy

Ukraina Klaim Gagalkan Serangan Rusia Di Wilayah Timur Laut Summy

Senin, 16 May 2022 21:10

Ekonomi Mesir Rugi 104 Trilyun Akibat Perang Rusia-Ukraina

Ekonomi Mesir Rugi 104 Trilyun Akibat Perang Rusia-Ukraina

Senin, 16 May 2022 20:07

PKS Tolak RUU TPKS karena Tidak Melarang LGBT dan Perzinaan

PKS Tolak RUU TPKS karena Tidak Melarang LGBT dan Perzinaan

Senin, 16 May 2022 14:22

Islamofobia Kini dan Akhir Zaman

Islamofobia Kini dan Akhir Zaman

Senin, 16 May 2022 14:17

Al-Qur’an Mengajar Kita Bersikap Tegas pada Homoseksualitas

Al-Qur’an Mengajar Kita Bersikap Tegas pada Homoseksualitas

Senin, 16 May 2022 13:55

Intelijen Militer Inggris Sebut Rusia Kemungkinan Kehilangan Sepertiga Pasukannya Di Ukraina

Intelijen Militer Inggris Sebut Rusia Kemungkinan Kehilangan Sepertiga Pasukannya Di Ukraina

Ahad, 15 May 2022 21:30

Rusia Tolak Tawaran Turki Untuk Mengevakuasi Pasukan Ukraina Yang Terluka Dari Mariupol

Rusia Tolak Tawaran Turki Untuk Mengevakuasi Pasukan Ukraina Yang Terluka Dari Mariupol

Ahad, 15 May 2022 20:57

Bikin Desain atau Video Marketing kini diskon dari 299 ribu jadi 99 ribu!

Bikin Desain atau Video Marketing kini diskon dari 299 ribu jadi 99 ribu!

Ahad, 15 May 2022 18:40

Promosi LGBT Mengerdilkan Institusi Keluarga dan Merusak Moral Bangsa

Promosi LGBT Mengerdilkan Institusi Keluarga dan Merusak Moral Bangsa

Ahad, 15 May 2022 10:13


MUI

Must Read!
X

Rabu, 18/05/2022 15:50

Ruhut Makin Kacrut