Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.978 views

Generasi Sandwich Terbelit di Sistem yang Pelit

 

Oleh: Diana Rahayu

Hangat perbincangan soal generasi sandwich seolah memancing banyak pakar untuk berlomba memberi solusi. Rata-rata solusi yang ditawarkan adalah mengelola finansial agar lebih mapan dan stabil. Pengelolaan keuangan dengan perencanaan pemasukan serta kemungkinan tambahan dari pos lain. Serta pengaturan pengeluaran secara bijak, diharapkan mampu memenuhi semua tuntutan kebutuhan dari “jepitan atas dan bawah” bisa diselesaikan.

Disamping itu disarankan juga mengelola psikologis dengan berbagai tips. Mulai dari melakukan bonding dengan keluarga, melakukan me time, hingga men-sugesti diri untuk berfikir positif. Bonding dengan keluarga agar ada sandaran saat lelah, berbagi tugas saat berat dan meminta bantuan saat tak lagi sanggup menanggung beban psikologis. Pun memastikan diri bisa mengistirahatkan hati dan pikiran dengan me time sehingga beratnya tekanan bisa diurai dengan suasana indah dan bahagia saat memanjakan diri. Dan ujung dari penerimaan beban himpitan dipaksa dengan men-sugesti diri dengan  positif thinking.

Jika melihat pengenalan istilah yang telah muncul sejak tahun 1981 oleh Dorothy Miller dan Elaine Brody, sampai dengan tahun 2021 masalah generasi sandwich telah bergulir selama  40 tahun. Itu berarti waktu bergulirnya penyelesaiannya pun telah terentang seumur generasi sandwich itu sendiri. Yaitu generasi "terjepit" yang berusia 40-an, 50-an, atau 60-an yang diapit di antara orang tua yang menua, anak-anak dan cucu-cucu dewasa. Atau mereka yang berusia 20-an, 30-an dan 40-an, dengan anak kecil, orang tua dan kakek-nenek yang lanjut usia. Generasi ini bertanggung jawab merawat orang tua dan anak-anak mereka pada saat yang sama. (Wikipedia)

Panjangnya rentang waktu dari pengenalan istilah generasi sandwich hingga kini menjadi viral, menunjukkan bahwa sebenarnya ancaman tekanan beban pada generasi ini belumlah tuntas terselesaikan. Dari sekian banyak solusi dan tips yang ditawarkan seolah belum mampu menjawab dan menguatkan pijakan generasi sandwich, untuk bertahan dalam jepitan menjalankan semua fungsi tugas pemenuhan kebutuhan. Lantas apakah solusi yang ditawarkan memang tak kapabel menjawab masalah mereka? Ataukah ada hal lain yang menjerat kehidupan generasi ini hingga tak mampu bangkit?

Bicara solusi pengelolaan finansial yang ditawarkan untuk generasi sandwich, seolah menuju jalan buntu di kehidupan perekonomian yang sedang tergoncang krisis akibat pandemi. Jauh sebelum pandemi ada pun, fluktuasi perekonomian kapitalistik yang berbasis ribawi ibarat roller coaster yang sering terjun bebas akibat rapuhnya sistem ini. Sistem ekonomi yang dibajak oleh para kapital pemilik modal dengan menekan rakyat untuk mengeruk keuntungan sebesar-besarnya, hanyalah menyisakan masalah kesenjangan ekonomi yang makin lebar. Hingga perencanaan untuk mendapat pemasukan ekonomi yang lebih untuk mencukupi “kebutuhan dari 2 himpitan”, sangat sulit diraih di sistem ekonomi kapitalis ini.

Pengelolaan pengeluaran pun begitu sulit dikendalikan. Hal-hal pokok kebutuhan rumah tangga, biaya sekolah, biaya kesehatan, biaya transportasi dan lain-lain, begitu tinggi dan tak tergapai oleh sebagian besar masyarakat terutama generasi sandwich. Tak hadirnya negara dalam memberikan pemenuhan hak-hak dasar mereka dan hanya berfungsi sebagai regulator, membuat komplit kesengsaraan dan tekanan ekonomi bagi masyarakat.

Himpitan tekanan ekonomi yang berat di sistem kapitalistik, akan berimbas pada beban psikologis. Andai bonding keluarga telah terjalin, jalinan yang ada adalah jalinan antar orang yang tertekan. Jalinan ini tentunya tak akan berujung karena masing-masing membutuhkan sandaran dan bantuan. Me time pun menjadi sebatas angan-angan di tengah harus bergelutnya generasi ini memenuhi kebutuhan perut keluarga. Hingga ujung upaya untuk tegar men-sugesti diri dengan berfikir positif akan berakhir sia-sia.

Sungguh semakin lengkap tekanan yang tercipta akibat sistem kapitalis yang tengah mengepung generasi sandwich ini karena lahir dari rahim ideologi sekuler. Ideologi yang melepas agama dari kehidupan serta mengabaikan keimanan pada keseharian inilah, yang akan terus menjerat generasi sandwich dalam kepelikan tekanan. Betapapun banyak solusi dan tips yang disuguhkan, pelitnya sistem ekonomi kapitalis akan terus membelit generasi sandwich dalam kerumitan masalah.

Maka tak ada jalan lain untuk membuka belitan masalah generasi sandwich dan seluruh generasi umat, kecuali dengan melepas sistem pelit sekuler kapitalis. Menggantikannya dengan sistem terbaik yang jauh dari sifat pelit. Sistem yang mengurus seluruh kebutuhan rakyatnya dengan kebaikan dan menumbuhkan sikap optimis karena keimanan yang sempurna terhadap Rabb-nya. Wallahu’alam bishowwab. (rf/voa-islam)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla kayu di pelosok Garut ini menyedihkan. Dindingnya reyot, rapuh, dan keropos bisa roboh setiap saat. Dibutuhkan dana 50 juta rupiah untuk renovasi total bangunan permanen dan diperluas....

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Program Wakaf Sumur IDC telah menyalurkan dana 11 Juta rupiah untuk kebutuhan tandon air, pompa air dan perlengkapan sumur di Pesantren Tahfidz Quran (PTQ) Az Zuman, Jambu Kulon, Ceper, Klaten....

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Wakaf Sumur: IDC Salurkan Tandon Air 2200 Liter dan Pipanisasi ke Masjid Al-Huda Plupuh Sragen

Wakaf Sumur: IDC Salurkan Tandon Air 2200 Liter dan Pipanisasi ke Masjid Al-Huda Plupuh Sragen

Mari berlomba-lomba dalam kebaikan dan wakaf. Semoga menjadi pahala yang berlipat-lipat dan terus mengalir tak terbatas umur, seiring banyaknya warga yang memanfaatkan wakaf tersebut untuk kemaslahatan...

Latest News
Terlintas Pikiran “Porno” Haruskah Mandi Besar?

Terlintas Pikiran “Porno” Haruskah Mandi Besar?

Selasa, 28 Sep 2021 05:50

Kekejaman PKI Harus Terus Diingat

Kekejaman PKI Harus Terus Diingat

Senin, 27 Sep 2021 21:32

Pemimpin Taliban Larang Para Prajuritnya Terlalu Narsis

Pemimpin Taliban Larang Para Prajuritnya Terlalu Narsis

Senin, 27 Sep 2021 20:45

Akal Juga Butuh Nutrisi Bergizi

Akal Juga Butuh Nutrisi Bergizi

Senin, 27 Sep 2021 19:56

CIA Dilaporkan Berencana Culik Atau Bunuh Pendiri Wikileaks Julian Assange Pada 2017

CIA Dilaporkan Berencana Culik Atau Bunuh Pendiri Wikileaks Julian Assange Pada 2017

Senin, 27 Sep 2021 18:35

Pemuda Palestina Pukul Mundur Pasukan Israel Dan Pemukim Ilegal Yahudi Yang Coba Masuki Nablus

Pemuda Palestina Pukul Mundur Pasukan Israel Dan Pemukim Ilegal Yahudi Yang Coba Masuki Nablus

Senin, 27 Sep 2021 17:38

Training Masak ala Quranic Quantum Food yang tayang 2x di Khazanah Trans7

Training Masak ala Quranic Quantum Food yang tayang 2x di Khazanah Trans7

Senin, 27 Sep 2021 14:46

Pajak, Haruskah Ada dalam Dunia Pendidikan?

Pajak, Haruskah Ada dalam Dunia Pendidikan?

Senin, 27 Sep 2021 11:08

Boyband BTS & Behind The Scene Agenda Besar SDGs

Boyband BTS & Behind The Scene Agenda Besar SDGs

Senin, 27 Sep 2021 09:30

Bukhori Kritik Wacana Opsi TNI-Polri sebagai Penjabat Kepala Daerah: Pemerintah Jangan Seret Mereka

Bukhori Kritik Wacana Opsi TNI-Polri sebagai Penjabat Kepala Daerah: Pemerintah Jangan Seret Mereka

Senin, 27 Sep 2021 08:22

Belajar Quantum Emotional Healing Langsung ke Masternya, DR. Syamsul Balda

Belajar Quantum Emotional Healing Langsung ke Masternya, DR. Syamsul Balda

Senin, 27 Sep 2021 07:49

Taliban: Bandara Kabul Siap Untuk Penerbangan Internasional

Taliban: Bandara Kabul Siap Untuk Penerbangan Internasional

Ahad, 26 Sep 2021 21:15

Komunis Benci Agama, Tapi Anehnya Mendukung Pancasila

Komunis Benci Agama, Tapi Anehnya Mendukung Pancasila

Ahad, 26 Sep 2021 21:00

Hamas Desak Sudan Lindungi Aset Warga Palestina

Hamas Desak Sudan Lindungi Aset Warga Palestina

Ahad, 26 Sep 2021 20:50

Turki Pertimbangkan Beli Rudal S-400 Rusia Kedua Meski Keberatan AS

Turki Pertimbangkan Beli Rudal S-400 Rusia Kedua Meski Keberatan AS

Ahad, 26 Sep 2021 20:35

Serangan Balik

Serangan Balik

Ahad, 26 Sep 2021 20:31

Santri Darul Aman Gombara Raih Gelar Juara Kombanas Virtual 2021

Santri Darul Aman Gombara Raih Gelar Juara Kombanas Virtual 2021

Ahad, 26 Sep 2021 20:26

73 Anak Palestina Terluka Akibat Serangan Pasukan Zionis Israel Di Tepi Barat Dalam 2 Pekan Terakhir

73 Anak Palestina Terluka Akibat Serangan Pasukan Zionis Israel Di Tepi Barat Dalam 2 Pekan Terakhir

Ahad, 26 Sep 2021 20:04

Gaji Fantastis Wakil Rakyat

Gaji Fantastis Wakil Rakyat

Ahad, 26 Sep 2021 19:49

 Penyerangan kepada Ustaz Tak Boleh Diremehkan!

Penyerangan kepada Ustaz Tak Boleh Diremehkan!

Ahad, 26 Sep 2021 19:24


MUI

Must Read!
X