Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.656 views

Suami 'Jual' Istri, Adakah #ChoosetoChallenge Memberi Solusi?

 

Oleh: Khamsiyatil Fajriyah

Karawang sedang nge-hits. Jelas bukan karena judul sebuah puisi, tetapi karena kejahatan salah satu warganya yang hanya menambah jumlah kasus lain dari beberapa kota di Indonesia. Dalam setahun terakhir, kasus seperti ini terjadi di Garut, Surabaya, Mojokerto dan Jombang. Kejahatan yang membuat semua orang geram dan tak habis pikir, bagaimana bisa seorang suami melakukannya, menjadi mucikari bagi istrinya?

Alasan 'Menjual' Istri

Alasan yang pelaku ungkapkan biasanya karena tekanan ekonomi, meskipun ada yang mengaku dengan layanan threesome dia mendapatkan fantasi seksual yang liar. Dan masyarakat yang terwakili oleh netizen komentator berita kejahatan ini, sebagian besar juga menganggap penyebab kejahatan ini adalah masalah himpitan ekonomi hingga suami terpaksa 'menjual' istrinya. Hanya satu yang berkomentar 'nyeleneh' namun tetap menggambarkan kondisi masyarakat kita. Dia mengatakan, seharusnya pengamanan di rumah pelaku harus ekstra, sehingga kejahatannya tidak terendus masyarakat sekitar juga aparat.

Kejahatan kekerasan seksual semacam ini sepatutnya mendapatkan hukuman yang setimpal dan menjerakan. Para pelaku sebenarnya sudah mendapatkan konsekuensi dari kejahatannya. Dengan dikenakannya bermacam pasal dari Undang-undang yang berbeda kepada mereka. UU KUHP tentang perdagangan manusia juga UU KDRT, misalnya. Tapi sejauh ini, Undang-undang tersebut tidak menjadikan pelaku jera. Yang ada, kejadian serupa terulang terinspirasi dan meniru kejadian sebelumnya.

Kesetaraan Gender, Solusi?

Relevan dengan apa yang diusung oleh website resmi International Women Day, tanda pagar Choose to Challenge, memilih untuk menantang agar perempuan bisa lepas dari masalah-masalah yang menimpanya. Perayaan hari perempuan internasional di Indonesia, penantangannya adalah penghapusan kekerasan seksual terhadap perempuan dengan disahkannya RUU PKS (Penghapusan Kekerasan Seksual) di samping mewujudkan kesetaraan gender bagi perempuan Indonesia.

Menjual istri, sebagai varian kekerasan seksual terhadap perempuan jelas bukan buah dari tidak adanya kesetaraan dalam sebuah keluarga. Seperti yang terungkap di beberapa kasus, masalahnya adalah himpitan ekonomi. Dan masalah ini menjadi kompleks dengan semakin banyaknya pengangguran dan semakin sempitnya lapangan kerja.

Sementara itu, kebebasan berperilaku dan pemikiran materialistik yang menuhankan kenikmatan jasad, semakin mendorong manusia lepas dari kemuliaannya sebagai manusia. Tak ada lagi halal haram dan hukum syariat saat hendak memenuhi kebutuhannya. Maka, rasa memiliki dan melindungi pasangan yang kita temui pada hewan ternak bahkan sudah hilang pada manusia yang telah meninggalkan syariat.

Seperti jauh api dari panggang, kesetaraan gender bukanlah akar masalah, karena itu ia juga bukan solusi bagi kekerasan seksual. UU KDRT (Kekerasan Dalam Rumah Tangga) yang menjadi bukti keberhasilan UU responsif gender akhirnya juga tidak bisa berbuat apapun untuk menjerakan para pelaku. Hukuman yang ringan dengan kisaran 8-15 tahun atau denda sebesar 12 juta hingga 300 juta rupiah, tidak menjerakan para pelaku. Dorongan kesetaraan gender agar perempuan lebih bebas, pada akhirnya semakin menjadikan perempuan rentan menjadi objek kekerasan seksual.

Nampaknya kehidupan sistem ekonomi kapitalis yang menciptakan kesenjangan dan kemiskinan ini. Dengan sistem politik demokrasi sekular yang menjauhkan agama dari kehidupan, kita benar-benar tidak akan bisa menyelesaikan masalah kekerasan seksual pada perempuan.

Ajaran Islam yang Dirindu

Aktivis gender selalu menyudutkan ajaran Islam di semua masalah perempuan. Padahal, bila menelusuri sejarah penerapan syariat Islam, adakah ketidakadilan yang pernah menimpa para perempuan? Dan bila mengkaji syariat Islam, adakah ajaran yang mengizinkan kekerasan terhadap perempuan dan membebaskan suami untuk "menjual istrinya?"

Dalam penerapan Islam secara kaffah, perlindungan sempurna bagi perempuan seharusnya menjadi kerinduan bagi semua perempuan. Dalam Islam, perempuan dalam sepanjang hidupnya adalah sebagai pihak yang dinafkahi. Ada suami, para wali, dan negara yang bertanggung jawab secara berjenjang untuk memenuhi kebutuhannya. Sistem ekonomi Islam dengan memperhatikan distribusi harta, terbukti berkah memenuhi kebutuhan manusia dan makhluk hidup yang lain.

Jangankan kejahatan seksual berulang yang diterima perempuan di ruang publik atau domestik. Tersingkapnya jilbab saja, akan memanggil kepala negara seperti Al Mu'tashim Billah untuk mengerahkan ratusan ribu pasukannya. Bahkan, seorang Khalifah Umar bin Khattab merajam sendiri putranya yang terbukti memperkosa seorang perempuan sebagai hukuman yang menjerakan.

Pendek cerita, kehidupan Islamlah yang seharusnya dirindukan oleh perempuan. Bukankah hidup tentram, menjadi istri, mendidik anak, keluarga sakinah mawadah warahmah adalah jalan fitrah kehidupan muslimah? Adakah selain syariat Allah yang bisa mewujudkannya? Wallahu alam bishowab. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Pendiri Drone Emprit Minta Jokowi Bentuk Lembaga Otoritas PDP seperti KPK

Pendiri Drone Emprit Minta Jokowi Bentuk Lembaga Otoritas PDP seperti KPK

Ahad, 25 Sep 2022 22:29

Di Muktamar XVI, Ridwan Kamil Dukung Dakwah PERSIS di Jawa Barat

Di Muktamar XVI, Ridwan Kamil Dukung Dakwah PERSIS di Jawa Barat

Ahad, 25 Sep 2022 22:25

Dewan Jenderal dan Dewan Kopral

Dewan Jenderal dan Dewan Kopral

Ahad, 25 Sep 2022 22:20

Muktamar XVI PERSIS dan XIII PERSISTRI Resmi Digelar

Muktamar XVI PERSIS dan XIII PERSISTRI Resmi Digelar

Ahad, 25 Sep 2022 22:15

7 Tewas Dalam Serangan Jibaku Al-Shabaab Di Pangkalan Militer Somalia Di Mogadishu

7 Tewas Dalam Serangan Jibaku Al-Shabaab Di Pangkalan Militer Somalia Di Mogadishu

Ahad, 25 Sep 2022 21:45

Ukraina Sebut Rusia Kembali Serang Kota Pelabuhan Odessa Dengan Drone Kamikaze Iran

Ukraina Sebut Rusia Kembali Serang Kota Pelabuhan Odessa Dengan Drone Kamikaze Iran

Ahad, 25 Sep 2022 21:30

Putin Tandatangani Dekrit Yang Memperberat Hukuman Bagi Yang Melarikan Diri Dari Wajib Militer Rusia

Putin Tandatangani Dekrit Yang Memperberat Hukuman Bagi Yang Melarikan Diri Dari Wajib Militer Rusia

Ahad, 25 Sep 2022 20:30

KLA (Kota Ramah Anak), Sekadar Predikat atau Solusi Tuntas?

KLA (Kota Ramah Anak), Sekadar Predikat atau Solusi Tuntas?

Ahad, 25 Sep 2022 16:31

1.500 Penghafal Qur’an Ikuti Lomba Tahfidz Nasional Online Yayasan Amaliah Astra

1.500 Penghafal Qur’an Ikuti Lomba Tahfidz Nasional Online Yayasan Amaliah Astra

Ahad, 25 Sep 2022 14:15

Nabi Khong Zi dan Kyai Pewaris Nabi

Nabi Khong Zi dan Kyai Pewaris Nabi

Ahad, 25 Sep 2022 13:48

Batubara; Makmurkan Korporat, Melaratkan Rakyat

Batubara; Makmurkan Korporat, Melaratkan Rakyat

Ahad, 25 Sep 2022 11:13

Eks Menteri M. S. Kaban Nilai PERSIS Dorong Kemajuan Indonesia dengan Gerakan Dakwahnya

Eks Menteri M. S. Kaban Nilai PERSIS Dorong Kemajuan Indonesia dengan Gerakan Dakwahnya

Sabtu, 24 Sep 2022 23:29

KEPPRES Kontroversial Jokowi

KEPPRES Kontroversial Jokowi

Sabtu, 24 Sep 2022 21:39

Ulama Uzbekistan Larang Warga Uzbek Ikut Bertempur Bersama Rusia Di Ukraina

Ulama Uzbekistan Larang Warga Uzbek Ikut Bertempur Bersama Rusia Di Ukraina

Sabtu, 24 Sep 2022 21:34

Filter Agama dalam Keluarga adalah Pedomanan Menuju Kebahagian Dunia dan Akhirat

Filter Agama dalam Keluarga adalah Pedomanan Menuju Kebahagian Dunia dan Akhirat

Sabtu, 24 Sep 2022 21:25

Akmal Sjafril: Sains Tak Mampu Mengudeta Tuhan

Akmal Sjafril: Sains Tak Mampu Mengudeta Tuhan

Sabtu, 24 Sep 2022 21:12

Muktamar PERSIS XVI, Wakil Presiden KH. Maruf Amin Siap Buka Acara

Muktamar PERSIS XVI, Wakil Presiden KH. Maruf Amin Siap Buka Acara

Sabtu, 24 Sep 2022 21:05

Pendidikan Indonesia Tidak Mengajarkan Sekulerisme

Pendidikan Indonesia Tidak Mengajarkan Sekulerisme

Sabtu, 24 Sep 2022 08:35

Toleransi Tidak Ahistoris; Jangan Paksakan Jika Masyarakat Menolak Pembangunan Gereja

Toleransi Tidak Ahistoris; Jangan Paksakan Jika Masyarakat Menolak Pembangunan Gereja

Sabtu, 24 Sep 2022 05:27

Mulailah Dari Land Cruiser Hitam

Mulailah Dari Land Cruiser Hitam

Jum'at, 23 Sep 2022 23:21


MUI

Must Read!
X

Ahad, 25/09/2022 22:20

Dewan Jenderal dan Dewan Kopral