Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.741 views

Peran Orang Tua dalam Pendidikan Anak Zaman Now

Oleh: Erika Kartini, S.E.*

 

Menjadi tantangan tersendiri bagi sebagian orang tua ketika menghadapi anaknya yang baru gede. Khususnya perihal ketaatan kepada hukum syara.

Lebih sulit lagi ketika berada dalam lingkungan yang mayoritas berbeda dengan aqidahnya. Perlu support yang luar biasa. Butuh ketelatenan meladeni celotehnya yang berhamburan setiap kali pulang dari sekolah.

Belum lagi diskusi panjang yang berujung kepada debat yang tak kunjung usai, jurus jitu harus dikeluarkan sampai akalnya tertundukkan. Anak-anak jaman now cerdasnya bukan main. Limpahan informasi mengalir darimana saja. Dia akan selalu bertanya sampai mendapatkan jawaban.

Diskusi tiap hari terasa seperti kajian. Lebih menantang emosi karena berhadapan dengan buah hati sendiri. Bicara topik aurat sampai pengelolaan sumber daya alam. Kadang-kadang tertawa sendiri. Dulu seusia dia, kita hanya sibuk bermain saja. Tanpa beban. Asal sudah mengerjakan PR kemudian mengaji di TPA, selesai sudah.

Hari ini, anak-anak kita sedang menghadapi badai yang luar biasa. Penanaman pondasi aqidah Islam tidak bisa ditawar-tawar lagi. Tidak bisa menunggu setelah dia remaja. Karena serangan itu sudah dimulai bahkan sejak dalam buaian.

Jika tidak paham medan kehidupan anak-anak zaman now serta tidak memiliki visi misi yang kuat maka bersiaplah untuk dilibas oleh kejamnya peradaban rusak. Peradaban yang diisi dengan kebebasan berpendapat dan bertingkah laku. Hedonis, sekuler, kapitalis. Individualis dan semau gue. Terkadang bahkan lebih rendah daripada hewan.

Medan kehidupan anak-anak kita saat ini ibarat medan peperangan. Ibarat peluru, pornografi, narkoba, bullying, LGBT, kekerasan, dan sederet ancaman lainnya siap membunuh buah hati kita. Orang tua tidak boleh lengah sedikitpun. Jangan hanya menyerahkan pembinaan anak kepada sekolah atau pesantren. Karena lembaga pendidikan bukanlah tempat mencuci bersih anak-anak kita. Karena faktanya ada anak-anak yang sekolah di sekolah Islam atau pesantren tetapi kelakuannya  jauh dari Islam. Orang tualah yang bertanggung jawab penuh terhadap perkembangan buah hatinya.

Tontonan dan bacaan yang bertebaran di media sosial juga menjadi momok yang menakutkan. Anak-anak kita tanpa sadar diasuh oleh media sosial. Dibentuk karakternya dan dipimpin arah pandangnya. Akhirnya, lahirlah generasi alay. Generasi yang krisis identitas. Galau, baperan dan emosional.

Sebenarnya ada tontonan dan bacaan yang bagus. Disinilah peran orang tua agar mengarahkan dan mengendalikan anak-anaknya. Orang tua juga harus mengetahui dunia anak-anaknya. Apa yang sedang menjadi trend. Apa yang sering dishare anak-anaknya. Siapa idolanya. Siapa temannya, bergabung di komunitas  apa serta semua yang berhubungan dengan buah hati kita.

Itu semua harus dilakukan jika kita ingin menjadikan anak-anak kita menjadi bagian dari ummat yang terbaik. Generasi pemimpin yang didambakan oleh masyarakat. Mampu melakukan perubahan, menjadi agent of change. Bukan generasi abal-abal atau alay.

Oleh karena itu, penting bagi orang tua agar menguatkan kembali visi dan misi dalam pendidikan anaknya. Tidak asal mengasuh dan mendidik. Tanpa acuan dibiarkan mengalir mengikuti perkembangan zaman. Tanpa perduli baik dan buruknya. Ada juga orang tua yang anaknya diasuh, diberi makan, disekolahkan kemudian mendapatkan pekerjaan. Menikmati kehidupan yang layak. Itu saja cukup. Terciptalah manusia-manusia individualis dan tidak perduli sesama.

Tujuan penciptaan manusia adalah menjadi ahli ibadah bukan ahli kerusakan. Allah Subhanahu wa ta'ala juga menjadikan manusia sebagai khalifah dimuka bumi. Menjadi pemimpin bukan pembebek. Lebih dari itu, ummat Islam adalah ummat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia. Maka jadikanlah itu semua sebagai visi misi pendidikan anak-anak kita.

Sebenarnya orang tua juga memerlukan support dari masyarakat. Karena masyarakat adalah tempat hidup anak-anak kita. Perlu masyarakat yang kondusif agar anak-anak juga tumbuh dengan baik. Selain itu, negara juga berperan besar terhadap pendidikan generasi. Karena negara adalah penyelenggara sistem. Sistem aturan yang diterapkan untuk seluruh individu dan masyarakat. Jika ingin mewujudkan generasi ahli ibadah, menjadi pemimpin serta ummat terbaik maka negara harus menerapkan syariat Islam secara totalitas. Sehingga, dakwah menyeru kepada penerapan Islam kaffah juga menjadi sesuatu yang harus diperjuangkan oleh para orang tua saat ini.

Wahai para orang tua, perhatikanlah anak-anakmu. Peluk erat mereka. Jangan biarkan kehidupan yang hina menghancurkannya. Belum terlambat untuk menguatkan visi dan misi. Mengenal medan kehidupan anak-anak kita.  Bahkan berjuang untuk mereka. Keringat, air mata atau bahkan darah yang dikeluarkan demi membimbing buah hati menuju surga tidak akan pernah sia-sia. Siapa yang menanam, dia pasti akan menuai. Wa'allahu a'lam bisshowab.

Salam hangat untuk semua orang tua yang sedang berjuang menuntun buah hatinya menuju surga. (rf/voa-islam.com)

*Penulis adalah Pemerhati Sosial, tinggal di Gifu Jepang.

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Hijrah memeluk Islam, Rudy Chow tinggalkan bisnis peralatan sembahyang Vihara. Ia jadi pengangguran dan ekonominya ambruk....

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

Alhamdulillah, kini Maria muallaf mahasiswi Universitas Brawijaya bisa bernafas lega. Yayasan IDC menyalurkan amanah dari para donatur, sebesar Rp 66.648.300 untuk membantu beasiswa pendidikan...

Wakaf Speaker Mushalla Gunung Sri Tasikmalaya, Dapatkan Pahala yang Terus Mengalir

Wakaf Speaker Mushalla Gunung Sri Tasikmalaya, Dapatkan Pahala yang Terus Mengalir

Sudah 13 tahun mushalla ini menjadi sentral dakwah di kampung Gunung Sri, Tasikmalaya. Namun mushalla ini belum memiliki alat pengeras suara. Diperlukan dana 5 juta rupiah. Ayo Bantu....

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Sejak balita ia ditinggal wafat sang ayah, menyusul sang ibunda wafat dua tahun silam. Segala kesulitan, kesedihan dan keruwetan hidup, kini harus dipikul sendiri. ...

Latest News
Pakistan Batalkan Hukuman Mati Jihadis Pembunuh Wartawan AS Daniel Pearl

Pakistan Batalkan Hukuman Mati Jihadis Pembunuh Wartawan AS Daniel Pearl

Kamis, 02 Apr 2020 20:30

Menteri Kesehatan Israel Positif Terinfeksi COVID-19

Menteri Kesehatan Israel Positif Terinfeksi COVID-19

Kamis, 02 Apr 2020 20:00

Cegah Covid-19, SAR Ditpolairud Polda Aceh Semprot Disinfektan di SMA Negeri 15 Adidarma

Cegah Covid-19, SAR Ditpolairud Polda Aceh Semprot Disinfektan di SMA Negeri 15 Adidarma

Kamis, 02 Apr 2020 19:29

Pemerintah Afghanistan Adakan Pembicaraan Pertukaran Tahanan dengan Delegasi Taliban di Kabul

Pemerintah Afghanistan Adakan Pembicaraan Pertukaran Tahanan dengan Delegasi Taliban di Kabul

Kamis, 02 Apr 2020 18:51

Update 2 April 2020 Infografik Covid-19: 1790 Positif, 112 Sembuh, 170 Meninggal

Update 2 April 2020 Infografik Covid-19: 1790 Positif, 112 Sembuh, 170 Meninggal

Kamis, 02 Apr 2020 18:40

Interupsi Paripurna DPR, Mardani Minta Warteg, Ojol, Sopir, hingga Asongan Didahulukan Bantuan

Interupsi Paripurna DPR, Mardani Minta Warteg, Ojol, Sopir, hingga Asongan Didahulukan Bantuan

Kamis, 02 Apr 2020 18:08

Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN SGD Bandung Gelar Ujian Komprehensif Daring

Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN SGD Bandung Gelar Ujian Komprehensif Daring

Kamis, 02 Apr 2020 17:44

Pasukan Israel Curi Bantuan Makanan dan Medis untuk Warga Palestina Terdampak Wabah Virus Corona

Pasukan Israel Curi Bantuan Makanan dan Medis untuk Warga Palestina Terdampak Wabah Virus Corona

Kamis, 02 Apr 2020 16:35

Efek Wabah Corona, Jamaah Meunasah Lamduro Darussalam Bagikan Sembako Untuk Keluarga Miskin

Efek Wabah Corona, Jamaah Meunasah Lamduro Darussalam Bagikan Sembako Untuk Keluarga Miskin

Kamis, 02 Apr 2020 16:13

Kafir, Meninggalkan Shalat Jumat Tiga Kali karena Corona? Berikut Penjelasan KH Cholil Nafis

Kafir, Meninggalkan Shalat Jumat Tiga Kali karena Corona? Berikut Penjelasan KH Cholil Nafis

Kamis, 02 Apr 2020 14:57

Pasukan Rezim Assad dan Milisi Syi'ah Dukungan Iran Mulai Jarah Properti Warga Sipil di Idlib

Pasukan Rezim Assad dan Milisi Syi'ah Dukungan Iran Mulai Jarah Properti Warga Sipil di Idlib

Kamis, 02 Apr 2020 14:45

Jangan Paranoid!

Jangan Paranoid!

Kamis, 02 Apr 2020 13:53

35 Rumah Sakit Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah  Rawat 1084 Pasien Covid-19

35 Rumah Sakit Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah Rawat 1084 Pasien Covid-19

Kamis, 02 Apr 2020 12:27

Politisi Golkar: Larangan Mudik Harus Sertakan Sanksi

Politisi Golkar: Larangan Mudik Harus Sertakan Sanksi

Kamis, 02 Apr 2020 08:30

Saleh Daulay: PSBB Belum Tentu Berjalan Efektif

Saleh Daulay: PSBB Belum Tentu Berjalan Efektif

Kamis, 02 Apr 2020 07:46

Nasir Djamil Apresiasi Pemulangan Tujuh TKA China di Aceh

Nasir Djamil Apresiasi Pemulangan Tujuh TKA China di Aceh

Kamis, 02 Apr 2020 06:55

Corona dan Status Darurat Kesehatan

Corona dan Status Darurat Kesehatan

Kamis, 02 Apr 2020 04:50

Angka Kematian Corona di DKI Tertinggi, DPRD Heran Pemerintah Pusat Tolak Karantina Wilayah

Angka Kematian Corona di DKI Tertinggi, DPRD Heran Pemerintah Pusat Tolak Karantina Wilayah

Kamis, 02 Apr 2020 01:21

Keimanan dan Kemanusiaan

Keimanan dan Kemanusiaan

Rabu, 01 Apr 2020 23:43

Gugur di Medan Juang

Gugur di Medan Juang

Rabu, 01 Apr 2020 22:48


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X