Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.056 views

BIN Bukan Humas

Oleh: M Rizal Fadillah

BIN mengungkap adanya 50 mubaligh atau ulama radikal di 41 Masjid instansi Pemerintah berdasarkan hasil kajian P3M NU. Berlanjut pada tuntutan DPR-RI agar dibuka siapa 50 penceramah/mubaligh tersebut.

Ada yang unik dari pengungkapan tersebut, pertama disampaikan oleh Badan Intelijen Negara dan kedua Badan Intelijen mengungkapkan atas dasar kajian sebuah badan swasta, yaitu P3M NU.

BIN sebagai badan intelijen negara dalam operasi dan hasil operasi intelijennya semestinya berhati-hati dalam mengungkap. Jika masih mentah, perlu didalami lebih lanjut. Jika sudah matang, dialokasikan kemana temuan atau kajian itu ditujukan.

Kepada instansi mana yang punya kewenangan menindaklanjuti apakah kementrian, polisi, tentara atau lainnya. BIN bukan lembaga negara yang fungsinya bermanuver politik. Apalagi ungkapan yang menimbulkan pertanyaan lanjutan. Tantangan untuk membuka oleh DPR adalah masalah tersendiri. Implikasinya psikologis, politis, mungkin juga yuridis.

BIN mengungkap 50 penceramah/mubaligh dan 41 masjid terpapar radikalisme berdasarkan kajian sebuah lembaga swasta yang keterujian publiknya masih belum jelas. BIN menempatkan diri seolah-olah sebagai "divisi humas" dari lembaga tersebut. Sebenarnya cukuplah lembaga kajian itu yang mengumumkan, lalu BIN menindaklanjuti sesuai dengan fungsinya.

Kini pengungkapan 50 penceramah sebagai penyebar radikalisme, menjadi bola liar yang bisa ditendang sana-sini oleh banyak pihak. Tidak edukatif. 50 penceramah jika dibuka siapa mereka, bisa melakukan langkah pembelaan hukum.

Suatu kualifikasi atau predikat, apalagi membahayakan publik, mestilah berdasarkan hukum. Tak boleh seseorang dihukum oleh opini, media, atau BIN sekalipun. Lembaga peradilanlah yang paling berhak. Indonesia adalah negara hukum, bukan negara kekuasaan, bukan negara persekusi, bukan pula negara intel.

Undang-undang telah mengatur soal radikalisme, ujaran kebencian, atau diskriminasi. Jika terjadi, maka biarlah proses hukum berjalan secara obyektif dan terbuka. Masyarakat dapat ikut menilai sejauh mana kejahatan itu telah terjadi, tidak semata kriminalisasi. Apalagi di tengah tuduhan pemerintah sekarang ini kerap melakukan kriminalisasi ulama dan permisif pada penista agama.

Ketika sentimen keagamaan terus dipermasalahkan, harusnya kepekaan politik penguasa itu tinggi.

Sayangnya, saat umat Islam sedang merasakan ketidakadilan rezim dan ada rasa terluka, masih saja terus bermain-main di aras kebijakan pemojokkan keagamaan dan tokoh tokohnya.

Skim politik mengobok-obok ini bisa menimbulkan dugaan adakah disain besar untuk pelemahan atau anti agama? Adakah gerakan sekularisme atau komunisme di balik ini? Ujungnya adakah kekuatan yang hendak menggerus ideologi negara yang telah disepakati bersama?

Pertanyaan di atas muncul karena persatuan dan kesatuan dirasakan hanya jadi slogan. Radikalisme, intoleran, dan ujaran kebencian menjadi kendaraan untuk memproteksi penyimpangan, kemaksiatan, korupsi, dan kekuasaan otoriter. Haruskah sikap kritis dihukumkan radikal dan intoleran. Mestikah masjid dan tempat ibadah lain dicurigai sebagai sarang anti perbedaan dan demokrasi.

Sungguh telah terjadi pembalikkan nilai dan pelacuran moral yang dipelihara. Quo vadis, kemana bangsa akan diarahkan wahai pemimpin. Atau memang engkau memimpin dengan tak jelas dan tak punya arah selain nafsu untuk menikmati kekuasaan itu sendiri. Negarawan atau penghianat bangsakah engkau? [syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Military lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Pembangunan mushalla sudah rampung 60 persen dari pondasi hingga kubah. Masih kekurangan dana 20 juta rupiah untuk finishing agar berfungsi sebagai pusat ibadah, pembinaan aqidah, markas dakwah...

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Musibah kebakaran menghanguskan kamar santri, mushaf Al-Qur'an, kitab kuning, pakaian, alat tulis dsb. Diperlukan dana 25 juta rupiah untuk membangun asrama santri berupa rumah panggung dari...

Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya Selesai Dibangun, Total Biaya 66 Juta Rupiah

Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya Selesai Dibangun, Total Biaya 66 Juta Rupiah

Alhamdulillah mushalla yang hampir roboh dan tidak layak, selesai dibangun permanen. Total dana yang disalurkan sebesar Rp 66.813.500 semoga jadi amal jariyah, pahala terus mengalir tiada akhir...

Masya Allah.!! Keluarga Yatim Aktivis Tak Punya Rumah, Dievakuasi ke Wisma Tahfizh IDC Solo

Masya Allah.!! Keluarga Yatim Aktivis Tak Punya Rumah, Dievakuasi ke Wisma Tahfizh IDC Solo

Ditinggal sang ayah menghadap Ilahi, keluarga yatim aktivis dakwah ini tinggal di rumah kayu yang berdiri diatas tanah milik orang lain. Karena tanah ini akan dipakai oleh pemiliknya, terpaksa...

Santri TPQ Melepuh Terperosok Abu Panas, Tangannya Terancam Diamputasi, Ayo Bantu..!!

Santri TPQ Melepuh Terperosok Abu Panas, Tangannya Terancam Diamputasi, Ayo Bantu..!!

Sudah tiga puluh lima hari Khanza (5) meringkuk di atas tempat tidur. Tubuh santri Taman Al-Quran ini melepuh terluka bakar 40 persen. Tangan kirinya terancam diamputasi karena hangus tak berbentuk....

Latest News
KH Tengku Zulkarnain Sebut Abu Janda Hina KH Ma'ruf Amin

KH Tengku Zulkarnain Sebut Abu Janda Hina KH Ma'ruf Amin

Kamis, 17 Oct 2019 11:43

Registrasi Sertifikasi Halal Cara Manual, BPJPH Dinilai Mundur ke Belakang

Registrasi Sertifikasi Halal Cara Manual, BPJPH Dinilai Mundur ke Belakang

Kamis, 17 Oct 2019 09:17

UU Jaminan Produk Halal Diterapkan Hari Ini, Direktur LPPOM MUI: Buat Apa Kalau Belum Ada Sanksi?

UU Jaminan Produk Halal Diterapkan Hari Ini, Direktur LPPOM MUI: Buat Apa Kalau Belum Ada Sanksi?

Kamis, 17 Oct 2019 08:02

Ketua MUI Kabupaten Bogor Berharap SM Dijerat Pasal Penodaan Agama

Ketua MUI Kabupaten Bogor Berharap SM Dijerat Pasal Penodaan Agama

Kamis, 17 Oct 2019 06:10

Sudah 119 Kepala Daerah Terkena OTT KPK, Mendagri: Sudah Saya Ingatkan

Sudah 119 Kepala Daerah Terkena OTT KPK, Mendagri: Sudah Saya Ingatkan

Kamis, 17 Oct 2019 04:24

Saat Masalah Berakhir Bunuh Diri

Saat Masalah Berakhir Bunuh Diri

Kamis, 17 Oct 2019 02:34

BPJPH Belum Terakreditasi ESMA, Ekspor ke Timur Tengah Terancam Tertunda

BPJPH Belum Terakreditasi ESMA, Ekspor ke Timur Tengah Terancam Tertunda

Rabu, 16 Oct 2019 22:46

Anies Baswedan Dinilai Ubah Paradigma Pembangunan DKI Jakarta

Anies Baswedan Dinilai Ubah Paradigma Pembangunan DKI Jakarta

Rabu, 16 Oct 2019 20:59

Satu-satunya! Landmark Palestina dan Aqsa hadir di Bukit Swiss Bogor

Satu-satunya! Landmark Palestina dan Aqsa hadir di Bukit Swiss Bogor

Rabu, 16 Oct 2019 17:50

Mungkinkah Prabowo Akan Jadi Penghianat Istana?

Mungkinkah Prabowo Akan Jadi Penghianat Istana?

Rabu, 16 Oct 2019 17:40

Joe Biden Sebut NATO Akan 'Hilang' Jika Trump Terpilih Kembali Sebagai Presiden AS

Joe Biden Sebut NATO Akan 'Hilang' Jika Trump Terpilih Kembali Sebagai Presiden AS

Rabu, 16 Oct 2019 17:30

IPEMI Gelar Solusi Bisnis Tanpa Riba dan Raih Modal Rp. 29,5 Juta

IPEMI Gelar Solusi Bisnis Tanpa Riba dan Raih Modal Rp. 29,5 Juta

Rabu, 16 Oct 2019 17:13

Pemerintah Siap Selenggarakan Jaminan Produk Halal

Pemerintah Siap Selenggarakan Jaminan Produk Halal

Rabu, 16 Oct 2019 17:08

Menteri Pertahanan Qatar Bela Operasi Militer Turki Terhadap Teroris di Suriah Utara

Menteri Pertahanan Qatar Bela Operasi Militer Turki Terhadap Teroris di Suriah Utara

Rabu, 16 Oct 2019 16:30

Bahaya Disertasi Milku Al-Yamin Abdul Azis

Bahaya Disertasi Milku Al-Yamin Abdul Azis

Rabu, 16 Oct 2019 15:49

Anggota IS Asal Prancis Ungkap Bagaimana YPG Membebaskan Mereka dari Tahanan

Anggota IS Asal Prancis Ungkap Bagaimana YPG Membebaskan Mereka dari Tahanan

Rabu, 16 Oct 2019 14:35

BPJPH Diminta Tak Pandang MUI Sebelah Mata

BPJPH Diminta Tak Pandang MUI Sebelah Mata

Rabu, 16 Oct 2019 14:01

Aparat Diminta Tindak Tegas Pelaku Crosshijaber

Aparat Diminta Tindak Tegas Pelaku Crosshijaber

Rabu, 16 Oct 2019 13:37

MSF Tangguhkan Operasi di Timur Suriah Menyusul Pertempuran Antara Pasukan Turki dan SDF

MSF Tangguhkan Operasi di Timur Suriah Menyusul Pertempuran Antara Pasukan Turki dan SDF

Rabu, 16 Oct 2019 13:15

KH Aceng Zakaria: Ulama dan Sarjana Ibarat Garam Negara

KH Aceng Zakaria: Ulama dan Sarjana Ibarat Garam Negara

Rabu, 16 Oct 2019 12:48


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X