Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
12.461 views

Calon Walikota, Apa yang Salah dengan Anak Jokowi?

 

Oleh: 

Tony Rosyid || Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa

 

SETIAP warga negara punya hak suara dan cari suara. Hak suara artinya memilih. Hak cari suara artinya jadi calon. Bisa calon walikota, bupati, gubernur, DPR, DPD atau presiden.

Sampai disini gak ada yang salah jika Gibran Rakabuming Raka, putra sulung Jokowi jadi calon walikota Solo. Itu hak setiap warga negara. Jangan gara-gara jadi anak presiden, lalu haknya hilang dan gak boleh nyalon. Itu namanya memasung hak seseorang. Gak boleh.

Itu politik dinasti? Nanti dulu. Jangan buru-buru membuat stigma. Dibilang politik dinasti kalau Jokowi intervensi dengan menggunakan kekuasaannya. Misal, Jokowi panggil partai koalisi atau sejumlah pihak yang terkait dengan pilkada Solo ke istana untuk dukung putranya. Ini gak boleh. Sebab, istana itu milik rakyat. Gak boleh dipakai untuk kepentingan keluarga.

Jika Jokowi menggunakan aparat dan kekayaan negara untuk membantu pemenangan sang putra, itu baru politik dinasti. Kalau anda curiga, anda harus membuktikan.

Kewajiban rakyat untuk mengawasi. Jangan ada Aparatur Negara yang ikut membantu untuk memenangkan Gibran. Demokrasi mengharamkannya. Gak boleh. Harus disemprit. Rakyat wajib mencegahnya. Dengan cara apa? Protes! Gak digubris? Setidaknya punya pengaruh terhadap pilihan rakyat.

Tapi, sebagai anak presiden mencalonkan diri jadi walikota, apakah itu etis? Apalagi menggusur kader partai yang sudah senior dan berpengalaman? Lagi-lagi, soal etis tidaknya, bukan karena dia anak presiden. Salah kaprah. Kecuali sudut pandangannya diarahkan pada aspek pengalaman dan kematangan. Nah, dari sudut pandang ini, anda bisa menganalisis sisi etika itu.

Kalau anda menganggap Gibran belum layak, simple saja kok, jangan dipilih. Pak Jokowi sudah bilang, urusan Gibran itu urusan rakyat. Sebagai rakyat, anda yang berhak menentukan suara. Tidak memilih juga gak apa-apa.

Gak sreg, pilih saja calon yang lain. Gampang! Emang ada calon lain? Ya, setidaknya ada kotak kosong jika Gibran gak ada lawan. Dalam demokrasi, setiap pemilih bebas menentukan pilihannya.

Kalau warga Solo menganggap Gibran belum layak, ya jangan pilih. Simple bukan? Kalau anda pilih calon yang gak layak, berarti anda menjerumuskannya. Kasihan!

$oal Gibran, anda jangan bandingkan dengan Puan Maharani. Ya beda. Beda pengalaman dan beda kematangannya. Puan sudah puluhan tahun aktif dan belajar jadi kader partai. Menempa diri dengan berbagai pengalaman. Lalu jadi menteri, dan sekarang jadi ketua DPR. Gak diragukan soal kematangannya.

Beda juga dengan AHY. Meski belum nampak prestasinya, setidaknya ia pernah jadi perwira di TNI. Pernah bertugas di sejumlah negara. Sedikit banyak mengerti tentang kelola negara. Begitu juga dengan Yenny Wahid, putri Gusdur. Puluhan tahun aktif di LSM dan pernah jadi pengurus PKB.

Kesimpulannya, pertama, Gibran punya hak politik. Dan ini dilindungi konstitusi. Kalau anda punya bukti ada politik dinasti, gugat. Itu kewajiban anda menyelamatkan negara. Jangan sampai negara melakukan intervensi dalam pemilu di Solo. Itu saja.

Kedua, dianggap layak atau tidak, matang atau karbitan, anda warga Solo punya hak suara. Berikan suara dengan obyektif. Itu bagian dari komitmen berbangsa yang baik. Jika anda menaruh suara ke calon yang tidak tepat, tidak layak dan tidak berkemampuan, itu penghianatan kepada bangsa dan negara.

Pilihan ada di tangan anda. Di tangan anda pula, nasib masa depan kota Solo akan ditentukan. Jangan salah memilih. Jatuhkan pilihan dengan rasionalitas dan akal sehat. Berikan suara kepada calon yang anda anggap punya kapasitas untuk memimpin Solo. Setelah itu, anda baru berhak teriak "Aku Pancasila". Jangan teriak "Aku Pancasila" kalau pilih kepala daerah asal-asalan.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Intelligent Leaks lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Sejak balita Astrid Nuraini sudah hidup sebatang kara tanpa ayah, ibu dan saudara. Diasuh ibu angkat yang sudah lanjut usia, ia tidak bisa melanjutkan sekolah ke SMA Islam karena terbentur biaya....

Latest News
Kekacauan Negara di Era Jokowi

Kekacauan Negara di Era Jokowi

Jum'at, 18 Sep 2020 14:13

Penanganan Kasus Penusukan Syekh Ali Jaber Dipertaruhkan di Mata Dunia

Penanganan Kasus Penusukan Syekh Ali Jaber Dipertaruhkan di Mata Dunia

Jum'at, 18 Sep 2020 13:20

Operasi Intelijen 'Orang Gila'

Operasi Intelijen 'Orang Gila'

Jum'at, 18 Sep 2020 09:03

Pakaian Taqwa adalah sebaik-baiknya Bekal Kehidupan

Pakaian Taqwa adalah sebaik-baiknya Bekal Kehidupan

Jum'at, 18 Sep 2020 08:58

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Jum'at, 18 Sep 2020 08:37

Mereka Ingin Sekali Anies Baswedan Jatuh Lewat Kekacauan Covid-19

Mereka Ingin Sekali Anies Baswedan Jatuh Lewat Kekacauan Covid-19

Jum'at, 18 Sep 2020 06:41

Menelisik Kata Tusuk yang Dapat Berbeda Narasi

Menelisik Kata Tusuk yang Dapat Berbeda Narasi

Jum'at, 18 Sep 2020 06:01

Pengunduh Terbanyak Aplikasi TikTok Berasal dari Indonesia

Pengunduh Terbanyak Aplikasi TikTok Berasal dari Indonesia

Kamis, 17 Sep 2020 23:30

Mendakwahkan Islam Haruskah Menghapus Kebudayaan?

Mendakwahkan Islam Haruskah Menghapus Kebudayaan?

Kamis, 17 Sep 2020 23:20

Balada Negeri Pura-Pura Tapi Nyata

Balada Negeri Pura-Pura Tapi Nyata

Kamis, 17 Sep 2020 23:15

Turki Tolak Permintaan Rusia Untuk Mundur Dari Pos-pos Pengamatan di Idlib Suriah

Turki Tolak Permintaan Rusia Untuk Mundur Dari Pos-pos Pengamatan di Idlib Suriah

Kamis, 17 Sep 2020 21:45

Taliban Serang 3 Pos Polisi Afghanistan di Nangarhar

Taliban Serang 3 Pos Polisi Afghanistan di Nangarhar

Kamis, 17 Sep 2020 21:30

Pria Minnesota Didakwa Karena Memberikan Dukungan Material Kepada Islamic State

Pria Minnesota Didakwa Karena Memberikan Dukungan Material Kepada Islamic State

Kamis, 17 Sep 2020 21:15

Pejabat Fatah: UEA Telah Memboikot Palestina Sejak 2010

Pejabat Fatah: UEA Telah Memboikot Palestina Sejak 2010

Kamis, 17 Sep 2020 20:36

Meninggal Karena Covid-19, Mati Syahid?

Meninggal Karena Covid-19, Mati Syahid?

Kamis, 17 Sep 2020 17:00

Menteri Pertahanan AS Cegah Trump Bunuh Bashar Al-Assad

Menteri Pertahanan AS Cegah Trump Bunuh Bashar Al-Assad

Kamis, 17 Sep 2020 15:56

Hampir 3.500 Warga Palestina Meninggal Dalam Serangan Israel Era Benyamin Netanyahu

Hampir 3.500 Warga Palestina Meninggal Dalam Serangan Israel Era Benyamin Netanyahu

Kamis, 17 Sep 2020 14:45

Jelang Munas, Hidayatullah Gelar Berbagai Acara: Webinar Milenial dan Pernikahan 20 Pasang

Jelang Munas, Hidayatullah Gelar Berbagai Acara: Webinar Milenial dan Pernikahan 20 Pasang

Kamis, 17 Sep 2020 14:29

Perketat PSBB, Anies Dituduh Mau Jatuhkan Jokowi?

Perketat PSBB, Anies Dituduh Mau Jatuhkan Jokowi?

Kamis, 17 Sep 2020 14:12

Anis Byarwati: RUU Omnibus Law Sektor Keuangan Tidak Tepat Saat Pandemi

Anis Byarwati: RUU Omnibus Law Sektor Keuangan Tidak Tepat Saat Pandemi

Kamis, 17 Sep 2020 14:08


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X