Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
7.249 views

Elektabilitas Anies Menguat, Kenapa PSI Galau?

 

Oleh:

Tony Rosyid, Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa

 

JEGAL Anies! Begitulah kira-kira narasi singkat dari sekjen PSI, Raja Bali Antoni. Sejak beberapa lembaga survei merilis hasil bahwa Anies makin populer dan tinggi elektabilitasnya, sejumlah pihak galau. Termasuk PSI. Anies harus dijegal jadi presiden 2004, katanya.

Pertama, pilpres 2024 masih lama. Empat tahun lagi. Kedua, Anies sendiri belum pernah menyatakan akan maju di pilpres 2024. Bahkan ketika sebagian pendukungnya mau deklarasi, Anies panggil dan cegah. Ketiga, Anies selalu menyatakan ingin fokus kerja untuk Jakarta. Menunaikan 23 janji politiknya, dan memberikan pelayanan terbaik untuk warga Jakarta. Target Jakarta “Maju Kotanya Bahagia Warganya” sedang terus diikhtiarkan dengan kemampuan terbaik dari yang dimiliki. Kenapa harus galau? tanya publik.

Galau karena kebijakan Anies tidak kompromistis dengan para cukong dan mafia bisnis di ibu kota? Boleh jadi. Selama ini Anies telah menghambat sejumlah bisnis reklamasi, apartemen dan dunia hiburan. Bukan menghambat, tepatnya mencegah bisnis yang melanggar aturan dan atau merugikan rakyat.

Salah seorang pentolan PSI menuduh bahwa Anies hanya bisa bicara, nol kerja. Tuduhan ini mirip para buzzer yang entah siapa yang mengordinirnya. Sebaiknya cek data dan fakta. Ini akan terasa lebih obyektif.

Macet di Jakarta berkurang. Dari peringkat empat dari 416 kota termacet di dunia tahun 2011, jadi peringkat ketujuh tahun 2019. Dan tahun 2020 jadi peringkat ke 10. Dan sedang diupayakan untuk keluar dari sepuluh besar. Ini bukan opini, asumsi atau klaim. Tapi ini data resmi dari Tom Tom Traffic Index. Masuk akal, karena pengguna transportasi umum dua tahun terakhir ini naik drastis. Dari 338 ribu penumpang, sekarang sudah tembus satu juta lebih.

Banjir Jakarta, wilayah terdampak semakin menyempit, jumlah pengungsi makin berkurang, dan durasi waktunya makin pendek. Banjir surut setelah empat hari. Di era dua gubernur sebelumnya banjir surut setelah tujuh hari. Ini angka statistik dari lembaga semacam BPBD, Bappenas dan BMKG. Ini data dan bisa dicek. Mesti berbasis data, bukan survei persepsi responden di 34 provinsi.

Pembangunan kota, terutama di jalan-jalan protokol. Trotoar untuk pejalan kaki semakin lebar dan nyaman, jalur sepeda sudah dibuat, ratusan taman dan lokasi penghijaun dibangun, Monas dan Taman Ismail Marzuki dalam proses revitalisasi, Masjid Apung di atas laut, unik dan artistik akan jadi icon baru di Ancol. Stadiin bertaraf internasional sedang dalam proses pembangunan.

Soal penghargaan, BPK, KPK dan sejumlah kementerian telah menganugerahkannya kepada Anies selaku pemimpin daerah. Ini prestasi yang boleh dianggap telah membedakan dengan sejumlah gubernur sebelumnya. Tentu, tak bermaksud membandingkan, karena itu tak etis. Setiap punya karya yang harus diapresiasi. Tapi setidaknya, ini bukti adanya pengakuan terhadap kinerja gubernur DKI.

Ini semua adalah data dan fakta. Soal opini bisa dibangun dengan berbagai tafsir dan persepsi, tapi seringkali justru keluar dan bertentangan dengan data dan fakta yang ada. Nah, kalau sudah sampai di opini, maka akan bergantung siapa mendukung siapa. Bukan lagi bergantung pada data di lapangan. Dan persepsi seringkali gak memiliki standar obyektifitas.

Ada kekurangan, kelemahan dan mungkin pekerjaan yang belum selesai di DKI, itu pasti. Tak ada pemimpin yang sempurna. Dua tahun lebih waktu tersisa adalah kesempatan bagi Anies untuk menuntaskan pekerjaan yang belum selesai. Bisa dimanfaatkan juga untuk mengurangi tingkat kekurangan dan kesalahan, sekecil apapun, pasti ada. Salah ketik, itu salah satunya. Mosok hanya salah ketik disuruh mundur? Ngaco ah!

Kalau kemudian hasil kerja Anies diapresiasi rakyat, lalu rakyat menilai Anies layak jadi presiden, tentu bukan sesuatu yang keliru. Itu hak rakyat untuk menilai dan punya harapan. Berharap kok dilarang? Yang pasti, Anies tahu diri dan nampak teguh dalam menjaga etika berpolitik. Anies tak merespon harapan rakyat itu, kecuali hanya dengan senyum. “Saya diberi amanah di Jakarta, tugas saya adalah menuntaskan janji dan bekerja yang terbaik untuk warga Jakarta”, demikian kata Anies. Tetap cool dan santun. Meski ada saja orang yang menilai Anies gubernur yang merasa seperti presiden. Dari mana melihatnya ya? Ini penilaian yang menurut saya juga kebablasan. Karena sampai hari ini belum ada indikator yang menunjukkan bahwa Anies bersikap layaknya presiden. Kalau performa dan kapasitasnya dinilai layak duduk di istana, itu tak bisa dijadikan tuduhan bahwa Anies merasa jadi presiden. Gak perlu harus galau.

Makin galau, dan makin nyinyir terhadap Anies justru akan selalu memperbesar ruang buat rakyat untuk lebih kenal terhadap Anies dan akhirnya memperbesar apresiasi. Selama Anies tetap cool, santun, dan tidak bereaksi negatif dalam merespon sikap nyinyir dan segala bentuk bullyan itu, maka tidak saja popularitas, tapi gelombang dukungan kepada Anies akan semakin membesar. Dan selama ini, proses itu telah berjalan.

Kalau dibuat rumusnya: (cacian lawan + senyum Anies = gelombang dukungan). Tentu faktor keberhasilan kerja tetap jadi variabel yang tak kalah pengaruhnya, terutama bagi kelompok rakyat yang lebih rasional. Kelas ekonomi dan pendidikan menengah akan selalu lihat hasil kinerja.

Dengan berbagai data di atas, yang tentu saja bisa dicek dan diklarifikasi, masih relevankah untuk mengatakan bahwa Anies gak bekerja? Keterlaluan! Dan akhirnya publik menilai bahwa kesimpulan macam ini hanya bisa keluar dari pernyataan orang-orang yang sedang galau. Gak cerdas! *

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Intelligent Leaks lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

IDC menerima zakat fitrah Rp 40.000 hingga 51.000 per-jiwa, disalurkan kepada Mustahiq dengan prioritas Muallaf dan Fakir Miskin dari kalangan yatim, aktivis Islam, dan dhuafa terdampak pandemi...

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Debby Silvana dan Melani Silvana menjadi yatim saat sedang butuh belaian kasih orang tua. Kini mereka tinggal di rumah triplek yang reyot dan doyong terancam roboh. Ayo Bantu bedah rumah yatim.!!...

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Hijrah memeluk Islam, Rudy Chow tinggalkan bisnis peralatan sembahyang Vihara. Ia jadi pengangguran dan ekonominya ambruk....

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

Alhamdulillah, kini Maria muallaf mahasiswi Universitas Brawijaya bisa bernafas lega. Yayasan IDC menyalurkan amanah dari para donatur, sebesar Rp 66.648.300 untuk membantu beasiswa pendidikan...

Latest News
Pembukaan Sekolah Saat Pandemi, Netty Heryawan: Jangan Jadikan Anak-anak Kelinci Percobaan

Pembukaan Sekolah Saat Pandemi, Netty Heryawan: Jangan Jadikan Anak-anak Kelinci Percobaan

Sabtu, 30 May 2020 20:03

Tentara Pemerintah Libya Rebut Lingkungan Al-Kayikh di Selatan Tripoli dari Pasukan Haftar

Tentara Pemerintah Libya Rebut Lingkungan Al-Kayikh di Selatan Tripoli dari Pasukan Haftar

Sabtu, 30 May 2020 19:30

Protes Pecah di Kota-kota Seluruh AS Menyusul Kematian Warga Kulit Hitam Oleh Opsir Kulit Putih

Protes Pecah di Kota-kota Seluruh AS Menyusul Kematian Warga Kulit Hitam Oleh Opsir Kulit Putih

Sabtu, 30 May 2020 19:05

Bupati Tangerang Gelar Simulasi Pembukaan Masjid Standar Protokol Kesehatan Covid-19

Bupati Tangerang Gelar Simulasi Pembukaan Masjid Standar Protokol Kesehatan Covid-19

Sabtu, 30 May 2020 18:46

Update 30 Mei 2020 Infografis Covid-19

Update 30 Mei 2020 Infografis Covid-19

Sabtu, 30 May 2020 17:42

New Normal, Wujud Kebijakan Coba-Coba

New Normal, Wujud Kebijakan Coba-Coba

Sabtu, 30 May 2020 12:13

Lindungi Warga DKI, Anies Pasang Badan

Lindungi Warga DKI, Anies Pasang Badan

Sabtu, 30 May 2020 09:02

Viral Soal Isu PKI Jelang 1 Juni

Viral Soal Isu PKI Jelang 1 Juni

Sabtu, 30 May 2020 01:59

Legislator Nilai Pelantikan PAW Dirut TVRI Langgar UU MD 3

Legislator Nilai Pelantikan PAW Dirut TVRI Langgar UU MD 3

Jum'at, 29 May 2020 23:42

PKS: Pansus BBM Perlu Segera Dibentuk

PKS: Pansus BBM Perlu Segera Dibentuk

Jum'at, 29 May 2020 22:58

Selain Rebahan, Inilah 3 Hal Positif untuk Mengisi Syawal

Selain Rebahan, Inilah 3 Hal Positif untuk Mengisi Syawal

Jum'at, 29 May 2020 22:00

Corona, antara Khayalan dan Kenyataan

Corona, antara Khayalan dan Kenyataan

Jum'at, 29 May 2020 21:45

Pasien Positif Corona di Jatim Jadi 4.409, Tambahan Terbanyak dari Surabaya

Pasien Positif Corona di Jatim Jadi 4.409, Tambahan Terbanyak dari Surabaya

Jum'at, 29 May 2020 21:36

PP Muhammadiyah Minta Pemerintah Jelaskan Secara Objektif dan Transparan Kebijakan New Normal

PP Muhammadiyah Minta Pemerintah Jelaskan Secara Objektif dan Transparan Kebijakan New Normal

Jum'at, 29 May 2020 21:24

Inilah 4 Tips Menjaga Spirit Ibadah Pasca Ramadhan

Inilah 4 Tips Menjaga Spirit Ibadah Pasca Ramadhan

Jum'at, 29 May 2020 21:20

Soal Pembukaan Sekolah, Fahira Idris: Selama Belum Aman Jangan Coba-coba

Soal Pembukaan Sekolah, Fahira Idris: Selama Belum Aman Jangan Coba-coba

Jum'at, 29 May 2020 21:03

Tuntaskan PSBB ataukah Ngebet New Normal?

Tuntaskan PSBB ataukah Ngebet New Normal?

Jum'at, 29 May 2020 20:21

Ketua DPR Libya Timur Bertemu Para Pemimpin Milisi Pemberontak, Kecualikan Khalifa Haftar

Ketua DPR Libya Timur Bertemu Para Pemimpin Milisi Pemberontak, Kecualikan Khalifa Haftar

Jum'at, 29 May 2020 18:30

Update 29 Mei 2020 Infografis Covid-19

Update 29 Mei 2020 Infografis Covid-19

Jum'at, 29 May 2020 16:23

Helmy Yahya Dipecat karena Liga Inggris Bukan Budaya Bangsa, Warganet: Playboy Budaya Bangsa?

Helmy Yahya Dipecat karena Liga Inggris Bukan Budaya Bangsa, Warganet: Playboy Budaya Bangsa?

Jum'at, 29 May 2020 16:10


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X